1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Penyesalan Seorang Ibu (Kisah Nyata)

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by De_Marijuana, Jun 28, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    De_Marijuana Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    27
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    Sorry banget kalo repost ya all.
    NB : Pahami lah cerita nyata ini dan anda semua akan menagis.:((
    -----------------------------------------------------------------------------
    JANGAN BENCI AKU MAMA

    Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.

    Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

    Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
    yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

    Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

    Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu
    cekali pada Mommy!"

    Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?"

    "Nama saya Elic, Tante."

    "Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"

    Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric...

    Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?"

    "Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak...

    Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric..Eric...

    Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.

    Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya...

    Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu.... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

    "Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"

    Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"

    Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya disini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung
    sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..."

    Saya pun membaca tulisan di kertas itu...

    "Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."

    Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan... katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"

    Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

    "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam
    sana... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

    Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi. (kisah nyata
    diIrlandia utara)

    Sumber : Googleling ajah.
    NB : Ga nolak Reputation / Thanks.
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    IrisSachiel Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 11, 2009
    Messages:
    500
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +14 / -0
    Ceritanya bagus kk!!

    Tapi maaf....

    REPOST
     
  4. Offline

    De_Marijuana Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    27
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    oo repost toh ya gpp di delete juga. ga apa apa kok.^^
     
  5. Offline

    nitnot Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 2, 2009
    Messages:
    1,151
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +662 / -0
    siip gan,,,meski repost tetep ajah bacanya bikin hati w terisak-isak,,,huhu
     
  6. Offline

    CY_T_Anezaki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 3, 2009
    Messages:
    2,154
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,698 / -0
    Waduh kurang ajar tuh ibunya (perlu dilempar chainsaw kali ya) huwee, tega amat
     
  7. Offline

    Gradient Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 23, 2009
    Messages:
    869
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +59 / -0
    gw baru baca nih....touching bangett...ijin copy ya....
     
  8. Offline

    ReverseF Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 18, 2008
    Messages:
    387
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,353 / -0
    *bercucuran air mata...*


    huhu,,,
     
  9. Offline

    lukechamber Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 10, 2008
    Messages:
    589
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +100 / -0
    yah penyesalan selalu datang terlambat......
     
  10. Offline

    soulinker Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 28, 2009
    Messages:
    446
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +482 / -0
    biasa. . .. manusia. . .

    kalo udah gak ada ato ilank baru dicari. . .
     
  11. Offline

    mardhika Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 12, 2008
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +617 / -0
    duh kasihan banget tu eric
    ada juga ya ibu yang setega itu
     
  12. Offline

    reita890 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 24, 2009
    Messages:
    325
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +77 / -0
    tapi cerita ini masih lebih baik sang ibu masih ingat kepada anaknya walaupun sudah terlambat dan ini jadi pelajaran berharga buat kita
     
  13. Offline

    plaqzaq Members

    Joined:
    Sep 25, 2009
    Messages:
    1
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    sumpah.. sedih abis ni cerita.. mantab banget dech gan ceritanya..
     
  14. Offline

    doni_xcool Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 8, 2009
    Messages:
    571
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +14 / -0
    dah pernah baca neh... :nongol:

    okey gan kesebalah dulu :tkp3:
     
  15. Offline

    chemicalboys Beginner Members

    Joined:
    Jul 23, 2008
    Messages:
    370
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +15,729 / -0
    udh sering baca si cerita yang seperti ini ..

    nice post..
     
  16. Offline

    litata Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    2,100
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +4,006 / -0
    thanks buat ceritanya
    mengharukan bgt..so moving
     
  17. Offline

    Vassili_Zaitsev Beginner Members

    Joined:
    Aug 25, 2009
    Messages:
    206
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +114 / -0
    waduh... sampe basah mata gw.. nice story gan..
     
  18. Offline

    bee_can Lurking Around Veteran

    Joined:
    Dec 8, 2008
    Messages:
    1,952
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +7,489 / -0
    cerita yang mengharukan. koq bisa melupakan anak kandung sendiri ya. pergi begitu saja tanpa memikirkan anak tersebut. dan ketika penyesalan itu datang, semua sudah terlambat.sebaiknya berpikir matang-matang sebelum melakukan sesuatu.
     
    • Like Like x 1
  19. Offline

    rampeg Senpai Moderator

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    6,034
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,360 / -1
    :terharu: tragis banget.... ternyata emang bener... penyesalan selalu datang di akhir :panda:
     
  20. Offline

    prufessuer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    2,163
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,651 / -0
    :sedih:

    ada, tuh d thread http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=28360 :hahai:

    btul :swt:
     
  21. Offline

    willace207 Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 27, 2009
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +4 / -0
    Ceritanya menyentuh dan bermakna....
    Semoga pesan dalam cerita bisa jadi motivasi bagi semuanya >_<

    Thanks for sharing :D
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.