1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

siswa sma 6 bangga pukuli wartawan

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by dyelewer, Sep 20, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    Senin 19 September 2011 mungkin menjadi mimpi buruk para wartawan yang mengadakan aksi damai di depan SMA 6 Jakarta. Aksi damai yang digelar untuk meminta pertanggungjawaban pihak sekolah atas pengeroyokan dan perampasan kaset wartawan Trans7, Oktaviardi, malah berujung bentrok hebat antara kedua belah pihak.
    Bila diurai dari berbagai berita di media massa, peristiwa Wartawan vs SMA 6 dimulai saat puluhan siswa sekolah itu mengolok-olok wartawan yang tengah menunggu Okta mengidentifikasi siswa perampas kaset videonya. Kesabaran para wartawan habis saat gerombolan pelajar itu bukan hanya meledek, tapi mulai melempari mereka dengan botol air mineral dan balok kayu. Di sinilah awal terjadinya bentrokan yang akhirnya meluas sampai ke terminal bus Blok M itu.






    Mengingat lokasi kejadian lebih menguntungkan SMA 6, tidak heran banyak wartawan banyak yang lari tunggang-langgang saat para siswa mengumpulkan massa dan menyerang dengan berbagai jurus. Banar Fil Ardhi, wartawan Kompas, menjadi sasaran sesaat setelah mengirimkan foto kejadian ke kantornya. Belum lagi beberapa wartawan lainnya yang luka-luka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Mereka yang terluka antara lain Yudistiro Pranoto (fotografer Seputar Indonesia), Panca Syurkani (fotografer Media Indonesia), Septiawan (fotografer Sinar Harapan), Doni (Trans TV).




    Yang membuat miris di sini adalah kelakuan para siswa SMA 6. Mereka seakan puas dan bangga melihat hasil karya mereka; keributan besar, kemacetan parah, dan adu jotos dengan para wartawan yang nota bene berusia jauh di atas mereka. Sekolah ini memang sudah sejak lama memiliki reputasi sebagai sarang tawuran. Terlebih karena sekolah rivalnya, SMA 70, jaraknya hanya beberapa meter saja yang dipisahkan oleh gedung Kejaksaan Agung.




    Tapi seolah mengeroyok sesama pelajar tidak cukup memalukan, SMA 6 malah terkesan bangga dengan pengeroyokan wartawan. Sejumlah pelajar sekolah yang bertetangga dengan Blok M Plaza itu malah sibuk berkicau soal aksi ala jagoan mereka di akun twitter.

    Mulai dari Gilang Perdana (@Gilang_Perdana, kemudian berganti nama akun sebanyak 2 kali sebelum akhirnya menonaktifkannya) yang menulis tweet berbunyi,
    “Puas gua mukulin wartawan di jalur sampe bonjok2 emosi bet gua”
    “Mahakam keras coy, jangan ngusik kalo gak mau diusik, wartawan pun jadi korban,”
    “Mampus mobil wartawan ancur,”

    [​IMG]

    Sampai siswa bernama Danu Ismail yang juga ikut memamerkan kebanggaannya memukuli wartawan,
    “mampus lu wartawan gegerotak, makanya jangan cari masalah, mahakam keras bos!”
    Gila! Bangga benar ya memukuli pewarta berita? Bukannya memikirkan nama sekolah yang tercemar akibat pemberitaan di media massa, siswa-siswa SMA 6 semakin brutal menyerang meskipun aparat kepolisian Kebayoran Baru melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 5 kali.
    Yang lebih menyedihkan lagi adalah kenyataan bahwa polisi kalah, keok, impoten, nggak bisa mengendalikan situasi. Padahal aroma keributan sudah tercium sejak awal dan pihak kepolisian setempat sudah berjaga-jaga. SMA 6 terletak di dekat Kejaksaan Agung dan hanya beberapa kilometer dari sana ada Mabes Polri.




    Sebegitu sulitkah menurunkan aparat keamanan untuk mengekang libido tawuran anak SMA? Atau jangan-jangan polisi ikut senang melihat wartawan lari terbirit-birit dihantam sekelompok pelajar yang lebih mementingkan baku hantam daripada mengejar prestasi? Mungkinkah benar, kabar yang beredar bahwa polisi takut pada ayah Gilang yang (katanya) seorang jenderal?


    Semoga kasus ini tidak dibiarkan menguap begitu saja. Kalau anak-anak SMA itu dibebaskan, mereka akan merasa menang dan semakin berkuasa. Wartawan saja dibuat tidak berkutik, siapa lagi yang bakal berani menentang mereka?
    Ck ck ck ck, kalau masih SMA sudah brutal begitu, besok mau jadi apa ya?






    kompasiana




     
    Last edited: Sep 21, 2011
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    strizki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 10, 2010
    Messages:
    3,604
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +25,090 / -2
    ya ampun:facepalm:

    kok bisa jadi perang gitu yah:bloon:
    masalah utama sebenernya apa seh:???:

    jadi wartawan, biar keliatan kebal hukum:garing:
     
  4. Offline

    mochanAvn ♥ EN GARDE FUCCB0I ♥ Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 8, 2011
    Messages:
    2,474
    Trophy Points:
    241
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +318,363 / -4
    :garing:
    SMA 6 bakalan tercemar abis-abisan sama hal ini.
    dan... kayaknya bakal jatuh kalo ga diselesain...
    berani main2 sama wartawan nanti coba liat deh*Kalo duit engga berbicara*
    :hmm:
    :niceinfo:
     
  5. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    ^
    ^
    masalahnya panjang :haha:..
    --------------------------------------------------

    Versi SMA 6


    [​IMG]
    salah satu wartawan yang memanjat ke atas gedung SMAN 6 Mahakam dan dibujuk turun oleh Polisi


    semua yang saya tuliskan merupakan opini. Opini ini juga dituliskan berdasarkan apa yang saya lihat pada siang hari tadi, dan juga apa yang saya dengar dari sumber yang saya percayai.

    Senin, 19 September 2011 - siang ini, seusai saya dan teman-teman saya melaksanakan Ujian Awal Semester hari ketiga, peristiwa bentrok antara lembaga pendidikan SMAN 6 Mahakam dan wartawan pun terjadi.

    saya merupakan siswa SMAN 6 Mahakam kelas XII. hanya seorang murid biasa, tidak teladan, tidak pintar, bukan anak emas. jauh dari semua itu.
    namun saya juga bukan sampah yang tidak mengetahui posisi saya.

    semua ini dimulai ketika SMAN 6 Mahakam dan SMAN 70 Bulungan tawuran pada hari Jum'at lalu. seorang wartawan yang merasa kekurangan gambar tawuran tersebut menuju ke gerbang SMAN 6 Mahakam untuk mengambil beberapa gambar. tentu saja beberapa murid yang merasa terancam tersulut emosinya dan merampas kaset dari wartawan tersebut.

    Pagi ini para wartawan datang untuk meminta pertanggung jawaban dari Kepala Sekolah. menurut beberapa guru SMAN 6 Mahakam, wartawan tersebut sudah bertemu dengan Ibu Kadarwati selaku Kepala Sekolah sebanyak tiga kali.

    Siang ini saya melihat beberapa peristiwa. Pada awalnya saya belum memedulikan kehadiran wartawan pada siang hari itu, "Yah, namanya juga wartawan", saya pikir. namun semua itu berubah ketika beberapa kericuhan kecil terjadi. saya bergegas menuju gerbang. tidak seperti hari lainnya, gerbang itu tergembok dari dalam. mengurung kami semua. mengurung kami dalam keamanan dan keselamatan.

    "Turun kau dari sana!", teriak seorang guru Kimia. Ia menatap ke langit-langit, ke atap gedung SMAN 6 Mahakam, atap Pos Satpam. seorang wartawan memanjat gedung sekolah saya, mengotorinya dengan sepatunya. ia menginjak sekolah saya, tempat saya meraih pendidikan selama 2 tahun terakhir. "Woi, ngapain lo di sana!" teriak saya kepada wartawan itu. "Turun! Apa-apaan kamu!", "Tunjukkan etikamu!" teriak warga kantin dan guru-guru. tapi semua teriakkan itu hanya dibalas dengan ancaman oleh wartawan itu, "Jangan bicara soal etika kepada saya!", "Awas kamu, saya bisa menuntut!" sambil menunjuk-nunjuk ke arah saya dan orang-orang yang berada di bawah.

    "Kerja wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers". Bagaimana dengan hak kami? hak ketenangan kami, hak kami mengenyam pendidikan. kami membela sekolah kami. kenyamanan dan keamanan kami dinganggu oleh seonggok wartawan yang menjaga "harga diri". tidakkah kamu akan melakukan hal yang sama terhadap sekolahmu? dimana kamu mendapatkan kenangan dan dasar pendidikan yang kamu raih. tempat dimana kamu belajar untuk menggapai cita-citamu. tempat dimana kamu belajar untuk menjadi wartawan.

    Manusia merasa hebat akan keperkasaannya, namun enggan hilang dalam rasa malu.

    Beberapa saat setelah peristiwa naiknya wartawan tersebut, orang-orang yang ingin keluar/masuk gerbang SMAN 6 dikepung oleh wartawan. beberapa teman seangkatan saya berjalan menuju sekolah dari arah Taman untuk mengambil motor dan pergi dari tempat kejadian. namun, pada saat ia baru saja keluar dari gerbang bersama motornya, wartawan mulai mengepungnya (mungkin ingin mengambil gambar), namun dari kepungan itu muncul satu pukulan, dua pukulan. ricuh. "Itu teman saya!", teriak teman-teman saya dari dalam gerbang, "Bu! tolonginin dia, Bu!". "Anakku! Anakku!" teriak Ibu Husni, guru Fisika saya ketika saya kelas X. Ibu Husni merupakan guru yang sangat peduli dengan anak didiknya. walaupun terkadang ia berbeda pendapat dengan kami semua, namun ia tetap guru yang melindungi kami. lalu, teman saya menjatuhkan motornya, melindungi dirinya dan masuk kembali ke dalam Mahakam.

    setelah itu muncul beberapa kericuhan kecil lagi. kamera tertuju pada gerbang kami dan meliput kami semua. banyak dari para wartawan yang memprovokasi para guru. caranya dengan bertanya dengan nada menjengkelkan dan terus menerus tentang "anak didik". "Bagaimana ini pak anak didiknya?", "Tolong itu anak didiknya diajarkan sopan santun!". bahkan kabarnya seorang guru BK dilemparkan mangkuk soto ayam oleh wartawan ketika ia berusaha melerai.

    tidak lama dari itu saya pulang ke rumah. memantau kejadian melalui internet.

    kejadian terbaru yang saya dapatkan merupakan : polisi melepaskan tembakan peringatan. Namun, tembakan peringatan tersebut tak digubris kedua pihak. Kericuhan pun semakin menjadi saat ada seorang anak SMA yang ditemukan bersimbah darah di depan SMA 6 (sumber : *********).



    melihat semua ini membuat saya sadar, betapa jauhnya Indonesia dari persatuan. betapa jauhnya dunia dari perdamaian. betapa sulitnya menjalankan diplomasi ketika emosi mengambil alih segalanya. betapa kurang dewasanya masyarakat dalam mengambil tindakan. dan betapa naifnya manusia akan kemenangan semata.

    dengan mudahnya penghormatan saya terhadap wartawan hilang. saya kuburkan dalam-dalam fakta bahwa saya pernah ingin menjadi seorang wartawan. bagai noda mereka terbuang.

    mungkin dalam hal ini, kedua pihak memang melakukan kesalahan. namun tidak seharusnya kesalahan tersebut ditindak lanjuti seperti ini.
    kedua pihak adalah salah. selesai.


    Sumber
     
    • Thanks Thanks x 1
  6. Offline

    strizki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 10, 2010
    Messages:
    3,604
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +25,090 / -2
    ^
    kok ceritanya wartawan sampe segitunya seh:dead:
    kok malah jadi kek paparazzi gitu:gigit:
    pertanyaan yang harus diberikan untuk wartawan itu..:lempar:
    1. Untuk apa memotret dari atas atap?
    2. Ada izin atau tidak?
    3. Tujuannya motret itu untuk apa?

    meski terdapat Undang undang pers, kenapa malah mengganggu suatu proses belajar mengajar.. ?????

    pertanyaan untuk yang ambil kaset..:sigh:
    1. waktu ngambil kaset kenapa gak sekalian tanyain 3 pertanyaan yang kusebutin..
    2. kenapa wartawannya juga gak digiring ke kantor guru..
    3. tanyain alesan motret (biasanya seh ini yang dipake duluan sekalian ngambil kasetnya)


    klo dipikir-pikir yang nyulut api sih wartawannya:gigit:
    kalo salah satu gak bisa memohon maaf.. masalah gak bakalan beres..
    kalo masalah pertanggung jawaban.. sebisa mungkin dibicarakan secara kekeluargaan..
    karena sudah banyak makan kerugian.. tapi satu.. yang paling banyak dirugikan adalah SEKOLAH dan GENERASI PENERUS BANGSA..
     
    • Thanks Thanks x 1
  7. Offline

    mochanAvn ♥ EN GARDE FUCCB0I ♥ Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 8, 2011
    Messages:
    2,474
    Trophy Points:
    241
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +318,363 / -4
    :lol:
    haha... Pastinya gan, makanya kalo duit engga berbicara ... ya terima pasrah saja
    :yareyare:
     
  8. Offline

    strizki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 10, 2010
    Messages:
    3,604
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +25,090 / -2
    ah...:sigh:
    bener juga yah:iii:
    apa sih yang gak pake duit di Jakarta:sedih:
     
  9. Offline

    mochanAvn ♥ EN GARDE FUCCB0I ♥ Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 8, 2011
    Messages:
    2,474
    Trophy Points:
    241
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +318,363 / -4
    yap:elegan:
    tanpa duit disini kita ga bisa ngapa2in...
    selama ada duit... semua bakalan lancar kaya main prosotan di kolam renang serrrrrr
    tanpa duit?haha[​IMG]
    jangan harap anda akan selamat dari hukum...
    hh hukum...:puff:
     
  10. Offline

    kriee Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 31, 2009
    Messages:
    641
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +15,574 / -0
    klo gw dipihak siswa, mungkin bilang gini "mw ambil informasi sih boleh, sopan dong ahh":peace:
     
  11. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,335
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,178 / -0
    haduh, masa sih pihak kepolisian gak bisa nanganin hal seperti ini. :lol:

    yg bertugas ngamanin ini kan polisi. aparat oh aparat....

    yg salah masi abu-abu nih. Gw gak bisa bela atau nyalahken salah satu.
     
  12. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    mungkin sma 6 pengen ngikutin sekolah ala suzuran yg doyan tawuran..

    :hahai: .. crows zero 4 versi indonesia edition .. :ngacir:
     
  13. Offline

    mochanAvn ♥ EN GARDE FUCCB0I ♥ Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 8, 2011
    Messages:
    2,474
    Trophy Points:
    241
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +318,363 / -4
    This is madness

    padahal dari tingkat kefavoritan untuk masuk kesana itu cukup tinggi banget, sama 70 juga...
    tapi ya begini lah murid2nya.. Pendidikannya juga tergolong bagus kok...
    tapi lagi lagi ya begitulah murid2nya, Ketutup 'nama' dari sekolahnya
    [​IMG]
     
  14. Offline

    escafl0wne Post Hunter Veteran

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    3,206
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +3,184 / -2
    mahakam keras?
    di tempat gw jg keras:iii:
    tapi ga pernah nyari masalah:panda:
    lagian menang keroyokan dibanggain
    sisi manusianya di mana coba?:ngacir:
    sekolah yg dilatih tuh kepala, bukan buat nyundul orang,
    tapi dilatih biar bisa berpikir lebih cerdas, dan lebih 'manusia'
     
  15. Offline

    saoyuan Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 13, 2009
    Messages:
    2,037
    Trophy Points:
    97
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +364 / -0
    bingung ane dengan kelakuan pelajar, bukannya prestasi akademik malah tawuran yang dikedepanin. yah, tapi wartawan juga ngambil berita seenaknya sendiri. bukan semuanya sih, cuma beberapa. tpi ttp aja ini memalukan
     
  16. Online

    mr_ark Superstar Super Moderator

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    22,251
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +66,738 / -11
    Anda sopan, kami segan. :malu:
    Anda macam-macam, kami hantam. :cambuk:

    Gak punya lensa tele ya, masbro... :tampan:
    Kalo ngambil gambar kerusuhan dari jauh aja. Ya resiko kalo ngambil dari deket, kaset diambil, dijotos, di-XXX... :ngacir:
     
  17. Offline

    PUTHREE Beginner Members

    Joined:
    Sep 11, 2009
    Messages:
    244
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +14 / -0
    gila masalahnya sampe panjang n besar kaya gini..
    sebenernya yang salah dan bener sapa sih??
    gw sih berharap peristiwa kaya gini ga terulang lagi n cepet selesai.
     
  18. Offline

    Definitely_Maybe Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 12, 2010
    Messages:
    191
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    dua-duanya salah kalo menurut saya. no offence :)

    ini kasus rame dua/tiga hari yang lalu. saya sempet liatin twitter anak SMA 6-nya, dan kebanyakan emang kaya yang puas banget abis mukulin wartawan
     
  19. Offline

    harunomasu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 2, 2010
    Messages:
    747
    Trophy Points:
    82
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +101 / -0
    Kalau melihat cerita di atas, kedua pihak sama-sama salah lah. lagian seharusnya tugas siswa itu belajar, bukannya tawuran >.<
     
    Last edited: Sep 21, 2011
  20. Offline

    norihito Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 14, 2011
    Messages:
    17
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0

    betul,bukannya SMAN 6 Dan 70 RSBI???
    Bagaimana Indonesia bsa maju kalo sekolah yang berstatus RSBi saja tawuran.. --a
    dan wartawan seharusnnya jgan egois,mentang-mentang di lindungi hukum.
    mana hak murid??
     
  21. Offline

    crazy4fun Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    6,252
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +5,816 / -0
    Mukulin wartawan malah bangga :swt:
    Uda kacau nih anak SMA zaman sekarang :dead:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.