1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Paparan Bahan Kimia Ganggu Kesuburan Pasangan

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by smkosasih, Oct 16, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,335
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,178 / -0
    Hubungan antara endokrin yang terganggu karena bahan kimia di lingkungan memungkinkan ketidakmampuan seseorang untuk hamil. Hasil studi terbaru beberapa bahan kimia dalam produk makanan dan konsumen dapat mengganggu hormon estrogen wanita, yang kemudian dapat mengganggu kemampuan untuk hamil.
    [​IMG]
    Sekarang para ilmuwan telah menemukan satu kendala potensial untuk calon orang tua. Penelitian baru telah memunculkan bukti hubungan antara terganggunya endokrin oleh karena bahan kimia di lingkungan dengan program bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF) yang kurang berhasil.

    IVF merupakan prosedur pengambilan sel telur wanita dan dibuahi serta dikembangkan menjadi embrio dalam cawan petri, kemudian ditanamkan kembali di rahim wanita tersebut.

    Tingkat polutan yang tinggi seperti bisphenol A (BPA), polychlorinated biphenyls (PCB) dan hexachlorobenzene (HCB) telah ditemukan pada ibu yang program IVF-nya gagal.

    Penyebab ketidaksuburan pada seseorang memang sangat banyak, mulai dari ketidakseimbangan hormon, cacat rahim, sperma cacat, jumlah sperma rendah, atau motilitas sperma yang rendah pada pria.

    "Bahan kimia tersebut dapat mempengaruhi cara hormon mengatur banyak metabolisme dalam tubuh. Termasuk mempengaruhi kemampuan untuk hamil," kata Laura Vandenberg, seorang ilmuwan di bidang reproduksi dari Tufts University seperti dilansir dari Scientific American, Jumat (14/10/2011).

    Dalam salah satu penelitian terhadap 765 wanita yang menjalani total 827 siklus IVF di klinik wilayah Boston, para peneliti menemukan hubungan antara konsentrasi PCB dalam darah dan tingkat di mana embrio berhasil ditanamkan pada dinding rahim.

    Studi tersebut telah dipublikasikan dalam journal Environmental Health Perspectives pada bulan Juli 2011. Kemungkinan implantasi gagal 2 kali lipat terjadi pada perempuan dengan kadar tertinggi PCB-153 dalam darah dibandingkan dengan perempuan dengan tingkat terendah. Wanita dengan tingkat tertinggi juga berpeluang 41 persen lebih kecil melahirkan bayi hidup daripada wanita dengan tingkat terendah.

    Para peneliti juga melaporkan hubungan antara paparan polutan lain, yaitu hexachlorobenzene (HCB) dengan kegagalan implantasi, dalam makalah yang telah diterbitkan secara online dalam Environmental Health Perspectives pada bulan Agustus 2011.

    PCB dan HCB keduanya merupakan polutan yang terakumulasi dalam rantai makanan dan butuh waktu puluhan tahun untuk memecahnya. Pada penelitian terhadap hewan telah menunjukkan bahwa, kedua jenis senyawa tersebut dapat meniru atau memblokir hormon. Terdapat bukti bahwa, HCB dapat menekan hormon yang disebut progesteron luteal. Hormon tersebut merupakan hormon yang penting untuk implantasi telur.

    Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat paparan lingkungan untuk bahan kimia dapat mempengaruhi hasil tahap awal IVF yang penting untuk mendapatkan kehamilan dan mempertahankan kehamilan yang sehat.

    Wanita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan tertentu dari bahan kimia yang dapat mengganggu kerja endokrin. Misalnya dengan menghindari makanan kaleng dan botol air sekali pakai dan membeli plastik dengan BPA-free.

    Dengan melakukan hal tersebut dapat mengurangi paparan BPA. Senyawa lain, seperti PCB juga dapat terakumulasi dalam lemak hewan dan ikan.

    sumber:detikHealth

    TAMBAHAN
     
    Last edited by a moderator: Dec 8, 2011
  2. Offline

    totonpunk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2011
    Messages:
    1,436
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +475 / -0
    Jadi polutan bahan kimia yang dipaparkan dalam artikel itu cuma berlaku buat kaum wanita ya?
    Tapi memang bagaimanapun juga bahan kimia itu memang selalu tidak sehat.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.