1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

OriFic Kumpulan Kata2 yang Terangkai dalam Baris2

Discussion in 'Fiction' started by eric82, Sep 11, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    eric82 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 10, 2011
    Messages:
    121
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +10 / -0
    KATA – KATA KOSONG
    SEPERTI JUDULNYA KATA – KATA INI HANYALAH KUMPULAN KATA TANPA ARTI YANG KURASA BAGUS UNTUK DIRANGKAI HANYA TUK MENGHILANGKAN KEBOSANAN


    Keindahan hanyalah dapat dinikmati dengan mata fana dan hati manusia. Ketiadaan salah satunya akan mengurangi derajat kenikmatan yang dapat dirasakan oleh diri jiwa tersebut. Keberadaannnya kadang menimbulkan nafsu untuk memilikinya, namun hal tersebut jugalah yang memelihara perasaan untuk selalu menghargai serta menjaga esensinya. Berbahagialah wahai engkau yang memiliki perasaan ini karena hal inilah yang membedakan keberadaanmu dengan keberadaan yang tak berarti di dunia ini. Hargailah selalu!!!

    Cinta menuntut pengorbanan walaupun dia jugalah egois. Keberadaannya selalu menuntut pengertian, meskipun hal ini tak selalu terpenuhi. Belajarlah untuk selalu mengerti keberadaannya dan bersabarlah karena hal itu memang tak mudah dan takkan pernah. Keadaannya tak jarang tak terpisahkan dari nafsu, tetapi mereka bukanlah satu karena eksistensinya adalah kasih antar insan manusia yang murni dan saling menghargai.

    Lagu merasuk ke dalam hati siapapun yg mendengarnya dalam berbagai jenis dan mengandung berbagai makna. Tidaklah mutlak harus dimengerti sebab kadang perasaanlah yang mengikutinya. Ada kalanya menenangkan galau jiwa, ada kalanya membakar semangat, dan ada kalanya membangkitkan kenangan. Apapun itu, keberadaannya tidak bisa disangkal sangatlah penting bagi kestabilan jiwa manusia.

    Jodoh adalah jalinan benang kehidupan antar keberadaan insan – insan di dunia ini. Tersulam dengan benang - benang jernih kehidupan yang berdenyut membawa aliran nasib. Tiap simpulnya membawa kita ke dalam mata air kenangan berarti yang tak terlupakan. Tiap jaringnya membingkai keindahan tiap bentuk kehidupan bagai sebuah lukisan indah yang mempesona tak terlukiskan bahkan oleh kata – kata para dewa. Jiwa – jiwa tak terhitung saling bertautan membawa suatu dimensi baru kehidupan bagi tiap insannya.

    Tahukah engkau mengapa berikan 99 kuntum bunga ini karena hatikulah yang tak bisa kuberikan sluruhnya padamu. Bukanlah karna ku tak rela, namun hanya sebagian itulah penjaga kesadaranku. Mencintaimu membuatku hampir kehilangan akal sehatku. Nafsuku untuk memlikimu tak terkontrol. Ku menginginkanmu hanyalah tuk diriku sendiri. Akal sehatku menguap tiap kulihat dirimu. Bayangan dirimu selalu mengisi benakku. Senyummu membuat perasaanku melayang – layang tak menentu dan tangismu menyayat jiwaku. Satu persen, hanya satu persenlah yang menjaga kewarasanku. Menyadarkan seraya mengingatkan peranku hanya sebagai penjagamu, dan bukanlah selaku pemilik dirimu karena sungguh kau terlalu indah dan menawan tuk dimliki olehku. Hanya sebagian itulah menjagaku agar takkan pernah menyakitimu sebab itu kan menyakitiku juga. Penjaga jiwaku dari monster sesat terbangun oleh kemolekan dirimu, sang kekasih hatiku.

    Waktu adalah aliran memori manusia. Walau sangat berharga, namun takkan bisa kembali. Hal tersebut itulah yang membuatnya sangat berharga. Memori indah, menyedihkan, memalukan, maupun menyakitkan membuatnya takkan bisa terlupakan. Hargailah setiap waktu yang ada dan buatlah memori yang tak terlupakan bersama orang yang kaukasihi karena waktu takkan pernah bisa terulang.

    Hidup manusia adalah fana. Namun justru karena itulah, hidup mereka sangatlah berharga. Mereka menghargai dan terus belajar untuk menghargai setiap waktu, memori, maupun orang yang ada d sekitar mereka. Mereka mempunyai perasaan dan harapan akan masa depan. Mereka belajar untuk mencintai dan membka diri terhadap orang lain. Walaupun ceroboh dan tidak sabaran karena kefanaannya, namun mereka terus belajar untuk memperbaiki akan tiap kesalahan yang telah mereka buat.

    Colors fade, but never a friendship do nor will

    Manusia seperti sebuah buku yang takkan pernah habis untuk dibaca nan membosankan. Tiap halamannya terus mengejutkan dan berkembang. Sebuah novel yang takkan pernah berakhir namun selalu dinanti.


    Running through solitary
    Thirst for beauty
    Hunger to love
    Pull through pretenders
    Ruins from crumbled house
    Scattered glass pieces
    Crowning a clown
    Blooming flowers in heaven
    Heart in chain
    Hollow inside
    Pure as half cut diamond
    Drifting in chaotic feeling
    Longing to be free




    Keserakahan membara
    Berkutat dalam kekosongan
    Hidup dalam mimpi
    Mimpi sebuah harapan
    Hanyut dalam ilusi
    Sebuah ilusi kebahagiaan
    Terbangun hampa
    Tanpa keinginan
    Tanpa impian
    Tanpa penyesalan





    I can’t promise that I’ll make you forever happy; nevertheless, I’ll put a smile on your face when you shed your tears.
    I’ll be by your side when you wake up in the morning.
    When nobody hears you, you have all my ears.
    There won’t be any lies between us, only honesty, even if the truth hurts.
    For the mistakes I’ve done and will do, I will always be sorry and promise to redeem them.
    For the empty words I say, I’ll make them real.

    Sleeping through a dreadful night
    Without you on my side
    Embracing a hollow shadow
    Crying dried tears
    Laughing shallow jokes
    A piece of soul missing
    Cracking one dreamful mind
    Soulless corpse
    Walking aimless during the day
    Wasting the day in silence
    Dreaming of the loved one
    Grooming with the pain


    Terbuai oleh kemolekan sang dewi
    Terbawa oleh arus mimpi
    Mendamba kehalusan jiwa
    Hanyut dalam kegilaan logika
    Terjebak dalam pusaran jiwa
    Terbawa kepedihan mendalam





    Dalam pelukanmu ku tak harus menjadi siapapun
    Dalam pangkuanmu ku terhanyut ke dalam kehangatan kasih
    Segala beban dan kepura-puraan lenyap
    Ku dapat menjadi diriku sendiri yang bebas
    Menyegarkan semangat ku yang telah lesu
    Sentuhan lembut tanganmu di dahiku membawa semua kembali ke awal
    Senyummu menyadarkan daku akan tujuan hidupku dan segalanya
    Dalam setiap waktu dan setiap perbuatan
    Kapankah ku dapat menemukanmu sang dewiku
    Dimanakah ku dapat meraih dan merengkuhmu sang pujaan hatiku
    Apakah kau benar-benar nyata
    Ataukah hanya dewi mimpi yang hanya dalam bunga tidur
    Wujud sebuah fatamorgana terpendam seorang yang hanya bisa gagal dalam segala sesuatunya
    Terperangkap dalam ketidakmampuannya dan kebenciannya akan kesendirian dan ketidakmampuannya
    Rongga dalam benak didalam dada begitu terasa dalam dan menyakitkan
    Kepala terasa berat memusingkan
    Beginikah rasanya kerinduan
    Apakah seperti ini rasanya mendambakan
    Bagaimanakah rasanya kehilangan akal karna jatuh cinta
    Bagaimanakah rasanya jantung berdebar-debar saat memeluknya yang sangat didamba
    Bagaimanakah rasanya hancurnya jiwa pada saat ia menghilang dari pandanganmu
    Bagaimanakah rasanya kangen pada seorang wanita
    Yang selama ini hanya dapat dilihat dari film
    Dialami dalam khayalan semata
    Karna terlalu pengecut untuk menghadapi perasaannya dan hidupnya sendiri


    Beyond the silent darkness in your eyes as the night
    The shadows of angels dancing by the beat of heart in love
    Tidal waves of the ocean slowly crushing the rock apart
    Ride the falling and rising west wind separately
    Drifting by the wavering mind of a ghost
    In a hollow mist on the darkest night


    Dalam hidup selalu ada pilihan. Tiada sesuatu hal pun yang dapat kau miliki semuanya. Dalam setiap pilihan yang kau ambil, selalu terdapat resiko pengorbanan yang harus kau tanggung dan hadiah yang menanti kau ambil. Tiada baik-buruk maupun benar-salah dalam setiap pilihan yang kau buat, hanyalah apakah itu setimpal dengan pengorbanan yang kau lakukan. Pilihan adalah hal yang membuat hidup itu sangat menarik dan berharga tuk dijalani, sebab seberapa buruknya keadaan yang kita hadapi, pilihan itu selalu ada.

    Sang bintang berkilau dalam gelap malam
    Laiknya sebuah berlian pancarkan cahayanya dalam gelap
    Semoga tidurmu nyenyak malam ini
    Dalam hujan cahayanya
    Usir segala kegalauan dalam hatimu
    Permata jiwaku

    Beristirahatlah malam ini wahai pujaan hatiku
    Dalam pelukan sayap sang malaikat pelindung
    Kilauan putih sucinya kuberdoa agar menjagamu
    Dari segala kerisauanmu
    Kan bawamu lelap dalam alam mimpi

    Selamat pagi dewi pagiku
    Desiran angin pagi membangunkanku
    Membawakan aroma kehadiranmu
    Bangkitkan semangat hidupku
    Kicauan burung mengisi hatiku
    Banjiri relung hatiku dengan gejolak rinduku padamu
    Akankah ku bertemu denganmu?

    Angin malam bawa lagu tidur
    Sang bulan terangi malammu
    Cahya sang bintang iringimu dalam tidur
    Sang malaikat awasimu dalam peraduamu
    Tidurlah wahai cahaya hidupku
    Cintaku kan slalu hanya untukmu

    Kau buat aku pusing
    Kau buat aku khawatir
    Kau buat aku marah
    Kau buat aku sedih
    Kau buat aku cemburu
    Kau buat aku iri
    Kau kacaukan hidupku
    Kau buat hatiku selalu risau
    Kau buat ku tersenyum
    Kau buat ku menginginkanmu
    Wahai gadisku
    Kau buat aku
    Tak tahu lagi harus berkata
    Atau berbuat apa

    Sang bintang jatuh dari langit
    Sang dewi jatuh dari nirwana
    Cintaku tlah jatuh padamu
    Sayangku yang telah memanah hatiku

    Kau bilang kau takut padaku
    Karna kau pernah terluka
    Sejak itulah jauh dalam sanubariku
    Terbersit suatu janji
    Janji tuk slalu jaga cermin hatimu
    Bercintalah denganku
    Rasakanlah denganku
    Betapa nyatanya dan dahsyatnya janji itu
    Jadilah kekasihku wahai dewi hatiku


    Sang matahari sibak selubung awan mendung
    Silau cahaya dirimu usir gelap harapku
    Semilir angin pagi hapuskan pengap malam
    Wangi aroma tubuhmu hembuskan kesegaran pengharapan


    Kehadiranmu sang cinta pertama dalam hidupku
    Bawaku sadar bahwa ku masih manusia
    Bahwa jantungku masih berdetak
    Keberadaan nafsu yang tak mungkin kupendam
    Luapan emosi yang meledak - ledak
    Kusadari keterbatasanku
    Kusadari betapa kekanak-kanakannya diriku
    Perjalananku masih jauh
    Dan pelajaranku masihlah belum separuhnya terselesaikan
    Terima kasih Tuhan
    Atas segala yang tlah Kau berikan
    Atas cinta pertama yang tlah Kau hadirkan
    Dalam hidupku

    Kepada semua bintang di langit
    Ku memohon agar menyinari malammu
    Kepada sang dewi bulan di atas
    Kupinta agar lindungi kau malam ini
    Kepada para malaikat di langit
    Kuberdoa agar lindungimu dari mimpi buruk
    Tidurlah kekasihku
    Karna kuberjanji ku kan slalu jaga hatimu
    Saat kau bangun nanti

    Tetes air hujan basuh semua
    Kasihku basuh semua luka hatimu
    Cintaku tulus padamu obati perih masa lampau
    Jangan pernah hapus masa lampau
    Maupun terikat padanya
    Tataplah masa depan
    Dan jalanilah bersamaku
    Genggamlah tanganku selalu
    Ku akan selalu menjaga hatimu

    Kalung yang melekat di leherku adalah ikatan yang mengikat hatiku denganmu wahai berlian jiwaku. Kunci menuju pintu perasaanku yang hanya jujur terbuka kepada dirimu seorang. Sang pemilik cinta dan kasih sayangku hampir seluruhnya, meski tak seteguh ikatan cincin pernikahan. Tanda janji tuk selalu setia dan jujur kepadamu satu-satunya dewiku.

    Lingkaran tanpa pernah putus
    Darah yang selalu mengalir
    Sayangku yang takkan pudar padamu
    Bandul yang melekat dekat hatimu
    Kunci pintu hatiku
    Pembuka segala rahasia perasaan
    Debar jantungku yang mendamba
    Tuk selalu dekat jantungmu

    Desiran semilir sejuk angin pagi buka pelupuk mataku
    Cahaya lembut sang matahari pagi tembus jendela kamar
    Usapan halus jemarimu tinggalkan hangat dalam hati
    Ceria senyum hangatmu meresap dalam relung hatiku
    Kicau burung pagi bawakan memori suara merdumu
    Buatku rindukan mu


    Bukan karna cantik
    Ku jatuh hati padamu
    Hidup ini bukanlah sebuah dongeng
    Aku bukanlah seorang pangeran berkuda putih
    Kau bukanlah seorang putri terkurung dalam menara
    Ku hanyalah seorang lelaki biasa
    Kaupun hanyalah seorang wanita biasa
    Ku jatuh cinta padamu
    Karna kamu adalah kamu

    Do you know why God has created us to be imperfect? Because if He did, then life wouldn’t be interesting. People would be selfish and care only about themselves. Thus, life would be boring and worthless living. The existence of another life beside us makes us realize that life is full of unexpected things, whether they are bad or good for you.
    One learns how to change or to evolve being better continuously. No matter they want it or not, they change; or you can say they are forced to change. They change because of others, not because of themselves for whatever reasons or backgrounds. They learn new things about themselves, others, their environment and mostly importantly, about life.
    Humans realize that not only by taking, they could be happy; but also by giving. Sacrifice might resolve an uncomfortable connotation to you; though for some, it is different. They feel happy from doing that.
    A couple of lovers, I mean true lovers sacrifice their egos for something they call love. They committed to themselves to put their spouse’s happiness above themselves. Although there will always be some fights, in the end they can overcome them cause of the commitment. It is not easy, and it will never be easy because humans aren’t perfect, and sometimes they can be such a ‘stone-head’. That is why God has given us ‘heart’. A ‘heart’, which beats us to our true conscience.
    How do you think a couple of husband and wife could go through every temptations? They surely don’t count on only to something which is called ‘love’ because it takes a lot more than that. They need to beat their egos, they need to sacrifice. The more you want to achieve something, the more you must sacrifice. Nothing goes a waste.


    Love isn’t perfect as nobody is. Thus, in this life lovers sometimes fight. It doesn’t mean that they don’t love each other; in fact, they love each other very much. To love someone means to open your heart to him or her, not merely just giving things to them. Sometimes, it is very difficult for someone to open their feelings coz of their own doubts and egos, and it often triggers what you call ‘couples’ fight’.
    Here we can see how much a couple completes each other. When the fight starts, it won’t be over if any of them would calm down and lose the ego. Quite often, pushing our own opinions to someone isn’t very wise, even if we think it is the best for them. Especially when it comes to someone we care the most when it would be very hard for us to see them hurt, sometimes we need to lie back, give them a chance, and just trust them. The only thing we can do is just being beside him or her when something bad happens.


    Every time my heart bumps
    I live
    Every time my heart beats
    You’re the only I can think of
    Every time my heart pumps
    I miss you
    Every time my heart contracts
    I want you
    Coz as I like to hear my heart beats
    I like you
    I’m really truly deeply in love with you

    Betapa susahnya ku mengejar dirimu
    Setiap ku mengambil dua langkah menuju dirimu
    Kau selalu berlari sepuluh langkah menjauhi diriku
    Setiap kali ku tetapkan hatiku hanya pada dirimu
    Kau selalu buatku terombang – ambing
    Walau kau tak berjanji apapun pada diriku
    Dan takkan pernah
    Apakah sama sekali tak ada harapan bagiku
    Tuk merubah hatimu
    Apakah sama sekali mustahil bagimu
    Tuk setidaknya membalas perasaanku padamu

    Happiness isn’t something that is given. On the contrary, it’s something to be earned. We have to struggle hard to get it. No one says that it’s gonna be easy. We might get hurt times by times, we might get stumbled hundreds, thousands, or millions times. Like a little child when he learns to walk, he falls down so many times, but he keeps on standing up and tries his hardest.
    To get there, we have to give others around us a chance, as well as ourselves. If giving a chance isn’t enough, then give another one, and if it’s still not enough, give another by another. Just give until you have anything to give anymore because by giving others chances, we also give ourselves chances. Step by step closer to happiness.


    Every persons living in this world sells something, so basically each and every one of them is salesperson. To saw strings of relationship with other persons, they sell themselves, whether the real or the illusive. It all depends to their own free will. They can choose to let others find or relate to their own real selves, or they can choose to make themselves as the picture inflicted by others’ desires.

    Kebimbangan kadang dapat melukai perasaan seseorang yang paling kita sayangi. Memang benar bahwa kita bukanlah mahluk yang sempurna, namun itu bukanlah sebuah alasan. Kita perlu jujur dan teguh pada diri kita sendiri, karena apapun hasilnya itulah pilihan yang terbaik bagi kedua belah pihak, walau mungkin bukanlah pilihan paling benar. Seperti layaknya setiap orang unik apa adanya karena hanya ada satu di dunia ini, seperti layaknya pula jantung dan otak kita hanyalah satu, maka setiap kali kita harus memilih satu hal dan menjalaninya sampai akhir.
    Bagi orang yang paling kita sayangi, keputusan yang kita buat, apapun itu dan sebaik atau seburuk apapun, merupakan suatu bentuk dari kita yang harus mereka terima. Suatu bentuk kesempatan yang kita berikan pada mereka, suatu bentuk sayang dan perhatian. Karena bagaimanapun suatu keputusan adalah suatu pertanda kedewasaan.

    Time can’t turn back, it’s the fact; though, it doesn’t make us to be chased by it. Instead, we should take our time the best to make a decision or do something. No need to rush. Everything done in rush is a result of a rashness. Rashness won’t come any good for us.

    Marriage is a commitment. It is a commitment to be faithful, to be honest, to stay by each other side in happy nor sorrow. A commitment for the two to become one in such a way that can’t and won’t separable until death comes to take. A commitment which even God wishes and blesses. A vow taken by two responsible adults to continue their two family legacies upon their descendants.
    It is true that love can’t be the only basis for a marriage. However, without it nothing will start. With love, we respect, care and cherish each other. That’s why in marriage, we are not two anymore, but one. Each day we spend, we learn to put our spouses’ need above ourselves.

    The beauty of falling petals
    During the autumn
    Symbol of a new circle of live
    A new season has come
    A new carriage of hope has arrived
    Not all death to be mourned
    For rebirth shall be rejoiced

    Lihatlah ke atas
    Kearah sang rembulan yang bersinar
    Di langit malam
    Katupkanlah tanganmu
    Pejamkanlah matamu
    Bayangkanlah orang yang kau rindukan
    Biarkan kenanganmu bersamanya
    Mengalir ke dalam benakmu
    Tiupkan doamu
    Harapanmu
    Beserta rindumu padanya
    Bersama angin malam

    Ikatlah diriku
    Rantailah jiwaku
    Buatlah diriku hanya tuk dirimu seorang
    Biarlah diriku
    Mataku
    Jiwaku
    Dan perasaanku hanya tertuju
    Pada dirimu seorang
    Karna semakin ku meronta
    Semakin kusadar bahwa
    Ku takkan bisa menjauh darimu
    Kusadari bahwa
    Ku hanya bisa denganmu
    Jadilah kekasihku

    Love hurts when betrayal lurks beneath while the trust given to be kept.

    Standing solely
    Below the dark sky of the night
    Narrating how I miss you
    To the full moon
    Spelling out my fear of losing you
    To the twinkling stars


    Every men or women wears masks. They may use tens, hundreds, or thousands masks on their faces. Humans use them coz without them, they can’t survive. To maintain a good communication relationship with others, either that or they will perish. What kind of masks are you wearing now?
    No matter how strong the heart seems to be, it is still fragile. That is why we need masks as our fortress to keep the inside intact. No matter how much a person smiles, there is no guarantee that it comes from the heart.
    There are some people who can’t express their feelings openly for one or other reasons. The reasons are vary depends on the characteristics and the situation. To them, it is easier (or safer) to put the mask on.
    The dangerous thing is quite often a person use the mask to manipulate others feelings for his or her own interest.


    UANG
    Vs
    HARGA DIRI

    Dalam hidup ini, tentu kalian tahu apa itu Uang, bukan? Ada suatu peribahasa yang mengatakan bahwa Uang bukanlah segalanya, namun tanpa Uang siapapun itu tidak akan dapat hidup. Yah, kalau begitu, sebutkan lah saja satu hal yang pada masa kini yang tidak bisa dirubah dengan keterlibatan keberadaan benda satu ini. Dalam berbagai kebudayaan, bentuk Uang berbeda- beda dan nilainya pun berubah-ubah. Namun, satu hal yang pasti adalah Uang berperan sangat besar dalam hidup siapapun, kapanpun, dan, dimanapun. Kadang kala, Uang dapat membawa kesengsaraan, namun ketiadaannya sangat sering pula membawa kemalangan yang sama atau lebih besar.

    Harga Diri. Kita sering mendengar kata ini: Harga Diri, namun apa sih sebetulnya Harga Diri tersebut? Kehormatankah? Prinsipkah? Dan apa sebenarnya yang menjadi standar maupun penentu tingkat dari eksistensinya yang membedakannya di antara ribuan ataupun milyaran maupun bilyaran orang yang lain? Kalau misalkan, kita membandingkan antara mantan pencuri uang yang idak pernah tertangkap dengan seseorang miskin yang setiap waktu dari hidupnya selalu meminjam uang dari kenalan-kenalannya, siapakah yang Harga Dirinya lebih tinggi? Kalau anda di suruh memilih, ingin menjadi siapakah anda?

    Dengan menjadi si mantan pencuri, setidaknya anda tidak perlu khawatir apabila anak anda, istri, ataupun siapapun keluarga anda sakit. Anda bisa mendapatkan perawatan kesehatan terbaik, karena anda dapat membayar mereka. Begitu juga halnya dengan pendidikan, masalah hukum, dan hampir beribu-ribu masalah kehidupan yang lain. Toh, kita juga tidak tahu apakah benar dunia akhirat itu ada. Kenyataannya adalah tidak ada orang mati yang pernah bertemu Sang Pencipta, dan kemudian kembali ke dunia fana ini membawakan bukti konkrit yang dapat dibuktikan. Selaku mantan pencuri, toh anda masih manusia dan bukanlah binatang. Anak buah anda akan tetap menyebut anda dengan sebutan ’Pak’ apabila bertemu anda, apalagi mungkin mereka akan menundukkan kepala apabila anda membayarnya cukup.

    Lain sekali halnya dengan si pengutang, justru dia yang harus menundukkan kepala apabila bertemu dengan orang lain, berharap semoga kalau suatu saat dia membutuhkan bantuannya, orang tersebut sudi membantunya, meminjamkannya beberapa lembar uang. Walaupun dia sendiri sadar bahwa dia sendiri belum tahu kapan bisa membayarnya atau mungkin malahan dia sendiri sadar belum tentu bisa membayarnya. Belum lagi, kalau ada anggota keluarganya yang sakit, entah bagaimana dia bisa membayarnya. Pada saat-saat seperti itu, apakah ada secercah kualitas yang disebut Harga Diri tersebut melekat pada dirinya?

    Sekali lagi, saya bertanya kepada anda APAKAH ADA HARGA DIRI TANPA UANG?

    Kriteria Pacar
    Setiap orang di dunia ini, laki- laki maupun wanita tentu mengharapkan akan menikah dan mempunyai sebuah keluarga idaman yang dicintai maupun mencintai; walaupun ada perkecualian yang karena beberapa sebab, mereka tidak dapat menikah.Namun, hal tersebut adalah suatu topik lain yang akan dibahas lain kali. Nah, setiap dari orang perseorangan tersebut tentu mengidamkan seorang pasangan hidup yang nantinya akan menjadi suami atau istri mereka, dan dalam hal ini mereka pastinya mengharapkan seseorang pria ataupun wanita yang di mata mereka setidaknya terbaik bagi mereka.
    Seperti semua hal yang harus menjalani proses karena di dunia ini tidak ada yang instan, begitu pulalah jalan hidup seseorang dalam menemukan seseorang yang tepat bagi dirinya, yang dalam hal ini adalah pasangan hidupnya haruslah melalui suatu proses. Biasanya proses ini diawali pada tahap pertemanan, kemudian pendekatan yang kadang diikuti dengan persahabatan, ataupun kadang langsung ke tahap pacaran; yang kemudian berlanjut ke pertunangan dan diakhiri dengan perkawinan.
    Pada tahap awal, yaitu pertemanan biasanya tidak ada perbedaan antara pria ataupun wanita. Mereka sama – sama mengenal lawan jenis tanpa membedakan berdasarkan kriteria apapun. Namun, kemudian masalah mulai muncul pada saat mereka menginjak tahap kedua, atau yang dalam hal ini pendekatan. Dalam fase ini, kriteria yang tertanam dalam pribadi mereka masing- masing mulai mempengaruhi tindakan mereka selanjutnya.
    Pada kebanyakan pria yang saya tahu, termasuk saya sendiri menempatkan dasar kriteria pada segi penampilan fisik, dengan kata lain kecantikan fisik. Hal ini berdasarkan alasan bahwa yang pertama kali tampak adalah fisik mereka, lalu setelah kita mengenalnya lebih jauh, barulah kita mengetahui kecantikan diri mereka yang sebenarnya. Pertanyaannya adalah: setinggi apa kriteria kita seharusnya terhadap mereka atau dengan kata lain, harus secantik apakah mereka sebagai calon pasangan hidup kita?
    Seseorang pernah berkata ’bercerminlah dahulu sebelum mengharapkan sesuatu’. Kalau kita artikan dalam konteks ini, berarti kita harus menyesuaikan tingginya kriteria kita dengan penampilan kita sendiri. Dengan kata lain, berarti kalau wajahmu pas – pasan, maka carilah pacar yang juga pas – pasan; lain halnya, kalau penampilanmu bak bintang film. Kalau begitu adanya, maka tidak ada lagi gunanya kita berusaha, apabila semua sudah digariskan dari awalnya. Apakah peribahasa ’jangan menilai buku dari sampulnya’ sudah lapuk? Apakah di dunia ini, ketulusan tidak berarti apa- apa? Apakah tidak boleh seseorang mengharapkan yang terbaik bagi dirinya sendiri walaupun belum tentu dirinya sendiri adalah yang terbaik?
    Memang tidak bisa dipungkiri bahwa belum tentu penampilan yang cantik dari seorang wanita akan menentukan bahwa dialah yang terbaik untukmu seumur hidupmu, namun bagaimanapun, hal itu adalah suatu awal. Suatu awal untuk memulai suatu tahap baru ,yaitu mengenal seseorang lebih jauh dan sekaligus membuka dirimu lebih jauh kepada sesorang. Walau tidak ada sesuatupun yang pasti apabila menyangkut manusia, setidaknya kita bisa mencoba untuk melakukan sesuatu demi mencapai yang kita yakini karena bukankah hidup akan jadi sia – sia belaka apabila hanya dalam angan – angan? Apakah salah bagi kita untuk mendambakan sesuatu yang cantik?

    JODOH
    Apakah itu ’jodoh’? Apakah ikatan antar orang perorang yang di hubungkan oleh suatu peristiwa yang disebut kebetulan? Kalau begitu adanya, berarti setiap pertemuan yang dialami setiap orang adalah jodoh. Lalu bagaimana dengan jodoh untuk selamanya, apakah seseorang itu memang yang ’digariskan’ akan mengisi bagian terdalam dari hidup orang lain seumur hidup mereka? Apakah hal itu memang ada? Apakah ada satu ’cinta sejati’ di dunia ini yang hanya untuk satu orang? Lalu bagaimana mengetahuinya? Ataukah ini hanya salah satu cara manusia untuk menjelaskan sesuatu yang mereka sendiri tidak mengerti?
    Setiap orang pasti akan bertemu dan berinteraksi dengan orang lain karena manusia adalah mahluk sosial dimana mereka tidak dapat hidup hanya dengan diri mereka sendiri. Hal ini disebabkan karena dalam diri mereka masing – masing telah tertanam insting untuk bertahan hidup dan salah satu manifestasinya adalah keinginan maupun kemampuan untuk bersosialisasi. Pada dasarnya, manusia saling bersosialisasi adalah demi kelangsungan hidup, give and take. Hal ini tidaklah hanya terjadi pada manusia saja, namun pada semua mahluk hidup
    Manusia mengambil apa yang diperlukannya, kemudian memberikan apa yang diingikan orang lain demi menjalin kelangsungan hubungan mereka, yang kemudian berarti akan menjamin kelangsungan hidup mereka sendiri. Salah satu hal yang paling mendasar sebagai contoh adalah: manusia sangat takut untuk hidup dalam kesepian. Dengan alasan inilah, mereka akan memberikan apa saja untuk menghindari hal ini, entah itu hal yang berbentuk materi maupun spirituil.
    Lalu apakah kaitannya hal insting dasar manusia ini dengan hal ’jodoh’ yang telah saya sebutkan di atas? Jawabannya mudah. Seseorang tidaklah digariskan dengan ’jodoh’ mereka. Mereka hanyalah mencari dan menemukan orang lain yang bisa memberikan apa yang mereka inginkan dan menerima apa yang bisa mereka berikan. Sekali lagi, ’Give and Take’. Apabila tawaran dan permintaan cocok, maka hubungan tersebut akan berlangsung untuk jangka waktu yang relatif cukup lama, dan kebalikannya.
    Mudahnya, adalah seperti ini: Tidak ada halnya seseorang merupakan ’jodoh’ dari orang lain, melainkan perlu tidaknya atau menguntungkan atau tidaknya keberadaan seseorang tersebut bagi pihak lain, dan sebaliknya. Dengan kata lain, adalah apakah penawaran dan permintaan kedua pihak tersebut memenuhi kriteria keduanya atau tidak. Bukan begitu? Sebab kalau tidak begitu, mengapa ada putus – sambung dalam masa pacaran sampai perceraian dalam perkawinan yang katanya tak terpisahkan dan paling suci?





    Love in human world has many forms. One of them is unrequited love or one-sided love. It happens when a person falls in love with another, yet the one doesn’t feel the same in return.
    With love comes sacrifice. Any kinds of love demands sacrifice. Unrequited love isn’t an exception. The hard part is not being unable to openly show the feeling for her or him, not the sacrifice. When we feel extremely crazy about him or her, any sacrifice would become logic and necessary.
    However, because it is unrequited love, we can’t demand anything for every sacrifice we have done, include his or her understanding. It’s not in the movie where most of the times it ends with a happy ending. It hurts, I know.
    Well, humans grow up. You are hurt. So what? You do too several times hurt others intentionally or not. You weep. You feel tired and exhausted. Yet, the amazing thing is as human, we move on. We step forward while sometimes we may take a glance of the past for a while. The wheel of life won’t stop to wait for you, so don’t take too long. With time, pain goes away. Wound heals slowly but surely it will heal.

    Bayangan wajah yang terukir dalam hati, walau tak sejelas dalam sebingkai foto dalam liontin yang melingkar pada leher putihmu. Kecemburuanku menguak secercah harapanku tuk menggantikannya. Ku memang tak sesempurna dia dalam hatimu. Ku memang tak lebih dari sebutir kerikil yang dapat kau tepiskan semaumu bagimu. Namun percayalah, ketulusanku tuk selalu menjagamu, melindungimu dan menyayangimu takkan pernah kalah darinya. Kumohon sang dewiku yang telah merebut seluruh hatiku, alihkanlah pandanganmu padaku walau hanya dalam sekejap saja. Berilah diriku yang hampa ini tanpa dirimu, kesempatan tuk buka pintu hatimu dan masuk ke dalamnya. Ku takkan memintamu tuk seluruh hatimu, namun setidaknya berilah diriku yang telah mabuk kepayang pada dirimu secercah cahaya harapan akan cintamu. Berikanlah dirimu kesempatan tuk merasakan belaian hatiku dan jiwaku yang hanya terpusat pada mu.

    Old people say that they use northern stars to guide their way when they’re lost. I wish there are some now. Because you know what? I’m lost in love with you. I could really use them now to guide me to your heart.
    Tonight I look up to the sky and see the stars. Though the stars are so distant, they can shine to here throughout millions years of light. Although my life isn’t that long, my love will last and shine for you for the rest of my life no matter how far we are apart.

    Life is beautiful and meaningful because there are people around you. By accident or not, they become a part of you who can’t be apart from you. They make you who you are, whether they make you happy or sad. There is a saying “people around you make you who you are.” It is perfectly true. A person’s heart isn’t made of stone. We can feel others’ feelings too, thus it makes us capable of learning and understanding the meaning of our existence.
    People say that experience is the best teacher. By socializing with others, we can learn many things that cannot be learn by any geniuses from their books. Some things are meant to be earned not by learning, instead by taking them head on.

    Ku rindu peluk hangat dirimu
    Ku damba hangatnya genggamanmu
    Ku impikan ciuman halusmu
    Ku haus kan indahnya senyummu

    Dewiku
    Cintaku
    Sayangku
    Semangat jiwaku

    Tinggallah bersamaku
    Isilah kehampaan diriku
    Berikan sedikit dirimu
    Pada diriku yang telah terlalu
    Sangat mencintaimu

    Someone once said that life looks beautiful and shinning, when we fall in love. To me, it’s not exactly true. It’s just because when we fall in love, we stop from our running and start paying attention to stuffs which we usually ignore. Life and all that surround it are beautiful from what it was, it is and it will be. That’s because the One who creates them all really loves us, although we often forget it. Look at the green leaves of the tree, the blue of the sky, the thick black of land that we step on. Do they change? Of course not. We just usually passed it by.
    When I think about it all over again, isn’t love about giving our best to the ones we love, no matter how it results in the end? Indisputably, it hurts the most when it goes really awful. No one knows the future, though. Just think about now just so we won’t regret it. Life is really full of wonderful things. That’s why we keep on living, doesn’t it? Live for the moment and be brave.

    There was once a story told by a priest in his sermon at my church. The story was about an old couple of husband and wife.
    One day, a priest came to a home owned by a married couple who is very old. At first, he was greeted by the wife. She said that the priest had come to visit them, and called his husband.
    The husband replied with adding ‘honey’. Furthermore, each time, he talked to his wife; he always added the sweet nicknames for her.
    Hearing that, the priest was overwhelmed and admired them. He thought of how everlasting the two couple’s love even in their old age
    Then, the husband and the priest sat while the wife was preparing tea and snacks for them. The husband told the priest that he had a problem, and the priest asked what it is. He said, “Father, I am beginning to forget about everything even my wife. I couldn’t even remember her name.”
    This may look irony when we see that the old man called his wife, not because he was being romantic, but because he has forgotten her name. He couldn’t remember the name, and he might not remember why he loved her; however, we know that he still loved her.

    There is a habit which I have always had for a long time. When I see a movie or read a story book, I always turn the last pages after reading the beginning for quite a while just to satisfy my curiosity of how it ends. As well as most anybody, I always like happy endings.
    It also happens in my life, I always wonder how my life ends. Is it going to a happy ending or a sad one? Nevertheless, happy means relatively different from one to another. What I perceive to be a happy ending, might seem dull or worst, sad to other. I mean what is happy, really? Is it to have everything that we want? Or is it to be able to smile and feel comfortable in each single day?

    Someone once said that courage is to stand up when we fall; some says that it is when we face our fear and doubts; while others would say that courage is the feeling to protect everything and everyone that we hold dear. Despite of all those reasons, I would say that courage is to be not only confident, but also comfortable with who we are wherever and in whatever we do.
    Most of the times, we are afraid to be of what we are or to do what we want to do for one reason or another. Then, what is the meaning of being living as a human when we don’t have the freedom for it? Living as a human means to have the free will to control our own life, no matter how awful it could lead to. How could we know if we haven’t tried it?
    We aren’t perfect, thus we often make mistakes, and through those mistakes we learn a thing or two or even more. Life is meaningful when we learn to be self independent. We reflect ourselves based on the mistakes we make, but those aren’t what we are as long as we don’t make it as a habit. From those mistakes, we learn to stand on our own. We learn to make our own decisions. We learn how to live.
     
    Last edited: Sep 11, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    om3gakais3r Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,638
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,638 / -0
    wah.. bener2 curhat.. :XD:
    bahasanya juga campur2.. untung ga ada bahasa asia timur/barat.. :haha:
    lanjutkan.. :top:
     
    • Thanks Thanks x 1
  4. Offline

    eric82 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 10, 2011
    Messages:
    121
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +10 / -0
    in heart i pray
    so you could understand
    how I feel inside
    how it's burning inside

    in silence i sing
    the song that you would not understand
    coz you would rather close your heart
    to feel what i feel

    oya om momod kalo krasa thread ini salah tempat silakan ditutup aja. :maaf:
     
    Last edited: Sep 12, 2011
  5. Offline

    b3limbing Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 7, 2010
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    :) sala tmpt gak masala bro.. ttp aja keren~
     
    • Thanks Thanks x 1
  6. Offline

    eric82 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 10, 2011
    Messages:
    121
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +10 / -0
    with you i smile
    beside you i cry
    without you i can do nothing
    coz you're my everything

    watching the moon and the stars
    hiding behind the cloudy night
    sings the silent melody
    in the crimson background

    as standing in the crowded place
    i realize how lonely i am
    wanting you to fill the gap
    empty by the heart
     
  7. Offline

    eric82 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 10, 2011
    Messages:
    121
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +10 / -0
    kebijaksanaan bukanlah selalu kebenaran, namun sesuatu yang dapat dipertanggung jawabkan. Bukanlah sesuatu yang hanya dibuat supaya kita nyaman, tetapi apabila semuanya terjadi, kita kan merasa tenang. Bukanlah kepintaran, kecerdikan, dan pengetahuan yang diperhitungkan, namun mereka adalah dasarnya. :peace: Bukan juga pada umur kita melihatnya, lebih kepada kekuatan keputusan yang kita ambil
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.