1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Historical Places Soerabaja Tempo Doeloe, Kota Kenangan Tak Terlupakan

Discussion in 'Indonesian History' started by blacksheep, Nov 9, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,600
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,958 / -0
    Menjelang 10 Nopember, menjelang Hari Pahlawan mungkin ada baiknya kita sedikit menengok sejarah masa lalu dimana para pejuang kemerdekaan kita dengan taruhan nyawa merebut dan mempertahankan negeri ini mati-matian, janganlah kita kotori perjuangan mereka dengan perbuatan-perbuatan hina masa kini yang menodai semangat perjuangan dan nasionalisme mereka. untuk itu satu hari menjeleng hari Pahlawan, ruanghati.com mencoba menyajikan kumpulan foto-foto masa lalu keadaan kota pahlawan tempo doeloe. Ini merupakan 1 dari beberapa tulisan yang khusus di sajikan menjelang Hari Pahlawan, Silahkan menyimak dan menikmati nuansa Kota Pahlawan Tempo Doeloe.
    [​IMG]Inilah Jembatan Merah, Tempat yang sangat bersejarah yang merupakan saksi sejarah terbunuhnya Jendral Inggris Malaby ketika Sekutu Menyerang Surabaya. Yang menjadi keprihatinan keberadaan Jembatan Merah saat ini, banyak yang tidak mengetahui bahwa jembatan itu memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, bahkan kondisi jembatan merah pun hinggi kini sangat memprihatinkan karena tidak mendapat perhatian yang berarti dari Pemkot setempat


    [​IMG]Bung Tomo, Potret Arek Suroboyo Sejati dengan suaranya yang menggelegar berhasil membakar semangat arek Suroboyo untuk mengusir sekutu yang menyerang. Yang patut di syukuri akhirnya Beliau diakui sebagai pahlawan Nasional

    [​IMG]Mobil Brigadire Jendral Mallaby yang rusak terkena serangan, dan Mallaby tewas didalamnya

    [​IMG]Prasasti pertempuran Arek-arek Suroboyo dan Sekutu

    [​IMG]Tank Inggris yang berhasil dilumpuhkan pasukan Arek-arek Suroboyo

    [​IMG]Surabaya di Bombardir Tentara Sekutu dari segala penjuru, hal tersebut terjadi setelah Jendral Mallaby Tewas

    [​IMG]Hotel Oranje, Sekarang Hotel Majapahit semasa pendudukan Jepang dikenal sebagai Hotel Yamato disinilah insiden perobekan bendera Belanda tersebut terjadi

    [​IMG]Hotel Oranje, Sekarang Hotel Majapahit semasa pendudukan Jepang dikenal sebagai Hotel Yamato disinilah insiden perobekan bendera Belanda tersebut terjadi

    [​IMG]Foto ini adalah foto Jalan Pemuda tempo doeloe

    [​IMG]Ini adalah sisi Alun-Alun Contong menuju ke Tunjungan (sekarang dikenal daerah gemblongan dan Baliwerti)

    [​IMG]Soerabaja Tempo Doeloe, Sebuah bangunan Hotel Oranje dari sisi lain di Jalan Tunjungan

    [​IMG]Sebuah bangunan di sebelah tugu pahlawan, yang kini dijadikan kantor Pelni

    [​IMG]Salah satu gedung pemerintahan Hindia Belanda (Gedung Internatio), yang saat ini letaknya didepan Jembatan Merah Plasa

    [​IMG]Salah satu gedung pemerintahan Hindia Belanda (Gedung Internatio) sisi lain, yang saat ini letaknya didepan Jembatan Merah Plasa

    [​IMG]Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November

    [​IMG]Soerabaja Tempo Doeloe, Pelabuhan Kalimas, yang kini masih dipakai untuk sandar kapal-kapal jenis kapal kayu (pelayaran rakyat)

    [​IMG]Para Arek-Arek Suroboyo sedang berkumpul untuk merancang perlawanan terhadap sekutu

    [​IMG]Tentara Inggris Sedang Menyusun Strategi untuk menguasai kota Surabaya

    [​IMG]Soerabaja Tempo Doeloe, mengenang Hari Pahlawan 10 November

    [​IMG]Ini merupakan pavilion para prajurit Belanda

    Soerabaja Tempo Doeloe, Battle Of Soerabaja-Untukmu Pahlawanku


    [​IMG]Kota Surabaya di Bombardir dari udara oleh Pasukan Sekutu

    Peristiwa 10 November merupakan peristiwa sejarah perang antara Indonesia dan Belanda yang dibantu tentara Inggris. Peristiwa ini diawali pada ketika pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang pada tahun 1942. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang. Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

    [​IMG]Dermaga Ujung (Tanjung Perak) Dibom dari udara oleh pasukan Inggris dan Sekutunya

    Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana.
    [​IMG]Serdadu Inggris yang memeriksa Mobil yang dipakai Mallaby dimana ditemukan Jendral tersebut tewas didalamnya

    Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober.
    [​IMG]Kapal perang Inggris yang merapat di Surabaya dan membawa pasukan serta Tank-tank untuk menguasai Surabaya

    Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.

    [​IMG]Kapal perang Inggris yang merapat di Surabaya dan membawa pasukan serta Tank-tank untuk menguasai Surabaya

    Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk.
    Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).
    [​IMG]Tank-Tank Sekutu memasuki kota Surabaya

    Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.
    [​IMG]Para Serdadu terlibat pertempuran sengit

    Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.
    Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.
    Namun di luar dugaan, ternyata perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris.

    [​IMG]Suasana kota Surabaya yang mencekam dalam pertempuran

    Pada peristiwa tersebut, kekuatan pasukan Indonesia sekitar 20.000 tentara dan dibantu pasukan – pasukan rakyat sekitar 100.000 orang dengan persenjataan seadanya, terutama bambu runcing. Sementara kekuatan pasukan Belanda dan Inggris kurang lebih sekitar 30.000 pasukan yang terkoordinir dengan baik dan dibantu persenjataan komplit seperti tank, pesawat tempur maupun kapal perang yang tereus membombardir pasukan Indonesia dari pantai.
    [​IMG]Tertempuran terus berkobar untuk tetap mempertahankan Surabaya agar tidak jatuh ke tangan Sekutu

    Pasukan Indonesia dan pasukan-pasukan rakyat semuanya dipimpin oleh Bung Tomo melalui radio dengan kata-kata yang penuh semangat membakar nyali para pejuang Indonesia, sementara pasukan Belanda dan Inggris berada di bawah kendali Jenderal Mansergh.
    Akhirnya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan.
    Although the Indonesian resistance had been defeated, the Battle of Surabaya represented an important strategic victory for the Indonesians. It was also an important turning point for the Dutch, who until then had believed that the resistance had no popular support. The Battle of Surabaya shocked them into realising that they were no longer a colonial power.
    Sumber Cerita: Wikipedia
    [​IMG]Genjatan Senjata antara RI dan Sekutu mengakhiri pertempuran yang dimenangkan oleh RI
    Code:
    http://ruanghati.com/2009/11/09/soerabaja-tempo-doeloe-kota-kenangan-tak-terlupakan-part-1/
    Code:
    http://ruanghati.com/2009/11/09/soerabaja-tempo-doeloe-battle-of-soerabaja-untukmu-pahlawanku-part-2/
     
    • Thanks Thanks x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    dindaphobia Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 28, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +78 / -0
    iya benar....
    mobil yang ditumpanginya dicegat ma orang-orang surabaya...
    terus tembak-tembakan deh...
    gara-gara ini Indonesia diultimatum oleh sekutu untuk menyerah tanggal 9 nov 1945 kalo gak salah...

    terjadilah perang tanggal 10 nov 1945 karena Indonesia tidak menghiraukannya...
     
  4. Offline

    aviesnoop Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,365 / -0
    Soerabaja: Sepenggal Sejarah Kota Surabaya

    7 abad silam hingga sekarang kota ini masih bernafas dengan gagahnya. dari ratusan, ribuan hingga jutaan masyarakatnya mewarnai lukisan-lukisan sejarah kota ini.

    Kota yang dulunya lebih dikenal dengan nama Ujunggaluh ini mengalami 3 masa dalam perkembangan sejarah kotanya. Masa pra-kolonial, masa kolonial dan masa modern seperti sekarang ini. Adapun prasasti yang masih menyebutkan bahwasannya Surabaya dulunya adalah Ujunggaluh yakni prasasti Kelagen (abad XI) dimana prasasti tersebut dibuat atas perintah raja Airlangga tahun saka 959 atau 1037 masehi. Selain itu petunjuk lain yakni dari buku Chun-Fa-Chi karya Chau-Ju-Kua di tahun 1220 atau abad ke XIII. Dan juga ada dari kronik Cina dari Dynasti Yuan 1293.

    Prasasti Kelagen abad XI
    [​IMG]

    Lahirnya sebuah kota ini diawali peperangan Raden Wijaya melawan pasukan Tar Tar pimpinan Khu Bilai Khan di Pat-tsieh-kan yang sekarang lebih dikenal dengan desa Patjekan, letaknya di sekitar saringan air minum Wonokromo. Namun sebelum terjadi peperangan dengan pasukan Tar Tar, Raden Wijaya dengan tipu muslihatnya terhadap pasukan Tar Tar terlebih dahulu bekerjasama menghancurkan Raja Jakatwang di Kadiri. Peristiwa pemusnahan pasukan Tar Tar sendiri terjadi pada hari minggu tanggal 31 Mei 129
    3.

    [​IMG]
    Percabangan sungai brantas (kali jagir wonokromo)

    Inilah kemenangan terbesar Raden Wijaya. Karenanya untuk memperingati peristiwa penting tanggal 31 Mei 1293, Raden Wijaya membuat tanda kemenangan berupa penggantian nama dari Ujunggaluh menjadi Churabhaya (Surabaya).

    Secara filosofi, Churabhaya berarti berani menghadapi tantangan dan bahaya. Tekad inilah yang dimiliki Raden Wijaya beserta pasukannya yang selalu memperjuangkan kedaulatan dan kebebasan bangsanya.

    Masa pra kolonial, pada abad 14 dan 15 kerajaan Majapahit meraih kejayaan yang luar biasa. Surabaya sendiri mengalami kemajuan yang sangat pesat pada perkembangan kota-nya. Surabaya juga menjadi pelabuhan sungai yang penting (sedangkan pelabuhan laut pada saat itu berada di Tuban).

    Pada akhir abad 15 tercatat bahwa penduduk Surabaya kira-kira mencapai 5000 jiwa, yang tersebar dibeberapa tempat. Adapun letak dari pusat administratur kerajaan Majapahit dulunya di sekitar kawasan Pasar Besar, di tepi Barat sungai Kali Mas. Dikawasan ini pula perkampungan penduduk Majapahit tinggal.

    Surabaya yang masih berusia masih dini menjadi pelabuhan kerajaan Majapahit yang paling sibuk, terutama masuknya saudagar dari Arab dan Cina. Kompleks inilah yang kemudian oleh Pemerintah Hindia Belanda dijadikan kampung Arab dan Kampung Pecinan.

    Yang tumbuh pasti mati…, yang bersinar pasti redup…

    Kerajaan Majapahit runtuh tahun 1526, dan Surabaya berada dalam kekuasaan Kesultanan Islam di Demak, Jawa Tengah.

    Tahun 1546 sempat dibangun Kraton Surabaya oleh Pangeran Surabaya, dan kekuasaannya diserahkan kembali pada penguasa setempat. Pembangunannya di bekas lahan administrasi Majapahit.

    Namun sayang, kerajaan otonom Surabaya berakhir tahun 1625. Surabaya diambil alih kerajaan Mataram dibawah pimpinan Sultan Agung. Kekuasaan kerajaan Mataram ini menyebar keseluruh pulau Jawa.

    Masuknya VOC (Verenidge Oostindissche Compaigne) ke tanah Jawa khususnya ke Surabaya menandai lembaran awal masa kolonial dimulai.

    VOC merupakan perusahaan dagang Belanda yang masuk pada tahun 1617. Pengaruhnya sangat besar pada perkembangan kota Surabaya ini, khususnya dalam bidang perdagangan yang lebih modern.

    Pada tahun 1628 VOC tutup karena serangan dari Sultan Agung dari Mataram. Imbas dari serangan ini menyebabkan adanya kerenggangan hubungan antara Belanda dengan Mataram.

    Tahun 1646 – 1677 VOC diijinkan beroperasi kembali di Jawa oleh penerus dari kerajaan Mataram, Amangkurat I.

    Tahun 1677 – 1703 Amangkurat I digantikan tampuk kepemimpinannya oleh putranya, Amangkurat II.

    Tahun 1677, Surabaya secara de facto dibawah kekuasaan VOC. Dengan adanya hak dagang yang diberikan Amangkurat II kepada VOC, menjadikan keleluasaan Belanda mengusai Surabaya mulai menjadi-jadi. Dan tentunya ini juga berpengaruh pada pembangunan perkembangan kota Surabaya sendiri.

    Diawali dengan pembangunan benteng kecil disisi kiri sungai Kali Mas pada tahun 1678 oleh bangsa Belanda. Benteng yang diberi nama Benteng Belvedere berseberangan letaknya dengan Pecinan.

    Beberapa tahun kemudian pembangunan kota mulai di laksanakan Belanda seperti komplek kota Soerabaia Belanda dengan dikelilingi tembok yang berada disebelah benteng Belvedere. Dan seterusnya. Perubahan wajah kota era kolonial di mulai, baik dari segi pembangunan perkotaan, sosial, ekonomi, dan budaya. Mulai akhir abad ke 16 hingga pertengahan abad ke 20.

    Selama 350 tahun perjalanan bangsa Indonesia dibawah bayang-bayang administrasi pemerintah Hindia Belanda. Memasuki abad 20 pembangunan semakin pesat, perkembangan kota semakin luas. Hal ini bisa dibuktikan salah satunya dari pembangunan wilayah pemukiman orang Eropa di wilayah selata kota. Surabaya mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga sekarang.
    ga nolak :thx::grp:

    indahnya berbagi... :peace:
     
    • Thanks Thanks x 2
    • Like Like x 1
  5. Offline

    RedFox Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 4, 2009
    Messages:
    698
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +350 / -0
    :niceinfo:
    Sebagai wong soeroboyo banyak hal yg saya ga tau...
    Ada juga sejarah nya :hehe:
     
  6. Offline

    aviesnoop Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2009
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,365 / -0
    masih banyak sejarah surabaya yang jarang sekali dipublikasikan..
    itu hanya sekelumit aja..
     
  7. Offline

    juwitamalam Silent Reader Members

    Joined:
    May 27, 2009
    Messages:
    77
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +14 / -0
    gw juga pernah tinggal di surabaya selama setahun.
    kesan gw ttg surabaya nuansa heroiknya ga bakalan pernah hilang...:niceinfo::niceinfo:
     
  8. Offline

    newcurzon Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 19, 2009
    Messages:
    48
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -1
    udah lama ga ke surabaya gimana kabarnya ya sekarang??? hahaha
     
  9. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,146
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,167 / -0
  10. Offline

    martien Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 9, 2009
    Messages:
    496
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +3,057 / -0
    gan gw lg cari2 sejarah surabaya nih, ni ada beberapa pertanyaan kalo tau dijawab ya..

    1. kenapa kok pecinan deket ama kampung arab ?
    2. bangunan belanda yang terkenal jaman dulu di surabaya apa aja ya ?
    (yang uda gw tau Internatio ama Lindeteves)
    3. gedung pertunjukan wayang orang di surabaya pusat jaman dulu namanya apa ya? trus tempatnya dimana ?
    4. nama jalannya apa ya yang dulu dihuni sama orang armenian ?

    Thanks klo ada yang bisa share ^_^ klo ada fotonya lebih baik lagi ^^

    barusan gw bwat tread sendiri ternyata disini ada tentang surabaya, coba tanya disini juga sapa tau bisa dijawab
     
  11. Offline

    anjarkartaputra Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 7, 2010
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +17 / -0
    Apresisasi sejarah yang luarbiasa kk...
    salam dari kota kembang di bandung
     
  12. Offline

    xindoza Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 1, 2011
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +29 / -0
    arek2 SUrabaya emang keren :top:

    buat apa menanggapi ultimatum sekutu, lngs aja hajar bleh.....

    kota pahlawan cocok disandang kota ini :top:
     
  13. Offline

    oberst Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 18, 2012
    Messages:
    96
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +8 / -1
    Yang jadi poin penting dr peristiwa soeabaya adlh tewasnya malabby,..ada 2 versi yg menyatakan tewasanya malabby,..kalau bisa TS menjelaskan kejadian trsebut krn hal ini sngatlah penting untuk dketahui...
     
  14. Offline

    muchtarluthfi Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 13, 2012
    Messages:
    10,106
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +15,401 / -1
    Mantab sekarang
    palagi tambah boneknya, bikin ngeri
     
  15. Offline

    176167 Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 23, 2010
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    6
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2 / -0
    ah kalo ngeliat foto jalan di alun2 contong kayaknya keren banget, masi ada jalur trem, jalanan sepi, ga kaya sekarang yang macetnya kalo sore ampun2 dah :muntah:
     
  16. Offline

    rexie00000 Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 17, 2009
    Messages:
    103
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +32 / -0
    Wah ane bangga lo bro jadi arek suroboyo.. Ayo kapan" mampir nang suroboyo..
    Banyak tempat" sejarah yang bisa di datengin di sini bro.. Bangga banget saya jadi orang sby..
     
  17. Offline

    bronpitt Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 15, 2012
    Messages:
    15
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    wah sungguh penjelasan yang memuaskan :top:

    kalo bisa, tambah lagi donk foto2 pas waktu perangnya, liat foto2 itu jd kebawa pada waktu jaman segitu huehuehuehue
     
  18. Offline

    Futile1 Members

    Joined:
    Sep 13, 2012
    Messages:
    1
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Very nice lesson.. :top:

    Skrg jd sedikit mengerti ttg kota kelahiran saya.. I love Surabaya..
     
  19. Offline

    rambutkaratan Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 7, 2012
    Messages:
    573
    Trophy Points:
    122
    Ratings:
    +10,694 / -0
    Surabaya tempo dolo udah bagus ya,bangunan2 nya udah bagus2 n bersih :ehem:
    Jadi kangen sama Surabaya..benar2 kota pahlawan :hero:
     
  20. Offline

    Anarchy2012 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 29, 2012
    Messages:
    123
    Trophy Points:
    37
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +700 / -0
    Dokumentasi langka nih.. Semoga bisa dijaga dan dirawat agar bukti ini bisa diwariskan ke anak cucu kita.
     
  21. Offline

    MiniCompo Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 20, 2012
    Messages:
    644
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +1,431 / -0
    Kota yang penuh sejarah....
    Sayang gua bukan asli sana....tapi setiap hari cari ilmu disana....
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.