1. Diberitahukan akan ada maintenance (MT) susulan fixing beberapa fitur forum, error-error technical dan perbaikan `kosmetik' forum dan beberapa update lainnya. Forum akan tutup-buka dimulai Senin, 20 April 2015 - Jumat, 24 April 2015 dari jam 00:00 - 08:00 WIB pagi secara intensif atau bisa lebih panjang jika tidak selesai selama 8 jam per-harinya. Dan juga terjadi pada waktu² lainnya MT dadakan singkat. Mohon maaf atas gangguan ini.

Sering Pindah Rumah Ganggu Kesehatan Anak

Discussion in 'Lifestyle' started by vincentrevival, Feb 8, 2012.

  1. vincentrevival

    vincentrevival Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,357
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +825 / -0
    Ghiboo.com - Masalah pekerjaan selalu menuntut para orangtua untuk berpindah rumah, baik ke luar kota maupun ke luar negeri. Tapi penelitian terbaru menunjukkan seringnya berpindah rumah justru berimbas pada kesehatan sang anak.

    Menurut temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health menemukan anak-anak yang sering ikut orangtuanya pindah rumah lebih cenderung mengalami gangguan kesehatan psikologis dan meningkatkan kemungkinan anak menggunakan obat-obatan terlarang.

    Hasil temuan ini didasarkan pada penelitian yang menganalisis data dari 850 anak yang diamati selama 20 tahun.

    Saat anak berusia 18 tahun, 59 persen mengakui mereka telah pindah rumah sebanyak satu atau dua kali. Bahkan satu dari lima anak mengakui telah pindah rumah sebanyak tiga kali.

    Peneliti juga menemukan anak-anak dari orangtua tunggal (single parent) dan orangtua angkat lebih cenderung pindah rumah dibandingkan anak-anak dari keluarga besar (empat saudara kandung atau lebih).

    Hasil penelitian menunjukkan anak-anak yang berpindah rumah sebanyak dua hingga tiga kali, lebih mungkin menggunakan obat-obatan terlarang dan tiga kali lebih mungkin memiliki keinginan untuk membunuh, ketimbang anak-anak yang tidak pernah pindah rumah.

    "Bagi banyak orang, pindah rumah merupakan pengalaman positif karena dapat meningkatkan keadaan keluarga. Namun, bagi beberapa anggota keluarga, terutama anak-anak, pindah rumah justru membuat mereka stres dan dapat memicu masalah kesehatan serta perubahan perilaku kelak mereka dewasa," papar Dr Denise Brown, from the Social and Public Health Sciences Unit in Glasgow, dilansir melalui Dailymail, Selasa (7/2).

    sumber : http://id.she.yahoo.com/sering-pindah-rumah-ganggu-kesehatan-anak-070525918.html
     
  2. elmambast

    elmambast Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 28, 2010
    Messages:
    572
    Trophy Points:
    43
    Ratings:
    +139 / -0
    wah emang iya kah . . . :ogbingung:

    aku untung kgak pernah pindah
     
  3. passat

    passat Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 27, 2009
    Messages:
    2,470
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +79 / -0
    kalo pindah rumah capenya bukan maen pas bongkar barang-barang dan packing :swt:
    mungkin buat anak-anak terbebani secara psikologis
     
  4. klugeitlicht

    klugeitlicht Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 24, 2009
    Messages:
    195
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +0 / -0
    jadinya mereka adaptasi lingkungan barunya lagi
     
  5. klugeitlicht

    klugeitlicht Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 24, 2009
    Messages:
    195
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +0 / -0
    jadinya mereka adaptasi lingkungan barunya lagi
     
  6. mlongonos

    mlongonos Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 2, 2008
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +0 / -0
    terutama adaptasi di sekolah
     

Share This Page