1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Geography & Astronomy Mengapa Es di Puncak Kilimanjaro Hilang

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by ponari, Dec 7, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ponari Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 21, 2009
    Messages:
    19
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +7 / -0
    VIVAnews - Gunung Kilimanjaro dan Gunung Kenya di Afrika tetap berdiri kukuh, dengan puncak es yang gagah serta hutan lebat di lerengnya.

    Namun, gambaran mengagumkan Gunung Kenya dan Kilimanjaro itu bakal tinggal cerita. Puncak es di kedua gunung tersebut makin tipis dan akan segera menghilang. Apalagi penyebabnya, kalau bukan pemanasan global.

    Seperti dimuat laman All Afrika, para ahli memperingatkan es di atas Gunung Kenya akan hilang sama sekali pada 2050, jika tak ada upaya berarti dilakukan untuk membendung pemanasan global, termasuk yang diakibatkan emisi karbon perusahaan-perusahaan raksasa di Amerika Serikat dan China.

    Demikian pula nasib Gunung Kilimanjaro di Tanzania. Es di gunung tertinggi di Afrika itu makin menyusut. Total area yang diselimuti salju menurun dari 12 kilometer persegi pada tahun 1900, tinggal dua kilometer persegi di tahun 2000.

    Ahli mengungkapkan salju di punjak Kilimanjaro hilang sebanyak 80 persen dalam waktu satu abad. Diperkirakan pada 2020, es di Kilimanjaro benar-benar hilang.

    Lonnie Thompson, profesor Ilmu Bumi Ohio State University menemukan 85 persen es di puncak Kilimanjaro pada 1912, menghilang pada 2007.

    Pencairan es di beberapa tahun belakangan ini unik. Pada 2000 dia menguji sample es Kilimanjaro. Dia menemukan salju di permukaan teratas di sana tidak padat, namun penuh bolongan yang memanjang, bukti bahwa telah terjadi proses pencairan dan juga pembekuan dalam beberapa tahun ini.

    Selain mengukur penyusutan es, para peneliti mencari tahu apakah mencairkan salju di puncak berakibat pada aktivitas manusia dan mempengaruhi iklim.

    Sementara, para pendaki Gunung Kenya mengaku bingung. Sebab, mereka menemukan level es yang berbeda ketika mendaki kembali gunung itu. Atas perubahan itu, para pendaki menyerukan tindakan darurat untuk menyelamatkan es di puncak Gunung Kenya.

    Salah satunya, Waithera Kuria, pendaki dari Nairobi. Dia mengatakan apa yang dilihatnya saat ini berbeda ketika dia menaklukan Gunung Kenya 15 tahun lalu.

    "Berdasarkan apa yang kami lihat dan informasi yang kami dapat dari porter yang bekerja setidaknya dalam 15 tahun, kondisinya benar-benar berbeda. Ini bukti, pemanasan global nyata," kata dia.

    Salju yang meleleh, kata dia, mereka mengalir ke bawah dan membentuk danau-danau.

    Fakta pemanasan global di dua Gunung Kenya dan Kilimanjaro harus dijadikan pegangan Afrika dalam konferensi perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark. Warga dunia harus memerangi pemanasan global.

    Menanggapi fenomena serupa di Gunung Kenya dan Gunung Kilimanjaro, beberapa waktu lalu diadakan konsolidasi antar negara Afrika di Addis Ababa.

    Diputuskan bahwa Afrika tidak akan menerima pengganti Protokol Kyoto. Afrika. Jika diganti, dikhawatirkan komitmen negara-negara industri maju melemah, sementara semua bagian bumi, tak terkecuali, bisa jadi korban.
    • VIVAnews :takut:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    ghusesup Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 21, 2009
    Messages:
    125
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +25 / -0
    itu cuma kalimanjaro, gimana klo kutub utara ma selatan ya?? :heran:
    klo mencair semua, Indonesia bisa kerendem air es donk... :takut:
     
  4. Offline

    undead098 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    206
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,948 / -0
    makanya belajar renang bro... klo perlu belajar "bernafas dalam air" wkwkwkwk...
    jadi kalopun tenggelam masih bisa bertahan "Indonesia"...^^
     
  5. Offline

    zekusion Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2008
    Messages:
    15,085
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +37,965 / -0
    akh perbuatan manusia egois, yg mencari uang , uang dan uang
    mpe ga memperdulikan keadaan lingkungan...
    mpe panas kan t4 tinggal qta :panas:
    tar kena bencana alam nyalahin org laen, nyalahin Tuhan segala.. :swt:
    pdhl salahnya sendiri.. :lempar:
     
  6. Offline

    dibu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2009
    Messages:
    553
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +99 / -0
    setuju gw bro...
    pabrik2 buang gas buangan sembarangan...
    asap2 knalpot makin gila...
    sampe yang paling gampang dah buang sampah aja masih di sungai2...
    kalo ada bencana dah yang disalahin orang laen,kondisi tempat tinggal, sampe nyalahin tuhan...padahal manusia sendiri tuh yang ngerusak...
     
  7. Offline

    masuakal Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    4,511
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,650 / -0
    :swt:
    bener bener dah
    bilang gag mau banjir buang samaph sembarangan
    demo demo global warming tapi tetep aja gag ngelakuin yg di demo :swt:
    tapi kata orang kok global warming adalah hoax >.<
    gag taw yg bener yg mana but we must keep our earth healthy
     
  8. Offline

    RottenSherry Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    164
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +13 / -0
    Iyah, pernah baca di IDWS juga kalo ide Global Warming itu cuma hoax + akal akalan orang tertentu.

    Sebenernya, akal-akalan ato bukan, yang penting kan langkah-langkah penyelamatannya itu yang gak ngerugiin. Mo hoax ato enggak, kalo kita reboisasi, gak buang sampah sembarangan, ngurangin polusi, dll toh kita gak rugi kan yah?!

    Sedih banget liat orang-orang yang sibuk mencari fakta dan kata-kata untuk menjatuhkan orang lain tapi gak ada tindakan nyata...
     
  9. Offline

    qyneprox Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 13, 2009
    Messages:
    33
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    bener juga di indonesia aja skrang musim hujan kemarau jadi kacau
    yang tadi bulan nop des ini dingin (hujan) kadang jad hawa udara panas :hot:
     
  10. Offline

    zagayo Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 26, 2007
    Messages:
    849
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +25,782 / -0
    wahh pasti es nya mencair.. bener2 dunia makin paanas.. ayu mari sama2 jaga alam kita :D
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.