1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Zona All About Story sedang membutuhkan bantuanmu, segera daftarkan diri kamu di open recruitment: moderator AAS
  3. Kini kamu bisa mengupload files menggunakan PC, Mac dan Android ke Maknyos IDWS, informasi lebih lanjut cek: Maknyos IDWS Uploader
  4. Yuk tanyakan apa saja tentang operasi plastik yang bisa membuatmu lebih cantik, lebih ganteng, tampil maksimal dan percaya diri melalui thread ini: Tanya Jawab Soal Plastic Surgery Bareng Klinik Wonjin.
  5. Game Point Blank Indonesia sudah bisa kamu mainkan lagi lho, Garena Indonesia secara resmi akan merilis game Point Blank Indonesia, informasinya ada di sini:Point Blank Garena Indonesia kini sudah bisa di download!
  6. Gratis VIP selama 5 Hari khusus untuk member Registered dan MVU, syaratnya hanya login di sini.

Historical Places Sejarah Monumen Stonehenge

Discussion in 'World History' started by blacksheep, Apr 14, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,613
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +24,564 / -0
    Monumen Stonehenge
    [​IMG]
    Stonehenge merupakan sebuah monumen batu peninggalan manusia purba pada zaman Perunggu dan Neolithikum yang terletak berdekatan dengan Amesbury sekitar 13 kilometer (8 batu) barat laut Salisbury Plain, Propinsi Wilshire, Inggris.

    Stonehenge sendiri terdiri dari tiga puluh batu tegak (sarsens) dengan ukuran yang sangat besar (masing-masing batu pada mulanya seragam tingginya, yaitu 10 meter dengan masing-masing batu mempunyai berat 26 ton), semua batu tegak tersebut disusun dengan bentuk tegak melingkar yang dikenal sebagai megalithikum.

    Terdapat perdebatan mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan arkeolog memperkirakan bahwa sebagian besar bangunan Stonehenge dibuat antara 2500-2000 SM. Bundaran tambak tanah dan parit membentuk fase pembangunan monumen Stonehenge yang lebih, awal sekitar 3100 SM. Walaupun seusia dengan ( henges ) zaman Neolithikum yang menye rupai Stonehenge, Stonehenge mungkin memiliki keterkaitan dengan bulatan batu lain yang terdapat di British Isle seperti Cincin Brodgar namun ukuran trilitonnya sebagai contoh menjadikannya unik. Tempat ini dimasukkan dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986.

    Di dalam 30 lingkaran batu besar tadi, juga masih terdapat sekitar 30 batu dengan ukuran yang lebih kecil yang dinamakan Lintels, yang disusun dengan bentuk melingkar juga.Tapi pada saat ini keba nyakan batu-batu tegak tadi telah terkikis dan jatuh.

    Prasejarah
    Menurut Arkeolog inggris, Richard Jhon Coplan Atkinson (1950), Stonehenge kira-kira dibangun sekitar 5000 tahun silam, pembangunannya sendiri dibagi menjadi beberapa fase (I,II,IIIa,IIIb, dan IIIc). Tentunya dengan banyaknya tahapan fase dalam pembangunan Stonehenge, menunjukkan bahwa bangunan tersebut memerlukan waktu yang sangat lama dalam pengerjaannya, mulai dari peng angkutan batunya sendiri sampai tahap pengukiran pada setiap batunya. Pene muan diketahui adanya ukiran disetiap batu Stonehenge, hal ini baru diketahui oleh para peneliti baru-baru ini. Menurut seorang Arkeolog, Tom Goskar, dengan metode scaning laser, ukiran-ukiran pada batu tersebut baru akan terlihat. Jika deng an mata telanjang tidak akan terlihat. Tentunya dengan ditemukannya bentuk-bentuk ukiran pada bebatuan, setidaknya bisa memberikan secercah harapan untuk menguak kegunaan Stonehenge pada masa lalu.

    Kompleks Stonehenge dibangun dalam beberapa fase pembangunan selama 2.000 tahun dan sepanjang kurun waktu itu aktivitas terus berjalan. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sesosok mayat seorang Saxon yang dipancung dan dikebumikan di tugu peringatan tersebut, dan kemungkinan mayat tersebut berasal dari abad ke-7 M.

    Stonehenge I
    Monumen pertama terdiri dari lingkaran tebing bulat dan parit berukuran 115 meter (320 kaki) diameter dan dengan satu pintu masuk di bagian timur laut. Fase ini adalah sekitar 3100 SM. Di bagian luar kawasan lingkaran terdapat 59 lubang, dikenal sebagai lubang Aubrey untuk memperingati Jhon Aubrey, arkeolog abad ketujuh belas yang merupakan orang pertama yang mengetahui lubang-lubang tersebut. Dua puluh lima dari lubang Aubrey diketahui mempunyai perkebumian abu pada dua abad setelah berdirinya Stonehenge. Tiga puluh abu mayat diletakkan di dalam parit kawasan lingkaran dan bagian lain dalam kawasan Stonehenge. Tembikar Neolitikum akhir telah ditemukan bersama-sama ini memberikan bukti tanggal. Sebuah batu tunggal monolit besar yang tidak dilicinkan dikenal sebagai ‘Batu Tumit’ ( Heel Stone ) terletak di luar pintu masuk.

    Stonehenge II
    Bukti fase kedua tidak lagi kelihatan. Bagaimanapun bukti dari beberapa lubang tiang dari waktu masa ini membuktikan terdapatnya beberapa bangunan kayu yang dibangun dalam kawasan lingkaran sekitar awal milenium ketiga SM. Beberapa kesan papan yang didapati dile takkan pada pintu masuk. Fase ini sama dengan tempat Woodhenge yang terletak berdekatan.

    Stonehenge IIIa
    Ekskavasi arkeologi menunjukkan bahwa sekitar 2600 SM, dua lengkungan bulan sabit dibuat dari lubang (dikenal sebagai lubang Q dan R) yang digali di tengah-teng ah lokasi. Lubang tersebut mengandung 80 batu biru tegak yang dibawa dari bukit Preseli, 250 batu di Wales. Batu-batu tersebut dibentuk menjadi tiang dengan teliti, kebanyakan terdiri dari batu jenis dolerite bertanda tetapi juga termasuk contoh batu rhyolite, tufa gunung berapi, dan myolite seberat 4 ton.

    Pintu masuk dilebarkan pada masa ini menjadikannya selaras dengan arah matahari naik pertengahan musim panas dan matahari terbenam pertengahan musim semi masa tersebut. Monumen tersebut ditinggalkan tanpa disiapkan, sementara batu biru kelihatannya di pindah dan lubang Q dan R ditutup. Ini kemungkinan dilakukan pada masa fase Stonehenge IIIb. Monumen ini kelihatannya melebihi tempat di Avebury dari segi kepentingannya pada akhir masa ini dan Amesbury Archer, ditemukan pada tahun 2002 tiga batu ke selatan, membayangkan bagaimana Stonehenge kelihatan pada masa ini. Stonehenge IIIa dikatakan diba ngun oleh orang Beaker

    Stonehenge IIIb
    Pada aktivitas fase berikutnya pada akhir milenium ketiga 74 SM mendapati batu Sarsen yang besar dibawa dari kueri 20 batu di utara di lokasi Marlborough Downs. Batu-batu tersebut dikemaskan dan dibentuk dengan sambungan pasak dan ruas sebelum 30 didirikan membentuk bulatan tiang batu berukuran 30 meter diameter dengan 29 atap batu ( lintel ) di atas. Setiap bongkah batu seberat 25 ton dan jelas dibentuk dengan tujuan membuat kagum.

    Batu orthostat lebar sedikit di bagian atas agar memberikan gambaran ia kelihatan lurus dari bawah ke atas sementara batu alang melengkung sedikit untuk menyambung gambaran bundar monumen lebih awal.

    Di dalam bulatan ini terletak lima trili thon batu sarsen diproses dan disusun dalam bentuk ladam. Batu besar ini, sepuluh menegak dan lima batu alang, dengan berat masing-masing hingga 50 ton yang disambungkan dengan sambungan rumit. Ukiran pisau belati dan kepala kapak terdapat di sarsen. Dalam masa ini, jalan sepanjang 500 meter dibangun, menuju ke arah timur laut dari pintu masuk dan mengandung dua pasang tambak selaras yang berparit di tengahnya. Terakhir dua batu portal besar dipasangkan di pintu masuk yang kini hanya tinggal satu, Batu Penyembelihan ( Slaughter Stone ) 4,9 meter (16 kaki) panjang. Hal ini dipercayai hasil kerja kebudayaan Wessex Zaman Perunggu awal, sekitar 2000 SM.

    Stonehenge IIIc
    Selepasnya pada Zaman Perunggu, batu biru kelihatannya telah ditegakkan semula, dalam bulatan antara dua tiang sarsen dan juga dalam bentuk ladam di tengah, mengikuti tata layout sarsen. Walaupun ia kelihatannya satu fase kerja yang menakjubkan, pembangunan Stonehenge IIIc dibangun kurang teliti berbanding Stonehenge IIIb, batu biru yang ditegakkan kelihatannya mempunyai pondasi yang tidak kokoh dan mulai tumbang. Salah satu dari batu yang tumbang telah diberi nama yang kurang tepat sebagai Batu Penyembahan ( Altar Stone ). Dua bulatan lubang juga digali di luar bulatan batu yang dikenal sebagai lubang Y dan Z. Lubang-lubang ini tidak pernah diisi dengan batu dan pembangunan lokasi peringatan ini kelihatannya terbiarkan sekitar 1500 SM.

    Stonehenge IV
    Sekitar 1100 SM, jalan raya Avenue disambung sejauh lebih dari dua batu sampai ke Sungai Avon walaupun tidak jelas siapakah yang terlibat dalam kerja pembangunan tambahan ini.

    Teori mengenai Stonehenge
    Penelitian serius pertama dilakukan sekitar 1740 oleh William Stukeley. Stukeley keliru menyatakan bahwa lokasi ini dibangun oleh Druid, tetapi sumbangannya yang terpenting adalah mengambil gambar yang terukur mengenai lokasi Stonehenge yang membenarkan analisis yang lebih tepat tentang bentuk dan kepentingannya. Yang menunjukkan bahwa henge dan batunya disusun dalam bentuk tertentu yang mempunyai kepentingan astronomi.

    Gerald Hawkins, Seorang Profesor Astronomi. Juga mengeluarkan pernyataan bahwa fungsi sesungguhnya dari Stonehenge dimasa lalu adalah sebagai Observatorium Astronomi yang canggih untuk meramalkan datangnya Gerhana Matahari ataupun Bulan (Stonehenge Decoded). Munurutnya, peletakkan setiap batu pada stonehenge mengandung kekayaan informasi untuk menunjang pernyataan tersebut.

    Menurutnya, “Jika anda bisa memahami posisi pada setiap susunan batu, maka anda pasti dapat menyimpulkan mengenai kegunaan Stonehenge pada masa lalu”. Para Astronom lainnya juga menemukan siklus 56 tahun Gerhana Matahari dan Bulan dengan cara mendecode setiap batu pada Stonehenge.

    Pada setiap batu tegak, merefleksikan posisi tertentu dari cahaya matahari, sehingga sangat akurat untuk menunjukkan siklus perhitungan astronomi. Sungguh hebat orang-orang zaman itu.

    Bagaimana batu biru diangkut dari Wales telah banyak dibincangkan dan berdasarkan penelitian bahwa ia mungkin merupakan sebagian dari batu peringatan lebih awal di Pembrokeshire dan dibawa ke Dataran Salisbury ( Salisbury Plain ). Banyak arkeolog percaya bahwa Stonehenge merupakan percobaan mengekalkan dalam bentuk batu, bangunan papan yang bertaburan di Dataran Salisbury seperti Tembok Durrington.

    Monumen ini diselaraskan timur laut - barat daya dan keutamaan diletakkan oleh pembangunnya pada titik balik matahari dan equinox sebagai contohnya, pada pertengahan pagi musim panas, matahari muncul tepat di puncak batu tumit ( Heel stone ), dan cahaya pertama matahari ke tengah Stonehenge antara dua susunan batu berbentuk ladam. Ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Matahari timbul pada arah berlainan pada permukaan geografi tempat berlainan. Untuk penyelarasan itu tepat, ia mesti diperkirakan tepat untuk garis lintang Stonehenge pada 51° 11’. Penyelarasan ini, tentunya dasar bagi reka dan bentuk dan tempat bagi Stonehenge. AlexanderThom berpendapat bahawa lokasi tersebut diatur menurut ukuran yar megalitikum.
    [​IMG]
    Maka sebagian pendapat bahwa Stonehenge melambangkan tempat observatorium kuno, walaupun berapa jauh penggunaan Stonehenge untuk tujuan tersebut dipertentangkan. Sebagian pendapat pula mengemukakan teori bahwa ia melambangkan farah besar (Artikel dari the Observer), komputer atau juga lokasi pendaratan makhluk asing.

    Banyak perkiraan mengenai pencapaian mesin diperlukan untuk membangun Stonehenge. Mengandaikan bahwa batu biru ini dibawa dari Wales dengan tenaga manusia dan bukannya oleh gletser sebagaimana dugaan Aubrey Burl, pelbagai cara untuk memindahkannya dengan menggunakan tali dan kayu. Pada 2001, suatu percobaan untuk mengalihkan satu batu besar sepanjang jalan darat dan laut yang mungkin dari Wales ke Stonehenge. Sukarelawan menariknya di atas luncur ( sledge ) kayu di daratan tetapi jika dipindahkan ke replika bot prasejarah, batu tersebut tenggelam diSelat Bristol.

    Ukiran senjata pada sarsen adalah unik pada seni megalitikum di Kepulauan British ( British Isles ) di mana desain lebih abstrak, begitu juga batu berbentuk ladam kuda adalah luar biasa bagi kebudayaan yang mengatur batu dalam bentuk bundar. Motif tersebut biasa bagi penduduk Brittany pada masa itu dan pada dua fase Stonehenge telah dibangun di bawah pengaruh continental influence. Ini dapat menjelaskan pada satu tahap, tentang reka dan bentuk monumen, tetapi pada keseluruhannya, Stonehenge masih dapat dijelaskan dari segala konteks kebudayaan Eropa prasejarah.

    Perkiraan mengenai tenaga manusia yang diperlukan untuk membangun pelbagai fase Stonehenge meletakkan jumlah keseluruhan yang terlibat atas berjuta jam manusia bekerja. Stonehenge I kemungkinan memerlukan sekitar 11.000 jam, Stonehenge II sekitar 360.000 dan pelbagai baian bagi Stonehenge III mungkin melibatkan sehingga 1.75 juta jam. Membentuk batu-batu ini diperkirakan memerlukan 20 juta jam manusia menggunakan perkakas primitif yang terdapat pada masa itu.
    [​IMG]
    Mitos dan legenda
    Batu Tumit ( The Heel Stone ) pada suatu masa dikenal sebagai Friar’s Heel. Cerita rakyat, yang tidak dapat dipastikan asalnya lebih awal dari abad ke tujuh belas, menceritakan asal nama batu ini.

    Sebagian pendapat mendakwa Tumit Friar ( “Friar’s Heel” ) adalah perubahan nama “Freya’s He-ol” atau “Freya Sul”, dari nama Dewa Jerman Freya dan (didakwa) perkataan Welsh bagi “laluan” dan “hari matahari” menurut turutan.

    Sebuah argumen yang mengejutkan tentang sejarah Stonehenge di kemukakan oleh seorang ahli Sejarah dan Topografi Irlandia, Gerald Wales. Dia menyebutkan bahwa Manusia Raksasa telah membawa batu-batu maha besar tersebut dari Afrika ke Inggris. Dari struktur geologi pada batu-batu penyusun Stonehenge sendiri memang menunjukkan bahwa batu-batu maha besar itu bukanlah berasal dari wilayah Eropa, karena strukturnya sangat berbeda, namun mirip dengan batu-batuan dari wilayah Afrika.

    Stonehenge juga dikaitkan dengan legenda Raja Arthur. Geoffrey dari Monmouth berkata bahwa tukang sihir Merlin telah melakukan pemindahan Stonehenge dari Irlandia, di mana ia telah dibangun di Gunung Killaraus oleh raksasa yang membawa batu-batu tersebut dari Afrika.

    Jika Manusia raksasa itu memang ada, seperti yang kita ketahui, pembangunan The Great Pyramid Giza Mesir, katanya juga ada sangkut pautnya dengan para Manusia Raksasa. Bagaimana cara mereka membawa batu-batu berat tersebut? Mungkin hal ini dimungkinkan jika Manusia Raksasa dengan tinggi 7-10 meter yang mengangkut sekaligus menyusun bebatuan tersebut.
     
  2. Ghattotkacha Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.


  3. Offline

    denylabrie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    316
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +328 / -0
    Stonehange mank masih menyimpan berjuta misteri
    tapi kalo ane ga salah udah ada orang yang berhasil menemukan cara bagaimana stonehange ini dibangun
    orang tersebut berhasil mempraktekkan hal tersebut dengan membuat rumah dari batu2 raksasa
     
  4. Offline

    Niddif Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 11, 2009
    Messages:
    465
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +28 / -0
    emang orang jaman dulu pada kuat - kuat, kok bisa ya tanpa mesin bentu mereka bisa membangun batu yang besar-besar banget kya gitu:onion-08:
     
  5. Offline

    dhe_dhel Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    487
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +7,526 / -0
    wahh...hebat skalee...nie orng2 jadul, bnyk skalee ilmu mereka yg msh ttp misterius smpe skrng dan mngundang bnyk kkguman....hebat...
     
  6. Offline

    unjink Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 12, 2009
    Messages:
    27
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +20 / -0
    they did it again...
    haha... :onion-52:
     
  7. Offline

    AndhikA7X Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 30, 2009
    Messages:
    518
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +338 / -0
    Wow . . .
    Nice inpo

    Tapi,, Orang jaman dulu kanemg hebat2
     
  8. Offline

    alexjhon Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    May 31, 2009
    Messages:
    161
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +73 / -0
    Wooooooooooooooh... mantabz.. kirain alien.. wkwkw...
    Stonehenge bs buat perantara pemantau waktu? ho9
    keren jg org2 jaman dolo angkat2 batu.. org skrg angkat file aj dari meja ke meja susah banget wkwkwkwk.. tul ya betul ga sih ya bukan? ^^
     
  9. Offline

    pitiex Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 3, 2009
    Messages:
    562
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +827 / -0
    seandainya mesin waktu dah ditemukan, kita pasti taw bwat apa Stonehenge dibangun,,
     
  10. Offline

    CodeAmon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 28, 2009
    Messages:
    1,727
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +308 / -0
    Stonehenge emang menakjubkan ga ada yang tau caranya bagaimana batu segede itu bisa berdiri tersusun rapi hanya waktu yang bisa membuktikan hehe
     
  11. Offline

    Saracen Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    273
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +121 / -0
    walopun gw buka penggemar teori konspirasi, tp versi yang gw suka adalah kalo stonehenge itu dibangun ma alien
    hahahahahaha
     
  12. Offline

    AxE_eFFecT Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    239
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +15 / -0
    wow..beneran ntu batu dari afrika? dari afrika ke eropa jaman jadul berapa lama ya???
    walaupun pada gede2 badannya bisa lama jg tu..

    nais inpo bro...:top:
     
  13. Offline

    nurend Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    7,000
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +64,922 / -0
    yg gw tonton di tipi....batu2 itu disebutkan dari daerah yg lumayan jauh (entah irlandia entah skotlandia)
    karena jenis batuan itu tidak sama dengan tempatnya sekarang, tetapi mirip ama yg di daerah jauh itu
    dan untuk membawanya harus nyebrang laut supaya cepet
    kl ga, kudu muter
     
  14. Offline

    devons Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 22, 2008
    Messages:
    262
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +7 / -0
    klo menurut wa sih tekhnologi pada zaman itu mungkin aja sama bahkan dah lebih maju dibandingkan dengan zaman sekarang jadi anggapan zaman dahulu tuh kuno sebenarnya bisa diperdebatkan dengan banyaknya bangunan2 yang megah n belum tentu orang zaman2 sekarang pun bisa membuatnya.... just my opinion
     
  15. Offline

    hadibangun84 Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 6, 2009
    Messages:
    154
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +5 / -0
    pernah nonton di National Geographic klo pernah t'jadi keanehan di sekitar stonehenge.... rumput2 yang tumbuh di sebelah komplek stonhenge pada suatu hari tiba2 membentuk suatu simbol aneh yang simetris (sama kayak yang terjadi di beberapa perkebunan jagung dan gandum di wilayah US).....

    keknya stonehenge dah mulai menjadi objek menarik neeh....
     
  16. Offline

    yoshikanji Superstar Veteran

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,519
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +38,085 / -0
    avara kdavra, open sesame...
    auto lock open.



    Regards,
     
  17. Offline

    Alcoholix Beginner Members

    Joined:
    May 1, 2011
    Messages:
    206
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +47 / -0
    Dulunya situs stoneheng bisa dimasuki pelancong,
    tapi sekarang, udah nggak bisa lagi.
    Padahal kalo liat dari dekat, lebih menakjubkan lagi.
    Semua versi yang dibaca, semua mitos, mutar2 di kepala pas liatnya dari dekat.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS.ID

Indowebster, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.