1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Machinery Pelopor efisiensi energi masa depan (fight global warming!!)

Discussion in 'Science and Technology' started by DelQ, Dec 14, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    DelQ Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    1. Stockholm Central Station
    Stasiun yang dibuka pada 18 Juli 1871 adalah stasiun terbesar dan tersibuk di Swedia. Dengan lebih dari 220000 pengunjung per hari.
    Bayangin panasnya tuh dengan sekian banyak pengunjung!

    Dengan inovasi terbaru, panas dari jejal2an manusia ini disalurkan melalui sistem ventilasi, lalu digunakan untuk menghangatkan air dalam pipa2 bawah tanah yang kemudian dialirkan ke kompleks baru seluas 40.000 m2 yang dinamakan Kungsbrohuset. Sistem ini dikatakan mampu memenuhi 30% dari kebutuhan energi Kungsbrohuset. Sebuah penghematan energi yang besar untuk investasi yang hanya sekitar $31.000.
    Selain itu, sistem ventilasi ini juga mengurangi kebutuhan pendingin (AC) di stasiun Stockholm Central -yang berarti penghematan energi tambahan.

    Proyek Kungsbrohuset akan selesai pada 2010. Jika sukses, tentunya akan mengundang banyak pihak lain untuk menerapkan sistem serupa.

    [​IMG]

    2. Mall of America
    Mall di Minnesota ini tidak menggunakan sistem penghangat walaupun di musim dingin yang suhunya bisa di bawah 0 derajat! Untuk mengatasinya, mall seluas hampir 400.000 m2 ini mengandalkan 3 sumber panas :
    1. Panas dari pengunjung yang mencapai 40 juta per tahun.
    2. Cahaya matahari langsung melalui atap kacanya (7,5 acres of glass).
    3. Panas dari ribuan lampu.

    Jika menggunakan sistem pemanas, mall ini diperkirakan harus membayar puluhan ribu dollar PER HARI untuk tagihan listriknya!!

    [​IMG]

    3. Road Energy Systems dan Invisible Heating Systems (IHS)

    Road Energy System dikembangkan oleh perusahaan Ooms. Mereka berhasil menggunakan aspal sebagai sumber panas untuk 4 bangunan kantornya.

    Di musim panas, air dialirkan dari sumber dingin ke bangunan2 tersebut sebagai penurun suhu. Akibatnya, air akan menjadi hangat/panas. Air ini kemudian dialirkan ke aspal melalui pipa bawah tanah supaya lebih panas dan dialirkan lagi ke sebuah penyimpan panas/energi (aquifer). Setelah panas berpindah, air dialirkan lagi ke sumber dingin agar lebih dingin dan dialirkan kembali ke bangunan. Begitu seterusnya.

    Di musim dingin, proses di atas terbalik. Air dengan panas yang bersumber dari aquifer di atas akan dialirkan ke bangunan sebagai penghangat, serta ke aspal untuk menjaga suhu agar tetap di atas 0 derajat. Ketika air menjadi dingin, lalu dialirkan ke aquifer kedua untuk menyimpan air dingin. Aquifer kedua ini yang akan digunakan sebagai sumber air dingin di musim panas.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]

    Invisible Heating Systems (IHS) menerapkan sistem yang serupa dengan Road Energy System di area parkir seluas 400 m2 di Rotterdam dan Scotland. 108 Megawatt per tahun yang dihasilkan cukup untuk memanaskan 1500 m2 area di sekitarnya.

    Ini berarti 270 kilowatt energi per tahun per meter persegi, setara dengan satu panel matahari di atap, namun dengan biaya 1/20.
    Dikatakan bahwa dari setiap 1 kilowatt listrik yang digunakan untuk mengalirkan air ke aspal, dapat dihasilkan 25 kilowatt energi panas.

    Selain itu, riset menunjukkan bahwa sistem ini mengeluarkan polusi CO2 50% lebih sedikit dibanding penghangat biasa, juga menghemat penggunaan klorida (garam) untuk aspal yang membeku.

    Indonesia kapan punya kaya gituan yaahh..???

    Dihimpun dari berbagai sumber.
    Moga2 ga repost
    :piss:

    Pict-na BW killer yah?
    Langsung copy image location dari sumber2 web sih...
    Yang bisa bantuin resize gambarnya, silakan bantu...
    Tapi kalo dianggap gpp sih, ya uda. Hehe
     
    Last edited by a moderator: Dec 15, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    nielsianu Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 16, 2009
    Messages:
    37
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    wah iya di indonesia mangstab tuh... secara aspal nya hot hot :hot:

    tp klo pada bolong aspalnya sering benerin juga ya..:hahai:

    ag gak gede2 kok gambarnya.. langsung keluar di kompi gw
     
  4. Offline

    aviro Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 9, 2009
    Messages:
    1,118
    Trophy Points:
    96
    Ratings:
    +261 / -0
    Juragan, musti nya fotonya di spoiler.....
    :swt:

    by the way, :niceinfo:
     
  5. Offline

    kucinglistrik Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,226
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,545 / -0
    klo teknolog kek gini di terapin di indonesia, kita ga bakal deh kekurangan listrik...
    kerna biaya untuk minyak buat listrik bisa tergantikan dari sinar matahari.... :top:
     
  6. Offline

    Onta_sunda Members

    Joined:
    Oct 17, 2009
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    Wah bravo indonesia... tiru dong gaya mereka !!!! :hmm:


    Klo gw bisa ciptain sesuatu yg bakalan berguna untuk Indonesia, gw pasti bisa !!!!:onion-86:

    Ok Ok Ok :top:
     
  7. Offline

    witheblack Silent Reader Members

    Joined:
    May 22, 2009
    Messages:
    66
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +30 / -0
    keren ramah lingkungan banget.
    kapan y indonesia bisa kyak gitu?
    haruskah menunggu lama.?
     
  8. Offline

    DelQ Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    O ya, salah satu kekurangan yg Road Energy System itu adalah musti nunggu ada maintenance jalan, atau pembangunan jalan baru.

    Kalo mo bongkar2 jalan yg uda ada...duitnya sayang... :piss:

    @Auli : Thanks uda benerin pictnya. Hehe...
     
  9. Offline

    toimtoim Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    6,489
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +40,870 / -0
    nice post, bro :top:
    moga2 indonesia segera mengadaptasi energi terbarukan agar beban PLN makin ringan
    tp sebenernya energi terbarukan di indonesia melimpah tp banyak yg gak kepake kayak energi angin ama energi panas bumi
     
  10. Offline

    cipley Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 23, 2009
    Messages:
    57
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +858 / -0
    hmm harusnya gedung perkantoran dan mall2 di Indonesia mengadaptasi teknologi kayak gini nih...
    lumayan buat hemat listrik PLN...
    biar ga byar pet lagi...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.