1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Tips Mudah Belajar Bahasa Inggris

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by jacklist, Apr 17, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    jacklist Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 5, 2010
    Messages:
    92
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +112 / -0
    Kakak saya yang menjadi guru Bahasa Inggris di sebuah SMP di Bali, pernah meminta saya memberinya tips untuk belajar TOEIC. Tujuan permintaan dia ini sebenarnya adalah untuk mencari pembanding terhadap apa yang sudah dilakukannya selama ini. Berikut jawaban saya atas permintaan kakak saya, mungkin ada manfaatnya bagi pembaca sekalian yang budiman.

    Dear Bu Guru,
    Pertanyaan tentang TIPS belajar Bahasa Inggris ini adalah sebuah pertanyaan paling klasik dan usang. Meski demikian, tetap saja tidak mudah menjawabnya. Menariknya, orang yang IELTS-nya sudah melebihi skor untuk masuk Harvard Law School, sekolahnya para presiden Amerika, pun belum tentu bisa dengan gamblang menjelaskan cara belajar Bahasa Inggris :)

    Sebelum memulai percakapan ini, ada baiknya membaca kutipan petuah Lintang, di Novel Laskar Pelangi, kepada Ikal, tentang belajar Bahasa Inggris:

    Memikirkan struktur atau dimensi waktu dalam sebuah bahasa asing yang baru saja kita kenal tidak lebih dari hanya akan merepotkan diri sendiri. Sadarkah kau bahasa apapun di dunia ini, dimana pun, mulai dari Bahasa Navajo yang dipakai sebagai sandi tak terpecahkan di perang dunia ke dua, Bahasa Gaelic yang amat langka, Bahasa Melayu pesisir yang berayun-ayun, sampai Bahasa Mohican yang telah punah, semuanya adalah kumpulan kalimat, dan kalimat tak lain adalah kumpulan kata-kata.
    Nah, kata apapun, pada dasarnya adalah kata benda, kata kerja, kata sifat dan kata keterangan, paham? Ini bukan masalah bahasayang sulit tapi masalah cara berpikir.
    Berangkatlah dari sana, pelajari bagaimana menggunakan kata benda, kata kerja, kata sifat dan kata keterangan dalam sebuah kalimat Inggris.

    Petuah Lintang ini layak direnungkan bahwa bahasa pada dasarnya adalah kata. Sebelum belajar bahasa dan kalimat yang menyeramkan, belajarlah kata. Meskipun ini pasti bukanlah petuah yang paling sempurna tetapi setidaknya akan mudah disetujui bahwa tidak akan ada manfaatnya kita mengetahui aturan dan trik berbahasa kalau kita miskin kosakata?. Benar tidak ya?
    Meski demikian, perlu disederhanakan tujuan kita, bahwa saat ini kita sedang membahas sebuah ujian/test yang bernama TOEIC. Meskipun pada dasarnya sebuh ujian disusun untuk mengetahui kemampuan seseorang, tetap saja ujian apapun memiliki kelemahan. Banyak orangyang kalau diajak bercakap-cakap Bahasa Inggris terdengar sangat bagus tetapi selalu gagal memperoleh skor TOEFL tinggi. Sebaliknya, ada seorang kawan yang kalau bicara sangat mengenaskan tetapi skore TOEFLnya di atas 500. Adakah yang salah dengan ujian, termasuk TOEFL dan TOEIC? Bisa ya, bisa tidak. Setidaknya kita harus paham bahwa sebuah ujian bisa dipelajari.
    Pintar Bahasa Inggris dalam konteks yang sesungguhnya dan komprehensif pasti akan membuat nilai kita bagus, tetapi ini tidak untuk mengatakan bahwa untuk memperoleh nilai bagus kita harus pintar Bahasa Inggris secara komprehensif. Orang bisa saja menerapkan strategi tertentu, bukan untuk pintar berbahasa Inggris tetapi sekedar untuk mendapatkan nilai bagus dalam ujian TOEFL atau TOEIC.
    Seperti halnya TOEFL atau IELTS, TOEIC memuat empat kemampuan dasar bahasa Inggris: Mendengarkan (Listening/L), Membaca (Reading/R) , Menulis (Writing/W) dan Berbicara (Speaking/S). Berikut beberapa tips untuk mendapatkan nilai yang baik.
    Kenali model tes TOEIC. Jangan pernah ikut test jika belum hafal di luar kepala struktur test TOEIC. Seseorang harus bisa menjelaskan dengan mata terpejam berapa soal yang harus dijawab dan berapa waktu yang tersedia untuk masing-masing bagian. Pelajari TOEIC dari sumber resmi yaitu Educational Testing Service (ETS) www.ets.org kemudian klik TOEIC.
    Lakukan latihan dengan model yang sama dengan aslinya, biasakan melakukan latihan dengan pewaktuan yang persis sama dengan keadaan sebenarnya. Jangan melakukan latihan sambil lalu yang mudah terhenti oleh rengekan anak, gangguan murid, permintaan suami/istri untuk bikin teh dll. Alokasikan tempat dan waktu yang khusus. Ingat, ini memerlukan komitmen. Dalam menjawab soal, tandai yang ragu-ragu atau sekedar tebak.
    Setelah latihan, periksa yang salah dan yang ragu-ragu atau sekedar tebak. Bisa jadi yang ragu-ragu atau sekedar tebak tadi juga benar, tetapi kita perlu mengetahui alasan yang sesungguhnya.
    Kalau memiliki buku TOEIC baru, jangan menjawab di buku tersebut, fotokopi bukunya dan coretlah pada lembar fotokopian. Jika ujiannya mengharapkan kita mengisi formulir yang akan dibaca komputer (dengan pensil 2B) lakukan hal yang sama pada latihan. Simulasikan persis seperti ketika ujian yang sebenarnya.
    Catat skor dari waktu ke waktu dan lihatlah perkembangannya. Perhatikan di mana kekuatan dan kelemahan kita dari keempat bagian yang diujikan. Berikan perhatian yang khusus pada bagian tersebut.
    Tips untuk Listening:
    Yang paling penting adalah kebiasaan mendengar. Hal ini tidak mudah dilakukan dan hanya bisa ditingkatkan dengan latihan. Mulai sekarang, tutuplah bagian bawah layar TV kalau menonton film barat agar tidak terbiasa membaca terjemahannya. Atau kalau punya DVD, biasakan menonton DVD film barat dengan subtitle (terjemahan) Bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia sehinggakita akan mendengar sambil membaca sebuah kalimat dalam Bahasa Aslinya. Ini sangat membantu.
    Satu hal yang sangat penting, mendengar adalah persoalan kemampuan dan empati. Banyak orang yang tidak bisa mendengar, bahkan dalam bahasa ibunya. Jika kita apriori atau tidak berempati kepada topik yang dibicarakan, kita tidak akan mendengarkan dengan baik. Mendengar adalah juga persoalan mengendalikan ego.
    Untuk bagian I (melihat foto), biasanya cukup jelas. Biasanya hanya ada satu jawaban yang jelas-jelas benar dan yang lainnya jelas keliru atau tidak ada hubungannya. Dalam hal ini perhatikan foto dan apa kegiatannya atau kondisi yang terjadi. (lihat contoh di website).
    Untuk bagian II (Question-Response), perhatikan pertanyaan atau pernyataannya. Biasanya seputar waktu, tempat, siapa, dan konfirmasi (question tag). Kadangbisa juga pertanyaan why. Tapi yang penting adalah bahwa di sini tidak terlalu diperlukan kemampuan untuk menjawab pertanyaan yang sulit tetapi lebih pada mencocokkan jawaban yang paling masuk akal. Misalnya jika ada pertanyaan where, tentu kita tidak akan menjawab terkait siapa dan waktu.

    Untuk bagian III (percakapan singkat). Ini tidak mudah tetapi bukan tidak mungkin. Kalau memungkinkan, baca dulu pertanyaannya sebelum percakapan dimulai sehinggakita akan memiliki gambaran isi percakapannya. Setelah itu, “lupakan” pertanyaan dan fokuslah pada percakapan. Nikmati percakapan tersebut seakankita terlibat. Masalah sering muncul karena kita khawatir tidak akan mengerti dan tidak menikmati percakapan sehingga perasaan khawatir mengalahkan segalanya. Sekali lagi ini tidak mudah, tetapi dengan latihan,akan ada kemajuan.

    Untuk Bagian IV (mendengarkan monolog/kuliah/talks). Ini bahkan lebih sulit dari 3, tipsnya hampir sama.
    Tips untuk Reading
    Tidak ada tips yang lebih ampuh untuk ini selain rajin membaca.
    Part V: Incomplete Sentence. Di sini perlu pemahaman grammar dan penguasaan vocabulary.

    Part VI: Text Completion. Kalau pada Part V kita harus melengkapi sebuah kalimat, pada part VI kita harus melengkapi teks atau paragraf. Tidak banyak tips untuk ini kecuali kita mengerti kosa katanya dan konteks kalimatnya. Perlu banyak belajar untuk ini.

    Part VII: Reading Comprehension. Kalau bacaannya berupa kumpulan paragraf, baca kalimat pertama dan terakhir setiap paragraf dan pahami. Ingat, pahami, bukan sekedar dibaca. Kemudian baca pertanyaannya sehinggakita akan memperoleh gambaran di paragraf mana kira-kira jawabannya. Kadang kita tidak perlu membaca semua bacaan kecuali kita adalah seorang pembaca cepat dengan pemahaman di atas 90%. Saya tidak termasuk tipe itu :)
    Tips untuk Speaking
    Sampai kini saya meyakini bahwa berbahasa asing, terutama berbahasa Inggris adalah persoalan ‘gaya’ dan ‘ajum‘. Jika seseorang memiliki tingkat ke-gaya-an yang sangat rendah atau dengan kata lain dia adalah penganut pepatah lama “de ngaden awak bisa depang anake ngadanin” (jangan merasa bisa, biarlah orang lain yang menilai), saya khawatir orang tersebut tidak akan bisa berbicara Bahasa Inggris dengan baik. Kita perlu sedikit ajum dan gaya untuk bisa berbicara Bahasa Inggris. Percayalah bahwa kita harus memaknai pepatah lama nenek moyang kita dengan sangat proporsional. Jangan telan mentah-mentah dan berkreasilah.
    Jika kita merasa tidak lancar berbicara, ngomonglah dengan pelan. Tidak terburu-buru untuk menyembunyikan kelemahan pengucapan kita. Banyak orang melakukan ini. Untuk bisa berbicara yang baik, kita harus menjadi pendengar yang baik. Belajarlah dengan serius soal pronounciation karena ini memang perlu dipelajari. Jangan terlalu percaya bakat, semua ada caranya. Dengarkan film bahasa Inggris dan perhatikan bagaimana penutur asli berucap. Ini tidak mudah dan sayapun yang sudah belajar bahasa Inggris lama dan tinggal di LN bertahun2 tetap mengalami kesulitan soal ini. Hal ini akan lebih bermasalah lagi kalau kita merasa malu berbicara.
    Lakukan latihan. Buatlah pasangan yang menjadi penanya dan kita menjawab. Ini memang tidak mudah dilakukan oleh orang yang sudah senior terutama di Bali. Selalu ada keengganan belajar sesuatu, dan ada perasaan koh (enggan) melakukan sesuatu sesuai petunjuk. Kita terlalu mudah berucap “nah de je bes serem” (sudahlah, jangan terlalu dibuat rumit). Kalau kita ingin bisa, lakukan sekarang. Tinggalkan rasa enggan, lupakan kecanggungan. Semua orang perlu belajar, biarpun dari orang orang yang lebih muda sekalipun.
    Tips untuk Writing
    Ada orang pintar mengatakan, jangan bermimpi bisa menulis dengan baik dalam bahasa asing jika belum bisa menulis dalam bahasa ibu. Pernyataan ini kelihatan menakut-nakuti tapi benar adanya. Menulis adalah persoalan kemauan mengekspresikan diri, dalam bahasa apapun itu. Ada orang yang begitu di depan komputer atau buku akan berdiam diri berjam-jam tanpa bisa memulai. Memulai selalu sulit. Kalau menurut saya, menulis adalah persoalan kebiasaan dan latihan. Sebelum bertanya apakah kita bisa mendapatkan skor TOEIC yang tinggi untuk writing, tanyakanlah seberapa sering kita menulis dalam hidup? Kita menjumpai hal-hal menarik dalam hidup setiap detiknya tetapi jarang sekali tergerak untuk menuliskannya. Ini masalah kebiasaan.
    Kembali kepada TOEIC, untuk beberapa pertanyaan Writing di awal (1-7) yang umumnya mendeskripsikan gambar atau menjawab pertanyaan, tidak banyak yang bisa diberikan tipsnya. Tetapi kalau untuk pertanyaan nomor 8 (essay), saya punya jawabannya. Kira-kira seperti yang saya percakapkan dengan seorang kawan di bandara beberapa waktu lalu.
     
    • Thanks Thanks x 7
    • Like Like x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    jacklist Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 5, 2010
    Messages:
    92
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +112 / -0
    semoga beruntung dan jangan lupa belajar ok!!!!
     
  4. Offline

    gredjian Silent Reader Members

    Joined:
    May 3, 2009
    Messages:
    47
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    anda juga harus belajar.. orang yang selalu belajar dekat dengan keberuntungan ..
     
  5. Offline

    jacklist Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 5, 2010
    Messages:
    92
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +112 / -0
    hahaha.... yoaaaa selamat belajar
     
  6. Offline

    capsoel Members

    Joined:
    Jan 15, 2009
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    info yg sangat bagus belajar emang ga instan
     
  7. Offline

    ckdoubleyou Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 25, 2009
    Messages:
    2,248
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,010 / -0
    kalo gue sering nonton film pake subtitle english
    sumpah itu ngaruh banget, kosa kata lo jadi nambah banyak banget
     
  8. Offline

    arlong0 Beginner Members

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    344
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +11 / -0
    banyak nonton film aja

    ntar juga jadi terbiasa
     
  9. Offline

    horusporus Beginner Members

    Joined:
    Jun 6, 2009
    Messages:
    219
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +96 / -0
    kalo nonton film kurang, cuma ngerti tapi nggak bisa speaking
     
  10. Offline

    soebhan Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 14, 2010
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +2 / -0
    kalo pengalaman saya sih banyakin aja baca buku berbahasa inggris..tapi buku yang memang menarik untuk kita baca..mayan juga nambah kosakata..
     
  11. Offline

    kimmothep8 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 21, 2009
    Messages:
    737
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +9,868 / -0
    waduh,... :pusing:
    sebelum nyampe ke inti'y diajak ngalor ngidul dulu neh


    tapi thumb up :top: deh buat lintang

    :hihi:secara, lintang yg kasih petuah

    :piss:
     
    Last edited: May 25, 2010
  12. Offline

    shura Silent Reader Members

    Joined:
    May 17, 2010
    Messages:
    113
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    intinya sudah bisa karena biasa ^^
     
  13. Offline

    galuhrestu Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 9, 2010
    Messages:
    474
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,073 / -0
    lebih bagus kalo nonton film subtitlenya ada 2. itu cepet manambah kosakata..
     
  14. Offline

    EDGE Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 5, 2009
    Messages:
    560
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +53 / -0
    aku jadi paham bahasa inggris (pasif) gara-gara kebanyakan nonton film sama main game.masa bodoh dengan susunan struktur kata dan kalimat (walau penting sih,skrg baru belajar dgn cara yag "bener").
    nggak pernah ngerti sama yang namanya cara belajar di sekolah.
     
  15. Offline

    stevecornet Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 10, 2009
    Messages:
    124
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +65 / -0
    sering nonton film inggris juga membantu
     
  16. Offline

    silverkhingz Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2010
    Messages:
    2,770
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +26,733 / -0
    hmmm.. kalo gw sih sebelum mengenal namanya ToEFL itu gw mah 'bisa' b.ing gara2 banyak maen game2 konsol (jaman PS ama PS2) terutama kayak RPG gitu dsb (yg banyak2 teksnya)

    masih inget gw awal kelas 4 SD, pertama kali punya PS, maen FF9 ga ngerti gw arti "attack", "defend", dsb

    setelah bertahun2 alhasil tanpa disadari untuk hal grammar gw meningkat jauh

    hanya saja kalo untuk semacam percakapan langsung gw rada kaku lidahnya gara2 jarang ada lawan bicara
     
  17. Offline

    GenMZ Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    106
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +3 / -0
    kunci utama belajar bahasa. Apapun itu.
    Practice Practice Practice
     
  18. Offline

    GenMZ Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    106
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +3 / -0
    dan tentunya jagan takut salah,
    karena bukan bahasa kita, kenapa harus takut salah.
    Namanya juga belajar
     
  19. Offline

    terubouzu Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 21, 2010
    Messages:
    109
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +2 / -0
    kalo gue suka nonton film subtitle english tapi abis itu ikutin cara dia nyebutin.. hahhahah bodo amat mo didenger orang apa kagak.. yang penting ane BISA:D
     
  20. Offline

    mercenaries Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 16, 2010
    Messages:
    939
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +50,330 / -0
    @EDGE
    hahaha setubuh bro!!
    game ma film tuh bisa ningketin omongan inggris kita
    tapi jangan sering2 :unyil:
    ntar kayak saya
    Rangking belakang teruzz.. :tega: :tega:
     
  21. Offline

    minmee Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 19, 2010
    Messages:
    146
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +34 / -0
    sering-sering denger aja lagu-lagu berbahasa Inggris.... :)
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.