1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Sel Induk Sumsum Tulang Atasi Kelainan Kulit

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by shinminho, Aug 14, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    shinminho Senpai Veteran

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,202
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,814 / -0
    STEM cell (sel induk) menjadi harapan untuk pengobatan berbagai penyakit pada masa depan. Di antaranya, leukemia, diabetes melitus, hingga penyakit jantung sekalipun. Pada tubuh, ada beberapa bagian yang bisa menjadi bahan stem cell. Yakni, darah tali pusat bayi baru lahir, darah tepi, dan sumsum tulang.

    Nah, Rabu lalu (11/8) dirilis penelitian yang mengaplikasikan stem cell dari sumsum tulang untuk membantu menyembuhkan anak dengan kelainan kulit genetis. Jenisnya recessive dystrophic epidermolysis bullosa (RDEB). Bahan tersebut juga memperbaiki paru yang terinfeksi.

    Penelitian yang diketuai dokter John Wagner dan Jakub Tolar dari Universitas Minnesota itu yang pertama menunjukkan bahwa sel induk dari sumsum tulang dapat mengobati penyakit. Khususnya yang mengenai kulit dan pencernaan bagian atas. Epidermolysis bullosa (EB) mengakibatkan kulit melepuh dan mengelupas. EB juga memengaruhi garis mulut dan esofagus (saluran pencernaan bagian atas). Kondisi itu membuat anak kesakitan makan.

    Tujuh anak berpartisipasi dalam percobaan 2007-2009. Satu anak meninggal dunia sebelum dokter melakukan transplantasi sel induk dari sumsum tulang sehat. Satu bocah lagi meninggal dunia enam bulan setelah transplantasi. Lima anak lainnya sehat.

    ''Kondisi kulitnya membaik. Mereka menggunakan perban setelah menjalani donor sel di kulitnya. Kami menunjukkan, telah terproduksi semua kolagen 7 yang penting di kulitnya,'' kata Tolar, yang dilansir dari AFP. Kolagen 7 adalah semacam protein yang menjaga lapisan kulit tetap lengket dengan tubuh. Pada penderita EB, tidak ditemukan kolagen 7.

    Pada anak, masih ada sisa penyakit di kulitnya. Artinya, mereka tidak berobat tuntas atas penyakit kroniknya. Tolar mengatakan, pengobatan itu telah membantu pasien memiliki kesempatan baru di hidupnya. ''Mereka (anak-anak) dapat makan dan beraktivitas. Hal-hal seperti ini rasanya tak pernah kita dengar sebelum adanya transplantasi ini,'' lanjutnya.

    Sejak 2007, Wagner dan Tolar telah melakukan transplantasi sumsum tulang untuk membantu menyembuhkan 12 anak penderita epidermolysis bullosa. Semua anak merespons terapi tersebut sesuai dengan tahapan penyakitnya.

    Pada penelitian terpisah yang dilaporkan Journal of Biological Chemistry, peneliti dari Universitas California di San Fransisco (UCSF) juga menggunakan sumsum tulang. Fungsinya mengobati infeksi akut paru, salah satu penyakit penyebab kegagalan pernapasan selama pasien dirawat di ICU RS.

    Tim yang dikepalai Michael Matthay dan Jae Lee, pakar kardiovaskular UCSF, berupaya membuat ulang kondisi paru yang tidak sehat dengan mengultur sel alveolar sehingga membuatnya infeksi. (ai/c6/nda)

    sumber:jawapos
     
  2. Offline

    shin_raidra Beginner Members

    Joined:
    Jul 26, 2010
    Messages:
    232
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +83 / -0
    Well, stem cell sih ilmu yang masih baru muncul dan peng-aplikasinya pun cukup sulit, apalagi di negara kita ini..btw perlu diingat stem cell sendiri sangat mahal..en dalam proses cropnya pun cukup sulit..Kita tunggu saja beberapa tahun ke depan untuk terapi yang menjanjikan ini..:siul:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.