1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

The Power Of Nonviolence

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nawainruk, Feb 2, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Nawainruk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,084 / -0
    Dr. Arun Gandhi adalah cucu Mahatma Gandhi dan pendiri Lembaga M.K. Gandhi untuk Tanpa-Kekerasan.

    Pada tanggal 9 Juni ia memberikan ceramah di Universitas Puerto Rico dan bercerita bagaimana memberikan contoh tanpa-kekerasan yang dapat diterapkan di sebuah keluarga.

    Waktu itu saya masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama di orang tua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakek saya, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika Selatan.

    Kami tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tak heran bila saya dan dua saudara perempuan saya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.

    Suatu hari, ayah meminta saya untuk mengantarkan beliau ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan, saya sangat gembira dengan kesempatan itu. Tahu bahwa saya akan pergi ke kota, ibu memberikan daftar belanjaan yang ia perlukan.

    Selain itu, ayah juga meminta saya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel.

    Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, "Ayah tunggu kau di sini jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama." Segera saja saya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan oleh ayah saya. Kemudian, saya pergi ke bioskop.

    Wah, saya benar-benar terpikat dengan dua permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam menunjukkan pukul 17:30, langsung saya berlari menunju bengkel mobil dan terburu-buru menjemput ayah yang sudah menunggu saya. Saat itu sudah hampir pukul 18:00.

    Dengan gelisah ayah menanyai saya, "Kenapa kau terlambat?"

    Saya sangat malu untuk mengakui bahwa saya menonton film John Wayne sehingga saya menjawab, "Tadi, mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu."

    Padahal, ternyata tanpa sepengetahuan saya, ayah telah menelepon bengkel mobil itu.

    Dan, kini ayah tahu kalau saya berbohong. Lalu ayah berkata, "Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran pada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, ayah akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik-baik."

    Lalu, ayah dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya, ayah mulai berjalan kaki pulang ke rumah.

    Padahal hari sudah gelap, sedangkan jalanan sama sekali tidak rata. Saya tidak bisa meninggalkan ayah, maka selama lima setengah jam, saya mengendarai mobil pelan-pelan di belakang beliau, melihat penderitaan yang dialami oleh ayah hanya karena kebohongan yang bodoh yang saya lakukan.

    Sejak itu saja tidak pernah akan berbohong lagi.

    Seringkali saya berpikir mengenai episode ini dan merasa heran. Seandainya ayah menghukum saya sebagaimana kita menghukum anak-anak kita maka apakah saya akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai tanpa-kekerasan? Saya kira tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama lagi.

    Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa-kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah kekuatan tanpa-kekerasan.
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    slazers Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 27, 2009
    Messages:
    152
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +12 / -0
    ah.....cara ampuh tanpa kekerasan mlh lebih bagus dr cara kasar....

    setuju gan.......
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    atonx Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    71
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114 / -0
    suatu yang bikin orang merasa sadar akan kesalahanya jika dia merasa bahwa yang dia lakukan telah membuat orang lain merasakan akibatnya,.,.,
    dan membuat anak jera tidak harus mengunakan kekerasan.,.,

    makasih gan.,.,bisa digunakan untuk mendidik anak kelak.,.,.,
     
    • Like Like x 1
  5. Offline

    orrchids Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 17, 2009
    Messages:
    640
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +576 / -0
    Nice,,,
    Gw nggak akan Kasar sm Anak gw kelak... thanks

    Pendidikan yg sang ayah berikan benar2 nusuk he hati si anak,,,
     
    • Like Like x 1
  6. Offline

    NyochanBerry Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 30, 2010
    Messages:
    569
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +1,958 / -0
    kekerasan malah bikin trauma..:takut:,kasian anaknya juga kalee..
     
    • Like Like x 1
  7. Offline

    ajijayanti Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 20, 2010
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,447 / -0
    gw setuju banget pelajaran tanpa kekerasan ini, tapi apa jadinya gw kalo harus jalan segitu jauhnya... huhuhu... tapi demi anak mungkin nanti gw akan melakukannya siapa yang tau..
     
  8. Offline

    bohemahmud Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 29, 2010
    Messages:
    803
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +94 / -0
    :niceinfo:
    skrg byk oknum2 pengajar sering pake kekerasan:sigh:
     
  9. Offline

    bohemahmud Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 29, 2010
    Messages:
    803
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +94 / -0
    :niceinfo:
    skrg byk oknum2 pengajar sering pake kekerasan:sigh:
     
  10. Offline

    benih Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,282 / -0
    :top:

    tak perlu kekerasan karena kadang orang di didik dengan kekerasan malah ngelunjak
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.