1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Historical Event The Mongols (1206-1405)

Discussion in 'World History' started by Raestloz, Aug 31, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0
    Ekspansi paling besar dan paling sukses didunia tidaklah dipimpin oleh seorang raja yang bergelimang harta dan berdarah ningrat, namun oleh seorang pengelana.

    Bangsa Mongol merupakan kaum nomaden di stepa Asia Tengah. Mereka adalah pasukan tangguh yang berperang demi lahan ternak dan menjarah bangsa berkembang di timur dan selatan. Antara 1155 dan 1167, seorang anak dari pemimpin suku Borjigin lahir. Temuchin, nama yang diberikan padanya, merupakan nama seorang pemimpin Tatar yang baru dibunuh. Ia lahir menggenggam darah yang menggumpal, tanda kekuasaan dan keagungan di masa depan.

    Temuchin hidup dalam masa yang keras. Saat ayahnya tewas, ia mengambil alih posisi sebagai kepala keluarga. Ia ikut menjarah dan berperang melawan suku lain. Ia sendiri memiliki reputasi sebagai orang yang berbahaya, setelah menghabisi saudaranya sendiri karena suatu masalah. Ibunya sendiri berkata: "Selain bayanganmu, kau tak punya teman"

    Temuchin berambisi besar, dan untuk itu ia bersekutu dengan ketua suku kerait: Togrul Khan. Bersama mereka menghancurkan suku Tatar, dan menghajar suku Naiman.

    Temuchin dan Togrul Khan akhirnya berseteru. Temuchin mundur sampai ke perbukitan, lalu kembali dan menghancurkan pasukan Togrul Khan. Togrul Khan sendiri mencoba lari dan bersembunyi, namun dibunuh orang yang tidak mengenalnya. Kini Temuchin, setelah mengalahkan semua ketua suku lainnya, menjadi pemimpin tunggal suku Mongol. Ia kembali mengabisi suku Naiman, dan kemenangannya pun selesai

    Pada masa inilah Genghis Khan lahir: Pemimpin Samudra, sang penguasa tertinggi. Belum pernah bangsa Mongol bersatu dibawah satu pemimpin tunggal, karena belum pernah ada yang cukup tangguh. Genghis Khanlah pengecualiannya. Ia mengumpulkan 25 ribu bala tentara dan mencoba menjarah Cina, ia menyerang Cina Utara pada 1211. Tahun 1215 ia merebut Beijing dalam penyerbuan yang merenggut nyawa 30 juta rakyat Cina. Ia melirik daerah barat, dan bangsa Mongol memulai serangkaian penyerbuan mengikuti jejak tapal kuda bangsa Hun, kakek moyang mereka seribu tahun yang lalu, mengukir kekaisaran terbesar yang pernah ada di dunia.

    Tahun 1220 Mongol merebut Bukhara di Jalur Sutra, penduduknya dibantai dan kotanya dibakar

    Bangsa Mongol menyelimuti Asia bagaikan bayangan. Mereka menguasai daerah Transoxania (kini Afghanistan dan sekitarnya), meski akhirnya kalah dari Jalal al Din. Bangsa Mongol mencapai daerah Georgia dan India Utara. Pada musim dingin 1222, Genghis Khan kembali ke Mongolia dan kembali memandang Cina, namun dalam suatu insiden pada 1227 ia terjatuh dan menderita luka parah. Ia meninggal beberapa hari kemudian, setelah memastikan anak ketiganya Ogedei akan mewarisi kekaisaran yang dibangunnya dengan darah. Genghis Khan sendiri pernah berkata: "Anak cucuku akan makan dari piring emas, sementara aku tinggal di tenda kecil. Dan mereka takkan ingat siapa yang memulainya". Ia dikuburkan di stepa Mongolia, dan seribu pasukan berkuda melewati makamnya hingga tersembunyi dengan sempurna oleh alam sendiri.

    Di masa keemasannya, bangsa Mongol menyelimuti Korea, menyebrangi Asia hingga ke Rusia bagian Eropa sampai ke pesisir Laut Baltik, juga Asia Kecil, daerah Irak, Afghanistan, Pakistan, Tibet, sebagian India, sebagian Burma, seluruh Cina, dan sebagian Vietnam

    Ogedei melanjutkan misi ayahnya dan menghancurkan Kiev pada 1240. Saat Ogedei meninggal pada 1241, seluruh pasukan pulang untuk mengurus masalah penerusnya. Eropa selamat karena bangsa Mongol terfokus pada Timur Tengah dan Cina selatan. Hulagu, cucu Genghis Khan, menghancurkan sekte Assassin Muslim dan merebut Baghdad tahun 1258, sebagian besar dari 100 ribu penduduknya dibantai. Tahun 1260 pasukan mameluke dari Mesir mengalahkan Mongol di daerah Israel kini, dan Mongol mundur dari Timur Tengah

    Kublai Khan, cucu Genghis yang lain menyelesaikan pendudukan Cina pada 1279 dan memulai dinasti Yuan. Serangan terhadap Jepang pada 1274 dan 1281 semua gagal. Tahun 1294 Kublai Khan meninggal dan kekuasaan Mongol mulai melemah di Asia dan daerah lain. Tahun 1368 dinasti Yuan digulingkan oleh dinasti Ming

    Sekitar tahun 1370, seorang prajurit Mongol-Turki yang mengaku keturunan Genghis Khan menjadi pemimpin Mongol di Asia Tengah dan maju untuk memulihkan Kekaisaran Mongol, namanya adalah Timur Leng (Timur "the Lame" atau Tamerlane bagi masyarakat Eropa, dan Pangeran Kehancuran bagi masyarakat Asia). Dengan pasukan berkuda berjumlah 100 ribu orang, ia menyapu Rusia dan Persia. 1398 ia merobohkan Delhi, dan 100 ribu penduduk dibantai. Ia maju ke barat dan menghancurkan pasukan mameluke Mesir di Siria. 1402 ia menghancurkan pasukan Turki Ottoman di daerah Ankara kini. Tinggal sedikit lagi sampai Kesultanan Ottoman runtuh, ia pulang. Saat menuju Cina tahun 1405, ia meninggal dan sekali lagi bangsa Mongol memudar.


    Mongol Army

    Bangsa Mongol mempelajari cara menunggang kuda dan memanah dengan busur komposit sejak dini. Untuk urusan berburu dan berperang, tiap pria sehat dibawah 60 tahun wajib ikut. Angkatan bersenjata bangsa Mongol terdiri atas seluruh pria dewasa yang ada.

    Mereka berperang dibawah kedisiplinan tinggi. Harta jarahan dikumpulkan secara bersama. Hukumannya mati bagi mereka yang meninggalkan rekan dalam pertempuran. Kedisiplinan yang tinggi digabung dengan kepemimpinan, pengumpulan informasi, dan penyatuan yang baik menjadikan bangsa Mongol dari massa kavaleri menjadi angkatan bersenjata sejati

    Pasukan Mongol dibagi dalam jumlah desimal, 10, 100, 1.000, dan 10.000. Angka ini sulit dicapai karena kematian dan serangan terus menerus. Unit 10 ribu orang merupakan unit yang besar, setara dengan divisi di zaman modern, mampu bertempur sendiri. Unit 100 orang kira-kira setara dengan regimen modern. Suku
    Mongol awalnya membentuk sendiri unit 100 orang mereka. Suku yang dikuasai seperti Tartar dan Merkit dipecah dan dimasukkan dalam unit yang berbeda-beda agar tidak memiliki kesempatan melawan penguasa. Pasukan Mongol awalya tidak menerima upah, hanya hasil jarahan. Saat upaya penguasaan mulai melambat, sistem pembayaran diciptakan, petinggi militer dapat mewariskan posisi mereka.

    Bangsa Mongol memiliki pemanah berkuda yang menembakkan busur komposit dari atas pelana kuda. Yang terbaik dari pasukan ini disebut mangudai, dan memanfaatkan berbagai taktik cerdik untuk menghabisi musuhnya. Mereka memanfaatkan berbagai tipuan dan perangkap untuk melemahkan pasukan berkuda musuh dan menembaknya sampai habis. Pasukan yang lebih lambat dapat dihabisi langsung tanpa banyak resiko. Musuh menjadi lelah dan lemah tanpa sempat menggapai mangudai yang licin. Pasukan lain seperti infanteri dan kavaleri berat didapat dari bangsa yang dikuasai. Untuk urusan senjata serbu semacam trebuchet, diserahkan kepada ahlinya yang didapat dari Cina dan Timur Tengah

    Tiap prajurit Mongol maju dengan sekitar 5 kuda, sehingga bisa berganti kuda dengan cepat. Tidak ada pasukan yang mampu bergerak lebih cepat dari Mongol hingga munculnya teknologi mekanik pada abad ke 20.

    Mongol Tactics

    Bangsa Mongol bergantung pada kekuatan, kecepatan, dan reputasi berbahaya yang disematkan pada mereka. Semua musuh mereka bergerak lebih pelan dan hati-hati. Pasukan Mongol mencari kesempatan memecah mereka dan menghabisi mereka dengan tembakan yang banyak dan cepat. Mereka mencoba mengepung atau mengitari dan mendapat keuntungan dalam segi jumlah. Kuda pasukan berkuda dilumpuhkan dan musuh terpaksa turun, sehingga menjadi lebih lemah.

    Pasukan Mongol kalah dari terjangan kavaleri berat, jadi mereka terus menghindar sampai musuh kelelahan akibat terjangan yang sia-sia. Mongol yang diburu berbalik dan menjadi pemburu. Mereka amat ahli dalam urusan perangkap dan menyergap.

    Bangsa Mongol memanfaatkan teror secara optimal. Bila penduduk suatu kota dibantai setelah diduduki, kota berikutnya akan lebih mungkin untuk menyerah tanpa perlawanan. Ini terbukti nyata, satu demi satu kota menyerah begitu mendengar entakan kuda bangsa Mongol

    Mameluke

    Mameluke merupakan prajurit budak bangsa Arab, sama seperti janissary (bangsa Arab dulu rupanya banyak memanfaatkan budak). Mereka merupakan budak yang dilatih secara militer. Dulu sesama bangsa Islam tidak boleh saling berperang. Budak militer yang tidak bergama tidak tergapai oleh hukum Islam, sehingga bisa bertarung tanpa masalah. Pasukan Mameluke terlatih dengan baik dan termotivasi untuk bertarung. Pasukan mameluke dari Mesir berhasil mengusir pasukan Mongol yang berbahaya dari sungai Nil dan Afrika Utara

    Huns (408 - 453)

    Bangsa Hun adalah masyarakat nomaden dari Mongolia di Asia Tengah yang mulai bermigrasi ke barat pada abad ke-3, kemungkinan karena perubahan iklim. mereka adalah masyarakat berkuda dan amat ahli dalam urusan pertempuran berkuda, baik dengan tombak maupun panah. Mereka bermigrasi bersama kerabat, ternak, dan kuda mereka untuk mencari padang rumput baru sebagai lahan ternak. Karena kemampuan tempur dan kedisiplinan mereka, bangsa Hun mampu melibas semua didepan mereka. Mereka bermigrasi sementara bangsa lain pindah dari jalur mereka. Efek domino ini mencapai kota tangguh Konstantinopel dan Kekaisaran Romawi Timur sampai ke Sungai Danube dan Rhine, hingga akhirnya menghancurkan Kekaisaran Romawi Barat pada 476

    Bangsa Huns menetap di dataran Hungaria d Eropa Timur di ota Szeged dekat Sungai Tisza. Mereka mereka memerlukan lahan yang besar guna menyediakan rumput bagi kuda dan ternak lainnya. Dari area ini bangsa Hun melakukan ekspansi sampai membentang dari Pegunungan Ural hingga ke Rusia dan Sungai Rhône di Prancis

    Bangsa Hun ahli dalam hal menunggang kuda dan berlatih sejak kecil, dan banyak yang percaya mereka menemukan <i>stirrup</i>, tempat pijakan kaki yang dipasang di sisi pelana yang amat penting guna meningkatkan kemampuan tempur. Mereka menakutkan karena kecepatan mereka, mereka berganti kuda beberapa kali sehari sehingga dapat mempertahankan kecepatan mereka. Kelebihan lain adalah busur komposit mereka yang labih baik ketimbang senjata apapun di Barat. Dengan pijakan kaki, mereka bisa berganti posisi di atas kuda sesuka hati: melihat ke depan, berbalik ke belakang, atau menengok ke kiri dan kekanan sambil menembak tanpa masalah jatuh. Taktik mereka termasuk serangan kilat dan tiba-tiba sambil memanfaatkan ketakutan dalam hati sasaran. Bangsa Hun merupakan pasukan kavaleri ringan dan struktur politik mereka memerlukan pemimpin yang kuat agar tetap bersatu

    Puncak kemakmuran bangsa Hun dicapai di masa kepemimpinan Atilla, yang memimpin Hun sejak 433 dan memulai serangkaian penjarahan ke selatan Rusia dan Persia. Atilla bukanlah pemimpin yang dipilih oleh masyarakat Hun, ia hanyalah orang terkuat dalam masyarakatnya, dan mendapat kekuasaan karenanya. Ia kemudian berpaling ke daerah Balkan dan menebar kerusakan dan teror sampai dibayar agar pergi. Tahun 450 ia maju ke Kekaisaran Romawi Barat, menyebrangi Sungai Rhine di utara Mainz dengan sekitar 100 ribu prajurit dan menjatuhkan sebagian besar kota yang ada di Prancis utara. Jendral Romawi Aetius membangun pasukan Gallo-Roman dan bertempur melawan Atilla, yang sedang menggempur kota Orleans. Dalam pertempuran di Chalôns, Atilla kalah, walau tidak hancur.

    Pertempuran di Chalôns dianggap salah satu pertempuran yang penting, pertempuran yang dapat berarti jatuhnya agama Kristen di Eropa barat dan mungkin dominasi masyarakat Asia terhadap Eropa

    Atilla menyerang Italia dalam upaya mencari jarahan baru. Sementara dia maju ke Italia, penduduk mengungsi ke kepulauan di lepas pantai, membentuk kota Venesia. Meski pasukan Romawi habis dan pasukan utama mereka masih di Gaul, pasukan Hun juga melemah karena pertempuran terus menerus, penyakit, dan kelaparan di Italia. Setelah bertemu dengan Paus Leo I, Atilla memutuskan untuk pulang, entah apa yang dikatakannya waktu itu

    Pada 453 Atilla meninggal akibat mimisan berlebihan, dan bangsa Hun terpecah karena pemimpin yang kurang tangguh. Mereka yang dulu ditundukkan memberontak dan pihak-pihak dalam bangsa sendiri saling bercekcok demi kekuasaan. Akhirnya bangsa Hun lenyap dalam gelombang penjajah baru seperti bangsa Avar dan lenyap dari sejarah
     
    Last edited: Sep 6, 2009
    • Thanks Thanks x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    ExotiCmaN Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    181
    Trophy Points:
    72
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,675 / -0
    Bangsa mongol....... bangsa yang kejam......Tidak pengecut...
    Biarpun kurang dalam Sarana peralatan perang....
    yang penting skill berperang bangsa mongol diacungi 4 jempol dech....
    :gunsmilie:
    salut.......
     
  4. Offline

    moonshine Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    418
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +83 / -1
    @TS
    waduh YANISARI itu bukan pasukan budak arab:onion-56: tapi yanisari itu adalah pasukan elit (kopasus) sultan mahmud al fatih alias sultan mahmed dalam perang salib. yanisari ini pada awalnya dibentuk sebagai pengawal pribadi keluarga raja yg direkrut secara rahasia namun pada akhirnya untuk mengimbang knight templar ordo naga maka saltan mahmed II mengembangkan pasukan yanisari menjadi pasukan garis depan ato pasukan elit.....
    itu setahuku yg benar.......:top:

    maksdunya pa ya?????
    perang pasukan islam mesir dengan mongol itu ada dua yaitu
    1.perang AIN JALUT (6 september 1260 M) dimana pihat islam mesir berhasil memukul mundur bangsa mongol....gara2 perang ain jalut ini langkah bangsa mongol menuju afrika utara, spanyol dan eropa pada umumnya bisa terhenti..... sebagai perbandingan saja setiap daerah yg ditaklukan oleh bangsa mongol pasti menjadi kota mati, coba TS bayangkan apa yg terjadi jika pasukan islam mesir sampai kalah.

    2.Perang Syadhab (698-702 H/ abad 13 an) lagi2 pasukan mongol kalah......

    tapi sebelum perang ain jalut pasukan mongol berhasil meruntuhkan kholifah abbasiyah yg memimpin daerah Bahdad dan sekitarnya.
     
    Last edited: Sep 2, 2009
  5. Offline

    ngilerman Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 11, 2008
    Messages:
    2,782
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +129,314 / -2
    udah pernah liat di discovery channel..

    temuchin,genghis khan, kubilai khan
    bukan orang biasa...

    lahir dgn ambisi menguasai duniaa.. bangsa yang mengerikan @_@
     
  6. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0

    Janissary

    Nama "Janissary" berasal dari bahasa Prancis "Jannissarie", yang berasal dari bahasa Arab "yeniseri", artinya "tentara baru". Mereka adalah budak yang ditangkap waktu masih anak-anak dan dibesarkan dalam lingkungan Islam fanatik hingga menjadi pejuang yang berani dan sebagian dari mereka merupakan pasukan terbaik milik Kesultanan Turki. Mereka mengenakan sorban putih dan menuju perang dengan diiringi musik. Mereka bertarung dengan berbagai senjata, termasuk dengan senjata api waktu senjata ini baru diperkenalkan di Timur Tengah. Seumur hidup mereka didedikasikan untuk kehidupan militer dan amat bangga akan kemampuan mereka. Pasukan inilah yang memimpin penyerbuan ke Konstantinopel, Malta dan Vienna

    Elit atau tidak, pada awalnya mereka merupakan budak. Paling tidak waktu masih anak2. Lagipula, apakah status budaknya lepas ato tidak, gw ngga tau, dan lagipula kayanya statusnya lepas ato ngga ga penting juga, soalnya ya itu: mereka adalah pejuang, bukan pesuruh


    Sederhananya "Mameluke" adalah budak yang dialihfungsikan jadi prajurit. Budak tidak punya agama, jadi tidak terkekang ajaran manapun. Selain itu, profesi "pejuang militer" lebih prestisius dibandingkan "pesuruh rumahan", paling minimal itupun sudah cukup untuk jadi motivasi
     
    Last edited: Sep 6, 2009
  7. Offline

    Kalevra Members

    Joined:
    Aug 1, 2009
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    ++++++++
    Temuchin= Genghis khan (jenghis khan).
    karena Temuchin adalah nama asli Genghis Khan. menghasilkan keturunan (cucu) yang bergelar Kubilai Khan.

    Kalau menganggap Temuchin terlahir dengan ambisi menguasai dunia,sepertinya kurang tepat.
    Menurut literatur yang saya baca "JENGHIS KHAN" yang ditulis oleh John Man, anggapan2 tersebut akan sirna.

    Dan buku tersebut adalah salah satu dari sedikit buku yang di tulis dengan dasar2 yang kuat, bukan dari mitos atau legenda yg beredar.
    Buku tersebut juga di tulis dari berbagai sumber termasuk sumber sejarah dari pihak Islam, China, Eropa, dan Mesir (yang memang terlibat peperangan dengan Genghis Khan).

    Lebih lengkapnya baca bukunya aja deh.
     
  8. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0
    Mana ada bayi yang baru lahir bukannya "Oeeeeekk" ato diem malah bunyi "aku mau menguasai dunia!" :haha:

    Ceritanya sih temuchin lahir menggengam gumpalan darah, katanya itu tanda bakal jadi orang besar nantinya, samalah kayak anggepan kalo kuping panas lagi diomongin orang.

    Kehidupan Mongol yang barbar adalah keras, ingin punya kekuasaan adalah hal lumrah agar bisa bertahan hidup. Mau kapanpun munculnya, toh dia punya ambisi, ga penting dari lahir ato baru pas udah gede, toh kenyataan tetep kenyataan: garis keturunan Khan hampir jadi penguasa absolut dunia
     
  9. Offline

    ayamgoreng Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,361
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,298 / -0
    ada rumor yg mengatakan kalau kekuasaan monogl 3 kali dr iskandar zulkarnaen ( bkn alaxander yah ) , bener pa kagak tuh ???

    coz yg gw tahu kekuasaan iskandar dr matahari terbenam sampai matahari terbit , dan dari arah burung2 terbangnya ke selatan sampai mereka kembali ke utara .

    tentara mongol , tentara tersadis dan terbarbabr sepanjag sejarah sekitar 2 juta org meinggal di tgn mereka apalagi saat penaklukan baghdad sehingga dinasty abassiyah bs di bilang musnah . bahkan ada yg blg kalau tentara monogl adalah y,juj dan ma,juj terdahulu --a
     
  10. Offline

    moonshine Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    418
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +83 / -1
    tapi sayangnya terhenti dimesir:P:P:P

    eitttt ketinggalan,satu lagi kalah ditangan raden wijaya alias MAJAPAHIT :P
     
    Last edited: Sep 8, 2009
  11. Offline

    Kalevra Members

    Joined:
    Aug 1, 2009
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0

    Yang kekuasaanya terhenti di majapahit itu bukan si Genghis, tapi si Kubilai, cucunya Genghis.

    Karena Kerajaan Genghis yang (Menurut buku GENGHIS KHAN, by: John Man) yang merupakan kerajaan terbesar ke dua sepanjang sejarah manusia, baru mengalami kehancuran setelah kematian Genghis. Karena para pewaris tahtanya banyak yg ga becus (termasuk Kubilai, karena hanya melindungi kerajaan China aja sampe bikin tembok sepanjang itu), jadi kerajaan Genghis jadi melemah dan terpecah belah.
     
  12. Offline

    moonshine Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    418
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +83 / -1
    entar dulu.....setahuku yg membuat tembok china adalah dinasti cheng yg tujuanya adalah utk melindungi china daratan dari serangan bangsa mongol....kok situ bilang kubilai yg membuat tembok china
     
  13. Offline

    Kalevra Members

    Joined:
    Aug 1, 2009
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Nah... itulah bro....
    intinya...
    Kerajaan China tuh terbagi menjadi 3, dan saling bermusuhan.
    Setelah Genghis lahir dan melalui beberapa peperangan yang sesungguhnya terpaksa dia lakukan (Menurut buku GENGHIS KHAN, by: John Man), beberapa musuh Genghis yang kalah melarikan diri ke salah satu dari 3 kerajaan tersebut dan mengadu domba kerajaan tersebut dengan Genghis.

    Akibat adu domba itu, Genghis Perang deh sama Kerajaan itu. Dan ternyata kerajaan itu kalah dan minta bala bantuan kepada kerajaan yg laen, akhirnya perang besar terjadi, semua kerajaan kalah oleh Genghis.
    Setelah Genghis mati, karena penerus2nya yg bego, pecahlah kerajaan Genghis menjadi kerjajaan2 baru. Salah satunya adalah kerajaan Tiongkok (yang pada awalnya adalah 3 kerajaan yg terpisah seperti tersebut di atas).

    Penguasa kerajaan Tiongkok adalah salah satu cucu Genghis, namanya Kubilai.
    Yang saat itu harus berjuang melawan pemberontakan oleh Negara Mongolia (karena China dan Mongolia sudah pecah, tapi raja China adalah keturunan Mongolia, Kubilai). Dibangunlah tembok China.

    Untuk sejarah lebih lanjut silahkan baca "The Secret History", dan/atau "Genghis Khan", by: John Man. Buku tersebut adalah buku ilmiah, bukan buku Fiksi atau dongeng.
     
  14. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0
    Wilayah kekuasaan Mongol agak kurang tepat disebut sebagai "Kerajaan", Genghis Khan bukanlah raja, ia adalah pemimpin. Disebut "Kekaisaran" juga bukan, sebab Genghis Khan tidak menyatakan dia itu Kaisar, dia hanyalah Genghis Khan, yang Penguasa Tertinggi

    Apapun istilahnya, kekuasaan Mongol di masa keemasan adalah PALING BESAR sepanjang sejarah, tidak ada yang mampu menandingi

    kenapa?

    Seberapa besar Cina?

    Siapa yang pernah menguasai tanah sebanyak itu kecuali Kaisar Cina?

    Di masa keemasannya, bangsa Mongol menyelimuti Korea, menyebrangi Asia hingga ke Rusia bagian Eropa sampai ke pesisir Laut Baltik, juga Asia Kecil, daerah Irak, Afghanistan, Pakistan, Tibet, sebagian India, sebagian Burma, seluruh Cina, dan sebagian Vietnam

    Siapa yang mampu neyaingi kekuasaan sebesar itu? Alexander, Julius Caesar, Napoleon Bonaparte, Iskandar Zulkarnaen, Suleiman, Mehmed, ga ada yang mampu menguasai wilayah yang sebesar punya Mongol.

    Inggris aja dulu katanya "Inggris ada di seluruh dunia", kenyataannya kalo digabung ga gede2 amat. Kalo Mongol ga pikirin udah segede apa, ada mangsa ya disikat :haha:
     
  15. Offline

    moonshine Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    418
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +83 / -1
    menurut literatur yg gua baca the great wall china pertama kali dibangun pada masa dinasti chang, sekitar tahun 1330-1050 SM. dibangun untuk melindungi serangan bangsa kuda (mongol)...tapi mongol pada zaman genghis chan adalah sekitar abad 10...jadi the great wall umurnya lebih tua daripada umur genghis khan sendiri
     
  16. Offline

    namie04 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    1,127
    Trophy Points:
    146
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,316 / -0
    wow ceritanya luamayn detail
    gw kira tentang jengis khan doang
    sampe cucunya juga toh nerusin perjalanan dia.
    patut ditiru sih perjuanganya . tapi jgn pembunhuanya
     
  17. Offline

    ayamgoreng Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,361
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,298 / -0
    yg gw bold aga menyinggung bro , soallnya itu ud beda " ga ada seorang pemimpin yg sehebat nabi sulaiman , bahkan ada yg mengatakan , "andai kata jengishkan hidup di jaman nabi sulaiman maka butuh 100 jengish kan utk bs menaklukan kerajaannya nabi sulaiman "

    memang nabi sulaiman bahkan ga pernah meluaskan kekuasaannya , tapi ada pepatah yg mengatakan " andaikata nabi sulaiman ingin meluaskan kekuasaan dgn peperangan tiada 1 pun kerajaan di dunia ini yg mampu menandinggi pasukan nya nabi sulaiman bahkan apabila semua pasukan kerajaan di seluruh dunia di satukan utk menaklukan kerjaan nabi sulaiman , maka ga butuh waktu utk pasukan nabi sulaiman utk menghabiskan mereka semua nya , dan bila ia bersikeras utk itu maka semua yg ada di bumi adalah miliknya "


    kalau iskandar ga pernah berperang cmn hanya saja dia melewati suatu daerah dan daerah itu di tandainya .

    kalau jengishkan emang dahh kekuasaannya luas namun dgn pertumpahan darah .

    jgn salah lo bro ingris pernah juga lho nguasain semua daratan cina , semua benua amerika , afrika , dan autralia sendiri ( kekuasaan jengish kan ga nyempe ke autralia )
     
  18. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0
    Suleiman bukan "Nabi", tapi Suleiman dari Turki Ottoman, kalo lawan Nabi mah mana berani :haha:

    Eits, Suleiman Ottoman itu Nabi Suleiman bukan?

    Kalo ga salah gw pernah baca ada pasukan dari Turki yang dipimpin Otoman Suleiman perang melawan... siapa gitu, kalo ga salah.. apa ya? Hospitaller? Apa Byzantium? Byzantium si Mehmed ya?

    Ah... lupa! Yang pasti si Suleiman ada dikasih julukan gitu, Si Penakluk apa yang laen? Gw lupa, pokok'e ada gelar yang menyangkut soal punya wilayah...

    Inggris menguasai dengan political campaign dan segala macamnya, Genghis Khan mendapat wilayahnya dengan bloody campaign, ga bisa disamain dong... :haha:

    tapi rasanya ga pernah tuh Inggris "punya" Cina, paling minimal bukan "punya" kaya istilah Genghis. Kalo Genghis kan bener2 "punya", kalo Inggris setau gw cuma "punya tempat disitu"
     
  19. Offline

    ayamgoreng Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,361
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,298 / -0
    oh lkwokwokwokw salah paham ^^ kira nabi coz sulaiman raja juga soallnya kwokwokwwokwkw

    iya emang bener kekuasan aka daerah jajahan tugh org ( gemgis kan ) lom ada tandingannya
     
  20. Offline

    ExotiCmaN Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    181
    Trophy Points:
    72
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,675 / -0
    Weleh2... Siapa berani lawan nabi Sulaiman....
    belum ngapa2in, musuhnya udah habis sama jin2 nabi Sulaiman.....
     
  21. Offline

    reichzach Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    50
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    bangsa barbar yang paling sukses.....hehehehe
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.