1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Share Your Simple True Story

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Recs, Oct 29, 2008.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Recs Post Hunter Veteran

    Joined:
    Aug 4, 2008
    Messages:
    4,444
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +7,228 / -0
    Kadang2 dalam hidup justru kita harus bisa memberi 'nilai' pada hal2 sederhana yang terjadi di hidup kita. Di thread ini si gw pengen kita membagi 'true story' kita sendiri ( yang nulis sendiri bukan dari orang lain ) yang sifatnya sederhana tapi punya arti. Bisa sesuatu yang lucu, menyentuh, atau apapun yang penting punya sesuatu yang positif untuk dibagikan (dude hidup udah susah jadi lebih baik kita menyebar yang positif2 aja).

    Saya harap si bukannya mentang2 simple true story trus pada ngepost yang gak punya arti kaya,"true story nich, tadi gw ngupil enak banget", atau,"ui bro gw punya true story nich kemaren gw duduk2 bengong seharian", dsb dsb...
    ^
    Contoh di atas memang sederhana tapi juga gak punya arti / nilai yang penting buat dibagi. Nah biar pada ngerti gw duluan deh cerita simple true story gw.

    Alkisah pas gw masih SMA, suatu saat buat kegiatan ekskul musik gw ke sekolah bawa gitar akustik. Singkat cerita gw pulang naek angkot, nah pas mau transit di terminal gw berdiri nungguin angkot sambil bawa2 gitar...

    Tiba2 ada pemuda yang menghampiri gw... pertamanya dia liatin gw aja trus dia sodorin rokok 2 batang sambil ngomong,"mas ngamen? rokok ni mas..."

    Gw diem sejenak....
    Gw masih diem sambil ngeliatin dia trus rokok yg dia bawa, dst dst...
    Trus gw jawab singkat...,"gak makasih..."

    Kemudian tu orang pergi...
    Gw baru sadar pas gw bilang enggak gw maunya tu orang ngerti kalo gw bilang bahwa"enggak, saya bukan pengamen dan saya tidak merokok", bukannya,"hooh saya pengamen tapi saya gak merokok"...

    Setelah pulang gw merenung dan menangkap 2 hal penting dari kejadian kecil gw sore itu:
    1. Kadang - kadang dalam hidup detail tidaklah begitu penting. Tidak penting apa saya bilang tidak waktu itu maksud saya bahwa saya juga bukan pengamen, yang penting adalah tidak, saya tidak merokok.

    2. Misunderstanding / kesalahpahaman itu bukanlah mitos, itu beneran ada dan kesalahpahaman bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Nah dalam hal kecil kaya tadi (gw bawa gitar trus dikira pengamen) toh tidak ada jeleknya juga gw dikira pengamen, malah lucu aja:haha:
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    xiaomao13 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    2,451
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +909 / -0
    Ini kejadian bener loh, tapi, precious ato ga.......depends on POV.

    SMA - Siang itu lagi pelajaran (lupa pelajaran apa), saya liat keluar jendela ada kakak kelas yang saya ngefan (karena skill-nya main basket) lagi ada pelajaran OR. Saya sih sebenernya lagi ngobrol sama temen sebangku saya yang duduknya di sebelah jendela, so, sambil ngobrol sambil cuci mata.
    Saya lupa kita lagi ngobrolin apa sampai saya fixated abis merhatiin kakak kelas itu, nah, di deretan paling belakang ternyata ada temen (cewek) saya satu pelatihan basket sama kakak kelas itu yang merhatiin tingkah saya dari tadi.
    Setelah saya tahu kalo diperhatiin (n diketawain) sama dia, saya langsung malu setengah hidup.
    Wajah sampai kuping ini rasanya panas banget!!
    Kata temen saya, wajah saya merah banget sampai ke kuping.


    Yang saya tangkep, penggambaran di anime saat wajah memerah malu itu ga ada salahnya.
    Berhubung saya sendiri pernah ngalamin.
    Malu itu hal biasa, hal yang membuktikan bahwa kita masih manusia yang aliran darahnya normal. :onion-11:
     
  4. Offline

    Feischmaker Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2008
    Messages:
    1,489
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,021 / -0
    Aq mencoba menulis kembali sebuah kisah menarik (by a "secret author") yg sempat muncul di majalah sekolah bbrp tahun yg lalu... It takes quite some time to find and rewrite it, so please take your time to read it too :D


    -----------------------------------------------------------------------
    PERHATIAN!!
    Kisah ini bukan fiktif belaka! Ini adalah kisah nyata. Bila ada PERTIDAKSAMAAN nama tokoh alias disamarkan merupakan hal yang disengaja agar tidak menimbulkan pencemaran nama baik, dan perlu diketahui, penulisan cerita ini BENAR-BENAR di tempat kejadian perkara dan di waktu yang sama. Bukti naskah asli yang berupa kertas buram yang biasa dibagikan untuk coret-coretan soal ulangan umum pelajaran hitungan ada pada redaksi.


    Kelasku, ulangan umum semester 2. Mata pelajaran: Kimia.
    Kamis, 16 Juni 2005

    07.30 WIB
    Tanpa ulangan umum pun, suasana kelasku sangat mendukung untuk belajar. Ruangannya lega, dengan bau kolonial yang kental. 3 jendela besar menghadap parkiran sepeda motor penuh dengan sepeda motor yang berbaris rapi, cocok buat iklan pasta gigi. Di sekitar parkiran tersebut ada kebun dengan pohon-pohon besar. Asri sekali apalagi kalau pagi begini, ada banyak burung yang menonton kegiatan kami, dan mencericit tidak karuan. Di seberang jalan, lurus tepat dengan jendela, ada galeri seni dan sekolah lukis bagi anak-anak yang pagi ini malah memberikan bonus pada kami yang ada di ruangan ini. Entah disengaja atau tidak, mengeluarkan bunyi gesekan biola entah judul lagunya apa, yang jelas dari nadanya aku bisa sedikit mengenali syairnya. Semacam lagu dari zaman Koes Plus dan sebangsanya. Syair itu kurang lebih begini:
    Hujan yang rintik-rintik...
    Di awal bulan ini...

    Dst... dst. Permainan biola entah oleh siapa itu sebenarnya tidak terlalu bagus. Diulang-ulang terus dan kadang berhenti di tengah jalan. Tapi berhubung nadanya mendayu-dayu kloplah dengan suasana kelasku yang tenang, damai, dan tentram.

    08.05 WIB
    Tidak ada perubahan yang berarti, berhubung aku duduk di paling pojok kanan ruangan, aku bisa melihat dengan jelas semua kepala yang ada di ruangan ini (kecuali pengawasnya tentu saja) menunduk menekuni soal masing-masing.
    Mungkin kalau bapak presiden datang menengok kelas ini pasti akan berbangga hati. Karena beliau menyadari bahwa masih ada generasi yang (kelihatannya) pintar, mengerjakan ulangan umum dengan penuh percaya diri, muka serius meyakinkan ditengah generasi lain yang terkena busung lapar, mencret, kaki gajah, polio, kurang gizi, panu, kadas kurap, dan kutu air.
    Tapi jangan salah, kalau anda punya mata jeli dan teliti anda akan menemukan dua makhluk yang bakal merusak suasana apik ini. Singkatnya dua orang yang MADESU bahkan MADEPET!
    Dua orang itu, pertama adalah aku sendiri. Sudah bisa diduga, karena kubuang waktuku yang berharga untuk menulis cerita konyol ini, kalian pasti sudah bisa menebak dengan jitu. Ya! AKU SAMA SEKALI TIDAK BISA MENGERJAKAN SOAL-SOAL KIMIA YANG ADA DI HADAPANKU SEKARANG INI!!! Dan aku saat ini sedang menunggu bantuan yang akan datang, entah dari Tuhan atau dari setan.
    Makhluk kedua, sebut saja Mawar. Duduk persis di meja sebelah kiriku, partner terbaikku dalam tindak-pidana contek-mencontek dan segala bentuk kejahatan yang dilarang undang-undang ulangan umum. Saat ini, sama seperti aku dia juga sibuk menulis. Tapi berani taruhan, apa yang dia tulis pasti SAMA SEKALI tidak ada hubungannya dengan Kimia, bahkan mata pelajaran apapun.

    09.10 (20 menit menjelang waktu tenggat)
    Menit-menit berlalu dengan cepat. Perkembangan lembar jawabku tidak seberapa. Hanya 1 soal essay yang mampu kukerjakan. Sedangkan soal pilihan ganda masih kosong-melompong. Tapi aku tenag-tenang saja, karena aku tahu bantuan pasti segera datang. Aku malah baru tersenyum manis dengan pengawas yang memperhatikanku penuh curiga.

    09.15 (15 menit menjelang tenggat)
    Mana nih kok belum datang juga? Aku memilih untuk menyanyi saja sambil menunggu. Maka mulailah aku berdendang pelan, "Aku tak percaya lagi, dengan apa yang kau beri, aku terdampar di sini, tersudut menunggu mati..."

    09.20 (10 menit menjelang waktu tenggat)
    Jujur aku mulai gelisah. Berkali-kali kulirik peralatan pemanggil dan penerima bantuanku. Masih tidak ada. Aku cuma bisa berdoa diam-diam.

    09.25 (5 menit menjelang waktu tenggat)
    Mati aku! Tubuhku berkeringat, aku jadi susah bernapas, tanganku mulai kaku dan sepertinya tidak bisa kugerakkan untuk menulis lagi...



    P.S. : terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantuku.
    Walau aku cuma dapat ranking 25, tapi seenggaknya nilai kimiaku di rapot dapat 6. Angka yang mungkin kecil bagi banyak orang, tapi sangat berarti buatku. Tanpa kalian angka itu tidak akan terwujud. Sekali lagi thx.


    --------------------------------------------------------------------------

    Glossary (by me):
    MADESU - MAsa DEpan SUram... masa g tau sih?? :D
    MADEPET - MAsa DEpan PETeng... FYI, peteng is a Javanese adjective means "gelap gulita" :D

    Fyuh, that's it! Semoga cerita di atas bisa memberikan pencerahan (inspirasi?? :D), agar kita menjadi manusia yang lebih baik... AMIN!!
    Ow ya... Comments, critics, corrections, and any constructive inputs are welcomed and very much appreciated!!
    Once again, thanks for reading!! :D

    Points to ponder:
    1. Up until now I still wondering "Who is the true "secret author" of this story??" --> I can only deduce that it is a "she" (means a girl)
    2. How did her "exam-adventure" end? With only 5 minutes remaining, what did she do to survive?? How can she managed to get through?? These are all mystery for me...
     
    Last edited: Nov 4, 2008
  5. Offline

    vandergum Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 10, 2009
    Messages:
    533
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +72 / -0
    @atas : kek na itu bukan cerita simple dah tapi gpp seh
    coz kereeeeeeeen :TOP:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.