1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

seberapa besarkah anda menghargai ayah anda

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by ilhamdagalaw, Dec 18, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ilhamdagalaw Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 3, 2009
    Messages:
    1,653
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +3,543 / -0
    maaf sebelumnya kalo :repost:

    semoga dengan baca ini bisa tergugah hati kita terhadap ayah kita
    :ehem:



    Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

    Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

    Lalu bagaimana dengan Papa?

    Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

    tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

    Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

    tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

    Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

    Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

    Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

    Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,

    Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

    Tapi sadarkah kamu?

    Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

    Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

    Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

    Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

    Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

    “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

    Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

    Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

    Ketika kamu sudah beranjak remaja….

    Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.

    Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

    Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..

    Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…

    Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….

    Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

    Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

    Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)

    Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

    Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

    Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

    Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…

    Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…

    Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

    Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

    “Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

    Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

    Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…

    Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

    Ketika kamu menjadi gadis dewasa….

    Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…

    Papa harus melepasmu di bandara.

    Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

    Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

    Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

    Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

    Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

    Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

    Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

    Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

    Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”

    Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.

    Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

    Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

    Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

    Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

    Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

    Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

    Karena Papa tahu…..

    Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

    Dan akhirnya….

    Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….

    Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

    Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….

    Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….

    Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….

    Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

    Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…

    Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….

    Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

    Papa telah menyelesaikan tugasnya….

    Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…

    Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

    Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

    Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

    Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..



    jgn pernah kecewain ayah kalian
    :angel:


    klo suka jgn lupa :thx::piss:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    abdeeworld Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    1,383
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +6,322 / -0
  4. Offline

    ilhamdagalaw Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 3, 2009
    Messages:
    1,653
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +3,543 / -0
    oh maap bro klo repost
     
  5. Offline

    deJeer Watching You Co Administrators

    Joined:
    Sep 7, 2009
    Messages:
    15,943
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +30,062 / -1
    :swt:
    tapi gag papa jg sih....
    buat mengenang
    :terharu:
     
  6. Offline

    b3k Members

    Joined:
    Dec 19, 2009
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    hhhh..
    repost lagi..:smiley_beer:
     
  7. Offline

    rampeg Senpai Moderator

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    6,034
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,360 / -1
    CLOSE :bye:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.