1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

OriFic Malaikat Tak Bersayap

Discussion in 'Fiction' started by kebbrass, Sep 23, 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kebbrass Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 28, 2012
    Messages:
    138
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +33 / -0
    Malaikat Tak Bersayap
    Malaikat Tak Bersayap merupakan karya kedua dari saya, cerita ini sedang saya kembangkan lagi, dan merupakan sub cerita dari thread saya sebelumnya.

    Malaikat Tak Bersayap menceritakan segala sesuatunya tentang sahabat Keli yang bernama Angel. Kisah cintanya dan kisah persahabatan nya dengan Keli. Sebuah cerita yang wajib dibaca buat temen-temen yang lagi senggang hehehe

    well, here we go!

    Angel​


    “Angel, begitulah yang orang-orang akan sebut ketika memanggil nama anak perempuan ini” kata seorang pria di tengah malam. Pria itu tampak senang sekali, karena hari itu adalah hari kelahiran anaknya. Anak satu-satunya yang sangat dinantikan olehnya setelah menunggu lebih dari 10 tahun pernikahannya bersama istri tercintanya. Anak itu sungguh manis, mirip seperti ibunya. Bermata besar, alisnya tebal, mulut yang mungil, dan sebuah tahi lalat di bawah mata.

    Tahun demi tahun berlalu, Angel tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik. Gadis yang periang dan berkelakuan sedikit tomboy. Tapi sisi feminim dari Angel tetap terlihat dari cara berpakaian nya. Angel senang dengan olahraga kasti. Ya, kasti. Sebuah olahraga yang meminta para pemainnya untuk dapat memukul bola dan melempar bola dengan presisi. Tetapi ketika tidak sedang bermain kasti, Angel senang mengenakan rok dan kaos-kaos yang bergambar lucu. Angel juga senang menggunakan make-up. Banyak banget anak laki-laki yang menyatakan cintanya pada Angel sejak masuk SMP, hingga sekarang Angel duduk di kelas 3 SMP. Angel terus menolak ajakan berpacaran dari para anak laki-laki itu. Dengan sebuah alasan, dirinya memiliki seseorang yang sudah disukainya sejak lama. Siang itu, Angel terduduk di sebuah bangku yang ada di taman sekolahnya, saat itu merupakan waktu istirahat kedua, dan Angel sedang makan bekalnya. Angel duduk sendirian, sedang menikmati bekalnya sambil memainkan HPnya. Tiba-tiba dari belakang, ada seseorang mendekati Angel, mengendap-ngendap.

    “Hayoloh! Ngapain sendirian?! ” kata orang itu mengagetkan Angel.​

    Angel yang kaget, sontak menggenggam erat kotak makan nya, takut kalau makan siangnya jatuh berantakan. Angel menatap orang itu dan berkata,

    “Apaan sih lo?” kata Angel dengan kesal.​

    “Yaelah ngel, sama sahabat sendiri aja galak. Pantesan aja lo ga punya pacar sampe sekarang hahahaha” kata orang itu dengan nada menyebalkan.​

    “Bawel..” kata Angel sebel.​

    Angel melanjutkan makan siangnya. Orang itu duduk di samping Angel. Matanya menatap kotak makan Angel.

    “Ngel.. boleh bagi makanan lo ga?” Tanya orang itu.​

    Angel menarik napas dalam sambil mengunyah makanan nya, lalu berpaling ke orang itu dan berkata,

    “Yaudah nih..” kata Angel sambil tersenyum.​

    Orang itu lalu tersenyum iseng, dan mulai menyuapi mulutnya dengan bekal milik Angel. Bekal sederhana, nasi dan telur dadar serta buncis yang ditumis.

    “Pelan-pelan Kel. Entar lo keselek. Nih minumnya.” Kata Angel memperhatikan orang itu yang dengan rakusnya memakan bekalnya.​

    “mm hmm.. Denggyu!” kata orang itu sambil mengunyah.​

    Angel lalu tertawa kecil, matanya menatap perilaku sahabatnya ini, Keli.Keli seorang cowok atletis, senang berolahraga futsal dan rambutnya jabrik. Angel dan Keli sudah bersahabat dari kecil. Mereka tetangga, dan mereka lahir hanya beda 3 hari. Keli lahir lebih dulu, dan itu yang menjadi senjata Keli apabila kalah berargumen dengan Angel.

    Keli telah menghabiskan bekal milik Angel dan kini tengah meneguk air minum yang diberikan oleh Angel. Angel dengan sengaja menepuk botol minum yang sedang di tengadahi oleh Keli. Alhasil, air minum itu berceceran mengenai baju Keli.

    “impas yah! hahahaha” kata Angel tertawa terbahak-bahak.​

    Keli sedikit kesal, tapi akhirnya dirinya tetap tersenyum juga. Angel lalu bertanya,

    “Emangnya elo gak bawa bekal hari ini Kel?” Tanya Angel.​

    “Bawa sih, tapi ya gitu.. udah abis tadi pagi hehehe” kata Keli cengengesan.​

    Angel cuma mengangguk kecil. Lalu Angel bertanya lagi,

    “Mau gue bikini bekal gak besok? Bekal lo doang satu gak cukup kan? Daripada elo ngabisin bekal gue melulu.. ” kata Angel ke sahabatnya itu.​

    “Serius?? Mau dong!” kata Keli senang.​

    Angel mengangguk lalu tersenyum manis. Keli duduk bersandar pada sandaran kursi batu itu.

    “Yaudah, gue cabut ya Ngel, makasih bekalnya. Nanti pulang bareng yah! Males di angkot sendirian, ga ada temen ngobrol. Dadaaahh!!” kata Keli sambil berdiri, lalu berdadah ria dengan Angel.​

    Angel gak sempat membalas omongan Keli barusan. Dirinya hanya tersenyum karena akan pulang dengan sahabatnya. Ya, sahabat. Sesungguhnya, Angel melihat Keli bukan sebagai seorang sahabat. Tapi sebagai seseorang yang dia suka. Sebagai seseorang yang menurutnya telah memenuhi hatinya. Perasaan itu muncul ketika Keli menjanjikan Angel untuk mengajaknya keluar negeri sewaktu masih kecil. Aneh memang, tetapi menurut Angel itu merupakan sebuah ajakan yang membuat dirinya jatuh hati pada Keli. Angel suka dengan perilaku Keli yang bebas, yang ogah-ogahan ketika belajar, yang sedikit menyebalkan ketika mengganggunya waktu tidur, dan yang masuk ke kamarnya tanpa izin untuk tidur siang. Angel suka terhadap segala sesuatu yang Keli suka. Keli suka sekali makan seafood. Angel juga berusaha menyukai itu. Pertama kali Keli mengajak Angel makan seafood, pulangnya Angel terkena alergi. Tetapi Angel tetap memaksakan dirinya untuk terus makan seafood, ternyata lama-kelamaan, alergi yang dimiliki Angel hilang. Angel tentu senang, karena dirinya bisa terus makan seafood bersama Keli. Angel dan Keli tinggal tidak jauh. Hanya beda beberapa rumah. Angel juga hobi memasak. Dari situlah Angel jadi tahu banyak resep-resep yang ketika Keli coba, Keli langsung mengacungkan 2 jempol.

    Sepulang sekolah, Angel menunggu Keli di depan kelasnya. Angel memperhatikan Keli dari jendela kelas. Mata pelajaran terakhir kelas Keli hari itu adalah sejarah. Sebuah mata pelajaran yang menurut Keli membosankan. Keli tampak tidak serius mengikuti pelajaran. Keli tampak menggerakkan pensilnya di atas sebuah gambar pahlawan yang ada di buku itu. Keli sadar kalau Angel sedang memperhatikan dari luar jendela. Keli melihat Angel melambaikan tangannya dari luar jendela. Lalu Keli mengangkat bukunya dan memperlihatkan Angel hasil coret-coretnya. Sungguh lucu. Hingga membuat Angel tertawa terbahak-bahak ketika matanya menangkap gambar tersebut. Pelajaran pun usai, dan Keli pun keluar dari kelasnya. Keli lalu berkata,

    “Ngel, sori banget nih. Gue gajadi balik sama elo.. temen-temen gue pada ngajakin futsal..” kata Keli merasa bersalah.​

    Angel jelas kecewa, bukan karena menunggu, tetapi karena dirinya telah menyempatkan diri menggunakan bedak di toilet sekolah. Kelas Angel memang telah selesai terlebih dahulu. Angel merasa usahanya untuk tampil cantik di depan Keli sia-sia. Angel memaksakan senyumnya dan berkata,

    “Iya Kel gapapa kok.. gue balik sendiri aja.” Kata Angel.​

    “Yaudah, gue jalan dulu ya Ngel, soriiii ! Nanti malem gue ke rumah lo yaaa” kata Keli cengengesan sambil berlari bersama teman-temannya.​

    Angel cuma tersenyum lalu berjalan lunglai. Kesal. Ketika dipikir-pikir oleh Angel, dirinya kesal dengan perilaku Keli,

    “Bisa kan dia minta maaf baik-baik.. jangan cengengesan gitu.. jadi orang gak serius amat sih! Heran!” kata Angel dalam hati.​

    Selang satu jam kemudian, Angel telah sampai di kamarnya, sudah mandi dan kini terduduk di depan meja komputernya. Angel membuka akun jejaring sosialnya. Di dalam akun itu, relationship status Angel adalah taken. Sudah lama ia membuat status relationship itu, dari sejak pertama kali membuat akun itu tepatnya. Angel berpikir, tidak ada pria lain yang dapat mengambil hatinya kecuali Keli. Tetapi dirinya tidak berani mengungkapkan perasaannya kepada Keli. Angel takut kalau hubungan mereka akan rusak. Angel hanya berharap, kalau suatu saat nanti Keli tersadar akan perasaan Angel terhadap dirinya. Angel lalu berteriak memanggil anjing kesayangannya,

    “Luluuuuuuuuu!!” teriak Angel.​

    Lulu pun datang menghampiri Angel. Angel mengangkat Lulu dan memeluknya, lalu berkata pelan,

    “Luu, kapan ya Keli sadar kalo gue suka sama dia?” kata Angel pelan.​

    Lulu merupakan teman curhat Angel. Angel tidak berani jujur di hadapan teman-teman nya di sekolah. Karena Angel tahu, bahwa teman-temannya pasti akan membocorkan rahasianya kepada Keli. Pernah sekali sewaktu kelas 2 SMP Angel hampir ketahuan. Saat itu sedang diadakan acara karya wisata. Angel tidur bersama teman-teman wanitanya. Mereka mulai bercerita mengenai taksiran mereka. Tetapi mereka berjanji tidak akan bilang-bilang pada orang-orang yang namanya di sebutkan malam itu. Semua memberikan ciri-ciri dari taksiran masing-masing. Ketika Angel memberikan ciri-cirinya,

    “Dia orang yang deket banget sama gue, dari kecil kita main bareng, ketawa bareng, jalan bareng, dia sering banget curhat sama gue, tapi gue gak berani ngomong apapun ke dia..” kata Angel saat itu sambil tiduran di atas kasurnya.​

    Teman-temannya segera menebak, bahwa orang itu adalah Keli, dan Angel pun terus mengelak dan mengatakan bahwa orang itu bukan Keli. Bagaimana mungkin mereka tidak bisa menebak Angel? Karena satu-satunya cowok yang dekat dengan Angel adalah Keli. Mereka sudah layaknya anak kembar. Setiap Angel kena masalah, Keli selalu ada buat dia. Begitu juga sebaliknya. Siang itu, Angel terus memeluk Lulu. Angel berkata pelan kepada Lulu,

    “Semoga aja ya Lu, Keli juga punya perasaan yang sama ke gue..” kata Angel memeluk erat Lulu.
    Bersambung..

    mohon ditunggu untuk bab 2 nya. Akan secepat mungkin saya lanjutkan hehe.

    untuk thread saya sebelumnya bisa di lihat di
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.