1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Kami segenap staff IDWS mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H. Kami juga mengumumkan libur layanan Customer Support dan Membership IDWS pada tanggal 16 s.d. 26 Juli 2015
  3. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
  4. Gratis Gift Maximum 30 hari dengan cara membeli dua Gift VIP 30 hari. Berlaku kelipatan. Informasi lebih lanjut masuk ke sini
  5. Kini kamu bisa mengupload files menggunakan PC, Mac dan Android ke Maknyos IDWS, informasi lebih lanjut cek: Maknyos IDWS Uploader
  6. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiket pulang pergi Indonesia - Korea bagi mereka yang sudah mendaftar konsultasi di klinik wonjin. Informasi lebih lanjut: Tanya Jawab Soal Plastic Surgery Bareng Klinik Wonjin.
  7. Gratis VIP selama 5 Hari khusus untuk member Registered dan MVU, syaratnya hanya login di sini.

Other Sejarah Perkembangan Konstruksi Jalan [Part I]

Discussion in 'History and Culture' started by tamago, Nov 2, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    tamago Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 26, 2008
    Messages:
    359
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +129 / -0
    Bismillahirrahmannirrahim

    Assalamu'alaikum wr. wb.

    Untuk saat ini ane mau sedikit berbagi soal pengetahuan ane di bidang konstruksi jalan. sebagai awal ane akan sedikit menjelaskan mengenai sejarah konstruksi jalan, jika misalnya tanggapannya bagus akan ane lanjutkan untuk menjelaskan lebih banyak lagi mengenai konstruksi jalan. Semoga thread ini bisa bermanfaat buat semua orang. Oke, kita mulai aja.

    Dalam pengertian yang paling sederhana, jalan adalah suatu ruang public yang terbuka untuk dilewati oleh kendaraan, manusia, dan hewan. Pembuatan jalan sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu, seiring dengan perkembangan jaman, tujuan dan keberadaan suatu konstruksi jalan menunjukkan tingkat kemajuan suatu peradaban. Pelapisan jalan menggunakan suatu lapisan yang halus namun keras akan menjadikan suatu konstruksi jalan lebih tahan lama dan mampu menahan beban lalu lintas yang melewatinya dan segala kerusakan yang mungkin disebabkan oleh lingkungan sekitarnya. Beberapa perkerasan jalan tertua dan masih ada hingga kini dibuat oleh kekaisaran Roma.

    1.Romans Road

    Jalan pada masa kekaisaran Roma dibuat pada masa Republican – jalan yang paling tua, Via Appia, dibuat pada tahun 312 sebelum masehi. Dan jalan penghubung pada masa kekaisaran roma yang dibangun pada masa-masa itu mencapai panjang lebih dari 100.000 km yang kurang lebih sama dengan interstate system yang dimiliki oleh Amerika Serikat. di bawah bisa dilihat gambar jalan yang dibangun oleh bangsa romawi ini, Via Appia.

    [​IMG]

    Secara hukum, semua orang diperkenankan untuk melewati jalan tersebut, namun seluruh perawatan yang diperlukan oleh suatu konstruksi jalan dibebankan pada masyarakat yang mendiami wilayah yang dilewati oleh jalan tersebut. Pada saat kejayaan kekaisaran Roma mulai runtuh dan terpecah menjadi dua pada 395 masehi, kondisi jalan yang terdapat juga ikut menurun karena kurangnya perawatan. Namun demikian, kualitas dan struktur perkerasan jalan yang sangat baik membuat banyak dari jalan-jalan tersebut yang hingga kini masih tetap bertahan.

    Tipikal struktur perkerasan yang digunakan oleh bangsa Roma dalam membuat perkerasan jalan terdiri dari empat lapisan dasar :

    -Summa Crusta. Bongkahan batu pipih polygonal dengan permukaan batu yang halus yang ditempelkan pada bagian atas perkerasan jalan.
    -Nucleus. Semacam lapisan pondasi yang terdiri dari kerikil dan pasir dengan campuran kapur.
    -Rudus. Lapisan ketiga yang terdiri atas batu-batu berukuran sedang dan kecil yang juga diikat dengan menggunakan mortar kapur.
    -Statumen. Dua atau tiga bagian batu pipih yang diikat dengan menggunakan mortar kapur.

    Di bawah ini adalah ilustrasinya.

    [​IMG]

    Seperti yang terlihat pada ilustrasi di atas, perkerasan jalan yang dibuat oleh bangsa Roma cukup, bahkan tergolong sangat tebal, hampir 1 meter. Jika misalkan biaya yang diperlukan untuk membuat jalan seperti ini dihitung dengan menggunakan standar biaya pada hari ini, maka biaya total yang diperlukan bisa mencapai $2.000.000 per kilometer.

    2.Perkerasan Telford

    Perkerasan jalan pada masa-masa awal “modern” bisa kita lihat pada jenis perkerasan jalan yang dikembangkan oleh Thomas Telford (lahir pada tahun 1757). Telford pada mulanya berfokus pada konstruksi bangunan batu dan melebarkan sayapnya dalam pembangunan jembatan. Pada waktu senggangnya, dia memahat batu nisan ataupun benda-benda ornamental lainnya (sekitar 1780). Dan pada akhirnya dia menjadi seorang surveyor untuk pekerjaan public untuk County of Salop yang memindahkan perhatiannya pada konstruksi jalan. Jenis perkerasan jalan yang dikembangkannya memiliki ketebalan sekitar 350 – 450 mm dan terdiri atas tiga lapisan. Lapisan paling bawah terdiri atas batu-batu besar lebar dengan ukuran 100 mm x 75 sampai 180 mm. lapisan khusus inilah yang menjadikan desain perkerasan Telford unik. Di atas lapisan tersebut ditempatkan dua lapis batu dengan ukuran maksimum 250 mm yang dilanjutkan dengan wearing course dari batu kerikil dengan ketebalan 40 mm. dengan menggunakan desain ini diperkirakan perkerasan akan mampu menahan beban hingga 88 MPa (megapascal = N/mm2). Ilustrasi seperti gambar di bawah.

    [​IMG]

    3.Perkerasan Macadam

    Perkerasan jenis Macadam memperkenalkan penggunaan agregat yang bersudut. John MacAdam (lahir 1756) memperhatikan bahwa sebagian besar perkerasan jalan yang terdapat di Britania Raya terbuat dari kerikil lonjong dan bulat. Dia mengetahui bahwa lapisan agregat lancip bersudut di atas lapisan Subgrade (lapisan tanah) yang dipadatkan akan mampu memiliki performa yang lebih baik. Dia menggunakan lapisan subgrade yang lebih miring untuk meningkatkan drainase (tidak seperti Telford yang menggunakan lapisan subgrade yang cenderung datar) yang kemudian diberikan lapisan agregat bersudut yang bisanya berupa batu pecah sebanyak dua lapisan dengan totoal ketebalan sekitar 200 mm. Di atas lapisan tersebut kemudian diberikan wearing course dengan ketebalan 50 mm dengan menggunakan agregat dengan ukuran maksimum 25 mm, hal ini dilakukan untuk memberikan lapisan yang halus pada permukaan jalan. Dengan menggunakan perkerasan jalan tipe ini, konstruksi perkerasan jalan akan memiliki ketebalan sekitar 250 mm. Salah satu prinsip MacAdam yang paling sering diucapkannya adalah “no stone larger than what will enter a man’s mouth should go into a road”. Beban maksimum yang diizinkan untuk melintasi jalan dengan menggunakan konstruksi perkerasan ini adalah 158 MPa.

    Pada 1815, MacAdam ditunjuk sebagai “surveyor general of the Bristol Roads” yang kemudian menerapkan desain yang dimilikinya pada banyak proyek konstruksi jalan. Dan memang desain yang dimilikinya terbukti sukses sehingga istilah Macadam (atau di Indonesia sering disebut Makadam) menjadi sebuah istlah baku untuk jenis perkerasan dengan desain dan konstruksi seperti ini. Istilah macadam juga sering digunakan pada konstruksi jalan dengan menggunakan batu pecah pada konstruksinya.

    Hingga 1850, sekitar 2.200 km jalan dengan perkerasan macadam digunakan di seluruh area Britania Raya. MacAdam menyadari bahwa lapisan batu pecah pada jalan raya yang dibangunnya akan terikat oleh agregat halus yang disebabkan oleh arus lalu lintas yang melewati konstruksi perkerasan. Dengan diperkenalkannya alat pemecah batu, abu batu dan sceering dalam jumlah besar akan bisa diproduksi yang menyokong tipe perkerasan macadam. Penggunaan agregat halus yang meningkat ini pada akhirnya menghasilkan material pondasi jalan yang memiliki gradasi yang lebih rapat. Digambarkan pada ilustrasi di bawah.

    [​IMG]

    jika misalnya dilakukan coredrill pada perkerasan macadam, maka akan tampak seperti gambar di bawah ini

    [​IMG]

    Oke, untuk sementara ane hanya akan memberikan sejarah mengenai perkembangan jenis perkerasan, jika ane sempet akan ane lanjutkan sejarah awal mula penggunaan tar, aspal, dan semen portland dalam konstruksi jalan.

    Terima kasih udah mampir.
     
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ghattotkacha Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.


  3. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,704
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +32,850 / -0
    Saya pindahin ke sejarah.
    Untuk berikut2nya, buat tret barunya di sejarah aja yah...
     
  4. Offline

    Hery_Ong Beginner Members

    Joined:
    Jan 13, 2011
    Messages:
    407
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +28 / -0
    ingat2...
    dulu main rome total war juga baangun kota2 dan jalan raya......

    seingatku ada tiga tahap pembangunan
    1. ROAD ====== jalanan berpasir dan masih primitif, namun paling murah dan cepat pembangunannyam dihubungkan ke desa dan hutan2
    2. PAVED ROAD ==== jalanan dar batu yg lebih baik.
    3. HIGHWAYS ===== jalanan yg paling lama dan mahal, namun sangat membantu untuk militer dan berdagang ^%^
     
  5. Offline

    Fantapupay Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 18, 2011
    Messages:
    64
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +1 / -0
    Apakah ada tipe-tipe kontemporer dari jalan di abad selanjutnya?
     
  6. Offline

    xindoza Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 1, 2011
    Messages:
    581
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +29 / -0
    wah ternyata biaya jalan jaman roma jika dipakai jaman sekarang bener2 mahal.

    yg pasti proyek perbaikan jalan2 sekarang jadi tender yg diperebutkan oleh perusahaan2 kontraktor.
     
  7. Offline

    akaisan Beginner Members

    Joined:
    Jun 7, 2012
    Messages:
    305
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +83 / -0
    hhmm, yang ane bingung itu konstruksi jalan Trollstigen gimana yak gan??
     
  8. Offline

    mynameishiroko Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 6, 2011
    Messages:
    739
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +219 / -0
    :hi:

    Bangsa Eropa itu ko tata kotanya dari zaman dulu ko bisa bagus sih?
    Termasuk jalan-jalannya?
     
  9. Offline

    kacefuTM Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 25, 2010
    Messages:
    377
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +174 / -0
    wah jadi inget semester kemaren belajar tentang jalan macadam gt2 jg..:lol:
     
  10. Offline

    rambutkaratan Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 7, 2012
    Messages:
    580
    Trophy Points:
    102
    Ratings:
    +10,230 / -0
    Kalo perkerasan jalan aja membutuhkan $ 2000.000 benar-benar ga efisien :swt:
    Apalagi kalo tebalnya 1 meter,kalo tergelincir ngeri juga ya :takut:
     
  11. Offline

    Anarchy2012 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 29, 2012
    Messages:
    124
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +673 / -0
    Biayanya mahal gitu, mungkin karena banyak aparat PU-nya yg korupsi kalee.. :)
     
  12. Offline

    curiousboy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    403
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,177 / -0
    gila biayanya mahal gitu
    tapi klo jadinya bagus mah gpp
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS.ID

Indowebster, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.