1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Tinggal Pilih Lensa Single Vision, Bifocal, atau Multifocal

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by shinminho, Aug 16, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    shinminho Senpai Veteran

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,202
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,814 / -0
    Kacamata umumnya dipilih berdasar kondisi mata yang diderita pasien. Orang tua yang menderita mata plus, misalnya, sering memakai kacamata yang memiliki lensa untuk jarak jauh dan dekat. Dengan begitu, pemakai tidak perlu ganti kacamata saat membutuhkan bantuan lensa jarak dekat untuk membaca.

    Menurut dr Armanto Sidohutomo SpM, berdasar fungsinya, ada tiga jenis lensa kacamata. Yakni, lensa single vision (fokus tunggal), bifocal, (fokus ganda), dan multifocal (multi fokus bertahap).

    Sesuai dengan fungsinya, lensa single vision dipakai untuk mengakomodasi kelainan refraksi dengan fokus tunggal. Pemakai kacamata jenis itu hanya dapat melihat jauh atau dekat. Lensa bifocaldiciptakan untuk mengako*modasi mata presbiopia (mata tua). Dengan kacamata lensa bifocal, pemakai dapat melihat jauh sekaligus dekat dengan satu lensa.

    Yang lebih baru adalah lensa multifocal., yang lazim disebut progresif. Kacamata dengan lensa progresif juga ditujukan bagi penderita presbiopia. Namun, kacamata itu tidak hanya menawarkan dua lapang pandang, jauh dan dekat. Lensa tersebut juga mengakomodasi jarak sedang (menengah) dengan ukuran bertahap. Dengan begitu, perpindahan pandangan lebih baik.

    ''Lensa paling atas untuk melihat jarak jauh. Yang tengah untuk melihat jarak menengah, Dan, bidang lensa paling bawah untuk melihat jarak dekat,'' terang Armanto.

    Keunggulan lensa progresif, kata dia, batas bidang antarlensa untuk melihat jauh dan menengah serta bidang lensa jarak menengah dan dekat tidak terlalu kentara. Secara estetika, kacamata tersebut juga terlihat lebih bagus. '' Fungsi untuk melihat jarak sedang memberikan kenyamanan lebih bagi pemakai kacamata yang lebih banyak menghabiskan waktu di belakang meja,'' terang pemilik Klinik Mata Tritya, Surabaya, itu.

    Pengguna kacamata lensa progresif, lanjut Armanto, kebanyakan penderita prebiopia pemula dengan usia 40 tahunan. Biasanya, pengguna kaca*mata lensa progresif sangat peduli terhadap penampilan. Karena itu, mereka tidak suka menggunakan kacamata bifocal.yang identik dengan usia tua.

    Meski begitu, Armanto mengingat*kan pengguna lensa progresif untuk mempelajari dulu penggunaannya. Bila perlu, konsultasi dulu dengan dokter mata atau ahli optik. ''Bila belum terbiasa, biasanya pasien bingung menentukan fokus. Maunya melihat jauh, tapi fokus kacamatanya mengarah ke jarak sedang. Akibatnya, pasien tidak bisa melihat objek dengan jelas. Bahkan, lama-lama pasien bisa pusing''

    Yang juga perlu diingat, sedikit saja kacamata multifocal. bergerak, fokus objek bisa berubah. Kondisi begitu sering dikeluhkan pasien saat hendak membaca.

    Dokter lulusan FK Unair itu menambahkan, bila hendak membaca dengan posisi buku di bawah, kepala jangan menunduk. Sebab, dengan posisi begitu, yang terpakai justru bidang pandang jarak jauh. ''Kalau mau membaca dengan lensa mutifocus, mata cukup melirik ke bawah. Bukan kepala yang ditundukkan,'' lanjutnya. (ai/c13/soe)

    sumber:jawapos
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.