1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Promosi IDWS Store Bulan Mei: VIP 30 Hari RP.20.000. dan Maximum 30 Hari RP.35.000. Pembelian terbatas. Informasi lebih lanjut baca di sini
  3. Zona All About Story sedang membutuhkan bantuanmu, segera daftarkan diri kamu di open recruitment: moderator AAS
  4. Kini kamu bisa mengupload files menggunakan PC, Mac dan Android ke Maknyos IDWS, informasi lebih lanjut cek: Maknyos IDWS Uploader
  5. Gratis VIP selama 5 Hari khusus untuk member Registered dan MVU, syaratnya hanya login di sini.

Tips Tips Menggunakan Earphone Supaya Tidak Tuli

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by finoeci, Mar 26, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    Ini caranya menggunakan 'earphone' pada alat pemutar musik dengan baik dan benar..
    Slamat menyimak Gan... :listen:

    [​IMG]
    (maaf bukan maksud menyinggung salah satu merk, hanya ilustrasi saja..)

    Pemakaian 'earphone' atau alat pendengar secara tidak tepat dan berlebihan bisa menyebabkan ketulian. Masalah ini banyak diderita oleh para remaja. Dan, berdasarkan penemuan Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian, hal ini telah dialami oleh beberapa remaja yang menggunakan 'earphone' pada alat pemutar musik dalam pesawat dari Bangkok ke Jakarta dan dari Amerika ke Jakarta.

    “Saat sampai di Bandara Cengkareng, telinga mereka menjadi tuli dengan derajat ketulian 110 decibel (db). Sedangkan normal pendengaran kita 0-25 db,” kata Ketua Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian, Damayanti Soetjipto pada pencanangan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran di SDN 05 Rawasari, Jakarta Pusat, Rabu 3 Maret 2010.

    Menurutnya, jika telah terjadi gangguan seperti ini akan sulit untuk diobati dan disembuhkan. Bahkan hal terburuk yang akan terjadi adalah mengalami tuli permanen. Pengobatan yang dilakukan pun hanya bisa mengembalikan derajat ketulian menjadi 55 db dan ini termasuk dalam kategori ketulian derajat sedang-berat yang tidak akan mungkin kembali normal.

    Dan perlu diketahui, gejala awal gangguan ini hanya di nada tinggi sehingga sering tidak dirasakan karena umumnya kita bercakap-cakap dalam nada rendah. Setelah semua frekwensi terkena, baru terasa bahwa pendengaran terganggu dan sudah terlambat untuk diobati.

    Untuk itu, agar terhindar dari ketulian, gunakan alat pemutar musik dengan baik dan benar. Bagimana caranya, berikut tipsnya :

    - Volume tidak boleh lebih dari 80 db atau tombol volume dipasang pada 50-60 % total volume.

    - Jangan terlalu lama mendengarkan musik melalui earphone, apalagi terus menerus. Beri istirahat telinga setiap ½ -1 jam. Sebab jika organ dalam koklea merasa capek, pendengaran bisa mengalami rusak permanen.

    - Gunakan alat pemutar musik yang memiliki volume control

    - Jangan gunakan alat pemutar musik dalam pesawat terbang atau pada lingkungan ramai, sebab di situasi itu Anda cenderung menaikkan volume yang akan merusak pendengaran.


    Sumber

    Penggunaan earphone yang masuk sampai ke dalam telinga ternyata berbahaya bagi telinga, terlebih jika digunakan dalam waktu yang lama dan volume yang melebihi batas toleransi pendengaran.

    Bahaya pengguaan earphone mulai dari suara mendenging atau tinnitus sementara sampai pada kerusakan saraf pendengaran pada telinga. Oleh karena itu, berikut beberapa tips sehat menggunakan earphone bagi telinga:

    1. Usahakan copot earphone setiap 20 menit

    2. Pasang volume yang tidak terlalu besar, jika anda sudah tidak dapat mendengar suara di sekitar anda, sebaiknya kecilkan volume earphone

    3. Pastikan ada label ‘CE’ atau ‘SNI’ pada earphone yang anda beli

    4. Jangan pasang earphone sampai menusuk ke dalam telinga

    5. Pilih pemutar musik yang suaranya tidak lebih dari 95 desibel


    Sumber : informasikesehatan.com
    Sumber

    Perkembangan teknologi elektronik dan kompresi audio maupun video saat ini semakin canggih, hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya produk pemutar file digital portabel. Music Player 3 (MP3), MP4, atau handphone player (iPod) adalah beberapa contoh alat pemutar musik yang sekarang ini digemari masyarakat.

    Disamping kualitas yang selalu membaik, bentuk dan ukurannya pun juga semakin beragam dengan harga terjangkau. Umumnya, untuk mendengar lagu favorit orang menggunakan earphone (headset) yang dikenakan di telinga. Tak hanya dalam waktu 1 atau 2 jam, bahkan saat santai orang biasanya betah mendengarkan musik hingga lebih dari lima jam, padahal sebenarnya dalam jangka panjang alat tersebut dapat mengganggu telinga.

    Dalam sebuah perangkat pemutar file digital yang didengarkan melalui earphone, energi suara yang dihasilkan adalah berada di atas 90 dB (desibel). Suara dengan intensitas energi sebesar ini kurang lebih sama dengan yang dimiliki oleh mobil atau mesin pemotong rumput. Sehingga dapat dibayangkan berapa besar intensitas energi suara yang masuk ke dalam telinga. Berdasarkan standar kesehatan telinga yang diakui nasional maupun dunia internasional, seseorang hanya diperbolehkan menerima energi suara maksimal 80 dB secara terus menerus selama maksimal delapan jam.

    Jika intensitas energi suara yang diterima menjadi dua kali lipatnya atau 83 dB (dalam skala dB), maka maksimal waktu yang diperbolehkan adalah hanya empat jam. Kemudian jika intensitas naik menjadi 86 dB maka durasi waktu yang diperbolehkan hanya dua jam, terlebih jika di atas 90 dB tidak boleh mendengarkan lebih dari satu jam. Hal ini dimaksudkan agar telinga tidak mengalami gangguan pendengaran, baik yang bersifat permanen maupun sementara.

    Menurut dr Erlangga Eka G, MKes, Sp.THT, spesialis telinga, hidung dan tenggorokan dari Rumah Sakit dr Oen Surakarta, efek penggunaan dari earphone yang terlalu sering akan muncul dalam jangka panjang. “Radiasi maupun frekuensi yang ditimbulkan oleh earphone yang digunakan secara terus-menerus terlebih dengan suara yang keras akan mengganggu syaraf-syaraf pada telinga, akibatnya orang dapat mengalami gangguan fungsi pendengaran,” papar Erlangga.

    Mengubah Energi

    Dalam proses pendengaran, bunyi yang keluar dari berbagai macam benda ditangkap kemudian dapat didengar oleh telinga melalui sejumlah proses. Saat suara masuk, tulang-tulang pendengaran akan bergetar kemudian diteruskan ke bagian koklea (rumah siput) yang terletak di tengah telinga.

    Pada bagian koklea terdapat sel-sel rambut yang berfungsi menangkap rangsangan atau frekuensi suara. Sel ini juga berfungsi mengubah energi akustik menjadi rangsang listrik untuk diteruskan ke pusat persepsi pendengaran di otak.

    Menurut Erlangga, suara yang berfrekuensi lebih dari 80 dB dapat membuat sel-sel rambut mengalami kelelahan, jika terus mengalami kelelahan maka lama-kelamaan akan mengalami kerusakan. Kerusakan pada sel rambut menyebabkan terganggunya proses mendengar, akibatnya terjadinya penurunan fungsi pendengaran.

    “Jadi perlu waspada bagi masyarakat yang gemar mendengarkan musik hingga berjam-jam dengan earphone karena ketulian dapat menyerang lebih awal. Pada awalnya, telinga yang sering menggunakan earphone tidak merasakan apa-apa. Tetapi ketika hendak mencabut earphone, telinga terasa panas dan berdengung (titinus).

    Itu terjadi akibat kelelahan dan kekakuan tinggi koklea yang disebabkan oleh suara musik yang terjebak di dalam telinga bagian tengah. Kelelahan koklea yang terjadi terus-menerus dan tak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan pendengaran menetap,” paparnya.
    Titinus sebenarnya adalah hal yang normal karena merupakan tanda telah terjadi kerusakan di dalam sel rambut.

    Namun, akibat seringnya terjadi kerusakan, akan menjadi permanen karena sel-sel yang rusak tidak dapat memperbaiki diri sendiri atau mati. Tak hanya dari earphone, gangguan fungsi pendengaran juga dapat timbul dari penggunaan handphone dan sumber kebisingan lain seperti konser musik, mesin pabrik atau ledakan yang dapat menyebabkan trauma akustik. “Jika terjadi gangguan tuli syaraf, maka salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan mengenakan alat bantu pendengaran,” pungkasnya. (Ikrob Didik Irawan)

    Sumber

    Smoga bermanfaat... :piss:

     
    Last edited: Nov 18, 2010
    • Terimakasih Terimakasih x 21
    • Like Like x 13
  2. Ghattotkacha Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.
  3. Offline

    zeinkawaii Beginner Members

    Joined:
    Mar 27, 2010
    Messages:
    218
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +0 / -0
    hooo,,,,
    kebiasaan ane dengerin musik sambil dijalan
    klo diluar brisik, ane gedein volume.
    bnr2 kebiasaan buruk
     
  4. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    @zeinkawaii : ati2 Bro dobel post....bahaya nanti :hehe:
     
  5. Offline

    xenan Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 22, 2009
    Messages:
    281
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +73 / -0
    kebanyakan ndengerin pake earphone nih.
    sakit banged rasanya telinga, padahal paling lama cuman 1 jam :(
     
  6. Offline

    Rei78 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 29, 2008
    Messages:
    280
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +44 / -0
    Wah ane biasanya maen game n nonton film di PC soundnya pake earphone or headphone neh dengan suara 20%, berarti masih aman dong yah ???
     
  7. Offline

    kulocaki Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 1, 2008
    Messages:
    5,133
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +49,123 / -0
    woh gila... wa bisa maen game pake headset bisa ampe 12jam lebih :kaget:

    gimana neh....
     
  8. Offline

    josher Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 16, 2009
    Messages:
    1,571
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +1,302 / -0
    biasanya kalau aku sering terlalu lama pakai earphone masalahnya yaitu kupingku jadi cepet kotor :malu:
    bakterinya ikut joget kali ya :ngupil:
     
    Last edited: Jun 9, 2012
  9. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    ati2 Gan,takutnya emg bukan karna pake earphone,coba cek ke dokter...
    pokoknya yg penting jgn ampe pol volumnya,jaga dibawah 50% kalo bisa, truz istirahat tiap 1 jam..

    Kalo menurut artikel yg ane kutip, masih aman qo Gan... ^^

    yg penting ttp dibawah 50% aja Bro volumnya, truz istirahatin kuping ente tiap 1 jam ^^
    jgn sering2 Bro kalo bisa, gw aja lgsg ngeri abis baca ni berita :takut:

    :haha: bisa aja ni Bro....
    mungkin juga x ya.... :haha:
     
  10. Offline

    dizza Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 21, 2008
    Messages:
    5,609
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +4,514 / -0
    saya sih biasa pakai headphone daripada earphone.. :keringat:

    karena dari dulu sudah diberitau orang klo mo dengerin musik,

    mending pake speaker / headphone.. lebih aman katanya.. :hmm:
     
  11. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    Emg gitu ya Gan,kalo headphone lebih aman?bisa tlg jelasin ga Gan?soalnye ane juga make headphone dirumah,tapi gara2 baca ni berita jadi rada parno gitu..
     
  12. Offline

    dizza Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 21, 2008
    Messages:
    5,609
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +4,514 / -0
    ga tau juga sih.. cuman klo dipikir pake logika..

    itu earphone kan ujungnya masuk ke lubang telinga..

    sedangkan headphone kan mentok di daun telinga aja..

    darisitu mgkn pikiran kita orang awam pke headphone lebih aman.. :keringat:

    tunggu bpk / ibu dokter aja deh yg jelasin disini.. takut salah saya :kecewa:
     
    • Like Like x 1
    • Terimakasih Terimakasih x 1
  13. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    ooo...bner juga si,ga separah earphone nempelnya,tapi kayanya ttp ga boleh gede2 volumnya,takut tuli ane :takut:
     
    • Like Like x 1
  14. Offline

    kidjaisy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 14, 2010
    Messages:
    205
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +36 / -0
    tul.. setuju sama yg di atas....
    emang klo mw dibandingin.. emang sehatan headphone...
    tp dari segi harga.... headphone jg lebih menguras dompet jg...
    hehe^^
    :hahai:
     
  15. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,366
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,397 / -0
    Banyak qo Bro pilihan headphone, pake yg "generik" juga lumayan,ngebassss...
    Gw pake yg harganya 25ribuan mantap bgt qo, cuma gitu de, umumrnya meragukan, pendek kayanya :haha:

    Maf OOT.. :maaf:
     
  16. Offline

    ekoiksanto Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 8, 2010
    Messages:
    694
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +75 / -0
    pake earphonenya pada keterlaluan sih itu.
    lagian earphone difungsikan kaya speaker disetel kenceng" efeknya tau sendiri lah :hahai:
     
  17. Offline

    Haecked Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 31, 2009
    Messages:
    1,636
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +15,271 / -0
    Iya bahaya tuh lebih baik dengeri suara-suara musik langsung yang lebih alami , kaya suaranya saya :malu:
    Kalau dibanding ama headphone efeknya lebih parah yang mana :???:
     
  18. Offline

    hapoki Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 12, 2010
    Messages:
    192
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +11 / -0
    wah.. g biasa setiap hari pake earphone di kantor.. harus istirahat ya.. hiks2 ga bisa denger musik dunk
     
  19. Offline

    berserker Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 16, 2009
    Messages:
    1,940
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +560 / -0
    Klo gw sih sebelum tidur dengarnya jd 40/50% az volumenya uda enak :haha:
    dirumah sepi sih,jd aman dah :haha:
     
  20. Offline

    Niichi Beginner Members

    Joined:
    Dec 12, 2008
    Messages:
    260
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +96 / -0
    Kalo menurut gw sih pake Headphone ato Earphone sama aja...
    Kan yang sebagai pemicu tuli tu volume,bukan posisi keluarnya suara...

    Kalo pake headphone tapi volume gede IMO sih bakal kena juga :fufufu:
     
  21. Offline

    bloody_hound47 Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 8, 2010
    Messages:
    195
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3 / -0
    klo lagi di atas motor klo ga kenceng volumenya, jadi kalah ama suara motor nya ==a
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS.ID

Indowebster, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.