1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Sepotong roti gosong, kopi pahit, dan telur mentah

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by kiefs, Jul 13, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kiefs Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,194
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +747 / -0
    Ada kisah sepasang suami istri yang mengidam-idamkan seorg anak. Mereka terus berdoa tiap hari gak berhenti-hentinya memohon kepada Tuhan. "Tuhan berikan kami seorang anak.."<!--more-->
    diucapkannya doa itu tiap hari tanpa lelah oleh suami istri tersebut. Mereka berdoa dengan berharap penuh.

    Hingga Tuhan pun mendengarkan doa mereka, sang istri hamil. Suami istri tersebut gembira sekali karena doa mereka pun terkabul..
    Lalu mereka berdoa... "Tuhan terima kasih buat bayi yang terbaik yang Engkau berikan kepada kami..." sambil sang suami memegang perut istrinya.
    Tiap hari ayah tersebut mengusap-usap perut ibu sambil berkata hal tersebut... hingga pada bulan saat bayi tersebut lahir ke dunia....
    "oeeeeeeeekk......"
    Bayi tersebut lahir dalam keadaan utuh.........

    "Selamat anda sudah menjadi Ayah" ucap dokter kepada sang suami.

    Semua orang mengucapkan selamat kepada sang Ayah..

    Suami istri tersebut menangis bahagia ketika melihat putra mereka lahir.

    "Aku telah jadi Ayah dan kau jadi Ibu"

    Setelah itu, tiba-tiba dokter datang mengundang sang ayah ke ruangannya
    Di ruangan tersebut, dokter itu berkata, "Maaf saya harus memberitahukan kabar ini, anak anda di diagnosa dan memiliki kelainan pada syarafnya.." ucap dokter.

    "Maksudnya dokter?!" ujar sang ayah... (dengan terkejut)

    "Jadi anak anda punya kelainan yang di mana berdampak pada otaknya dan kemungkinan bisa cacat mental" ujar dokter dengan nada simpati.

    Apa yang terjadi?

    Sang Ayah pun menangis pilu... di dalam hatinya berkecambuk rasa sedih dan kecewa.. Namun mengingat bahwa inilah anak yang di titipkan oleh Tuhan kepada mereka dan merupakan anak idaman yang selama ini di tunggu2.... dan sekilas dia (sang ayah) ingat akan doa2nya yang telah diucapkannya.

    "Tuhan terima kasih buat bayi yang terbaik yang Engkau berikan kepada kami..." dengan hati hancur bersama istrinya dan berdoa.

    "Tuhan terima kasih buat bayi yang terbaik yang Engkau berikan kepada kami......" sambil memeluk erat anaknya yang masih bayi....menangis....
    dalam hatinya yang hancur dia berjanji "aku tetaplah ayah dari anak ini, dan akan ku rawat layaknya anak kesayanganku.."

    Disiapkannya kamar anak dengan dekor terbaik, makanan yang bergizi, pakaian yang lucu dan imut, semua tetap disiapkannya seperti layaknya anak biasa..
    mengajak bermain, mengajarkan cara2 bediri, berbicara, mereka tetap mengenalkan kepada tetangga, sanak famili, dan orang-orang bahwa inilah anak mereka.
    Tahun demi tahun bertumbuhlah anak tersebut..dan semakin telihat cacat mentalnya...

    air liur kemana-mana... susah berbicara.. layaknya anak cacat mental lainnya... Namun sang ayah dan ibu tetap menjaga dan kasih sayang nya tak berkurang ... demi hari mereka merawatnya..
    mengelap air liurnya menjaga dan mengajarinya dengan kasih sayang

    Suatu hari anak tersebut ingin membalas kebaikan orang tuanya..

    Suatu hari dia bangun pagi-pagi, dia ingin membuatkan sarapan untuk ayahnya.
    Dia mulai dengan membuat roti panggang...
    karena sebegitu sayangnya anak tersebut hingga dipanggangnya roti hingga gosong..
    karena dia pikir roti selama ini hanya setengah di panggang...

    Roti yang biasanya cuma diolesi mentega atau selai atau meses, tapi karena dia menyukai semuanya dan merasa kalau itu enak...
    maka diolesi lah roti gosong dengan mentega, lalu selai dan meses dengan penuh dan tebal...
    karena dia pikir semakin tebal semakin enak.

    lalu dibuatnya telur goreng..
    telur dipecahkan di masukkan ke panci beserta kulitnya, diberi minyak, lalu di hidupkan apinya..
    hanya berapa menit..karena dia baru pertama kali masak telur...
    sehingga telurnya setngah matang dengan kulit2 telurnya...

    setelah itu dibuatlah kopi.. di ambillah
    1 sendok penuh bubuk kopi...
    2 sendok...
    3 sendok...
    4 sendok...
    dan 5 sendok....
    wow..5 sendok...dan di siram air hangat..
    kenapa 5 sendok karena begitu sayangnya sang anak maka dipikirnya kurang..dia pingin beri yang terbanyak, semakin banyak semakin enak pikirnya

    karena sayang.... dan dia sadar ayahnya begitu mengasihinya..... dibuatlah semuanya itu.

    lalu datanglah sang anak ke kamar ayahnya
    dan membangunkan sang ayah...
    "yah.. ya..h..gunnnn"(ayah bangun)
    "ku ...ku...bi..k ...in sa.aaak ...raaa.pannnn seeepp...cial...at..yah.."
    (ku bikin sarapan spesial buat ayah)

    sang ayah pun terbangun dan melihat meja dengan
    sepotong roti gosong dengan mentega, selai dan meses... telur setengah matang berikut kulitnya.. dan segelas kopi hitam...

    lalu tanpa panjang lebar..
    sang ayah memakannya dengan lahap dan menghabiskannya...
    sambil menahan air mata yang hampir meluap...
    "enakkk nakkkk" ucapnya

    dihabiskannya semua....
    walaupun kita tahu bagaimana rasannya...

    lalu sang ayah berkata kepada anaknya" Kau tahu apa yang membuat sarapan ini spesial?"
    sang anak menggelengkan kepalanya.
    Lalu ayahnya menjawab "karena sarapan ini spesial dibuat oleh anak Ayah..."
     
    • Like Like x 4
    • Thanks Thanks x 4
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    Alexander_86 Beginner Members

    Joined:
    Feb 9, 2010
    Messages:
    311
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +1 / -0
    nice story...
    emang sharusnya bgtu..
    kita harus bisa bersyukur atas smua yang diberikan kpada kita...
    walau kadang ga sesuai dengan yang kita harapkan..
    tapi pasti itu yang terbaik buat kita...

    thanks bwt TSnya
     
  4. Offline

    sagishi Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 29, 2010
    Messages:
    115
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +193 / -0
    Keren~ itupun cuma sedikit bentuk sayang bokap sama kita. nice story TS.
     
  5. Offline

    shinminho Senpai Veteran

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,202
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,814 / -0
    :terharu: contoh panutan buat kita2 yg belum bekeluarga biar nanti klo udah bekerluarga supaya menyayangi anak kita dengan tulus apapun kondisinya
     
  6. Offline

    Excalibur_212 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    1,061
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,133 / -0
    nice story brooooooooo
    sayang kisahnya nga nyata bro ^_^
     
  7. Offline

    sasrabahu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 26, 2010
    Messages:
    702
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +1,050 / -0
    ayah yg baik dan patut utk dicontoh, selalu bersyukur apa yg diberikan oleh tuhan
     
  8. Offline

    IDWSip Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    13
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +7 / -0
    sip dah...

    sayang anaknya tetep cacat..
    kirain jadi bae tiba2 :haha:
     
  9. Offline

    p13r Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 13, 2009
    Messages:
    163
    Trophy Points:
    32
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +20 / -1
    hm.... layak jadi inspirasi neh..... :semangat:
     
  10. Offline

    fire_in_the_hole Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 24, 2009
    Messages:
    73
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +231 / -0
    emang model sinetron-sinetron,... tau-tau kejeduk trus sembuh...
    yang bikin keren kalimat ini nih "karena sarapan ini spesial dibuat oleh anak Ayah..."
     
    • Like Like x 1
  11. Offline

    benih Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,282 / -0
    nice story TS

    :top:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.