1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Mengertikah Kamu Tentang Hatiku?

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by AlexisAce, May 12, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    AlexisAce Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 16, 2009
    Messages:
    288
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +13,652 / -1
    Sebut saja Agus (bukan nama sebenarnya), dia kukenal lewat teman baikku, Ruli. Mereka berdua tergabung dalam sebuah kelompok Teater bernama "Tapak". Kata mereka, agar teater tempat mereka bernaung bisa meninggalkan bekas dimanapun mereka pentas. Nice Philosophy. Tapi tetap saja aku menggaruk-garuk kepala. Biasalah, namanya aku bukan seniman, tentu merasa asing dengan pemikiran-pemikiran aneh seperti itu.

    Saking seringnya aku mengikuti mereka untuk pentas kemana-mana, lama-lama aku diangkat menjadi seksi dokumentasi tidak resmi di kelompok tersebut. Awalnya Ruli iseng-iseng bertanya kepada pemimpin teater kalau mereka butuh orang untuk dokumentasi. Namun si ketua sedikit enggan. Bukannya apa-apa, dana teater terbatas untuk beli kamera. Mereka memang bukan kelompok teater yang punya nama besar. Ruli menyakinkan ketuanya bahwa dokumentasi diperlukan untuk portfolio bagi teater mereka kelak jika ingin diundang pentas keluar negeri. Mimpi memang, tetapi bukankah orang menjadi besar dengan mimpi? Akhirnya Ruli merekomendasikan namaku, secara aku memang fotografer amatiran dan tergabung dengan klub fotografi di kampus. Akhirnya sang ketua setuju.

    Mulailah aku menjadi bagian dari Teater Tapak. Aku jadi rajin membuat dokumentasi tentang mereka karena ternyata hasil jepretanku menjadi bernyawa. Namun ada satu objek yang membuatku terpana. Objek seorang pemuda yang sedang bertapa, bahasa kerennya semedi, bak gerakan Buddha. Dia diam dengan posisi yang sama selama 3 jam! Pertama aku diamkan saja, lama-lama aku tertarik memotretnya. Aku menghabiskan memory card hanya untuk memotret dirinya dari segala sudut. Nice, keren, cool, pujiku dalam hati. Siapa ya, ni orang?

    Tanpa memperdulikan jawabannya, aku kembali beraksi bak fotografer beken menyaingi Darwis Triadi. Tiba-tiba dia tersadar dan membuka matanya, "Saya terganggu," ujarnya tiba-tiba.

    Hek. Sontak nafasku terhenti mendadak. "Sorry then," ujarku singkat. Lalu melangkah pergi dari dirinya. Sial tuh orang, sok galak dan sok kecakepan. Mentang-mentang dia sadar telah menjadi objek kameraku. Tapi gak se-geer itu, dong. Please deh! Aku segera mengobati kekesalan hatiku dengan mengambil objek yang lain. Tetapi sungguh merana, ternyata batre kameraku harus di-charge. Ya, sudahlah. Enough for this day.

    Saat pulang ke rumah, Ruli mengantarku. Aku segera bertanya tentang pria yang menjadi objekku tadi, berikut kekesalanku padanya. "Oh, dia. Namanya Agus. Dia memang pelakon paling talented di kelompok tapak," tutur Ruli dengan tatapan aneh menghunus mataku. "Eh, jangan salah duga lho! Aku sebel aja sama dia, sok kecakepan," ujarku cepat. Ruli hanya senyum-senyum sembari menyuruhku menjaga hati agar tak terjebak untuk menyukainya. Puih, lelaki sombong begitu?! Tidak akan!

    ---

    Ternyata Ruli benar. Semakin lama-semakin kuperhatikan, Agus memang sangat mempesona. Aku pun semakin sering menjadikannya objek foto, tentu dengan minta ijin sebelumnya, dan dia tak keberatan. Akhirnya aku bisa dekat dengannya, bahkan semakin dekat dengan selalu bercurhat ria. Agus mengatakan kalau aku fotografer yang berbakat, aku pun memujinya sebagai aktor yang mengkilap diantara pemain yang lain. Kedekatan itu membuatku rajin menulis dan bercerita pada lembaran diary.

    "Tahukah kamu? Bertemu dan bertatapan denganmu adalah dua hal yang saat ini sedang kugemari. Kau memang aneh, menyenangkan, lucu, sekaligus menakutkan. Ya, menakutkan jika tiba-tiba muncul sifat isengmu yang berlagak seperti anak autis. Bicara sendiri dengan teman khayalanmu seolah-olah itu nyata. Tetapi kau melakukannya seperti sadar. Akhirnya aku sempat ketakutan, namun saat kau bilang itu hanya bagian dari penajaman akting, hatiku lega."

    Demikian ukiran kata-kata dalam diaryku. Hingga suatu masa, aku sadar bahwa aku menyayanginya lebih dari seorang teman. Duh, pada siapa aku akan membicarakannya? Ruli jelas tak mungkin. Aku malu karena dia sempat menggodaku tentang perasaanku dengan Agus. Lalu dengan siapa? Hanya Ruli yang tahu siapa Agus sehari-harinya.

    Ah, biarlah perasaan ini aku simpan di hatiku saja. Sampai tiba saatnya nanti, aku akan mengatakan sendiri kepadamu bahwa aku menyukaimu. Suatu saat nanti...

    Kiriman dari Someone
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    wew....nice story....
    cuman endingnya kurang gigit.....:rokok:
     
  4. Offline

    mr_ark Superstar Super Moderator

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    21,957
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +65,122 / -11
    hm... masih gantung yah... penasaran nih ama kelanjutannya...
    kok mirip cerita manga yah?
     
  5. Offline

    naoesvian Beginner Members

    Joined:
    Mar 23, 2010
    Messages:
    204
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +3,121 / -0
    To be Continued . . . . . .
     
  6. Offline

    naoesvian Beginner Members

    Joined:
    Mar 23, 2010
    Messages:
    204
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +3,121 / -0
    To be Continued . . . . . .
     
  7. Offline

    dawerzzzz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 9, 2009
    Messages:
    1,515
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,133 / -0
    cerita nya kurang essensial......jadi kurang menarik dan akhirnya juga menggantung
     
  8. Offline

    DelQ Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    kok to be continued...?
    mo bikin sinetron ini??
    :swt:
     
  9. Offline

    dindaphobia Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 28, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +78 / -0
    ceritanya nggantung...
    iya kayak bikin sinetron aja.....
     
  10. Offline

    emailsampah Members

    Joined:
    Apr 11, 2010
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    wow...
    nice..
    ..
     
  11. Offline

    y0sh1tsune Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 2, 2009
    Messages:
    1,324
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +16,121 / -0
    Wah Gantung...==
     
  12. Offline

    fazacaa Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 27, 2010
    Messages:
    847
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +354 / -0
    Gantung banget gan
     
  13. Offline

    DanEEL Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    741
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +211 / -0
    hehehehe ga heran klo akhirnya seperti itu, perempuan kan memang sanggup nyimpen rahasia sedalem2nya.. makanya tempat curhat mereka (diary) sebisa mngkin ga ada yg nemuin. perempuan sih rata2 acuh tp merhatiin, makanya bagi perempuan jgn terlalu dipendam bs jadi penyakit hati ntar:piss:
    klo cowok sih lebih ke pada kesibukan tuh klo ada gejala2 begini hehe :piss:
    btw kelanjutan ceritanya di share lah biar smua pada tau
     
  14. Offline

    hidayato Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 7, 2009
    Messages:
    2,046
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +14,641 / -0
    ditunggu hari jadinya loh :hahai:
     
  15. Offline

    benih Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,282 / -0
    masih bersambung ya?
     
  16. Offline

    simomone Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,591
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,184 / -0
    ceritanya masih to be continued.. :glek:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.