1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Pohon Apel

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by princess, Aug 22, 2008.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    princess Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 30, 2008
    Messages:
    437
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +160 / -0
    7. Kisah Pohon Apel


    Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

    Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

    “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.
    “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi.” jawab anak lelaki itu.
    “Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”
    Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”

    Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

    Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.

    “Ayo bermain-main denganku lagi.” kata pohon apel.
    “Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.
    “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?”
    “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu.” kata pohon apel.

    Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

    Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

    “Ayo bermain-main lagi denganku.” kata pohon apel.
    “Aku sedih,” kata anak lelaki itu.
    “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”
    “Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.”

    Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

    Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.

    “Maaf anakku,” kata pohon apel itu.
    “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.”
    “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu.” Jawab anak lelaki itu.
    “Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat.” Kata pohon apel.
    “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu.” jawab anak lelaki itu.
    “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini.” Kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
    “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang.” kata anak lelaki.
    “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.”
    “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”

    Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    misa_gie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 15, 2008
    Messages:
    231
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +19 / -0
    @princess

    misa kesulitan buat nangkep makna yang ada.

    menurut pandangan misa berarti
    bisa jadi sahabat akan selalu ada saat kita senang atau sedih.
    bisa juga sebagaimanapun kamu meninggalkan seseorang untuk kesenanganmu diakhir waktunya kamu akan kembali kepada orang yang kamu tinggalkan karena tanpa kamu sadari dylah yang selalu ada dan menghburmu
    denagn apapun situasi dirimu. :onion-33:
     
  4. Offline

    Feischmaker Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2008
    Messages:
    1,489
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,021 / -0
    well dua kata...

    SAHABAT SELAMANYA...

    great story!!
     
  5. Offline

    Feischmaker Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2008
    Messages:
    1,489
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,021 / -0
    well dua kata...

    SAHABAT SELAMANYA...

    great story!!
     
  6. Offline

    SassyBoys Beginner Members

    Joined:
    Jul 9, 2008
    Messages:
    205
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +760 / -0
    Untuk orang yang kita sayangin apapun akan kita berikan asalkan mereka bahagia meskipun melukai diri kita sendiri........

    Great story!! setuju ama yang diatas....
     
  7. Offline

    fumifumi Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 8, 2008
    Messages:
    359
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +38 / -0
    ending yg bagus ^^ .... seandainya gw jg ada sahabat yg bisa keberikan segalanya .
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.