1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Nobel Obama Menuai Kontroversi

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by kzha, Oct 11, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    WASHINGTON - Suara prokontra terus bermunculan sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama terpilih sebagai penerima penghargaan Nobel Perdamaian tahun ini.

    Berbeda dengan kemenangan mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari tahun lalu yang tidak menimbulkan kontroversi, kemenangan Obama sebagai peraih Nobel Perdamaian tahun ini terus memunculkan perdebatan. Sebagian pihak setuju dengan kemenangan ini, tapi tidak sedikit pula yang mempertanyakan hasil pilihan Komite Nobel Perdamaian itu.

    Pihak yang kontra menilai kemenangan Obama tidak relevan, terlalu dini, serta berbau politis. Mereka juga menganggap Obama belum meraih prestasi apa pun yang bisa dijadikan alasan kemenangannya. Suara paling keras datang dari Taliban. Melalui juru bicaranya Zabihullah Mujahid, Taliban menganggap kemenangan Obama sebagai hal yang sangat konyol.

    "Nobel Perdamaian? Obama seharusnya meraih penghargaan Nobel karena sudah meningkatkan kekerasan serta memperbanyak jumlah warga sipil yang tewas. Dia semakin meningkatkan skala peperangan di Afghanistan dengan mengirim lebih banyak tentara di sana," tandas Mujahid kemarin.

    Suara tak kalah keras datang dari aktivis China. Mereka menilai Obama tidak pantas meraih Nobel karena presiden kulit hitam pertama AS itu memiliki rekam jejak yang buruk dalam soal hak asasi manusia. Selain menganggap Obama berpendirian lemah dalam hak asasi manusia, aktivis China juga mempertanyakan sikap Obama yang menolak bertemu dengan Dalai Lama.

    Gedung Putih memang sudah membantah bahwa Obama menolak untuk bertemu dengan Dalai Lama. Mereka mengatakan presiden berusia 48 tahun itu sudah bersepakat untuk bertemu dengan Dalai Lama bulan depan. Namun, aktivis China masih meragukan keinginan Obama untuk menerima Dalai Lama.

    "Kemenangan Obama merupakan preseden yang sangat buruk bagi demokrasi. Ini membahayakan warga China dan dunia," tutur salah seorang aktivis Huang Ciping.

    Aktivis China juga kecewa karena dua kandidat China yang menurut mereka lebih berhak menerima Nobel malah tidak terpilih.

    China memang memiliki dua kandidat dalam pemilihan Nobel tahun ini, yaitu Hu Jia dan Wei Jingsheng. Jia merupakan aktivis yang ditangkap Pemerintah China sejak Desember 2007. Dia ditangkap setelah membeberkan kekerasan yang dilakukan pemerintah terhadap penderita AIDS.

    Sementara Jingsheng merupakan mantan tukang listrik yang menghabiskan 18 tahun di penjara karena memperjuangkan demokrasi saat China di bawah pemerintahan Deng Xiaoping. Kemenangan Jia atau Jingsheng bisa menjadi kado istimewa bagi perayaan 60 tahun pemerintahan komunis China. Selain Ciping, Harry Wu yang menghabiskan dua dekade di penjara China sebagai tahanan politik juga mempertanyakan kemenangan Obama.

    Dia menilai keputusan Komite Nobel terlalu prematur. "Saat ini apa yang dilakukan Obama untuk perdamaian memang tidak terlalu buruk,tapi saya tidak melihat dia cukup kompeten untuk meraih Nobel," ucapnya.

    Dalam pemilihan Nobel Perdamaian tahun ini, terdapat 205 kandidat yang datang dari kalangan indvidu maupun organisasi.

    Dibandingkan Obama, nama Jia bersama Presiden Prancis Nicolas Sarkozy serta Perdana Menteri Zimbabwe Morgan Tsvangirai lebih difavoritkan untuk mendapatkan Nobel Perdamaian. Namun, Komite Nobel memilih Obama karena mantan senator Demokrat itu dinilai sudah melakukan berbagai usaha luar biasa untuk memperkuat diplomasi internasional, mengaktifkan kembali perdamaian Timur Tengah,serta mengampanyekan pakta antipengembangan senjata nuklir.

    Sependapat dengan aktivis China, Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki menilai keputusan Komite Nobel Perdamaian terlalu terburu-buru.?Obama seharusnya diberi Nobel ketika tentara AS sudah ditarik dari Afghanistan dan Irak atau saat AS berdiri di belakang warga Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka,?kata Mottaki. Suara keberatan tidak hanya datang dari luar negeri.

    Ketua Komite Nasional Partai Republik Michael Steele menjadi salah satu warga Amerika yang mempertanyakan kemenangan Obama. Dia mengatakan Obama belum menunjukkan prestasi apa pun.Ambisi Obama untuk mengenyahkan senjata nuklir dari muka bumi juga masih diragukan karena masih sebatas deklarasi dan belum menuju perundingan, apalagi kesepakatan.?

    Tolong tunjukkan, apa yang sudah diraih Obama selama ini,?ujar Steele. Dalam ulasannya di Washington Post, Dan Balz menuliskan keheranannya atas kemenangan Obama. Dia sampai tidak habis pikir mengapa penghargaan prestisius itu jatuh ke ?seorang presiden di tahun pertamanya dan belum memiliki pencapaian internasional apa pun?.

    Hampir sama dengan Washington Post, New York Times menganalisis kemenangan Obama dengan menunjukkan jurang perbedaan antara janji ambisius dengan pencapaian sang presiden. Menurut mereka, besarnya perbedaan itu membuat kemenangan Obama patut dipertanyakan. Sementara itu, Wall Street Journal yang terkenal konservatif bereaksi atas terpilihnya Obama dengan menganggap kemenangan itu sebagai hal yang ?membingungkan?.

    Media di luar Amerika seperti Inggris dan India juga ramai berkomentar. Daily Telegraph dari Inggris memberitakan kemenangan Obama sebagai ?salah satu kejutan terbesar yang pernah dilakukan Komite Nobel?. Mereka juga menyoroti kemungkinan muatan politis di balik kemenangan Obama.

    Terlebih, Presiden AS ke-44 tersebut dinominasikan hanya dua minggu sebelum penutupan nominasi atau hanya 12 hari setelah dia menduduki Gedung Putih. Sementara itu,pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro menilai kemenangan Obama sebagai suatu langkah positif. Dalam satu artikel, Castro mengatakan, keputusan Komite Nobel itu dimaksudkan untuk mengkritisi politik genosida yang dilakukan pendahulu Obama.

    ?Saya tak selalu setuju dengan keputusan-keputusan lembaga ini,?kata Castro dalam tulisannya, ?tapi saat ini saya akui bahwa ini adalah suatu langkah positif.? Dia menambahkan bahwa memang banyak pihak di dunia yang berpendapat pemberian hadiah itu terlalu dini. ?Namun kami ingin tahu keputusan ini lebih dari sekadar penghargaan kepada seorang Presiden AS,? kata Castro.

    ?Kami tahu kritik-kritik politiknya terhadap genosida yang dilakukan sejumlah Presiden AS terdahulu,? lanjutnya. Obama sendiri menanggapi kemenangan tersebut dengan rendah hati.Suami Michelle ini mengaku terkejut,tapi dia tidak akan lengah dengan kemenangan kemarin. Dia menilai penghargaan Nobel yang diraihnya sebagai sebuah ?panggilan untuk beraksi lebih nyata?.

    Obama juga menegaskan kemenangannya itu hanyalah awal dari kerja kerasnya dalam membangun tatanan dunia yang lebih baik.Tak lupa, Obama mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi dunia saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu orang atau satu negara. Dia meminta kerja sama dari pemimpin dunia lain untuk mewujudkan perdamaian.

    ?Jika melihat sejarah panjang Nobel, saya tahu bahwa penghargaan tersebut tidak hanya ditujukan untuk pencapaian-pencapaian tertentu, melainkan juga diberikan untuk sebuah momentum. Saya menganggap penghargaan ini sebagai sebuah momentum dan panggilan untuk bertindak,? ungkap Obama.

    Obama mengatakan akan menghadiri upacara penganugerahan Nobel yang akan digelar di Oslo,Norwegia,10 Desember mendatang. Dia juga berjanji akan memberikan seluruh uang penghargaan sebesar USD1,4 juta (Rp14 miliar) bagi kegiatan amal.(Koran SI/Koran SI/jri)

    ======================
    Sumber : Okezone.com :piss:
    ======================
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,600
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,958 / -0
    taliban cuma mau ikut ikutan ngasih pendapat yang kagak berguna ,jelas ajagh mereka kagak terima soalnya kekuasaan mereka udah hilang di afganishtan lagipula siapa juga sih yang suka ngelakukan kekerasan di afghan kalau bukan taliban? kok obama yang disalahin,kagak nyambung ah,nyalahin orang,padahal yang melakukan mereka sendiri:hahai:
    kalau masalah dalai lama itu bakalan runyam,
    kalau dia datangin dalai lama berarti dia dukung tibet memisahkan diri dari china,dan china pasti akan selalu menganjal urusan amrik di dewan keamanan PBB
    kalau dia tidak mengunjungi dalai lama,maka banyak negara lain yang pro tibet dan anti RRC bakalan tidak bersimpatik dengan amrik
    susah urusannya:hahai:
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    neoracleve Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    1,124
    Trophy Points:
    127
    Ratings:
    +744 / -0
    indonesia ,udah ada yang dapat nobel belum ,maaf kalo OOT :maaf:
     
  5. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0

    ^
    ^
    bener bro,.. taliban emang banyak melakukan kekerasan ama warga sipil,. :voodoo:
    tapi ngapain pula tentara amerika di sono,..? :hahai:

    kalo maslah Tibet emang susah bro,.. "negara" kecil mana tahan ngelawan negara besar,. apa lagi pemegang Hak Veto,.
    masalah tibet,. Apakah Tibet emang ingin memerdekan diri dari RRC atau RRC yang mengklaim kembali bahwa Tibet adalah bagian dari RRC,. karena secara de facto tibet telah memproklamirkan kemerdekaan nya pada tahun 1912, oleh dalai lama ke 13,. dan kemudian pada tahun 1950 RRC mulai melakukan Invasi ke Tibet dan menyatakan bahwa tibet adalah bagian dari RRC, katanya udah 1.2 juta rakyat tibet jadi korban :hahai:
    waduh OOT neh,.. :swt:

    yang menjadi kontrofersi adalah,. prestasi apa yg sudah di perbuat oleh Obama sehingga dia pantas mendapatkan Nobel Perdamaian :haha:
     
    Last edited: Oct 11, 2009
    • Like Like x 1
  6. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    sudah kuduga akan seperti ini jadinya.
    karena obama kan baru saja menjabat sbg presiden AS, kok sudah dinominasikan dlm penghargaan nobel perdamaian.
    apa ga sebaiknya Presiden Prancis Nicolas Sarkozy serta Perdana Menteri Zimbabwe Morgan, kan mereka lebih difavoritkan dan tentunya mereka memerintah negaranya lebih lama dari obama.....
     
    • Like Like x 1
  7. Offline

    PseudoAngel Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 17, 2009
    Messages:
    969
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +999 / -0
    hmmm,susah juga ya,setiap negara punya opini masing2,apalagi dengan posisi Obama sebagai presiden US,bakal (mungkin) membiaskan opini mereka... :p

    well,let`s just see how it will go... :p
     
  8. Offline

    MMcchh Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 6, 2009
    Messages:
    226
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +17 / -0
    gw setuju dengan statement yg ini:piss:
     
  9. Offline

    s0k3r Beginner Members

    Joined:
    Apr 22, 2009
    Messages:
    310
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +20 / -0
    emang gw rasa obama terlalu cepet buat nerima nobel, lha wong dia blon membawa perdamaian dunia ke arah yg lebih baik secara signifikan. tindakan2nya kan baru sekedar langkah awal yg blon terlihat ujungnya.

    tapi terlepas dari pro kontra tersebut, moga2 aja dengan momentum yg dia bilang ntu dia tetap konsisten untuk mewujudkan ambisinya mewujudkan perdamain di dunia. :piss:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.