1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

[Motivasi] Pelajaran Dari Segenggam Garam

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nebunedzar, Jan 17, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Nebunedzar Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 7, 2009
    Messages:
    944
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,270 / -0
    Karya Amalia Magda Kuslarisa

    Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi,
    datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah.
    Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet.
    Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

    Pemuda itu menceritakan semua masalahnya.
    Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu
    mengambil segenggam garam dan segelas air.
    Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk
    perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, “ujar Pak tua itu.

    “Asin. Asin sekali, “jawab sang tamu, sambil meludah ke samping.

    Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu.
    Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau.
    Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu.

    “Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah.” Saat pemuda itu selesai
    mereguk air itu, Beliau bertanya, “Bagaimana rasanya?”
    “Segar,” sahut sang pemuda.
    “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?” tanya Beliau lagi.
    “Tidak,” jawab si anak muda.

    Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda.
    “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam tadi,
    tak lebih dan tak kurang. Jumlah garam yang kutaburkan sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda. Demikian pula kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

    Beliau melanjutkan nasehatnya. “Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.
    Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran"

    "Subhanallah.. "

    Sekarang seberapa luas hatimu kawan...? Sudah siapkah hati ini menjadi tempat yang nyaman damai berdampingan dengan masalah yang datang? karena untuk keluar atau pun lari tidak mungkin.Sejauh kita berlari dan sembunyi, masalah itu akan selalu menemukan kita dalam episode kehidupan kita..terima saja dan berdamailah...ajak dia untuk menikmati secangkir teh kesabaran...selepas dia pergi Insya Allah akan mendapati diri kita yang kuat dan tegar...SEMANGAT KITA PASTI BISA!

    Sumber:
    http://www.facebook.com/topic.php?uid=244855629427&topic=13072
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    engboh Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 3, 2009
    Messages:
    724
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +34,554 / -0
    ini samakah artinya dengan "kejahatan kecil akan hilang dengan banyaknya kebaikan yg kita lakukan" :yareyare::???:
     
  4. Offline

    zolonoa1 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 25, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +23 / -0
    maksudnya... masalah yg kita hadapi itu hanya sebuah gangguan kecil, kalo kita memiliki hati seluas telaga itu...
    subhanallah... lgsung kebuka mata ini...
     
  5. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    untuk menghadapin kerasnya hidup ini, setiap orang butuh kapasitas mental yang besar...

    kurang lebih gitu pesan yg gw tangkap

    tks bro
     
  6. Offline

    Lenza_kannone Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 20, 2010
    Messages:
    83
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    yang penting hati ya kali gan...
    jagn liat msalah..
    tapi lawannya u hati kita sendiri..
     
    • Like Like x 1
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.