1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Mitos, Legenda, dan Kenangan tentang Jogja masa lampau yang tak terdokumentasi

Discussion in 'Jogja' started by zutara, Dec 13, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    Mitos, Legenda, dan Kenangan tentang Jogja masa lampau yang tak terdokumentasi (Jogja Undocumented Urban Legend)
    oleh : pIway TCM

    Kota Jogja, kota kecil yang katanya (sekarang) sumpek, panas, macet dan tidak teratur ini meninggalkan banyak sekali kenangan. Bagi mereka yang merantau, entah ke luar kota atau bahkan yang sampai ke luar negeri, atau bahkan mereka yang pernah tinggal sementara di kota ini, pastilah mempunyai kenangan tersendiri akan kota ini. Berikut kenangan saya tentang beberapa mitos dan legenda yang saya alami ketika saya masih kecil, dan kenangan-kenangan tersebut sampai sekarang masih membawa sunggingan tawa kalau diingat, yaitu kenangan, peristiwa, mitos, legenda yang menginspirasi, usang namun kenangannya tidak lekang, orisinil, hampir dan bahkan sudah dilupakan, hampir dan bahkan sudah hilang punah karena tidak terdokumentasikan dengan baik, yang menurut saya pantas diberikan predikat LEGENDA JOGJA TAK TERDOKUMENTASI. Dipersembahkan untuk anak-anak Jogja di masa datang, supaya tidak lupa akan hal ini. Ini merupakan opini pribadi saya dan beberapa teman. Sila menikmati:

    1. Suara drumb-band tengah malam.

    Sekitar tahun 80-an akhir, setiap tengah malam, di hari hari tertentu, kita orang jogja pasti mendengar suara drum-band. Kalau yang rumahnya barat, pastilah mengira asal suara itu dari timur, kalau dari selatan pastilah mengira itu asal suara drum-band dari arah utara, begitu pula sebaliknya. Anehnya, suara itu ketika dicari tidak ada satupun yang menemukan. Saya pernah minta kepada bapak untuk nonton itu drumb-band, lantas diantar sama bapak mencari asal suara itu, tapi tetap saja tidak ditemukan. Ini semua orang jogja asli pasti tahu.

    2. Legenda Yu Darmi.

    Tentang legenda hidup ini, mbak Tiwi nadanusantara pernah membahasnya di sini ., juga ada teman bahas di sini juga. Beliau adalah legenda dunia malam pinggir kota. Dengan payung hitam dan baju hangat semacam sweater berkerah menutup leher, beliau "bekerja" menjadi PSK senior. Rumahnya kalo ndak salah diselatannya stasiun lempuyangan.

    Waktu SD ketika saya berangkat setor koran naik sepeda pagi-pagi dari jalan Diponegoro ke stasiun tugu dan lempuyangan, saya sering berpapasan dengan beliau, bahkan beliau sering menyapa sesiapa yang masih terbangun dini itu di sekitar area lempuyangan kadang di utara Kridosono. Tapi apa yang dilakukannya waktu itu saya ndak mudheng.

    3. Gauk (sirine-Jawa) pabrik gula Madukismo

    Suara gauk yang meraung raung setiap jam 5.45, 6.00, 21.45, dan pukul 22.00. Suara ini akan terdengar setiap musim tebang tebu atau disebut cembengan, yaitu pada bulan April-Oktober.

    4. Gauk pitulasan, 1 maret, dan 10 november.

    Suara gauk ini berasal dari tower gauk di selatan pasar Gampingan (Serangan) selatan jalan. Dulu disitu ada tower jaman belanda yang selalu dibunyikan pada tanggal tanggal tersebut. Kalau tanggal 1 maret dan 10 November pasti dibunyikan tepat jam 6 pagi. Kalau pas pitulasan pasti jam 10 pagi. Pada saat gauk pitulasan dibunyikan, ada ritual kusus yang dilakukan para mahasiswa Institut Seni Indonesia, yaitu tiarap. Tapi akhir 80-an, tower yang sudah tidak berfungsi sejak awal 90-an itu sudah dirubuhkan karena dibelakangnya dibangun PLN baru. Sebelum PLN, bangunan pabrik anim yang terkenal angker.

    5. Air Mancur

    Dulu di tengah perempatan Kantor Pos Besar ujung jalan Malioboro ada air mancurnya. Lalu sekitar pertengahan 80-an air mancur itu dihilangkan seiring meningkatnya volume lalu lintas yang melewati perempatan itu. Lantas, lokasi NOL kilometer itu dinamakan Air Mancur. Kalau ndak percaya tanya aja sama kernet bus kota jalur 9 warna oranye itu.

    6. Suminten Edan

    Hahaha tokoh kethoprak ini sangat fenomenal sekali. Siapapun pasti pernah nonton ketoprak ini, enta itu nonton dirumah sendiri atau di tetangga. Ketoprak yang sangat menakutkan bagi anak-anak kecil, hahaha, apalagi suara tangis bayinya Suminten. Tokoh yang memerankan Suminten Edan adalah Marsidah, BSc., dari sanggar ketoprak Sapta Mandala pimpinan pak Widayat. Rumah bu Marsidah dari dulu sampai sekarang di selatan pasar Ngringin di Patangpuluhan.

    7. Gito-Gati PS Bayu

    Tokoh kembar fenomenal dalam bidang perkethoprakan Jogja dan sekitarnya. Anak-anak kecil bisa membedakan keduanya dari "upa atau nasi yang menempel di pipi" salah satu dari keduanya. Anaknya, Bambang Rabies sampai sekarang masih eksis di dunia kesenian.

    8. Kethoprak Sayembara TVRI Jogja

    Beberapa judul yang masih saya ingat: Ampak-Ampak Singgelopuro; Kesaput ing Pedhut, Ampak-ampak kaligawe, dll. Terakhir kethoprak sayembara tahun 1994 dengan tokoh Ria Enes yang punya noda "toh" di lengan. Sponsor ketoprak sayembara terakhir adalah majalah Referendum yang terbit dan mati pada tahun-tahun tersebut. Salah satu tokoh yang sangat terkenal adalah Ki Bongol, seorang misterius yang sakti mengenakan caping. Dan ingat ga, kalau yang jadi mbok mban di setiap lakon selalu sama orangya, ibu ibu gemuk pendek, namanya Bu Titik, tapi panjangnya siapa ndak tahu.

    9. Mbangun Desa

    Cerita semacam opera sabun yang digunakan oleh pemerintah sebagai sarana untuk menyalurkan kebijakan-kebijakan yang bertitik pada pembangunan desa. Dikemas lucu dan dengan gaya jogja yang khas. Tokoh-tokoh dalam opera ini adalah: Den Baguse Ngarso (Drs. Susilo), Pak Bina, Bu Bina (Heru Kesawa Murti), Kang Sronto, Yu Sronto (yang aslinya adalah istri dari pemeran Pak Bina), Den Ayune Ngarso (Yati Pesek) Kuriman, dan terakhir ada Yu Beruk.

    10. Obrolan Angkring

    Sapa kelingan tokoh tokohe, ayo tulis kene. Nek aku masih ingat lagunya loh.

    Warung angkring sebutane

    Ra ngintelek ning mesti dho dikangeni

    Mahasiswa, tukang becak, seniman lan senewen

    kabeh ngumpul dadi siji dho gayenge

    Ngobrol mrono, ngobrol mene kaya ahli

    Wusanane ngrasani nggone tanggane

    Aja-aja, aja keladuk sembrono, iso iso diciduk karo pulisi

    Mangga-mangga, mangga lenggah wonten mriki

    Lenggah nangkring, sego kucing, karo ngopi

    Mangga-mangga, sing ra jajan mesti rugiii

    11. Basiyo

    Dagelan mataram ala Jogja yang digawangi oleh Alm. Basiyo, Alm. Ki Narto Sabdo. Ngabdul,dll. Dagelan yang bersahaja, lugu, cerdas, antisipatif, tidak sarkasme, dan sangat kental dengan kebudayaan dan cara hidup orang kebanyakan di Jogja.

    untuk yg ingin merikues koleksi mp3 karya Basiyo, Dagelan gaya mataraman ini nanti bisa pm saya

    12. Sujud Sutrisno

    Seorang pengamen jalanan jogja yang khas dengan permainan kendang tunggal di selempangkan menyamping di perutnya. Mulai mengamen dengan kendang tunggal ini sejak ibuku belum lahir,,yaitu sebelum tahun 62, dan sampai sekarang mbah sujud masih mengamen dengan cara yang unik ini. Satu frase dalam lagunya yang terkenal adalah

    "Tum, dundang mbokmu....."

    bagi yg mau rekaman lagunya bisa pm saya jg

    13. Puk puk puk, ji walang kaji puk puk beruk dem dem

    Masih ingat ga, tahun sekitar 80an pertengahan, ada opera Lebaran yang dibintangi oleh Didik Nini Thowok, Daryadi, Marwoto Kawer, dan Bu Titik (yang biasa jadi mbok mban di ketoprak). Dalam opera itu, Dhidik Nini Thowok dan Marwoto Kawer merapal mantra yang lucu dan masih saya ingat sampai sekarang.

    Pok pok pok dem dem dem, ji walangkaji pok pok beruk dem dem dem;

    ....ora ngalor ora ngidul nunul menuk Dul....

    hahaha

    14. Ciri-ciri orang Bantul: pipi kanan hitam

    Hahaha ini pomeo entah siapa yang memulai, yang jelas sejak saya masih kecil, thn 90an saya sudah mendengar tentang hal ini.

    Jadi begini, dahulu, orang orang Bantul banyak sekali yang bekerja ke Kota Jogja. Ribuan orang bersepeda bersama memenuhi jalan jalan arteri utama Bantul-Jogja, seperti jalan Bantul, jalan Parangtritis, dan jalan Imogiri, baik pada pagi hari ketika datang maupun sore hari ketika pulang, berjajar 2-3 sepeda di sebelah kiri. Ketika berangkat kerja, mereka berbondong-bondong bersepeda menuju Kota yang berada disebelah utara, menuju arah utara, sehingga matahari pagi di timur lebih banyak menyinari sisi muka sebelah kanan. Begitu pula sebaliknya, ketika pulang, muka mereka sebelah kanan kembali terkena matahari sore di ufuk barat. Begitulah pomeo ini berlaku hahahaha.

    15. Legenda LAMPOR

    Ketika saya kecil, saya pernah diceritakan sama bapak kalau di malam-malam tertentu, orang orang disepanjang lembah Kali Code mendengar bunyi gemerincing dan derap kaki kuda. Dan ketika mereka mendengar itu, lantas serta merta mereka akan menutup pintu dan jendela. Ya, mereka bilang ada LAMPOR datang. Lampor adalah tentara dari kerajaan Ratu Pantai Selatan. Mereka datang dengan kereta kuda mengantarkan Ratu yang hendak berkunjung dengan kereta kencananya menuju Gunung Merapi melewati sungai Code. Tapi jaman dulu memang mereka benar-benar mendengarkan suara gemerincing itu. Jika suara itu datang, pendudu lantas menutup pintu lantaran takut dibawa serta ke Laut Kidul. Tapi suara itu terdengar benar-benar ada!!! Legenda tentang Lampor ini pernah dituliskan dalam sebuah cerpen oleh seorang tukang becak, tapi ketika tulisannya mendapat juara dalam sebuah kompetisi, dia menolak untuk menulis lagi.

    credit :kaskus RY -- piway
     
    Last edited: Dec 14, 2009
    • Like Like x 5
    • Thanks Thanks x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    16. JOXZIN JXZ

    Joxin, atau ada yang menyebutnya dengan kepanjangannya Pojox Pom Bensin, adalah grup gank tertua dan terkenal di Jogja. Bermula ketika anak anak seputaran malioboro dll, membuat kumpulan gank yang suka nongkrong di Perempatan Sultan Agung (timur Shoping) di depan POM Bensin Senopati yang sekarang sudah dijadikan taman parkir.
    Versi lain mengatakan bahwa JOXZIN ini adalah akronim dari Joko Sinting. Selalu berkendara motor RX King. JOXZIN menginpirasi lahirnya gank lain seperti QZR, Qizruh yang jika melakukan tawuran selalu mengendarai motor Jet Colet dengan ciri khas sticker putih di slebor depan. Kemudian muncul gank lain seperti: CNX Conyax, Ardath Aku Rela Ditidurin Asal Tidak Hamil, CAJ Cina Anti Jawa, TRB Trah Budeg, dan yang agak baru ada GMX Gemax yang bermarkas di Kauman.

    17. Bioskop-bioskop Legenda kota Jogja

    Berikut nama-nama bioskop yang dulu sempat ngetop di kota Jogja.

    President dan Senopati (Satu lokasi di Shoping Centre, sekarang Taman Pintar), Soboharsono, Widya (Seputaran timur alun alun utara), Indra, Permata, Arjuna, Empire, Reagent, Ratih, dll

    Siapa yang tahu? tulis di komentar aja, nanti tak tambahkan

    18. Muktamar Muhammadiyah ke-42

    Muktamar ini diselenggarakan di kota Jogja pada bulan Desember tahun 1990. Ini menjadi fenomenal karena bersamaan dengan acara Visit Asean Year.

    19. Kirab tinggalan dalem Sri Sultan HB IX dan kirab jumenengan Sri Sultan HB X

    Setahun setelah meninggalnya Sultan HB IX bulan Oktober 88, tepatnya tanggal 7 Maret 89, diadakan Kirab Ageng Jumenengan Dalem Pangeran Mangkubumi menjadi HB X

    20. Mencari kliping di Shoping

    Hahaha dulu kalau ada tugas membuat kliping pasti tujuannya ke shoping. Shoping menjadi ramai sekali pada saat tahun ajaran baru. Shoping yang letaknya di sebelah timur Munumen Satu Maret, depan Bank Indonesia, menjadi tempat tujuan bagi ibu ibu membeli buku murah untuk anak-anaknya.

    21. SMA 17-1

    Hahaha orang dulu menyebutnya SMA Pitulassiji. SMA swasta yang mirip SMA Negri (karena ada angka 17nya) yang sangat fenomenal karena reputasinya dibidang BERANTEM. Terletak di Pingit, Ujung Selatan Jalan Magelang. Sejak beberapa tahun lalu lembaga yang menaungi SMA ini sudah bubar.

    22. Jagading Lelembutnya Djoko Lodhang

    Rubrik di Majalah Bahasa Jawa ini menjadi rubrik paling favorit, setelah rubrik Dhat Nyeng dibagian sampul belakang dan rubrik Pengalamanku. Berisi tentang cerita kisah nyata dari para pembaca mengenai kejadian metafisika dan hantu yang mereka alami. Rubrik ini dikemas seperti rubrik Cerkak dan Cerbung

    23. Pak Abas CH

    Semasa saya kecil, Pak Abas CH selalu mengisi sebuah acara di Radio Retjo Buntung bernama Pembacaan Buku. Acara ini berisi opera radio yang dinarasi oleh beliau. Diputar setiap hari Minggu jam 14.30. Diiringi gesekan rebab dan alunan melodi gender membuat acara ini semakin syahdu.

    24. Hari Untarto

    Mahasiswa abadi Biologi UGM ini adalah icon atensi dan pecinta radio, terutama UNISI. Hari, sehari harinya menghabiskan waktu untuk melakukan atensi, live phone ke radio radio di Jogja, biasanya mengirim lagu untuk Dian PTN, anak biologi angkatan 2000.

    25. Jamu Gandring

    Hahahaha ini tidak ada ditempat lain kecuali di Jogja, dan itupun hanya seorang. Jamu Gandring ini makanan, serupa permen, berasa jahe yang dibentuk bulat bulat kecil berwarna coklat. Simbah almarhum yang menjual jamu gandring ini biasanya meneriakkan "Ndriiinggg,,,Jamu Jamu Gandring" dengan tone rendah sambil membawa pikulan dibahunya. Ciri Khas lain adalah pikulannya ada semacam wayang orang di kedua sisi, tapi bukan tokoh wayang, hanya ciptaan si simbah penjual jamu gandring.
    Dahulu, para ibu jika menemukan kesulitan "ndulang" anaknya dan/atau anaknya suka minta jajan, maka ibu itu akan bilang "nek jajanan terus ora gelem maem tak undangke mbah jamu gandring, ben digawa lebokne mbagor"

    26. Es Goreng Pak Gathot

    Terkenal di Sekolah-sekolah dasar seantero Jogja. Menjual es yang digoreng (dicelupkan) ke dalam kuah coklat, kemudian si pembeli mengambil lotere berupa kertas kosong yang jika dicelupkan ke dalam air, maka dalam kertas ini muncul tulisan. Biasanya menyertakan Horn dalam setiap aksinya.

    [​IMG]

    27. Samijaya, Progo dan Toko Ramai

    Tempat belanja dan kongkow paling legendaris di Jogja.

    28. Bah Gemuk

    Satu-satunya klinik dan toko obat China yang sejak saya masih bayi sudah melayani pengobatan di ujung selatan perempatan wirobrajan. Tabibnya namanya Bah Gemuk. Pengobatan untuk rakyat.

    29. Kerkop (KerkHof)

    Tempat nyekoki balita dan anak anak kecil yang susah makan atau sakit dengan jamu jamuan tradisional jogja. Bocah biasanya dicangar supaya membuka mulutnya, kemudian simbah yang nyekoki jamu, memeras jamu yang sudah dibungkus dengan kain putih tepat di atas mulut bocah yang terbuka. Dulu ada pomoe yang biasa dikatakan ibu ibu kalau bayinya susah makan
    "Nek emoh maem mengko tak cekokke ning kerkop loh", lantas bayinya mau makan. Terletak di depan THR, THR dulu adalah kuburan yang dalam bahasa belanda adalah KerkHof.

    30. Trinil, endi gembungkuuuuu

    Pada medio 80-an, ada sebuah sandiwara radio berbahasa jawa yang diputar di Retjo Buntung dan RRI berjudul Trinil. Tokoh utama dalam sandiwara ini juga bernama Trinil, seorang gadis yang kemudian dibunuh dengan cara dimutilasi, kepala dan tubuhnya dipisahkan oleh pacarnya setelah pacarnya mengetahui bahwa trinil ini hamil. Lantas potongan tubuhnya dibuang di jurang oleh dia dan beberapa temannya. Kemudian, hantu trinil berupa kepala ini menghantui orang orang yang terlibat dalam pembunuhannya. Dan setiap dia menghantui, dia selalu bilang "Endi gembungkuuuu (mana tubuhku-Jawa)"
    Versi lain menyebutkan, bahwa hantu yang mencari gembung itu adalah hantunya ibu tirinya Trinil yang mencari potongan tubuhnya. Setelah Trinil membunuh dan memutilasi ibu tirinya, lantas, gembungnya disembunyikan dibawah tempat tidur.

    31. Kuncung dan Bawuk

    Opera tivi untuk anak anak yang ditokohi oleh Kuncung dan Bawuk*sambil njembeng lambe*. Setelah itu acara ini ditiadakan sejak jaman saya masih bayi. Jadi saya cuma dengar ke Legenda an nya dari bapak. Hahaha. Yang saya ingat, kemudian muncul majalah Kuncung dan Bawuk.

    32. Ra enak, tur larang, sing dodol ngentutan

    Plesetan kata dari nyanyian yang diputar oleh penjual es keliling merk terkenal kala itu.

    33. Montor Duyung

    Semasa saya kecil, pernah ada isu tentang mobil box, atau truk, yang suka menculik anak anak dengan cara dimasukkan ke karung, orang-orang menyebutnya, Montor Duyung (mobil Duyung-Jawa). Kadang ibu ibu suka memasukkan ini ketika sedang menyuruh anaknya supaya pulang sekolah langsung pulang kerumah, tidak main jauh jauh dari rumah.
    "..Le, aja dolan adoh adoh, mengko ndhak diculik karo Montor Duyung, dilebokne bagor,,,"

    34. Sang Legenda: Mbi'ing, Cemul, dan Suprat

    Mbi'ing adalah ibu ibu tua tidak waras dengan busana jarikan, kemana mana membawa payung dan nylempangkan jariknya nggembol sesuatu diperutnya. Mbi'ng almarhum rumahnya di daerah Kadipiro, tapi daerah jelajahnya dari Malioboro, ketimur sampai pernah saya temukan dia di daerah Condong Catur. Umpatan khas dari Mbi'ing adalah
    ",,,malinggg,,,malinggg,,,maling kijing,,,pateni wae!!" sambil mengacungkan payungnya dan mengkaitkan ke leher orang yang dianggapnya telah mengganggunya.

    Cemul adalah orang tidak waras yang berbadan gendut. Tidak banyak bicara tapi suka dimintai nomor oleh orang orang. Wilayah jelajahnya dari rumahnya di Ketanggungan, sampai daerah Magelang, karena saya pernah melihat dia.

    Suprat adalah orang tidak waras yang selalu bugil, hanya menutupi tubuh bagian depannya dengan bagor usang. Almarhum suka membawa batu, dan memunguti batu batuan yang ditemukan dijalan. Jika marah suka melempar orang. Suprat juga suka ditanya nomor butut oleh orang orang. Wilayah jelajahnya dari rumahnya di Sonosewu sampai ke Klaten. Saya pernah melihat dia sampai di Klaten.

    35. Ida Gedhang

    Saya mungkin sudah agak lupa tentang kejadian ini, baik tahun ataupun detailnya, karena mungkin saya masih kecil sekali. Yaitu ketika ada berita dari mulut ke mulut tentang seorang wanita bernama Ida yang masuk rumah sakit karena pisang yang dia gunakan untuk melakukan "swalayan" patah ditempat. Ada yang tahu detailnya? silahkan tulis disini.

    credit :kaskus RY -- piway
     
    Last edited: Dec 14, 2009
    • Thanks Thanks x 1
  4. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    36. Dolanan Bocah

    Gotri legendri
    Salah satu dari permainan anak anak Jawa yang sudah punah. Anak anak bermain melingkar, jongkok ditanah. Mereka saling menggilirkan batu ke sebelahnya sambil menyanyikan lagu.
    Gotri legendri nogosari
    thiwul uwal awul jadah mbantul
    dolan awan awan nggolek kodok
    titenana besok gedhe dadi apaa
    padha mbako enak mbako sedhep
    dhempo ewa ewo kaya kodok

    Kemudian, yang mendapatkan batu terakhir dia jadi kodok

    Permainan anak anak yang lain seperti
    Bethet Thing Thong
    Bethet thing thong legendar gong
    gonge ilang
    cam cao gula batu kedhawung ilang

    Boy-boynan
    Pemain berusaha melemparkan tumpukan pecahan genting, atau kreweng dengan bola kasti atau tenis. Satu orang berusaha mencegahnya.

    Udan barat
    Permainan menggunakan gacuk, bisa dari pecahan tegel atau kereweng. Dimainkan dengan melemparkan batu ke garis, yang paling dekat dengan garis dia yang mulai main. Gacuk dipasang di kaki, kemudian orang berjalan jingkat jingkat dengan gacuk terpasang disatu kaki. Yang kalah menggendong yang menang, dari garis ke garis.

    Benthik
    Mungkin sudah banyak dibahas di blog yang lain. Permainan menggunakan dua batang kayu besar dan kecil. Pemain berusaha mencungkil kayu kecil (dengan kayu agak panjang) dari sebuah lubang. Jika pemain lawan tidak bisa menangkapnya, maka lanjut ke level selanjutnya, yaitu Patil Lele.

    Tawonan
    Permainan berkelompok. Dimainkan dengan membuat lingkaran besar di tanah tempat memenjarakan pemain lawan yang tertangkap.

    Jek-jekan
    Dimainkan berkelompok. Masing masing pemain berusaha menyentuh tiang milik lawan. Pemain yang baru saja menyentuh tiang sendiri, jika dia menyentuh lawan, maka lawan akan dipenjara ditiang milik dia. Istilahnya, tuwo tuwonan.

    Ingkling atau engklek
    Ada ingkling gunung, ikling montor mabur, ingkling kates, dll

    Jamuran
    Dimainkan berkelompok beramai ramai bergandengan tangan melingari seorang di tengah, sambil menyanyikan lagu dibawah rembulan penuh.
    Jamuran, yo ge gethok, jamur apa, yo ge gethok, semprat semprit jamur apa?
    lalu pemain yang ditengah menyebutkan sesuatu, seperti:
    Jamur parut, maka pemain yang melingkar harus mengangkat kakinya untuk dikili kitik dengan kereweng, jika tertawa maka dia jadi yang ditengah
    Jamur kendhil borot, semua pemain harus kencing wakakakakkaakakaka marahi kemekelen
    dan jamur jamur lainnya

    Ancak-ancak alis
    Permainan yang juga dimainkan beramai ramai. Dua orang anak menggabungkan kedua tangan mereka dan diangkat tinggi. Anak-anak yang lain membuat rangkaian satu persatu memasuki melewati kedua anak tadi, sambil menyanyikan lagu
    Ancak-ancak alis, si alis kabotan kidang
    anak-anak kebondungkul si dhungkul...bla bla bla lupa, ada yang ingat?

    Cublak-cubkal suweng
    Satu orang diminta melakukan posisi seperti orang bersujud, ndhekem. Kemudian empat atau lima anak lainnya bermain menggilirkan sebuah kerikil ditangan mereka. Setelah selesai, anak yang ndhekem tadi menebak kerikil di tangan siapa.
    Cublak cublak suweng, suwenge ting gelenter,
    mambu ketundhung gudel
    pak gemppng lela legung sapa ngguyu ndhelikake
    sirpong dhele kosong sir, sirpong dhele kosong

    Sepak Sekong
    Permainan yang menggunakan bola, biasanya bola plastik. Satu anak menangkap bola yang disepak oleh satu dari mereka. Setelah bola disepak, anak anak yang lain lalu sembunyi. Pemain yang menangkap bola, lalu mencari mereka dan menjaga supaya bolanya tidak disepak oleh pemain lainnya. Jika bola berhasil disepak lainnya, maka harus diulang lagi dan sibocah penunggu bola harus menunggu bola lagi.

    Kempyeng atau cring-crong
    Permainan anak-anak putri menggunakan uang receh sebanyak lima buah atau berjumlah ganjil. Uang dibolak balik di telapak tangan luar dan dalam. Uang disebar, setelah disebar, uang ditembakkan satu sama lain atas permintaan lawan. Kenapa harus ganjil? satu koin digunakan sebagai penghalang.

    Subyung, bekelan, dll

    37. Nas Ping
    Frase ini diucapkan jika kita sedang reserve mengenai sesuatu (ngecim). Nilai hukumnya lebih kuat dari sekedar ngecim saja. Biasanya diucapkan lengkap seperti ini
    "Nas ping, nas kali pating sapa ndemok dosa....." didahului dengan menggigit ujung jari dan mengolesi dengan ludah sebelum melakukan gerakan menyilang imaginer pada sesuatu yang akan di cim

    38. Kuyuhan dibawah Kretek Kewek
    Jembatan atau Kretek Kewek, berasal dari kata Kerk=Gereja dan Wek=Weg=Jalan. Merupakan serapan dari kata bahasa Belanda. Dahulu kretek kewek ini adalah cikal bakal prostitusi terkenal di Jogja, Sarkem, Pasar Kembang. karena tepat di sebelah atas jembatan selain digunakan untuk mangkal para PSK, juga untuk jualan kembang segar sebelum akhirnya prostitusi ini dipindah ke daerah Sosrowijayan.
    Orang jogja, pasti sekali dua kali pernah merasakan kecipratan uyuh ketika melintas di bawah jembatan ini yang notabene adalah jalan atau rel kereta. Kuyuhan dibawah Kretek Kewek ini menjadi fenomena unik di Jojga. Ra ngandel??? takon aku ki sing wis kuyuhan makaping kaping

    39. Wiwitan
    Bagi yang tinggal di Jogja pedesaan pasti pernah mengalami ini. Wiwitan adalah pembagian berkat berupa nasi dan lauk pauk, biasanya gudangan sayur diberi teri dan peyek serta buah, mirip dengan bancakan. Dilakukan untuk me-wiwit-i atau memulai panen padi. Begitu terdengar suara "wiwittt,,,wiwitttt,,,," bertalu talu dari mulut ke mulut, anak-anak lantas lari ke sawah untuk meminta sepincuk nasi berkat sambil membawa daun pisang sebagai alas makan.

    40. Senisono
    Gedung disebelah ujung timur selatan kompleks gedung kepresidenan Jogja adalah gedung yang sangat melegenda. Gedung ini dahulu sebelum "dipugar" digunakan untuk kegiatan berkesenian, termasuk pameran. Pada medio 80-an, gedung ini pernah digunakan untuk pameran OSHIN. Di situ dipamerkan barang-barang, pernak-pernik syuting film OSHIN.

    41. Legenda Manuk Bence dan Culi
    Manuk atau burung Bence, kedatangannya yang ditandai dengan suara ocehannya pada tengah malam, dijadikan tanda akan adanya bahaya, kematian, bencana, dll. Sedangkan manuk atau burung Culi, dijadikan tanda bahwa ada jenazah yang tali kain kafannya belum dilepas, sehingga minta diculi, di-uculi (dilepas-Jawa).

    42. Mitos dilarang nuding kuburan
    Dahulu semasa saya kecil, jika kita tidak atau dengan sengaja menudingkan jari kita ke arah kuburan, maka kita harus menggigit ujung jari (nggeget-nggeget) yang digunakan untuk menuding, jika bisa sampai berdarah, lantas ujung jari tersebut disentuhkan ke tanah dan bilang "amit-amit ora ndulit." Tanah yang menempel di ujung jari, baru boleh dibersihkan setelah sampai kerumah. Kalau tidak dibegitukan namanya nuding setan, jarinya bisa punther.

    43. Bu abu abu abu abuuuuu, abune moasss
    Frase ini diucapkan oleh seorang simbah tua yang sudah almarhum sejak saya kecil. Kalau tidak salah namanya mbah Krama. Menawarkan abu gosok yang digendongnya dipunggung dari Ambar binangun, tempat dia mengambil dan membungkusi abu bekas pembakaran tobong batu bata sampai ke pasar Gede. Harga satu plastik abu gosok berukuran 1 Kg seharga 25,-. Beliau selalu memanggil langganannya dengan sebutan Mas, either itu laki atau perempuan, karena mas di sini artinya nakmas, anak mas.

    44. Loh, tapi kuda kan binatang.
    Fragmen iklan layanan masyarakat di radio paling terkenal. Muncul pada awal tahun 80-an dan bertahan hingga akhir 80-an. Percakapan yang mengambil setting di atas andhong tersebut biasa disiarkan oleh RRI, Arma Sebelas, dan Retjo Buntung. Dialog dalam fragmen tersebut kurang lebih sbb:
    Wanita1: Pak, tolong antarkan kami ke kota ya, Pak
    [derap langkah kuda]
    Kusir : Tapi, di kota nanti, tidak boleh membuang sampah sembarangan di jalan ya, Den.
    Wanita2: Loh, Pak, itu tadi kudanya membuang kotoran di jalan?
    [ringkikan kuda]
    Wanita1: [bergumam] hmmm, betul juga ya,,,,[kaget] loh, tapi kuda kan binatang,,,,,
    [ditutup dengan suara derap dan ringkikan kuda]

    45. Ndemok silit kopeten
    adalah lelagon dolanan anak anak yang agak vulgar. biasanya dilagukan untuk saling mengejek

    "Ndemok silitttt kopeten ayo ten
    tendangono ayo no, nogosari ayo ri, rina wengi ayo ngi, ngidul ngetan ayo tan, taun baru ayo ru, rujak degan ayo gan, gandul keyong ayo yong, yongo ngemis ayo mis, mesam mesem ayo sem, semar mendem ayo ndem,,,,,,ndemok siliiiiittt kopeten" dst dst

    46. Mbah Atin

    Mbah Atin adalah seorang ibu tua yang agak waras. Berbusana jarik-kebaya dan mengempit tas berwarna hitam, mbah Atin selalu saja tahu dan selalu ada jika ada sripah atau lelayu atau orang meninggal. Hingga, mbah Atin selalu dikait-kaitkan membawa kematian pada setiap daerah yang didatanginya.

    47. Rumor tentang adanya hantu biyung tulung di njeron beteng
    Dahulu, pernah sekali terjadi rumor tentang hantu biyung tulung di seputaran kadipaten ke arah ngasem (masih area njeron beteng). Hantu biyung tulung ini selalu tidak pernah menampakkan wujud, hanya suara yang mengaduh memanggil ibunya minta tolong "aduh biyung, tulung"

    48. Dhingklik oglak-aglik
    Salah satu jenis permainan tradisional anak-anak yang cara memainkannya meniru suatu bentuk bangku (dhingklik ) yang digunakan untuk duduk, yang keadaannya tidak stabil sehingga akan mudah goyah ( oglak-aglik). Permainan ini dimainkan oleh tiga, empat, atau lima anak dalam satu kelompok, yang sebaiknya seusia, sama besar, dan sama tinggi, agar dapat menjaga keseimbangan suatu bentuk dhingklik yan oglak –aglik...

    ~end~

    credit :kaskus RY -- piway

    1. Sedikit Cerita tentang Sunmor

    Kata sunmor mungkin sudah tak asing lagi bagi orang yang berdomisili di Jogja. Sunmor adalah berbagai aktivitas yang dilakukan setiap minggu pagi di kawasan sekitar kampus Universitas Gadjah Mada. Di sini dapat dijumpai banyak orang yang melakukan aktivitas berbeda-beda. Ada yang berolahraga, makan, belanja, ataupun hanya sekedar cuci mata (mungkin ini yang paling diminati kaum muda sekarang).

    Tanggal dua bulan delapan tahun dua ribu sembilan yang lalu, eskopyor (Dila, Evi, Arin, & Angga) sempat mengunjungi Sunmor.Kami parkir di dekat Gedung Grha Sabha Pramana(GSP). Untuk masalah parkir ini tidak perlu khawatir kehabisan tempat, karena lahan parkir dadakan tiba-tiba muncul di berbagai tempat di sekitar UGM. Mungkin inilah salah satu sisi positif dari sunmor, menciptakan sumber pendapat bagi masyarakat sekitar. Setelah berkumpul sekitar pukul 7.30, kami berjalan ke daerah Fisipol. Mungkin tempat ini yang kami rasa paling nyaman untuk berbadminton ria, dan memang itu rencana kami, badminton. Tapi jangan dikira hanya badminton yang bisa dilakukan di sini, banyak pilihan olahraga yang dapat anda lakukan, mulai dari jogging, lari, sepakbola, badminton, bersepeda, tae kwon do, dll. Tidak jarang juga unit marching UGM berlatih di sekitar GSP ini, sehingga bisa berolahraga dengan musik pengiring. Memang daerah di sekitar GSP, Balairung, dan Fisipol nyaman dan biasanya sering digunakan sebagai tempat berolahraga.

    [​IMG][​IMG]

    2. Waldy’s

    Waldy’s adalah jamur goreng, tapi bukan jamur biasa. Jamur bahan bakunya adalah jamur portabello. “Portabello atau Portabella adalah pendatang baru dari negeri Paman Sam. Bentuknya mirip Champignon alias jamur kancing…..”, itu sebagian kata yang tertulis di bungkusnya. Satu bungkusnya dihargai 3000 rupiah. Ini adalah camilan yang direkomendasikan Evi untuk dicoba kalau mampir ke sunmor. Walaupun anda bukan pecinta jamur, tapi rasa-rasanya anda akan tetap tertarik untuk mencoba camilan enak yang satu ini. Bentuknya terlihat biasa saja dari luar. Hanya jamur disalut tepung yang digoreng di dua wajan besar. Pengunjung bisa langsung menyaksikan dari awal jamur diberi tepung, digoreng sampai dibungkus, jadi jamur yang dibeli selalu masih hangat dan menambah nilai plus jamur goreng ini. Kalau beli satu bungkus saja belum puas, pasti ketagihan. Seperti kata Pak Bondan dalam setiap episode Wisata Kulinernya, bagi kami, jamur goreng ini maknyuss.

    [​IMG]

    credit to : http://eskopyor.wordpress.com/
     
    Last edited: Dec 14, 2009
    • Thanks Thanks x 1
  5. Offline

    blueplanetto Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    2,907
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +7,819 / -0
    detil bener :???: gak tau klo ada kek gituan :???:
     
  6. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    namanya juga : Jogja Undocumented Urban Legend ya pasti baru tau lah... :hahai:
     
  7. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    ternyata dibuat juga tretnya:haha:
    ngakak saya baca ini:lol::lol::lol:
    jadi teringat ama seseorang:hihi::kata:
     
    • Like Like x 1
  8. Offline

    prufessuer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    2,163
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,651 / -0
    mitos :???:

    credit :???:

    sumber linknya :???:
     
    • Like Like x 1
  9. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    daripada sia2 gan...:keringat:

    =========

    :lol:

    mungkin memang itu awal mula "seseorang" itu gan... :hahai:

    =========

    liat di post 3 gan... cuman blm saia copas linknya... :lalala:

    =========

    sudah saia cantumkan credit dan linknya... :keringat:
     
    Last edited: Dec 14, 2009
  10. Offline

    chipvenom Post Hunter Moderator

    Joined:
    Nov 4, 2008
    Messages:
    2,563
    Trophy Points:
    277
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +8,888 / -0
    akhirnya ada threadnya juga
    udah baca disebelah :top:
    om zut
     
  11. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    daripada cuman di post di bin...mending di kopas di mari... :keringat:

    nyari linknya susah amir... :kecewa:
     
  12. Offline

    bakakurosu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 15, 2008
    Messages:
    1,859
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +11,470 / -0
    jah kopasan dari forum kulkas tetangga :lol:...
    yg part 1 serem2 euy
     
  13. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    biar anak2 IDWS yg gk punya akun di k#skus pada kenal jogja... :hahai:

    =======

    part 1 gak serem kok... situnya aja yg penakut... :hahai:
     
  14. Offline

    andi msc Senpai Veteran

    Joined:
    Aug 15, 2008
    Messages:
    7,443
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +61,796 / -2
    caranya gimana :hahai:

    baru dgr es bisa di goreng :hahai:
     
    Last edited: Dec 14, 2009
  15. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    tekniknya sama ma es cone mc donald... jadi es krim batangan di celup ke coklat leleh... :hahai:

    saya dulu waktu SD sering jajan es goreng... harganya 500 perak... di jamin maknyus... :hahai:
     
  16. Offline

    andi msc Senpai Veteran

    Joined:
    Aug 15, 2008
    Messages:
    7,443
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +61,796 / -2
    oh ternyata ini

    [​IMG]

    saya taunya dulu es kopyor :hihi:

    malahan ada jamur goreng lagi :hihi:

    infonya ada disini, sekalian tambahin diindexin yg gak ada zut zut

    http://eskopyor.wordpress.com/
     
  17. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    bener kang :top:

    itu dulu es krim favorit saia ketika masih SD dulu om... jadi kangen... :kecewa:

    siap kumendan... tambahin langsung ke index di depan... :semangat:
     
  18. Offline

    SuzukiRyo Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    3,927
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,118 / -0
    sudah lupa :swt:
    padahal dah 21 tahun di jogja :hiks:
     
  19. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    makanya... ini sekedar buat pengingat aja ma masa lalu yang gak sempet ter-capture ma buku sejarah... :lalala:
     
  20. Offline

    jr. Superstar Veteran

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    20,680
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +170,897 / -0
    hampir semua nya saya tau, kecuali mitos2 sblm saya lahir...
    dan ada satu yang sedikit mengganggu :panda:
    pasti lah kalian tau :hihi:
     
  21. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    kalo yang "loh...Jr kan binatang" sempet dengerin di radio gak tuh bro ?? :???:

    =======

    bukan mengganggu... cuman menakutkan... kek macem legenda LAMPOR... saia dulu waktu kecil juga sering takut kalo ada suara gemerincing.... hiiiiyyy.... :takut:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.