1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Nak, Urungkan Niatmu Jadi Sarjana...

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by khuma_putry, Jul 14, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    khuma_putry Senpai Regional Leader

    Joined:
    Nov 7, 2009
    Messages:
    5,415
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114,457 / -8
    [​IMG]

    KOMPAS.com — "Maafkan aku, Nak, ya. Urungkan niatmu untuk menjadi sarjana. Ayah tidak sanggup menyediakan uang sebesar itu dalam waktu sekejap."

    Kata itu mungkin yang sering muncul dari seorang ayah yang anaknya diterima menjadi mahasiswa jalur undangan perguruan tinggi negeri (PTN). Dulu, jalur ini dikenal dengan penelusuran minat dan kemampuan, atau kerap disingkat PMDK.

    Bagaimana tidak, seorang teman di Facebook, Coen Husain Pontoh, menuliskan keluh kesahnya di statusnya. "Keponakan saya keterima di salah satu universitas terkemuka di Pulau Jawa melalui jalur "undangan". Tapi, untuk bisa masuk kuliah, ia pertama kali harus bayar Rp 40 juta kontan," tulisnya.

    "Kampusnya terkenal sebagai kampus rakyat, namanya: Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta," tulisnya di http://www.facebook.com/home.php#!/coenhusainpontoh/posts/10150185073318500.

    Bayangkan, orangtua yang gajinya di atas upah minimum, katakanlah Rp 2,5 juta per bulan, belum tentu bisa menyediakan uang sebesar itu dalam waktu singkat. Kecuali, kalau orangtua itu nyambi korupsi tentunya. Padahal, upah minimum seorang buruh atau karyawan/karyawati di Jakarta berkisar Rp 1,2 juta.

    Pada situs Pemprov DKI Jakarta tertanggal 29 November 2010 diberitakan bahwa upah minimum DKI Jakarta (UMP/UMR DKI Jakarta) tahun 2011 ditetapkan sebesar Rp 1.290.000 per bulan per orang. Apa ini artinya? Artinya, jika kita anak seorang buruh yang gajinya sesuai dengan upah minimum atau dua kalinya upah minimum yang ditetapkan pemerintah, kita dilarang untuk menjadi mahasiswa.

    Kampus hanya untuk orang kaya. Orang miskin dilarang masuk kampus untuk belajar. Yang boleh belajar di kampus adalah orang-orang kaya. Sementara jika pendidikan tinggi adalah salah satu pintu masuk untuk mengubah kehidupan agar lebih baik, pintu itu sekarang sudah perlahan-lahan ditutup.

    Yang kaya makin kaya dan yang miskin tetaplah miskin. Tak peduli di negeri yang mengklaim berdasarkan Pancasila, yang berdasarkan Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Keadilan Sosial. Yang jelas di negeri ini anak orang miskin silakan minggir dari pendidikan tinggi.

    "Salah sendiri lu miskin, orang miskin, enyah aja lu".

    Mungkin, itu kata-kata yang muncul di pikiran, hati, dan lisan para petinggi negeri ini, yang membiarkan komersialisasi pendidikan semakin menggila.

    Nak, urungkan niatmu jadi sarjana ya….

    Sudah jangan menangis terus, Nak….

    Mungkin kita hidup di negeri yang salah.…

    Di negeri yang menganggap orang-orang miskin hanya sekadar angka, bukan warga negara….

    Sumber :Desene
    __________________________
    bagi kalian yang kuliah, kuliah yang bener jangan malas2, :onfire:
    kalau malas2 mau jadi apa negara ini :pistol:
    Inget orang tua cari Rupiah sampe tidak memperdulikan kesehatannya, demi tercapai pendidikan anaknya :terharu:
    ______________

    Trid ini coba saia gabungkan dengan Wow, Masuk Kedokteran Unair Rp. 800 juta
     
    Last edited: Jul 14, 2011
    • Thanks Thanks x 12
    • Like Like x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    kliver Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 17, 2010
    Messages:
    1,050
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +509 / -0
    memang semuanya serba mahal :yareyare:
    mau belajar pun butuh biaya besar :sigh:

    btw. kok rasanya sdh pernah baca ya :???:



    no pertamaxxxx :awas:
     
  4. Offline

    mr_ark Superstar Super Moderator

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    22,007
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +65,713 / -11
    jadi pengusaha gak harus sarjana kok... :haha: yang penting kemauan dan kerja keras. :awas:
    yang jadi sarjana juga banyak yang nganggur loh... :malu
     
  5. Offline

    du8ck Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 10, 2009
    Messages:
    510
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +1,172 / -0
    Masalahnya sekarang,,

    orang orang yang 'sanggup' kuliah malah gk beres,,,

    Pas Kul, TA (Titip Absen) mulu....
    Pas Ujian, SKS (Sistem kebut semalem) mulu....
    Pas Skripsi..... Plagiat milik orang laen....
    Pas Udah Lulus.... Pengangguran deh....

    :suram:
     
    • Thanks Thanks x 2
  6. Offline

    kanga6us Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,207
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +328,388 / -0
    TSnya...:malu:

    ane mahasiswa abadi..gak lulus2 malah..:lol:
     
  7. Offline

    khuma_putry Senpai Regional Leader

    Joined:
    Nov 7, 2009
    Messages:
    5,415
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114,457 / -8
    tadi pas search tidak ada tuh :ngupil:

    mungkin bacanya di tetangga :lol:
    kalau jadi pengusaha mah tidak harus sarjana, yang tidak lulus esde saja bisa jadi pengusaha :lol:
    ada om agus :kisss:

    mahasiswa abada :gaswat:
     
  8. Offline

    RE112 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 14, 2011
    Messages:
    3,499
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +2,076 / -0
    yang gak bisa sekolah pada pengen sekolah walaupun harus sampe kerja keras buat sekolah :terharu:
    yang mampu sekolah ada yang bener-bener sekolahnya ada yang males-malesan sekolahnya :yareyare:
    maka dari itu yang males sekolahnya harus lebih rajin lagi sekolahnya karena banyak diantara kita yang gak mampu sekolah :unyil:
     
  9. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    UGM mah bukan lagi kampus rakyat
    jangankan yang mau kuliah
    yang PKL di dalam lingkungan kampusnya aja katanya diusir usirin gw liat di kompas
    kontras sama lingkungan kampus gw yang katanya swasta tapi pkl kampus tetap hidup aja tuh
    cuman kesian yang diluaran kampus suka diusir usirin pamong praja karena nyerobot jalur jalan orang (dilema)
     
  10. Offline

    blue_lionx Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    4,372
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +32,152 / -0
    ironis ketika melihat universitas negeri semahal itu,, :yareyare:
    dimana kah usaha pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa? :yareyare:

    saya dulu mau masuk univ negeri, tapi liet harga nya aja dah ngeri..
    akhirnya masuk STMIK biasa.. :nikmat:
     
  11. Offline

    ridhovilla Post Hunter Veteran

    Joined:
    Mar 4, 2010
    Messages:
    2,252
    Trophy Points:
    201
    Ratings:
    +2,250 / -0
    yang udah bayar malah titip absen :yareyare:
    gimana titip absen,kasih ke orang yang gak mampu aja ya:iii:
     
  12. Offline

    happybratboy Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    5,241
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,346 / -0
    kata katanya kaya puisi aja gan
    puitis banget....
     
  13. Offline

    blue_lionx Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    4,372
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +32,152 / -0
    upsss.. jadi malu.. :malu
     
  14. Offline

    kucinglistrik Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,226
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,545 / -0
    wah dilema banget ya...
    padahal anggaran pemerintah untuk pendidikan itu udah naek jadi 20% dari APBN....
    itu duitnya pada ke mana yak :???:

    dan satu lagi, emang bener tuh kampus ugm udah ga seperti dulu lagi...
    tapi kampus yg berstatus bhmn laennya juga sama ga mahalnya? :???:
     
  15. Offline

    Arions Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 6, 2010
    Messages:
    787
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +63 / -0
    standar lulusan sarjana indonesia mah ngak dianggap dikalangan internasional, setelah saya jadi mahasiswa baru tau bahwa perkataan itu benar, setelah bertukar pikiran sama teman yang kuliah kedokteran di jerman saya baru tau buat kuliah di luar negeri itu jauh lebih susah dan lebih mahal, bukan hanya kedokteran, disana kuliah itu memang untuk golongan menengah keatas, anak-anak lebih memilih SMK jurusan tehnik mesin (fav) ketimbang masuk SMA, tujuanya biar habis sma bisa langsung kerja, kalo mau kuliah itu mikir banget mereka

    kalo stigma di indonesia kan berbeda, SMK tu anak buangan, pendidikan tertinggi itu kuliah padahal jadi sarjana pun ngak bakal menjadi dapat kerja
     
  16. Offline

    Olivierdelf Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 6, 2011
    Messages:
    739
    Trophy Points:
    106
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +307 / -0
    kalau kata alumni U*M:
    dulu kalau saya telat lahir satu tahun saja... mungkin saya tidak bisa melanjutkan kuliah...
    kenapa?
    karena ditahun itu uang per semester dan uang masuknya naik 10x lipat.

    Begitu pula sekarang
    3 tahun lau, saya masuk kuliah dengan biaya 1/2 dari uang masuk sekarang.

    walau kenyataannya uang berbanding lurus dengan fasilitas tapi klo sampai tidak bisa melanjutkan kuliah gara" dana itu sudah keterlaluan.
    pendidikan bisa maju kalau ada kemudahan dalam melanjutkan pendidikan.

    it is all about money...
    moneyTalk
     
  17. Offline

    crazy4fun Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    6,252
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +5,813 / -0
    Yah,memang kaya gini kenyataan klo mo kuliah zaman sekarang,klo nga ada duit dijamin nga bakal bisa kuliah :sigh:
     
  18. Offline

    sunsphoenix ~Super Cool~ Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 5, 2008
    Messages:
    5,733
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +2,174 / -0
    Bersyukurlah bagi yang bisa kuliah karena kuliah ga gampang ternyata
    :sigh:
     
  19. Offline

    Thunderbolt Beginner Members

    Joined:
    Sep 29, 2010
    Messages:
    301
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +672 / -0
    Klo saya kuliah cuma sampe setara D3 doang, weksss
     
  20. Offline

    michael17bm Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 12, 2009
    Messages:
    4,447
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +8,025 / -0
    ketika pendidikan dikomersilkan. :yareyare:
    semakin tahun SPP semakin naik, :yareyare:
     
  21. Offline

    ez_penguinz Beginner Members

    Joined:
    Jan 7, 2010
    Messages:
    232
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +2,972 / -0
    mahal banget :shock1:
    ga bisa bayangin ntar klo punya anak biaya skulnya berapa :iii:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.