1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Langkah Tepat Atasi Keracunan Makanan

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by mujito, Aug 19, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    mujito Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 24, 2009
    Messages:
    530
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +9,874 / -0
    SI kecil pernah muntah-muntah karena keracunan makanan? Duh, jangan sampai terjadi ya Moms! Pertolongan pertama sudah pasti harus dilakukan dengan tepat agar akibatnya tidak fatal. Lantas seperti apa gejala dan pertolongan patut dilakukan?


    Gejala Keracunan

    Pada anak-anak, gejala akan lebih cepat muncul karena kondisi tubuh lebih rentan. Berkisar dua jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi akan cepat terlihat. Gejalanya antara lain:


    1. Kram perut

    2. Demam

    3. Muntah-muntah

    4. Sering BAB, kadang bercampur darah, nanah atau lendir

    5. Rasa lemas dan mengigil

    6. Hilang nafsu makan


    Gejala keracunan makanan bisa terlihat berkisar empat sampai 24 jam setelah si kecil terkontaminasi makanan beracun. Gejala ini bisa berlangsung tiga sampai empat hari.


    Tapi hati-hati! Gejala ini dapat berlangsung lebih lama lagi jika si kecil yang keracunan masih mengonsumsi secara tidak sengaja makanan yang terkontaminasi.


    Tindakan Pertama

    - Periksa suhu tubuhnya, jika muntah-muntah dan sering BAB.

    - Periksa tinjanya, apakah ada lendir atau darah.

    - Baringkan si kecil, jangan beri makanan yang harus dikunyah.

    - Segera beri pertolongan saat gejala dehidrasi berkembang seperti pusing, kebingungan, muntah-muntah dan BAB. Diare dan muntah adalah salah satu ancaman serius saat keracunan makanan.

    - Sebagai gantinya berikan oralit sedikit demi sedikit.

    - Jika tidak tersedia oralit, berikan air yang dicampur dengan garam dan gula.

    - Minum cairan setiap jam dan jika Anda tidak bisa menanganinya, segera ke dokter.

    - Sebaiknya jangan menggunakan obat untuk menghentikan diare, karena ini adalah cara tubuh untuk menghilangkan toksin atau bakteri yang menyebabkan keracunan

    - Hindari makanan berlemak dan susu untuk menghindari gejala yang semakin buruk.

    - Tetap minum cairan untuk mencegah dehidrasi dan mengganti elektrolit seperti air kelapa, ini sangat membantu akibat banyak kehilangan cairan.

    - Hindari minuman mengandung kafein.

    - Jika menolak minum cairan apapun, coba berikan melon sambil dihisap-hisap.


    Kapan ke dokter?

    # Jika si kecil masih muntah dan diare sedangkan asupan cairan tidak maksimal.

    # Bila si kecil masih mau dan bisa minum, namun kondisinya belum menunjukan tanda-tanda yang mengarah lebih baik dalam waktu 12 jam.

    # Jika dokter tidak bisa segera menanganinya, segera bawa si kecil ke UGD rumah sakit terdekat.


    Teliti Pada Makanan Kaleng

    Praktis! Itulah alasan utama yang sering terlontar untuk mengonsumsi makanan kaleng. Tapi tahukah Moms kalau makanan kaleng berisiko timbulkan keracunan yang disebabkan Clostridium botulinum. Bakteri ini sering terdapat pada makanan kaleng yang sudah rusak.


    Inilah kerusakan-kerusakan yang perlu diwaspadai pada makanan kaleng:


    1. Flat Sour

    Permukaan kaleng tetap datar dan tidak rusak sedikit pun, tapi isi di dalam kaleng sudah rusak dan berbau asam yang menusuk. Kerusakan ini disebabkan oleh aktivitas spora bakteri tahan panas yang tidak hancur selama proses sterilisasi.


    2. Flipper

    Kaleng terlihat normal tanpa kerusakan, tapi bila salah satu ujung kaleng ditekan, maka ujung lainnya akan cembung.


    3. Springer

    Salah satu ujung kaleng tampak rata dan normal, sedangkan ujung lainnya tampak cembung permanen. Bila bagian yang cembung ini ditekan, maka bagian ujung yang masih rata akan tampak cembung.


    4. Swell

    Kedua ujung kaleng sudah terlihat cembung akibat adanya bakteri pembentuk gas. Swell (cembung) dibedakan menjadi soft swell yang lunak dan masih bisa ditekan sedikit dengan jari, serta hard swell yang keras dan tidak bisa ditekan ke dalam.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    shin_raidra Beginner Members

    Joined:
    Jul 26, 2010
    Messages:
    232
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +83 / -0
    Well, nice info sangat membantu masyarakat untuk berperan aktif mengenali gejala2 yang mungkin muncul..
    Mungkin sebagai tambahan..bila bisa dapat dibawa makanan yang dicurigai..karena itu akan membantu praktisi medis untuk membuat perkiraan kuman ato toxin apa yang menyebabkan...:niceinfo:
     
  4. Offline

    simomone Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,591
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,184 / -0
    bagus banget, jadi tambah pengetahuan bagaimana ciri-ciri fisik dari orang yang keracunan makanan,
    walaupun sepertinya sepele tapi kalo tidak segera ditangani bisa berbahaya :top:
     
  5. Offline

    allheal Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    84
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    lho kenapa nggak boleh dikasi susu?
    kalo kena sianida si conan ngasi susu tuh. D: (eh)
     
  6. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,146
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,168 / -0
    maaf agak OOT... ini masih ada kaitannya sama usaha menghindari keracunan makanan

    hati2 ngeliat periode kadaluarsa makanan kaleng.
    kadang2 kalengnya dah rusak sebelum expire, atau malah isinya yg jadi aneh sebelum expire.
    expire date itu kan hanya estimasi dari pabrik saat barang keluar dari pabrik.
    selebihnya tergantung lingkungan banget... kalo sampe kemasan bocor tentu expire date bisa memendek.
     
  7. Offline

    manggaAsem Members

    Joined:
    Mar 5, 2010
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +6 / -0
    setau ane susu emang bisa bikin netral racun. emang ga boleh?
     
  8. Offline

    allheal Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    84
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    kan katanya "- Hindari makanan berlemak dan susu untuk menghindari gejala yang semakin buruk." nah lho
     
  9. Offline

    kudalautnomat2 Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 1, 2009
    Messages:
    125
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +370 / -0
    mungkin ditakutkan si susu akan bereaksi dengan zat2 racun dan makin membahayakan, jadi selama belum diketahui dengan jelas penyebab keracunannya, mungkin ada baiknya dihindari hehe
     
  10. Offline

    raynoism Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 26, 2009
    Messages:
    85
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    bisa pakai air kelapa muda atau bisa juga pakai carbon aktif. zat2 racun bisa ditangkap karbon,
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.