1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Sepeda Motor, si Biang Macet Jakarta

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by Shuichi, Jul 29, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Shuichi Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 11, 2009
    Messages:
    8,528
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +151,874 / -2
    [​IMG]

    VIVAnews - Sepeda motor lagi-lagi menjadi gunjingan. Belum lama mereda dituding sebagai penyedot subsidi bahan bakar minyak (BBM) terbesar. Kini, sepeda motor kembali jadi pembicaraan lantaran dituduh jadi biang keladi kemacetan ibukota Jakarta.

    Ironisnya, komentar miring itu langsung muncul dari bibir orang nomor satu DKI Jakarta, Gubernur Fauzi Bowo. Menurut Foke, panggilan akrab Gubernur, pertumbuhan sepeda motor di Jakarta sangat tinggi, bahkan mencapai 900 unit per hari. Tak pelak, kemacetan lalu lintas di Jakarta semakin parah.

    Atas dasar itu, pemerintah DKI bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian Daerah Metro Jaya tengah mengkaji berbagai cara untuk mengatasi kemacetan Jakarta pada jam-jam sibuk. Rencana yang akan diterapkan adalah membatasi sepeda motor pada kawasan tertentu.

    Selain itu, pemerintah Jakarta akan menertibkan sepeda motor yang masih banyak melaju di sembarang jalur. "Sepeda motor harus di jalur lambat, bila tidak ada jalur lambat harus ambil jalur paling kiri. Intinya keteraturan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono kepada VIVAnews, 27 Juli 2010.

    Dia memastikan pembatasan sepeda motor pada jalur tertentu akan dilakukan seiring dengan penyediaan angkutan umum yang memadai, serta sterilisasi jalur Busway. Bila itu sudah jalan, menurut Udar, larangan bagi sepeda motor melintas pada kawasan tertentu sudah bisa diterapkan.

    Larangan belum dijalankan, tetapi protes sudah berdatangan. Puluhan pembaca VIVAnews menyampaikan kritik pedas terhadap rencana batasan bagi sepeda motor di Jakarta. Kecaman juga datang dari sejumlah komunitas sepeda motor.

    "Jangan selalu rakyat kecil jadi korban. Kalangan menengah ke bawah memilih motor karena ekonomis dan cepat untuk mencari nafkah," kata Hadi Witoyo, 30 tahun, pengurus komunitas Honda City Sport Team Jakarta Utara, 27 Juli 2010. Karena itu, Hadi meminta pemerintah mengkaji ulang rencana tersebut.

    Protes juga dilontarkan Rudiansyah, pengurus Kelompok Sepeda Motor Jakarta. Menurut dia, pembatasan justru harus dilakukan terhadap mobil pribadi yang menjadi biang kemacetan Jakarta.

    Bagi Rudi, sepeda motor hanya sedikit memakan ruang di jalan raya. Sedangkan mobil memakan banyak ruang. “Bayangkan, mobil sebesar itu hanya ditumpangi satu atau dua orang. Merekalah yang mesti diatur,” katanya.

    Tak bisa dipungkiri, bukan hanya di Jakarta, pertumbuhan sepeda motor di Indonesia memang sangat fenomenal. Setiap tahun, penjualan motor rata-rata mencapai 6 juta unit, lebih dari separohnya terjual di Jawa. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi tahun ini bakal terjual 6,8 juta unit. Bahkan, pada 2012, penjualan kendaraan bermotor roda dua akan menyentuh 10 juta per tahun.

    Menko Hatta Rajasa malah bersyukur dengan pertumbuhan sepeda motor sebanyak itu. "Kita mensyukuri, karena dengan rakyat membeli motor dan mobil, berarti produksi meningkat tajam, itu salah satu sisi efek positifnya," kata Hatta baru-baru ini.

    Efek positif 'ikutan' lainnya, perkembangan industri dan perdagangan suku cadang dan asesoris sepeda motor, industri kecil perbengkelan, dan tentunya sumber mata pencaharian, termasuk tukang ojek.

    Bahkan, tingginya penjualan sepeda motor menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Tahun ini saja, menurut Hatta, belanja konsumen menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan bakal melebihi target 5,8 persen. "Itu terutama belanja konsumen untuk produk otomotif, sepeda motor serta ritel."

    Namun, gara-gara pertumbuhan sepeda motor yang besar, banyak pula yang complain. Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati dan Kementerian Energi mengeluh sepeda motor telah menghabiskan separoh dari konsumsi BBM subsidi hingga Mei 2010 yang mencapai 15,4 juta kiloliter. Karena itu sempat mencuat wacana larangan bagi sepeda motor memakai premium.

    Sekarang, complain datang dari Pemda Jakarta. Gara-gara Jakarta kebanjiran sepeda motor baru 900 unit per hari atau 330 ribu unit per tahun, Pemda DKI menjadi sangat kewalahan. "Pertumbuhan motor tidak sebanding dengan luas jalan," kata Foke.

    Sebenarnya, seperti diakui Kepala Dinas Perhubungan DKI, banyak orang membeli sepeda motor akibat masalah angkutan umum belum memadai. Karena itu, Pemda Jakarta menjadikan pengembangan sarana transportasi sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan.

    "Itu sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi," kata Foke seperti dikutip dari beritajakarta.com, 27 Juli 2010.

    Namun, pakar perencanaan kota, Marco Kusumawijaya punya usulan lain soal solusi macet di Jakarta. Pertama, adalah membatasi penggunaan dan kepemilikan mobil. Kedua, menyediakan hunia terjangkau di sepanjang dan sekitar stasiun mass rapid transit yang akan dibangun pemerintah.

    Kawasan sekitar tiap stasiun dalam radius 800 meter ditata land-use dan pengembangannya. "Percayalah, hanya bangun infrastruktur tanpa menata land-use dari sekarang hanya akan menumpuk bencana di masa depan."

    Ketiga, sederhana namun penting, trotoar untuk pejalan kaki harus dibuat lebih bagus daripada jalan itu sendiri. "Pondasi trotoar harusnya sama dengan pondasi jalan mobil. Sekarang tidak, maka trotoar cepat sekali rusak, bahkan di Menteng sekalipun," kata Marco.

    Jadi, tak mudah memang mengatasi kemacetan Jakarta. Membatasi ruang gerak sepeda motor, pemerintah Jakarta terkesan hanya mencari gampangnya saja. Jika memang tetap sulit, mungkin perlu ingat gembar-gembor kampanye Foke saat mencalonkan diri jadi Gubernur DKI, "Serahkan pada Ahlinya."
    • VIVAnews
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    simomone Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,591
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,182 / -0
    serba salah neh, kalo naik angkutan umum kurang nyaman & kena macet..
    kalo pake sepeda motor malah bikin macet :keringat:
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    hexxer Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    59
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    KLo ongkos angkutan umum lebih murah n lebih cepet dari motor gw bakal ganti ke angkutan umum deh....
     
  5. Offline

    anggayasha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 21, 2008
    Messages:
    1,036
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +938 / -0
    Benahi dulu sarana transportasinya.
    Jangan cuma bisa menyalahkan orang lain. :swt:
    Kalo sarana transportasinya terjangkau dan mudah, pasti orang banyak beralih ke transportasi umum.
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 1
  6. Offline

    Deztro Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 3, 2010
    Messages:
    5,552
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +28,497 / -0
    Alah Pemda cuma bisa komen doank tapi realisasiin ga bisa
    Serba salah juga mau nyalahin pengguna motor sih, ga cuma motor doank yg bikin macet, tuh jalanan sempit gara2 busway, pernah tuh gw liat busway tapi sepi bener ga ada bus yg lewatin satu pun, jarang dipake kok dibikin, bingung dah gw
     
  7. Offline

    happybratboy Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    5,241
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,346 / -0
    tapi klo di jalan sepeda motor semua tanpa / sedikit mobil kayanya lancar tuh
    yang banyak makan tempat kan sebenarnya mobil
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 1
  8. Offline

    arzheas Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    713
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +2,948 / -0
    Terlalu banyak kendaraan sih terus jalan2na juga segitu2 aja + jalur busway pake dibikin segala kalo lancar sih gpp tapi tiap hari liatin busway busna udah suka datengna telat mesti nunggu +desak2an lage ya orang pasti lebih memilih naek motor donk...
     
  9. Offline

    inumaru Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    1,799
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,004 / -0
    Pengendara motor yang berantakan ma kacau yang bikin jalan serem..
    aaahh.
    coba ja semua teratur.. g mecet banget kok..
    :yareyare:
     
  10. Offline

    dark_chris Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    2,109
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +4,076 / -0
    ya elah pemerintah...

    harus ny kalian itu berpikir jgn asal nuding...

    kemana pajak yg kami bayar??
    jalanan tidak di perbaiki, banyak lobang, jalur di embat buat busway...
     
    • Like Like x 1
  11. Offline

    Ketok Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 30, 2009
    Messages:
    933
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +17,641 / -0
    coba angkutan umum aman & nyaman dipake, jadwal berangkat tepat waktu, pasti ada banyak juga yang mau beralih, cuma sayangnya aja, ahli-nya ga mampu ngurusnya :yareyare:
     
  12. Offline

    Happybahbah Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 17, 2008
    Messages:
    1,792
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,372 / -0
    yup justru jalur bussway itu yg mempersempit jalan.. bussway-nya pun jarang2 lewat pula.. - -a
    mending nambahin jumlah bussway, biar penumpang tiap mau naik bussway ga perlu antri terlalu lama dan ga berdesak-desakan..
     
    • Like Like x 4
  13. Offline

    nutdear Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 1, 2009
    Messages:
    54
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    manusianya yang biang macet kale
     
  14. Offline

    limbux Silent Reader Members

    Joined:
    May 27, 2009
    Messages:
    193
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +15 / -0
    klo kita d suruh pilih
    a. kendaraan umum (nyaman, aman, tepat waktu)
    b. motor (kpanasan, macet)

    retoris banget kan :yareyare:
    benahin dulu tuh transpotasi umumnya :awas:
    pasti smua pada pilih transpotasi umum
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  15. Offline

    adriansatrio Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    1,484
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +359 / -0
    tolol nih kumis. kena macet aja kaga tu orang. angkot ma bis yg suka bikin macet. ngetem sembarangan. motor kaga boleh lewat jalur protokol. ok. mobil kaga boleh lewat diluar jalur protokol gimane ? setuju kaga mis? eh kumis..diem aja !! kumis lo tuh yg bikin macet !!!
     
  16. Offline

    MobyC Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 26, 2010
    Messages:
    518
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +59 / -0
    Gak salah tuh, perasaan badan mobil lebih gede dari sepeda motor deh ?
    Kenapa pake dilarang ya ? Bukannya yang naik sepeda motor itu juga punya hak gunain jalan ?
     
  17. Offline

    inyo Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 26, 2008
    Messages:
    69
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0
    boleh aja sepeda motor di batesin...tp angkutan massal nya harus lebih di tingkatkan mutunya lah....
    percuma aja kl dilarang...trus suruh naek apa? angkutan umum aja kyk gitu kurang nyamannya.... "Peace
     
  18. Offline

    sunsphoenix ~Super Cool~ Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 5, 2008
    Messages:
    5,730
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +2,159 / -0
    lha mau gimana lagi ya, motor emang sudah merakyat, dan klo d itung2 bepergian naik motor emang jauh lebih murah dbanding kalau naik angkutan umum ..
    :nikmat:
    ===============================
    coba kali aja biaya angkot, bis, kereta bisa jauh lebih murah daripada naek motor, ... :sigh:
     
  19. Offline

    Uchiha_enzo Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    18
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +0 / -0
    tinggiin pajak motor trus batasi kepemilikan motor trus naikin biaya sim motor trus batasi pemakaian motor perorang biar jalan tenang dan bensin subsidi ga cepet abis
     
  20. Offline

    Deztro Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 3, 2010
    Messages:
    5,552
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +28,497 / -0
    ^
    wah ide bagus juga, jadi orang ga sembarangan beli motor
     
  21. Offline

    odinsword Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2009
    Messages:
    4,684
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +42,385 / -1
    busway aja udah ngak nyaman :swt:

    harusnya penggunaan mobil yang dibatasi,
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.