1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Merawat Penderita HIV/AIDS di Rumah (berikan mereka kasih sayang)

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by metzebs, Jul 13, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    metzebs Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 30, 2008
    Messages:
    231
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +920 / -0
    Tulisan ini bukanlah cara untuk mendeskreditkan orang yang telah terinfeksi Virus AIDS ataupun HIV, tetap bagimana kita memberikan kasih sayang kepada mereka (teman, saudara, tetangga) yang telah tertular virus tersebut.
    Jangan Jauhi Mereka, tetapi berikan mereka perhatian, sehingga mereka masih merasa dihargai dan disayangi.

    Anda dapat merawat penderita AIDS di rumah tanpa tertular penyakit ini, baik diri anda maupun anggota keluarga yang lain, dan tanpa menyebabkan infeksi lain pada penderita. Bagaimana? Dengan memastikan bahwa tidak seorangpun melakukan kontak dengan darah penderita, semen, atau sekresi vaginal. Meskipun virus yang menyebabkan AIDS dapat dideteksi melalui liur, urin, feses, mukosa, pernafasan, atau sekresi tubuh lainnya, tidak seorangpun tertular AIDS dengan menyentuh cairan tubuh ini.

    Tindakan pencegahan di bawah ini memerlukan waktu dan perencanaan, namun akan menjadi kebiasaan pada akhirnya. Ingatlah bahwa tindakan pencegahan tidak perlu terlalu berlebihan sehingga penderita merasa terisolasi. Untuk mencegah penularan AIDS di rumah, ikuti petunjuk berikut ini:

    Mencuci tangan

    Gunakan sabun dan air untuk mencuci tangan, lengan, dan bagian permukaan tubuh lain yang menyentuh penderita sesudah dan sebelum kontak terjadi, dan sebelum menyiapkan makanan atau makan.

    Jangan menyentuh tubuh anda sendiri atau mulut anda saat anda memberikan perawatan. Ingatkan penderita untuk mencuci tangannya sesering mungkin terutama sebelum makan dan setelah menggunakan kamar mandi.

    Sarung tangan, gaun, dan masker

    Pakaian pelindung tidak diperlukan untuk perawatan umum selama kontak biasa, misalnya saat memandikan atau memberi makan. Namun demikian, anda harus menggunakannya untuk hal berikut ini.

    Gunakan sarung tangan bila menyentuh sekresi atau eksresi tubuh (contohnya, selama perawatan mulut, luka, atau hidung) atau saat merawat penderita wanita yang sedang menstruasi atau baru melahirkan.

    Juga, gunakan sarung tangan bila mengurus tampon, kain atau pakaian kotor; saat penderita AIDS muntah atau inkontinen; atau saat merawat penderita dengan luka rektal atau genital (radang atau lecet). Ingat selalu untuk mencuci tangan anda setelah melepas sarung tangan.

    Gunakan gaun bila anda terpercik cairan tubuh. Gunakan masker bila penderita memiliki Mycobacterium tuberculosis dan sedang batuk. Gunakan masker dan pelindung mata untuk menghindari percikan muntah atau liur ke mata, hidung, dan mulut anda.

    Alat makan

    Cuci piring yang digunakan penderita dengan air panas bersabun dan keringkan setelah dicuci. Anda tidak perlu memisahkan piring ini dari piring-piring yang lain.

    Fasilitas dapur dan kamar mandi

    Penderita AIDS tidak memerlukan kamar mandi dan dapur yang terpisah. Ia dapat menggunakan kamar mandi yang sama dengan anggota keluarga lainnya tanpa pencegahan khusus, kecuali bila penderita mengalami inkontinen atau diare atau luka herpes.

    Bila hal terakhir ini ada, kamar mandi di disinfektan dengan solusi pembilas dan air 1:10 setiap kali pakai. Tunggu hingga 10 menit lalu bilas dengan air bersih.

    Pembersihan

    Bila darah, urin atau cairan tubuh lainnya tumpah, bersihkanlah segera dengan air sabun panas. Lalu disinfektan permukaan yang dicuci dengan solusi pembilas 1:10 dan bersihkan dengan air bersih setelah 10 menit.

    Celupkan spons atau lap yang digunakan untuk membersihkan cairan tubuh ke dalam pembilas bersolusi 1:10 selama 5 menit. Jangan bilas di bak cuci piring tempat makanan disiapkan dan jangan gunakan untuk membersihkan tempat makanan disiapkan.

    Kosongkan air bekas lap ke dalam toilet. Bersihkan dapur dan kamar mandi. Cuci permukaannya secara rutin dengan sabun, air, dan bubuk pembersih. Bersihkan lemari es dengan teratur dan pel lantai paling sedikit satu minggu sekali.

    Disinfektan kamar mandi dan lantai pancuran air dengan pembilas serta air bersolusi 1:10. Tuangkan sejumlah kecil pembilas ke dalam toilet. Cuci tumpahan bila ada dan jangan gunakan spons yang sama untuk membersihkan kamar mandi dan dapur.

    Cucian

    Gunakan sarung tangan saat mengurus pakaian kotor. Selalu cuci handuk dan lap badan setelah digunakan. Masukkan pakaian kotor ke dalam plastik bersegel sampai anda mencucinya. Masukkan pakaian kotor ke dalam air dingin dan tambahkan deterjen enzimatik; lalu cuci dalam air panas, deterjen, dan 1 cangkir pembilas. Keringkan secara panas. Cuci semua pakaian penderita secara terpisah.

    Barang-barang yang dapat dibuang

    Letakkan sarung tangan, tampon, bantalan linen-saver, tisu, dan barang lain dalam plastik bersegel sebelum dibuang. Pengambilan sampah setiap hari sudah cukup, tetapi ikuti peraturan pengambilan sampah di komunitas anda.

    Jarum injeksi

    Buang jarum injeksi yang telah digunakan ke dalam plastik tahan tusuk atau kaleng metal dan disegel. Jangan mematahkan jarum. Ikuti regulasi pengambilan sampah di komunitas anda.

    Barang-barang pribadi

    Jangan berbagi barang seperti sikat gigi, pencukur, atau barang lainnya yang bisa mengandung darah yang terkontaminasi.

    Termometer kaca dapat dibagi penggunaannya setelah dicuci bersih. Cuci dalam sabun dan air dingin, lalu masukkan 70-90% etil alkohol selama 30 menit, lalu bilas dengan air mengalir.

    Stay out from Drugs, Alcohol, and Free ***
     
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    sylar Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 16, 2009
    Messages:
    291
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +506 / -0
    bnr bgt tuh...
    jgn kucilkan mreka...
    mdh2n ada obtnya untk AIDS
     
  4. Offline

    esmond1989 Beginner Members

    Joined:
    Nov 30, 2008
    Messages:
    357
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +179 / -0
    Masalah utama dari penyakit ini adalah belum ada obat !!!
    masyarakat sebenarnya takut karena mereka takut tertular dan takut kalau harus meninggal gara2 penyakit ini
    moga2 para ilmuwan cepat menemukan obatnya.

    mmm kepada TS
    menurut kuliah yang saya ikuti, memang benar jika kita dapat mendeteksi virus HIV melalui air liur dkk . tetapi mengapa tidak dapat menular melalui cairan2 tersebut ?
    Apakah ada orang yang mencoba berciuman dan tidak tertular ?



    mmm ini ada info tambahan :
    - harap berhati2 jika menerima darah dari PMI karena masih banyak darah tercemar yang dapat lolos. salah satu yang dapat lolos adalah darah yang tercemar HIV. hal ini dapat terjadi karena metode seleksi yang dipakai PMI. Sampai hari ini PMI mendeteksi HIV melalui antibodi yang ada di darah. cara ini cukup akurat dan tidak terlalu mahal. tetapi masalahnya darah penderita HIV awal tidak terdeteksi melalui metode ini. pada awal dari penyakit ini, tidak akan ditemukan antibodi HIV pada darah penderita (hanya ditemukan antigen). PMI hampir tidak mungkin melakukan pemeriksaan antigen karena pemeriksaan ini sangatlah mahal.


    ------------------------------------------------------------------------------
    saya disini hanya ingin membantu anda dan menambah wawasan anda
    ------------------------------------------------------------------------------
     
  5. Offline

    esmond1989 Beginner Members

    Joined:
    Nov 30, 2008
    Messages:
    357
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +179 / -0
    jangan kucilkan orang2 dengan HIV.
    Belum tentu orang terkena HIV karena kesalahannya orang itu sendiri (bisa jadi karena kesalahan di PMI atau lainnya)
    Jangan langsung memberi pandangan negatif terhadap orang dengan HIV Positif

    Jangan Jauhi dan beri perhatian pada mereka
    (tetapi ingat !!! tetap perlu berhati hati karena penyakit ini belum ada obatnya)

    untuk para penderita HIV :
    kita dengan tangan terbuka tetap menerima kalian.
    kalian akan tetap kami hargai seperti manusia lainnya.
    jangan tersinggung jika kami agak berhati2 dalam mendekati kalian
    (karena kami tetap harus memproteksi diri , mengingat belum ada obat untuk penyakit ini)
    Mari kita saling menjaga satu dengan lainnya
     
  6. Offline

    henrysmith358 Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 19, 2009
    Messages:
    41
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    jangan sampe deh gue kena!
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.