1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Other Misteri Lukisan Darah Di Kokas Papua

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by blacksheep, Jun 10, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,600
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,958 / -0
    MENGUNJUNGI Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, laksana mengunjungi sebuah kota tua. Di wilayah distrik ini terdapat situs kuno yang menyimpan keajaiban dengan misteri di dalamnya. Tak hanya menarik, tapi juga mengundang orang untuk datang menjumput keelokannya.

    [​IMG]

    Lukisan tebing yang merupakan situs kuno Kokas di Andamata, Distrik Kokas, Fak-Fak, Papua Barat. Lukisan ini merupakan peninggalan jaman prasejarah

    Salah satu situs kuno yang terkenal di Kokas adalah lukisan di tebing bebatuan terjal. Oleh masyarakat setempat, tebing bebatuan terjal ini biasa disebut Tapurarang. Di Distrik Kokas kekayaan peninggalan sejak zaman prasejarah ini bisa dijumpai di Andamata, Fior, Forir, Darembang, dan Goras.

    Lantas, apa keunikan lukisan berupa gambar telapak tangan manusia dan binatang di dinding tebing tersebut? Meski sudah berabad-abad lamanya, lukisan yang dibuat dengan pewarna dari bahan-bahan alami tersebut masih tetap terlihat jelas hingga saat ini. Warna merah pada lukisan tebing ini juga menyerupai warna darah manusia. Oleh karenanya masyarakat setempat juga sering menyebut lukisan tersebut sebagai lukisan cap tangan darah.

    Bagi masyarakat setempat, lokasi lukisan tebing ini merupakan tempat yang disakralkan. Mereka percaya lukisan ini adalah wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek yang berubah menjadi setan kaborbor atau hantu yang diyakini sebagai penguasa lautan paling menakutkan. Nenek ini meninggal saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi.

    Dari seluruh penumpang di perahu itu, hanya nenek ini yang meninggal. Konon tak ada satu pun penumpang di atas perahu yang berusaha membantu sang nenek untuk menyelamatkan diri. Merasa sakit hati, arwah nenek yang telah berubah menjadi setan kaborbor mengutuk seluruh penumpang perahu yang berusaha menyelamatkan diri di atas tebing batu. Karena kutukan tersebut seluruh penumpang dan hasil-hasil laut yang dibawa seketika berubah menjadi lukisan tebing.

    Di lokasi lukisan tebing ini Anda juga bisa menyaksikan kerangka-kerangka tulang manusia. Kerangka ini dipercaya merupakan kerangka leluhur atau nenek moyang masyarakat Kokas. Pada zaman dahulu masyarakat di sini memiliki kebiasaan meletakkan jasad leluhur yang meninggal di tebing batu, gua, tanjung ataupun di bawah pohon besar yang dianggap sakral.

    [​IMG]

    Tulang tengkorak terdapat di tebing di Andamata, Distrik Kokas, Fak-Fak, Papua Barat. Tulang tengkorak manusia ini adalah sisa kebiasaan masyarakat setempat yang tidak menguburkan jazad leluhur melainkan meletakkannya di tebing batu, gua, tanjung ataupun di bawah pohon besar yang khusus atau dianggap sakral.

    Tertarik menelusuri jejak prasejarah di Kokas? Dari terminal Fakfak Anda harus menempuh perjalanan darat menuju Kokas menggunakan angkutan luar kota. Jarak Fakfak-Kokas sejauh 50 kilometer akan ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam. Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 25.000 per orang, sekali jalan. Tiba di Kokas, perjalanan masih harus dilanjutkan menggunakan longboat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Jika air sedang pasang, Anda bisa naik ke tebing dan menyaksikan lukisan ini dari dekat. Namun, jika air surut, keindahan lukisan tebing ini hanya bisa dinikmati dari atas longboat.

    MENGUNJUNGI Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat laksana mengunjungi sebuah kota tua. Di wilayah distrik ini terdapat situs kuno yang menyimpan keajaiban dengan misteri di dalamnya. Tak hanya menarik, namun ini juga mengundang orang untuk datang menjumput keelokannya.

    Salah satu situs kuno yang terkenal di Kokas adalah lukisan di tebing bebatuan terjal. Oleh masyarakat setempat tebing bebatuan terjal ini biasa disebut Tapurarang. Di Distrik Kokas kekayaan peninggalan sejak jaman prasejarah ini bisa dijumpai di Andamata, Fior, Forir, Darembang, dan Goras.

    Lantas apa keunikan lukisan berupa gambar telapak tangan manusia dan binatang di dinding tebing tersebut? Meski sudah berabad-abad lamanya, lukisan yang dibuat mengunakan pewarna dari bahan-bahan alami tersebut masih tetap terlihat dengan jelas hingga saat ini. Warna merah pada lukisan tebing ini juga menyerupai warna darah manusia.Oleh karenanya masyarakat setempat juga sering menyebut lukisan tersebut sebagai lukisan cap tangan darah.

    Bagi masyarakat setempat lokasi lukisan tebing ini merupakan tempat yang disakralkan. Mereka percaya lukisan ini adalah wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek yang berubah menjadi setan kaborbor atau hantu yang diyakini sebagai penguasa lautan paling menakutkan. Nenek ini meninggal saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi.

    [​IMG]

    Lukisan tebing yang merupakan situs kuno Kokas di Andamata, Distrik Kokas, Fak-Fak, Papua Barat

    Dari seluruh penumpang di perahu itu, hanya nenek ini yang meninggal. Konon tak ada satupun penumpang di atas perahu yang berusaha membantu sang nenek untuk menyelamatkan diri. Merasa sakit hati, arwah nenek yang telah berubah menjadi setan kaborbor mengutuk seluruh penumpang perahu yang berusaha menyelamatkan diri di atas tebing batu. Karena kutukan tersebut seluruh penumpang dan hasil-hasil laut yang dibawa seketika berubah menjadi lukisan tebing.

    Di lokasi lukisan tebing ini anda juga bisa menyaksikan kerangka-kerangka tulang manusia. Kerangka ini dipercaya merupakan kerangka leluhur atau nenek moyang masyarakat Kokas. Pada zaman dahulu masyarakat di sini memiliki kebiasaan meletakkan jasad leluhur yang meninggal di tebing batu, gua, tanjung ataupun di bawah pohon besar yang dianggap sakral.

    Tertarik menelusuri jejak prasejarah di Kokas? Dari terminal Fakfak anda harus menempuh perjalanan darat menuju Kokas menggunakan angkutan luar kota. Jarak Fakfak-Kokas sejauh 50 kilometer akan ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam. Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp. 25.000 perorang, one way.

    Tiba di Kokas perjalanan masih harus dilanjutkan menggunakan longboat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Jika air sedang pasang, anda bisa naik ke tebing dan menyaksikan lukisan ini dari dekat. Namun jika air surut, keindahan lukisan tebing ini hanya bisa dinikmati dari atas longboat.
    Code:
    http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/06/misteri-lukisan-darah-di-koskas-papua.html
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    nagato95 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    561
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +695 / -0
    wew..seremm amat itu pake tengkorak segala..
    ternyata papua masih menyimpan beribu misteri..:onion-57:
     
  4. Offline

    boku Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 10, 2009
    Messages:
    3,087
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +53,865 / -0
    Wah, ini klo gw lihat sekilas bisa jadi kategori "disturbing Pictures" tuh.
    Apalagi klo ditambahin mayat ato tengkorak manusia:onion-07:
     
  5. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    wew...seyem euy...

    cuman kQ lukisan merahnya gk jelas gt yawh ??
     
  6. Offline

    mardhika Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 12, 2008
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +617 / -0
    serem banget, tar ada penampakan
     
  7. Offline

    monogant Lurking Around Veteran

    Joined:
    Dec 29, 2008
    Messages:
    1,547
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +5,080 / -0
    kayaknya sih lukisannya dari peradaban lama..
    soalnya kalo peradaban2 kuno gitu kan nuansa mistiknya kental, gak aneh kalo sampai ada lukisan darah serta tulang belulang manusia :ngacir:
     
  8. Offline

    gomugomu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 20, 2008
    Messages:
    532
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,374 / -0
    bumi papua memang masih penuh dengan keajaiban-keajaiban yang belum ter-eksplorasi.....mantaps!!!
     
  9. Offline

    Azheem Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 5, 2009
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +8,414 / -0
    Lukisan tangan di dinding itu setahu saya bukan darah, tapi getah jati. Lukisan tangan tersebut merupakan bentuk ritual keagamaan orang" primitif. Lukisan seperti ini juga ada di Gua Sumpang Bita, Sulawesi Selatan.
     
  10. Offline

    CY_T_Anezaki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 3, 2009
    Messages:
    2,154
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,698 / -0
    Waduh serem amat ya, nenek2 yg tenggelam di kapal kemudian berubah jd hantu gt

    SAma flying dutchman kalo berantem menang mana ya ??
     
  11. Offline

    lol Silent Reader Members

    Joined:
    May 19, 2009
    Messages:
    49
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +57 / -0
    serem cuy.. buat lokasi uji nyali blh juga tuh.. haaa...
     
  12. Offline

    maniac_squall Multi-Dimension Traveller Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    2,475
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +21,806 / -0
    wow, serem! tapi papua wajib tuh diexplorasi lebih lanjut, masih banyak yang masih bisa ditemukan.
     
  13. Offline

    masuakal Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    4,511
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,650 / -0
    uh:innocent: aku kok ga tau ya dulu pernah ke papua tp tidak pernha ke sana rugi sekali aku
    tapi bro nice info nie kapan ya ke papua lagi
    eh bos tempat tempat yg kaya gitu di papua kan masi banyak buat lagi donk :beta1::beta1:
    hehe
     
  14. Offline

    KyleSteward Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    1,294
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +82 / -0
    Namanya juga daerah yang masih agak terpencil. Pasti ada yang semacam itu. Kemungkinan peninggalan suku2 tradisional disana.

    Tengkoraknya bener2 nambah bikin suasana dah itu
     
  15. Offline

    tokorotennosuke Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 27, 2009
    Messages:
    1,460
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +33 / -0
    ^
    suasana paan bro???hehehe
     
  16. Offline

    gemboyz85 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    425
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +496 / -0
    jd pengen ngeksplor papua....
    ad yg mo ikod....?
     
  17. Offline

    pitiex Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 3, 2009
    Messages:
    566
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +838 / -0
    jadi pengen liat ke fak2 ne....
    tapi merahna ga banged2 gitu;...
     
  18. Offline

    zhenzhaa Silent Reader Members

    Joined:
    May 24, 2009
    Messages:
    113
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +0 / -0
    nice infooo.... gann :top:

    tuh nenek2 saingan nya leviathan ma fly dutchman ya :haha:
     
  19. Offline

    simulacrum Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 10, 2009
    Messages:
    86
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    Wew... entah napa gw merinding baca ini... :onion-30:

    Dari fotonya aja udah keliatan serem... tapi keliatannya menarik juga sih buat dikunjungi :hihi:
     
  20. Offline

    bagoz Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 4, 2009
    Messages:
    345
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +36 / -0
    Wah... Keren!!!!
    memang masih banyak misteri di papua..........
     
  21. Offline

    curiousboy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    396
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,239 / -0
    waduh sereeeeeem....
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.