1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Oleskan ASI Di Putting, Obati Lecet

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by shinminho, Jul 9, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    shinminho Senpai Veteran

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,202
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,814 / -0
    IBU perlu memahami teknik menyusui. Langkah ini sekaligus mencegah terjadinya lecet pada puting payudara. ''Pada cara yang salah, bayi hanya mengisap di ujung puting. Akibatnya, puting mudah lecet,'' jelas dr Eighty Mardiyan Kurniawati SpOG.

    Penyebab lain, kesalahan teknik melepaskan puting setelah menyusui. Salah seorang konselor laktasi itu menyatakan, biasanya ibu menghentikan proses menyusui dengan langsung menarik payudaranya. Jika mulut bayi masih kuat tertanam di puting ibu, tarikan tersebut akan melukai puting. ''Sebaiknya, lepaskan puting dari mulut bayi dengan cara memasukkan jari kelingking ibu ke mulut bayi melalui sudut mulut. Atau, menekan dagu bayi ke bawah,'' ucapnya.

    Puting lecet juga merupakan dampak kesalahan perawatan payudara. Misalnya, membiarkan puting selalu basah. Puting yang basah merupakan media yang nyaman bagi kuman. Risiko infeksi dan lecet pun makin besar. ''Pastikan puting selalu kering,'' kata Eighty.

    Ada cara lain untuk menghindari infeksi. Sebelum menyusui, pijat puting sedikit agar keluar air susunya. Air susu tersebut lantas digunakan untuk mengolesi puting dan sekitar areola mammae (bagian hitam payudara). Hal yang sama dilakukan sesudah menyusui. Dengan demikian, puting selalu bersih dan terhindar dari infeksi. Sebab, di dalam ASI ada pelumas yang bisa melembutkan areola mammae dan puting. Juga, terkandung disinfektan yang bisa membersihkan.

    ''Jadi, tidak usah membasuh puting dengan air atau antiseptik. Cukup dengan ASI, sudah bersih kok,'' jelas spesialis kebidanan dan kandungan RSUD dr Soetomo itu.

    Dia tak menyarankan menyuci puting memakai sabun. Sebab, sabun mengandung soda yang memudahkan puting jadi lecet. "Payudara saat menyusui itu kan mekar, bengkak, dan muara ASI-nya sedang terbuka, sehingga sensitif jika terkena soda. Pada waktu mandi, cukuplah dibersihkan memakai air tanpa sabun".

    Dalam kondisi lecet parah, payudara hendaknya diliburkan dulu. Susui bayi dengan payudara sebelahnya. Selanjutnya, puting lecet tersebut diobati dengan obat oles hingga sembuh. Kalau ternyata ASI dari payudara yang lecet itu sudah penuh, sebaiknya keluarkan dengan jalan dipompa. ASI hasil pompaan tersebut dapat diminumkan kepada bayi dengan jalan disendoki. (ai/c13/nda)

    ---

    Teknik Tepat Menyusui

    - Ibu duduk tegak. Yang benar, tangan menopang payudara, yaitu ibu jari di atas dan empat jari lain di bawah.

    - Bayi menghadap perut ibu dengan mulut dan dagu yang menempel betul pada payudara. Mulut bayi harus masuk hingga areola mammae.

    - Jika posisi kurang pas, ganjal tubuh bayi dengan bantal. Bukan sebaliknya, ibu membungkukkan badan.

    - Idealnya, menyusui masing-masing payudara selama 10-15 menit.

    - Selagi menyusui dengan payudara sebelah kiri, payudara kanan dibiarkan bebas.

    - Susui kapan pun bayi membutuhkan. Langkah ini akan memacu produksi ASI.
     
    Last edited by a moderator: Jun 27, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    gravitazy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 19, 2010
    Messages:
    477
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +959 / -0
    pertamax nya diambil bro Jhon88 yg cuma ngingetin.....[​IMG]

    di dalam ASI kan emang sudah terkandung Antibiotik yg bakalan
    diturunkan dari ke IBU ke Anak nya...[​IMG]
     
  4. Offline

    khuma_putry Senpai Regional Leader

    Joined:
    Nov 7, 2009
    Messages:
    5,390
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114,064 / -8
    yup bener banget bro...... antibiotik dalam asi melebihi antibiotik yang di ciptakan oleh manusia,

    semakin banyak si bayi minum asi, semakin kuat tuhnya akan kekebalan berbagai penyakit yang nenyerang. :lol:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.