1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Terapi Digigit Ikan Mujair

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by jHony, Jan 17, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    jHony Post Hunter Veteran

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    3,606
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,506 / -0

    [​IMG]


    Terapi digigit-gigit ikan mujair manfaatnya adalah untuk melancarkan darah di sekitar saluran syaraf di kaki. Selain itu, gigitan ikan tersebut juga untuk melepaskan kulit mati di sekitar telapak dan jari-jari kaki. Bagi mereka yang punya bekas luka di telapak kaki sangat baik, karena kulit mati yang warnanya agak menghitam itu akan lepas digigit ikan.

    [​IMG]

    Saat pertama kali terapi, kaki dimasukkan ke air kolam yang lumayan dingin yang berisi ikan-ikan mujair yang jumlahnya ratusan. Ketika kaki mulai dikerubungi ikan mujair dan digigiti, rasa geli yang muncul bisa membuat terkejut. Namun akhirnya rasa nikmat akan muncul setelah sekian menit ikan-ikan mujair itu mulai menggigiti.



    Jangan secara tiba-tiba kaki yang terasa geli diangkat, karena rasa geli akan makin terasa jika kaki berulang kali diangkat dan direndam kembali. “Kalau diangkat terus direndem, diangkat lagi, direndem lagi, ya makin terasa geli Mas. Ditahan aja gelinya, nanti rasanya enak. Paling agak sakit kalau bagian betis yang digigit, karena ada bulu kakinya,” ujar Dimas, salah satu karyawan pengelola terapi digigit ikan mujair, seraya menunjukkan cara menikmati terapi ikan mujair itu.

    [​IMG]

    Jangan sekali-kali menghentakkan kaki yang sudah direndam air, karena ikan-ikan akan kabur ketakutan dan akan memakan waktu lagi untuk bikin mereka berkumpul kembali menghampiri kaki.

    [​IMG]

    Lokasi terapi digigit-gigit ikan mujair tersebut terletak di tempat yang teduh karena adanya rimbunan pohon jati dan pinus di areal pabrik gula Tasikmadoe dan kawasan wisata Sondokoro, Kecamatan Tasikmadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Untuk sampai ke tempat lokasi tersebut bisa menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Jaraknya lebih kurang 30 km dari kota Solo dan 15 km dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

    [​IMG]

    ikan Mujair​

    Tempat terapi ikan mujair itu dibangun dengan bentuk kolam beralur seperti sungai kecil, dengan air yang mengalir. Di sepanjang pinggir kolam dibangun tempat untuk duduk dengan sedikit rumput hijau.



    Berapa tarifnya ? Biasanya...Cukup dengan uang Rp. 3.000 perorang (ditambah Rp. 3.000 untuk masuk kawasan wisata), maka kita bisa menikmati terapi itu seharian. Tempat terapi mulai buka sekitar pukul 8.00 hingga tutup pukul 17.00.


    “Wah, terapi digigit ikan seperti ini benar-benar bisa menghilangkan stres Mas. Karena badan kita dibikin jadi lemas dan bisa tidur nyenyak,“ ujar Sasmito (47 tahun), Menurutnya warga Karanganyar, Jawa Tengah.

    [​IMG]

    Lokasi terapi digigit-gigit ikan mujair di areal pabrik gula Tasikmadoe dan kawasan wisata Sondokoro, Kecamatan Tasikmadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

    [​IMG]


    Beberapa orang sedang melakukan “terapi ikan” di suatu kolam ikan di resort “Sanya Pearl River Nantian Hotspring Resort” di pulau Hainan, China. Terapi ikan ini menggunakan ikan garantuka, asal Turki.


    Terapi ikan pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh The Water Foot Reflexology di Grand Wijaya, Kebayoran Baru, yang beroperasi sejak pertengahan 2008. Terapi ikan ini juga menggunakan ikan garantuka.


    warta kota
     
    • Like Like x 6
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    pengen ngerasain gimana dipatok patok ikan mujair

    soalnya selama ini gw cuma ngerasain dipatok sama ikan lohan jenong
    telunjuk gw dikira sosis, disikat juga sama tu ikan jenong

    [​IMG][​IMG][​IMG]
     
  4. Offline

    Arnez Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    329
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +86 / -0
    :lol:

    ini terapinya hampir sama yang kaya ikan dari turki itu kan ?
    rasanya enak kali yha
     
  5. Offline

    sosmall Senpai Veteran

    Joined:
    Jan 10, 2009
    Messages:
    5,296
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +74,001 / -0
    Wah sepertinya enak bener tuh :cinta:

    Bisa menghilangkan bekas luka hanya dengan bersantai di sana :hihi:

    Jadi kepengen berendam 1 badan juga nih :onsen:
     
    • Like Like x 1
  6. Offline

    blackyway22 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 24, 2009
    Messages:
    2,003
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +10,389 / -0
    enak juga klo kita yang makan ikan mujair nya, hahahahahah :hahai: pengen nyoba euy, mas TS ada info yang di daerah bandung ga untuk terapi ikan mujair ini??
     
  7. Offline

    GondrongEdan Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    172
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +380 / -0
    waduh untung deh cuma ikan mujair,. bukan ikan piranha :keringat:
    tapi pegimana caranya ntu ikan bisa melancarkan peredaran darah ya :???:
     
  8. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    enak gimane? salah salah daging bisa kecaplok...

    :panik::panik::panik::panik::panik::panik::panik:
     
  9. Offline

    dave9 Beginner Members

    Joined:
    Apr 23, 2009
    Messages:
    209
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +18 / -0
    gimana klo skrg buka aja di mal2, kayak yg selama ini seperti Dr.Fish
     
  10. Offline

    zakainiwak Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 5, 2009
    Messages:
    1,291
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +25,726 / -0
    wakakakakaa...... sama kk... w juga pernah punya LOHAN ampe mo meledak tuh jenong... ngamuk molo klo ada orang...:hahai::hahai::hahai::hahai:

    terapi ikan dimall deket rumah saya kok mahal sekali ya..?? harganya sekitar 15rb.... ikannya juga sedikit....:panda::panda:
     
  11. Offline

    solidcroc Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 2, 2008
    Messages:
    42
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    gararufa versi lokal ya
     
  12. Offline

    Lenza_kannone Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 20, 2010
    Messages:
    83
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    enak gitu bro..
    geli2..wakakka
    tapi klo yang gede dkit aja..serem juga jadinya..hahahha
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.