1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Mengenal Handphone di Jepang

Discussion in 'Free Talk Zone' started by Roefy, May 21, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Roefy Silent Reader Members

    Joined:
    May 31, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    61
    Ratings:
    +1,115 / -0
    Pengantar

    Saat ini handphone (selanjutnya disingkat Hp) bukan lagi dianggap sebagai barang mewah namun merupakan barang kebutuhan yang dianggap wajib untuk dimiliki terlepas apakah tujuannya adalah sepenuhnya berfungsi sebagai alat komunikasi atau sekedar sebagai gaya hidup semata.

    Jujur saya tidak tahu banyak tentang Hp, jadi mungkin ini adalah satu satunya tulisan saya yang paling jelek dari yang terjelek karena ditulis hampir tanpa pengetahuan dan pemahaman yang cukup. Tambahan lagi saya adalah orang yang gagap teknologi alias gaptek. Hp yang saya miliki tidak lebih dari untuk telphone semata. Fasilitas lain seperti kamera, musik atau internet hampir tidak pernah saya gunakan. Bahkan parahnya, di tangan saya benda kecil ini lebih sering off dibandingkan on, apalagi ketika hari libur.

    Bersama ini saya tertarik untuk menulis topik tentang Hp bukan untuk bercerita atau adu argument tentang pentingnya memiliki sebuah Hp namun ingin bercerita tentang berbagai hal menarik dari system per HP an di negara Jepang yang sepertinya sedikit berbeda dengan system yang ada di Indonesia. Apa saja perbedaan itu silakan di baca selengkapnya di bawah ini


    Tidak mengenal voucher isi ulang

    Hp di Jepang prinsipnya adalah pasca bayar, jadi tidak ubahnya dengan telphone rumahan. Semua Hp yang dibeli di Jepang umumnya sudah termasuk nomor telphone sekaligus, selanjutnya tinggal pembayaran bulanannya saja. Jadi mungkin mirip Flexi kalau di Indonesia. Dengan sistem ini, tentu saja toko penjualan pulsa dan sejenisnya praktis tidak ada. Penjelasan mudahnya, Hp di Jepang tidak mengenal sistem gonta ganti sim card. Jadi tempat slot sim card pada bagian belakangnya "nyaris tidak ada" atau namun dalam posisi yang tersebunyi yang dijamin tidak bisa dilepas dan dipasang dengan mudah.

    Jadi selain tidak ada toko tempat jual beli sim card, pencurian Hp, jual beli Hp bekas dan sejenisnya menjadi tidak umum dilakukan. Hp yang sudah di blok nomornya oleh pemilik aslinya, maka otomatis Hp tersebut tidak akan biasa dimanfaatkan oleh orang lain. Dulu kalau tidak salah, beberapa provider di Jepang juga pernah menerapkan fasilitas Hp isi ulang (pra bayar) seperti di Indonesia namun kurang begitu populer dan sekarang sudah tidak ditemukan lagi.


    Membeli Hp berarti memilih provider

    Membeli Hp identik dengan membeli provider bukan membeli merek hp seperti yang umumnya kita kenal. Jadi percakapan standard antar orang Jepang tentang Hp bukanlah merk Hp-nya atau apa kartu vouchernya namun apa nama providernya. Provider adalah perusahaan pengelola jaringan Hp. Ada 3 perusahaan provider Hp yang umum digunakan yaitu Softbank, AU KDDI, dan NTT Docomo. Jadi pertanyaan seperti "Hpnya pakai apa ?" Jawabanya adalah salah satu dari ketiga provider tersebut.

    Merek adalah bagian terakhir. Merek yang umum tersedia adalah Sharp, Panasonic, Toshiba, NEC, Samsung, Nokia, Casio dan Kyocera. Beberapa merk Hp seperti Sony Ericsson, Nokia, Siermen, Motorolla dan bahkan BlueBerry kurang begitu populer atau bahkan nyaris tidak beredar di negara tersebut.


    Diikat kontrak jual beli

    Dalam sistem Hp di Indonesia, memiliki sebuah Hp sangatlah mudah dan bebas. Asal punya uang, siapapun bisa membelinya, termasuk juga bebas untuk dijual atau dipindah tangankan. Sedangkan di Jepang berlaku aturan yang sedikit berbeda atau bahkan bisa dikatakan sebaliknya. Karena mereka menganut sistem pasca bayar maka seperti layaknya telphone rumahan, maka kita harus mengisi berbagai macam formulir, mengisi biodata, rekening bank dan terakhir kita diharuskan untuk menanda tangani kontrak selama waktu tertentu yang biasanya dua tahun.

    Kalau seandainya pihak pengguna berhenti berlangganan sebelum masa kontrak habis maka pengguna diharuskan membayar sejumlah denda dalam jumlah tertentu. Kasus lain, kalau kita menjual atau memberikannya pada orang lain maka tagihan akan tetap dibebankan ke rekening bank kita. Duh, susah juga ya membeli Hp di Jepang.

    Sekilas terlihat ruwet dan mahal, namun system ini juga memiliki sejumlah keuntungan salah salah satunya adalah mempersempit ruang gerak pelaku kriminal karena semua nomor Hp bisa dilacak kepemilikannya. Kemudian keuntungan lain adalah harga Hp yang lebih murah atau bahkan tidak jarang gratis alias 0 yen. Untuk bagian terakhir ini akan ditulis lagi lebih lengkap di bagian bawah.



    Tidak bisa mengirim SMS ?

    Ah, yang benar ! Benar, handphone di Jepang tidak bisa digunakan untuk mengirim SMS dengan mudah layaknya Hp di Indonesia. SMS hanya bisa dikirim antar provider yang sama. Ibarat pengguna kartu Simpati hanya bisa kirim SMS ke pengguna Simpati doang. Jadi rugi dong ! Sudah tidak dijual bebas, tidak ada voucher isi ulang tidak bisa SMS lagi. Sebagai gantinya mereka mengenal sistem mail, jadi SMS harus dikirim lewat mail bukan lewat nomor Hp. Semua Hp di Jepang pasti memiliki alamat mail untuk mengirim pesan singkat. Jadi walaupun kita tahu nomor Hp seseorang, kalau kita tidakh tahu alamat mailnya maka SMS tidak akan bisa kita kirim.

    Cara kirim dan terimanya sama saja dengan SMS biasa, bedanya hanyalah nomor Hp sebagai alamat yang dituju, diganti dengan alamat mail. System ini mempunyai kekurangan sekaligus juga memiliki kelebihan. Dengan sistem mail ini, pesan singkat bisa dikirim tidak terbatas hanya lewat Hp saja, namun bisa juga lewat wartel atau personal komputer. Bahkan saat Anda berada di luar negeri sekalipun, asal ada jaringan internet, Anda sudah bisa mengirim pesan singkat dengan parter atau keluarga Anda. Dengan sistem SMS jelas hal ini tidak bisa atau membutuhkan biaya yang sangat besar untuk melakukannya. Namun tentu saja kalau kita jarang atau bahkan tidak akan pernah berpergian keluar negeri jelas system SMS yang ada sekarang adalah yang terbaik.

    Mail Hp yang dimaksud sama persis fungsi dan kegunaannya dengan mail yang biasa Anda kenal seperti yahoo misalnya. Adapun ciri khas dari mail Hp di Jepang adalah mempunyai nama belakang salah satu dari tiga provider yang ada. Contohnya : zzzzzz@docomo.ne.jp kalau kita memakai provider Docomo, kemudian xxxxx@softbank.ne.jp untuk provider Softbank dst. Alamat mail juga bisa diganti atau diubah kapan saja kalau dirasa perlu. Karena semua Hp terbaru di negara tersebut sudah bisa dipakai untuk mengakses internet, maka mengirim ataupun menerima pesan singkat juga bisa dilakukan lewat mail standard yaitu yahoo, hotmail dll.


    Hp gratis !

    Ini mungkin adalah bagian yang menarik. Seperti halnya di hampir semua negara maju lainya, harga sebuah hp biasanya cukup murah bahkan tidak jarang bisa didapatkan dengan gratis. Namun tentu saja hanya berlaku untuk model tertentu saja yang biasanya adalah Hp model lama. Namun walaupun model lama, bukan kuno dan murahan, karena setidaknya masih berukuran kecil dan tipis dan minimal sudah memiliki fasilitas kamera.

    Untuk Hp model terbaru dengan berbagai fasilitas menarik seperti TV, game, layar sentuh, internet dan berbagai fasilitas terbaru lainya tentu saja berharga mahal. Namun, semahal mahalnya harga barang elektronik di Jepang tetap saja terhitung murah karena sudah "disubsidi" oleh pihak provider jadi bisa dibeli dengan harga murah dan dicicil dan pembayaraanya cukup dibebankan pada setiap tagihan tiap bulan.

    Untuk Hp gratis yang disebutkan di atas, sering menimbulkan salah pengertian dari beberapa rekan saya karena di asumsikan bisa di ambil dan dimanfaatkan di Indonesia. Sekali lagi, Hp di Jepang sama dengan telphone rumah jadi tanpa berlangganan atau mendaftar tentu Hp gratis ini tidak akan bisa dibawa pulang begitu saja. Jadi mirip dengan kasus helm gratis kalau beli sepeda motor.



    HP bekas ? Lupakan saja

    Toko yang menjual HP bekas hampir hampir tidak umum ditemukan di negara ini. Satu satunya tempat tempat bursa Hp yang masih bisa ditemukan sekarang ini adalah di internet auction. Saya kurang begitu paham motif dan tujuan jual beli Hp bekas jenis ini, karena dengan harga yang jauh lebih murah atau bahkan 0 yen kita sudah bisa mendapatkan Hp baru. Disamping itu Hp tersebut tidak akan bisa dipasang dengan card lain selain dari provider yang sama.

    Kalau tidak salah, sepertinya Hp yang paling banyak ditawarkan adalah jenis atau model tertentu, Hp yang dibeli di luar negeri dan tidak bisa dipakai di negeri Jepang, atau Hp yang bisa dipakai yang sudah di unlock atau card free jadi bisa dipasang dengan kartu apa saja. Jadi konsumen terbesarnya sepertinya adalah orang asing atau setidaknya akan dipakai di negara luar Jepang.


    Beli Hp bagi orang asing

    Diperlukan beberapa persyaratan standard yaitu ID card dan buku rekening bank. Persyaratan lain adalah surat jaminan dari perusahaan atau tempat bekerja, sekolah atau orang lain. Jadi tagihan rekening telephone yang mungkin tidak terbayar akhir bulan akan dibebankan atau ditagih ke pihak penjamin. Sedangkan syarat lain seperti kontrak 2 tahun adalah sama saja. Jadi bisa dibayangkan betapa ruwetnya untuk memiliki sebuah Hp di negara tersebut.


    Pindah provider berarti ganti nomor ?

    Pindah provider berarti otomatis ganti nomor baru. Hal ini sepertinya berlaku juga untuk sistem kartu seperti di Indonesia. Namun sekarang dengan diberlakukannya system MNP (Mobile Number Portability) bulan Oktober 2006 maka nomor lama tetap bisa kita pertahankan ketika pindah ke provider baru.



    Harga pulsa bervariasi

    Harga pulsa sangat bervariasi tergantung pada beberapa hal seperti pulsa yang dibayar oleh pelajar berbeda dengan pulsa masyarakat umum. Kemudian ada juga provider yang menerapkan pulsa gratis 24 jam untuk telephone antar keluarga, disount pada jam tertentu, gratis sms antar provider yang sama dll.

    Seseorang yang setia menggunakan provider yang sama untuk jangka waktu yang lama biasanya akan mendapatkan pulsa harga special dengan discount sampai 30%. Pelanggan setia yang sudah menggunakan provider tertentu untuk jangka waktu lama yang berniat mengganti Hp dengan model yang lebih baru kadang bisa mendapatkannya sebuah hp baru dengan tanpa harus membayar sama sekali dengan model yang cukup baru. Jadi bukan hp model lama seperti yang saya sebutkan "Hp gratis" di bagian atas Jadi bisnis Hp di Jepang persaingan memperebutkan pelanggan sangat keras dan menawarkan beragam paket menarik untuk tetap bisa mempertahannkan pelanggan.


    Larangan dan etika penggunaan Hp

    Larangan penggunaan Hp biasanya diberlakukan di tempat tertentu seperti transportasi publik yaitu kereta api dan bus serta tempat lainya yang mungkin sudah umum diketahui seperti konsert, gedung bioskop dan lain lain. Umumnya larangan ini tidak mengikat secara hukum namun umumnya lebih bersifat etika atau manner.

    Selain itu, kebanyakan sekolah menengah di Jepang menerapkan aturan pelarangan menggunakan Hp di areal sekolah bagi siswanya. Penggunaan Hp bagi siswa di lingkungan sekolah dianggap tidak terlalu bermanfaat sehingga kebanyakan sekolah di Jepang melarang siswanya membawa Hp dalam kelas atau selama pelaksanaan belajar. Jadi Hp harus disimpan di locker masing masing. Untuk urusan komunikasi ataupun situasi darurat, penggunaan telephone sekolah dianggap sudah memadai. Peraturan ini membuat cukup banyak orang tua yang keberatan karena Hp, selain sebagai alat komunikasi juga sebagai alat pelacak posisi anak karena adanya fungsi GPS (Sistem Penentuan Posisi Global). Selain keberatan dari pihak orang tua, keberatan tentu saja datang dari siswa itu sendiri. Sekedar tambahan bisa saya tuliskan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan Cabinet Office, 31 persen siswa SD, 58 persen siswa SMP dan 96 persen siswa SMA pada saat ini menggunakan telepon seluler.


    HP Jepang bisa dipakai di Indonesia atau sebaliknya ?



    HP Jepang di Indonesia

    Ini adalah bagian yang paling menarik dan paling sering ditanyakan. Kalau Hp tersebut adalah Hp khusus dalam arti dari awal dibeli untuk pemakaian International, dipakai di Indonesia namun rekening tagihan dibayar di Jepang, jelas tidak ada masalah sama sema sekali. Tentu saja kita tidak membicarakan Hp jenis ini, namun Hp standard dalam arti digunakan sepenuhnya di Indonesia seperti layaknya Hp biasa. Secara umum jawabannya adalah tidak bisa. Hal ini disebabkan karena :

    1. Perbedaan system, frekwensi atau gelombang yang dipakai yaitu GSM CDMA untuk di Indonesia dan WCDM untuk di Jepang
    2. Semua Hp yang dipasarkan di Jepang adalah dalam kondisi di"Lock" atau dikunci oleh pihak provider jadi praktis hanya bisa digunakan di negara Jepang saja. Bagian terakhir inilah yang paling utama yang menyebabkan Hp tersebut nyaris tidak bisa digunakan di negara lain.

    Namun, tunggu dulu, jawaban di atas adalah jawaban standard. Bagian terpenting yang sudah di Lock ternyata masih bisa "di utak-atik". Jadi dengan membuka "kunci" tersebut atau istilah lainya "Unlock Hp" maka simsalabim, Hp Jepang yang nyaris menjadi sampah di negara kita bisa berfungsi normal layaknya Hp lainya. Tentu saja, untuk melakukannya tidaklah mudah dan sederhana. Diperlukan ketrampilan khusus dan juga beberapa perlatan tambahan serta chips khusus yang dibuat oleh para hacker.

    Cara yang paling gampang adalah menghubungi orang atau jasa khusus yang mampu melakukannya. Terdapat banyak "perusahaan" yang menawarkan jasa ini yang bisa Anda search lewat internet. Harga yang ditawarkan untuk jasa ini bervariasi (mungkin) berkisar 400an ribu rupiah persatu Hp. Namun yang sedikit perlu diperhatikan adalah tidak semua Hp bisa di unlock jadi terbatas hanya untuk model tertentu saja. Apakah nantinya semua menu bisa berfungsi normal, kamera, video dll, silakan konsultasikan dulu dengan teknisinya. HP keluaran baru menurut para hacker relatif susah untuk di bobol.

    Khusus untuk TV, kemungkinan besar tidak bisa dipakai. Indonesia menggunakan sytem PAL, untuk gelombang pewarnaannya, sedangkan Jepang menggunakan NTSC. Susahnya sering spesifikasi tersebut kemungkinan besar tidak dicantumkan dalam buku manualnya, karena memang dari awal sudah dirancang untuk dipasarkan khusus untuk di dalam negeri Jepang saja.


    Hp Indonesia di Jepang

    Jawabannya adalah bisa namun dengan sejumlah catatan :

    1. Handset minimal 3G. Jepang tidak mengenal sistem jaringan GSM dan juga sistem kartu kartuan, jadi Hp dengan teknologi ini dipastikan tidak akan bisa dipakai.
    2. Aktifkan Internasional Roaming. Hp bisa dipakai secara normal, cuma bayarannya yang menjadi tidak normal karena mau dipakai nelphone kemana saja, tetap dihitung pulsa internasional.

    Alternatif :

    1. Sewa SIM card di konter provider di Jepang. Alternatif ini mungkin lebih baik karena harga pulsa dihitung harga lokal. (Nelphone ke tanah air tetap pulsa International). Jadi cara ini relatif lebih baik dari cara di atas. Namun kendalanya, selain bahasa tentunya, adalah Anda akan mendapatkan nomor baru sehingga nomor lama sama sekali tidak bisa dipakai.
    2. Gunakan Prepaid Phones. Namun cara ini sedikit ribet dan sedikit ketat karena memerlukan ID (domisili) Card yang jelas tidak bisa dimiliki oleh wisatawan. Beberapa counter katanya mau menerima alamat hotel sebagai verifikasi. Hp Perpaid ini harganya 5000 yen bisa dibeli di conveniece store dan berlaku selama dua bulan. Telephone akan expire setelah 4 bulan kalau tidak digunakan.
    3. Sewa Hp di counter penyewaan Hp di bandara. Ini adalah alternatif yang sangat mudah. Karena dikhususkan untuk orang asing maka kendala bahasa sepertinya tidak akan terjadi. Harga sewanya adalah sekitar 250-1000 yen per hari. Harga pulsanya adalah 70-200 yen permenit untuk nelpon domestik, pulsa internasional menyesuaikan. Untuk nerima doang, pulsanya gratis.
    4. Gunakan telephone umum. Sepertinya alternatif ini jarang yang mengetahuinya dan banyak yang tidak percaya. Namun yang jelas saya sudah cukup sering memakainya. Beruntung, negara ini dalam hal komunikasi menawarkan banyak kemudahan. Anda tidak perlu memakai telphone hotel yang berharga mahal, tapi cukup telphone umum. Walaupun namanya telephone umum, bisa dipakai untuk sambungan internasional. Uniknya, telphone jenis ini hanya mau menerima "coin only" untuk percakapan internasional dan tidak mau menerima telphone kartu kecuali untuk percakapan domestik. Pulsanya adalah sekitar 100 yen per satu menit. Hambatan terbesar yang selama ini saya rasakan dengan menggunakan cara ini adalah susahnya menemukan telphone umum yang relatif sepi dan tidak bising. Sebetulnya kemudahan ini, yaitu telphone umum untuk percakapan internasional juga berlaku untuk beberapa telphone umum di Indonesia dan sekali lagi, saya adalah salah satu pengguna setianya.

    Catatan tambahan untuk penggunaan telephone umum di Jepang. Ada dua jenis telephone umum di Jepang yaitu berwarna abu abu dan warna hijau. Jenis pertama bisa dipakai untuk telephone internasional tanpa perkecualian sedangkan yang berwarna hijau sebagian ada yang bisa dan sebagian tidak. Biasanya ada keterangan berbahasa Inggris tercantum di dekatnya. Telephone yang berada dalam rumah box di pinggir jalan, warna apa saja biasanya pasti bisa dipakai untuk percakapan internasional. Cuma kendalanya adalah bising tadi.

    Jadi mungkin disinilah letak keunggulan sistem SMS berbasis email karena pesan SMS bisa dikirim lewat komputer yang bisa dipakai gratis di lobby hotel atau bandara.

    http://www.eonet.ne.jp/~limadaki/budaya/jepang/artikel/utama/handphone.html

    Bagi cendolnya dong biar nambah semangat
     
    • Like Like x 9
    • Thanks Thanks x 9
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    ahmadhussein Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    630
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +500 / -0
    Nice info,
    baru tahu kalo ternyata di jepang begitu
     
  4. Offline

    ikabaex Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 22, 2010
    Messages:
    141
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +767 / -0
    Perbedaan system, frekwensi atau gelombang yang dipakai yaitu GSM CDMA untuk di Indonesia dan WCDM untuk di Jepang

    dari dulu ini yang paling jadi pikiran buat saia: apa karna mereka "yang" buat teknologi ya, makanya ga ngikut aturan frekuensi yang udah ditetapin ITU??
     
  5. Offline

    zorndaike Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    746
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +1,557 / -0
    sulit sekali ya gan, lalu bagaimana dengan negara2x lain? tambahin update nya dunk
     
  6. Offline

    krazykat Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 14, 2009
    Messages:
    93
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    @TS

    hp jepang banyak kok yang bisa dipake di indo tapi ya itu harganya bisa sama dengan hp2 high end dengan restriksi beberapa fitur seperti:
    - gak bisa mms
    - gak bisa browsing
    - beberapa model malah media lock

    saran gw sih lebih baik ambil hp yang memang asalnya ekslusif keluar di jepang
    terus keluar jg di indonesia
    satu2nya model yang gw tau adalah Sharp 920sh (model indonesianya gw lupa apa)
     
  7. Offline

    Hunter_Ice Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    92
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    Baru tw ane rupanya sistemnya kyk gitu...
    jd klo ane tinggal disana dan mw punya pacar 2 biar gk ktauan sm yg
    satunya harus punya dua hp ya...
    wah2... ribetnya...
    :rokok:
     
  8. Offline

    FUFU1988 Beginner Members

    Joined:
    Apr 7, 2010
    Messages:
    283
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +121 / -0
    Wahh...
    Pantes aja kalo liat film2 jepang HPnya ky jadul gitu beda sama di korea
    Tapi ada bagusnya jg sih bikin masyarakat disana tidak konsumtif seperti diindo (sudah jrg ada adat timurnya,terlalu western)
     
  9. Offline

    loveactually Members

    Joined:
    Nov 12, 2009
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    nice info kk..
    baru tahu saya..
     
  10. Offline

    krazykat Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 14, 2009
    Messages:
    93
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    ini kk lopek yang dari r**eks bukan ya?

    to all:
    taun depan katanya hp2 jepang bakal sim free loh. limited to docomo handset tapinya.
     
  11. Offline

    CodeAmon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 28, 2009
    Messages:
    1,710
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +310 / -0
    hmm.... baru ngeh pantes wa liat di film / anime waktu ngirim sms kok alamatnya Email wa pikir ebat bener saling tuker email trus cepet pula sampenya ..... ternyata ga ada SMS =.=

    yang wa demenin orang - orang disana pake HP model Clamshell, Sliding, Touch Screen sedikit yang pake model Candybar, QWERTY
    sori kl OOT :maaf:
     
  12. Offline

    crazyaboutryo Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 11, 2009
    Messages:
    739
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +949 / -0
    klo soal kontrak2 dan hape gratis udah sempet tau...
    tp nice info buat yg lainnya... :))))
     
  13. Offline

    bluefresh Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 11, 2009
    Messages:
    27
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    ada yg jual tuh hape2 jepang d forum sebelah,.. tp mahalny minta ampuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunnn...
     
  14. Offline

    wichawika Members

    Joined:
    Sep 11, 2010
    Messages:
    8
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    hahaha waktu gw di jepang awalnya gw ga tau sama sekali kalo ga bisa kirim sms. udah gitu mbak2 nyang jual hape kagak ngasih tau pula. bahasa inggrisnya waduuhh -_-;
    selama 10 hari gw bener2 ga bisa. tapi setelah hari ke 11 akhirnya ngudek2 itu hape gw baru sadar lol

    hape jepang gw ada ... sharp flip gitu....warna pink. dulu di jepang pake toshiba ...
    keren dah hape jepang hampir flip semua. mantap
     
  15. Offline

    helmyhatoyaki Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 6, 2009
    Messages:
    30
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    NICE INFO gan...

    memang tingkat kemajuan teknologi sautu negara membawa kemudahan yang sangat menguntungkan ya gan...
     
  16. Offline

    X252 Senpai Veteran

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    7,212
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +42,153 / -0
    Thx Banget atas infonya, menambah wawasan:peace:

    Hmmm.... repot juga kalu di sana ya, pantesan kalo liat dorama atau anime gt gak ada sistem sms, kirain disana gak ada, ternyata harus pakai email
     
  17. Offline

    Zhan Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 15, 2009
    Messages:
    68
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    woo... saya baru tau... eh kalo beli HP beli kartu sekalian.. jadi ini sama aja bel kartu dapat hp sepertinya hhe
     
  18. Offline

    hayhay_co Beginner Members

    Joined:
    Aug 12, 2010
    Messages:
    208
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +92 / -0
    setuju,,
    ane jga bertanya",,
    knpa kok mereka selalu bilang kirim mail,,
    bukan sms gt,,
    ternyata ada sejarahnya,,,
    ck,,ck,,
     
  19. Offline

    juli90an Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 25, 2010
    Messages:
    100
    Trophy Points:
    52
    Ratings:
    +600 / -0
    baru tau juga ne !
    thanks info nya !
    sms di jepang udah gak jaman kayak nya !
    tapi kayak nya di amerika masih bisa sms de !
    di film2 hollywod ada yang smsan kok !
     
  20. Offline

    yogoboy Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    143
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +18,123 / -0
    baru tau klo di jepang ternyata sistemnya kayak gitu....

    tapi klo penerapan HP di Indonesia dibuat sama dengan yang di Jepang kayaknya bakalan susah dan akan banyak membunuh karir hidup seseorang ~no offenses

    seperti kita tahu klo di Indonesia banyak provider dan jaringannya belum merata.., trus bnyak yg hidup dari jualan pulsa n counter... :peace:
     
  21. Offline

    nzone Silent Reader Members

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    78
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +5 / -0
    Wahh, ternyata Penggunaan HP disana ngak semudah di sini.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.