1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Geography & Astronomy Kuil Gantung Xuan Kong (CEKIDOT)

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by jakefirst89, Oct 19, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    jakefirst89 Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    88
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0


    Kuil yang posisi ekstrim banget gan...
    ada nya di tebing tinggi gitu

    Kuil Xuan Kong terletak di bawah kaki gunung di atas tebing terjal dan curam di Puncak Sekatan Hijau pada kedua sisi ngarai Jin Long. Gunung di sini tinggi dan terjal, kedua sisinya tegak lurus ratusan meter, tebingnya yang terjal dan curam seperti belahan kapak dan irisan pisau, hanya saja bagian tengahnya agak cekung.

    Kuil Xuan Kong telah memanfaatkan satu-satunya tempat berpijak kemudian membangunnya di tengah-tengah tebing tinggi dan terjal, itu juga dapat dikatakan dibangun di atas tebing yang sangat curam. Kuil Xuan Kong membangun kuilnya menggantung di tengah awang-awang, ini pasti sangat mempunyai arti yang mendalam.

    Di tahun yang ke-23 Dinasti Tang (tahun 735), di mana setelah penyair Agung Li Bai berwisata menikmati keindahan Kuil Xuan Kong, telah menulis dua kata “Zhuang Guan” (pemandangan yang megah) di atas batu tebing.

    Kuil Xuan Kong dengan konstruksi yang mendebarkan hati serta bentuknya yang sangat unik, maka dinobatkan sebagai juara dari 18 pemandangan di Gunung Heng.

    Struktur Kuil Xuan Kong sangat halus dan indah, seluruh kuil ditopang oleh kayu yang tegak dan mendatar. Semua belandar yang dijadikan sebagai balok penyangga ini disebut: pikulan pipih besi, dengan menggunakan hasil setempat yang khas yaitu sejenis pohon yang mirip cemara, lalu diolah menjadi balok segi empat, kemudian ditancapkan dalam-dalam ke batu karang yang keras. Dan katanya, kayu belandar telah direndam dengan minyak kayu Tung yang memiliki fungsi antilapuk.

    Lagi pula setiap batang kayu yang tegak itu jasanya juga tidak dapat dipungkiri. Semua penempatan kayu ini telah melalui perhitungan yang sangat cermat, untuk memastikan supaya bisa menyangga seluruh konstruksi Kuil Xuan Kong.

    Konon katanya, ada tiang kayu yang berfungsi sebagai penahan beban, ada yang digunakan untuk keseimbangan tinggi rendahnya kamar loteng, ada yang harus ditambah beban tertentu di atasnya baru bisa mengembangkan efek penyangganya, jika kosong tidak ditambah beban apa pun, maka dia tidak dapat meminjam kekuatannya untuk menyangga.

    Prinsip yang unik ini sangat sulit dibanyangkan oleh teori ilmu pengetahuan modern. Maka jika dipandang dari kejauhan orang-orang menamakan Kuil Xuan Kong sebagai: Tiga utas ekor kuda yang bergantungan di awang-awang.

    Konon katanya Kuil Xuan Kong dibangun oleh seorang biksu yang bernama Liao Ran pada masa Dinasti Wei Utara (tahun 386-534), dan hingga sekarang telah lebih dari 1.400 tahun. Meskipun telah direnovasi dan bahkan kerap diguncang gempa bumi, namun seluruh strukturnya tetap baik, tidak mengalami kerusakan.

    Ini dapat dikatakan sebagai keajaiban dalam sejarah bangunan. Namun yang lebih membuat orang merenungkannya adalah bangunan Kuil Xuan Kong sama sekali tidak dibangun menurut desain sebagaimana lazimnya.

    Bagi orang yang menempati Kuil Xuan Kong juga ada syaratnya, dan syaratnya ini adalah alamiah, bukan dibuat oleh manusia. Sebab orang yang penakut sama sekali tidak berani tinggal di tempat awang-awang. Kuil Xuan Kong memiliki balairung kamar loteng lebih dari 40 ruangan.

    Bagian atas dan bawah dihubungkan dengan tangga spiral, jika berjalan di atas tangga kayu, maka orang depan sepertinya menginjak di atas kepala orang di belakang. Antara paviliun pusat dan paviliun samping ada jalan papan, begitu diinjak bergetaran dan menimbulkan suara krekc, melalui celah papan masih bisa terlihat ratusan meter jurang yang dalam, membuat orang terkejut dan takut.

    Namun bagi biksu yang bersih hati dan pikirannya, mereka tidak akan merasa takut. Jika dilihat dari pemikiran orang sekarang, karena sekarang segala-galanya bersandar pada teori pembuktian secara ilmiah, maka bagaimana berani tinggal di atas sana?

    Namun bagi biksu, karena dia percaya pada Buddha: “Ada Buddha yang melindungi”, dan “kehidupan sudah ditakdirkan” dan pemikiran-pemikiran lainnya, maka dia tidak akan memandang hidup dan mati itu dengan begitu berat, orang-orang yang tinggal di kuil tersebut merasa “ada Buddha sehingga hatinya menjadi tenang”. Semua ini dengan jelas memperlihatkan konsep pemikiran yang berbeda.

    Yang lebih membuat orang merasa takjub seharusnya adalah konsepsi desain dan pemilihan lokasi. “Membangun kuil di atas tebing”, usulan ini, jika dicetuskan sekarang, maka kemungkinan besar akan ditolak oleh ilmuwan modern.

    Lalu apakah dasarnya? Teori ilmiah modern berpendapat bahwa diterpa angin dan dijemur matahari, atau perubahan lingkungan alam, fisik gunung mungkin akan mengelupas, pelapukan, tanah longsor dan adanya krisis lainnya. Sebenarnya, jika ilmuwan menggunakan teori modern mungkin sama sekali tidak mempunyai pemikiran seperti ini.

    Namun Biksu Liao Ran telah muncul ide tersebut, mengapa dia berani berpikiran seperti ini? Dia adalah seorang yang Xiulian (berkultivasi dan latihan), dia tahu adanya prinsip sejati alam, dia memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi terhadap alam raya.

    Dia mungkin berpikir: “Buddha bisa melindungi orang yang percaya Buddha”, “Gunung ada Dewa Gunung yang mengurusnya” dll. Maka dia sama sekali tidak menganggap fisik gunung ada sesuatu bahaya, meskipun ada bahaya juga bisa menghindar, “mengubah kemalangan menjadi kemujuran, menjumpai kesulitan menjadi keberuntungan!”

    Sebenarnya, Kuil Xuan Kong telah membuktikan bahwa biksu dan orang-orang yang Xiulian ini mempunyai keyakinan yang lurus akan Buddha. Jika tidak ada keyakinan yang lurus terhadap hukum Buddha, pada dasarnya dapat dikatakan tidak mungkin membangun kuil di atas tebing tinggi yang terjal dan curam.

    Biksu Liao Ran pada masa Dinasti Wei Utara justru adalah saat yang tepat di mana ajaran Buddha bisa berkembang luas di China, orang-orang pada waktu itu juga dipastikan tidak akan bisa mendapatkan pelajaran ilmu pengetahuan modern, latar belakang sejarah ini tidak boleh diabaikan.

    Maka dilihat dari sudut ini, orang yang Xiulian hukum Buddha juga merupakan orang yang menguasai benar ilmu pengetahuan yang sesungguhnya, hukum Buddha juga merupakan ilmu pengetahuan yang sesungguhnya, tentunya dengan hasrat yang tulus.

    “Kuil yang bergantung” ini pasti akan sama seperti lampu merkuri menerangi sanubari semua orang, memberi dorongan kepada orang-orang menyelidiki dunia yang masih belum diketahui.

    sumber


    [​IMG]

    [​IMG]


    [​IMG]


    [​IMG]


    [​IMG]

    [​IMG][/spoiler


    [​IMG]


    [​IMG]


    kalo yang ini dari om google

    TS minta maaf banget kalo ternyata Repost

    Selamat Menyimak:piss:
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    Karel Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    2,518
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +1,244 / -0
    Ini kalo diliat2 cara buatnya brarti pake ngelobangin dinding doloooo yaa????
    Knapa kok bangunan dolo selalu menakjubkan,taman gantung,piramida,colosseum,dll
     
    Last edited by a moderator: Oct 19, 2009
  4. Offline

    phantom_byte Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 29, 2009
    Messages:
    23
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +7 / -0
    hebat banget ditopang pake kayu aja
     
  5. Offline

    Chopsuey03 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 11, 2009
    Messages:
    709
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +133 / -0
    keren kaya' kuil anginya avatar.....

    emang orang dulu hebat2 dalam tekhnologi tetapi selalu saja kalo ditelusuri cara buatnya selalu hilang ditengah jalan emang bener2 aneh :???:
     
  6. Offline

    Iou Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    353
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,501 / -0
    Wow... Kirain bener-bener digantung pake tali atau apa gitu Kuil-nya...
    Tapi kaya gini juga hebat, ga serem ya bediri di situ, cuma ditopang pake kayu-kayu doang.. itupun juga sebilah-sebilah.
     
  7. Offline

    Wolfkid Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    466
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +57 / -0
    Keren banget ? Ngangkut bahan bangunannya gimana ya? gak bisa ngebayangin.
     
  8. Offline

    a1d12s88 Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 25, 2009
    Messages:
    24,338
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +73,020 / -0
    bangunnya gimana ya kaya gitu padahal juga nembus kan tu kuil....
    jadi bingung zaman kita ma zaman dolo teknologinya bagusan mana:sebel:
     
  9. Offline

    pwayudha Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 5, 2009
    Messages:
    150
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +4 / -0
    Orang2 dulu bikin seperti itu karena kebutuhan, mau ga mau, karena mereka tinggal di tempat itu jg. Tp kreatif bgt!
     
  10. Offline

    Jorvenz Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 24, 2009
    Messages:
    296
    Trophy Points:
    77
    Ratings:
    +329 / -0
    ada bbrp tempat yang ga bisa dilewati. karena uda usang :(
     
  11. Offline

    Sophomore Beginner Members

    Joined:
    Jun 28, 2009
    Messages:
    266
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +15,961 / -0
    kok kayak western air temple di Avatar yahh??
     
  12. Offline

    Kerrigan Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 12, 2008
    Messages:
    1,276
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +938 / -0
    soalnya orang dulu kalo bikin bangunan selalu dengan tujuan religi, jadinya dipikirkan benar2 unsur kebudayaannya
     
  13. Offline

    heavencomp Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 5, 2009
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +13 / -0
    Topik ini memang pernah masuk di national geographic, saya pernah lihat ini film, memang keren kuil nya

    Orang dulu kalo bangun kuil tidak hanya pakai teknologi saja Bos
    tapi pakai sesuatu yang tidak di punyai oleh manusia jaman sekarang.

    maka nya manusia sekarang jika meneliti bagaimana cara membuat nya dulu dengan peralatan yang begitu minim kok bisa membangun tempat yang luar biasa seperti ini, selalu tidak bisa menemukan jawaban nya khan

    karena 1 hal ini yg tidak di punyai manusia sekarang, apakah itu ????
    semoga di temukan mesin waktu, sehingga semua itu bisa terjawab
    :hahai:
     
  14. Offline

    kucinglistrik Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,226
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,535 / -0
    wah pertama kali ngeliat jadi inget avatar legend of aang... :???:

    teknologi orang jaman dulu emang mengagumkan yah... :top:
     
    • Like Like x 2
  15. Offline

    dibu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2009
    Messages:
    553
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +99 / -0
    iya bener...bangunan dulu keren2 padahal dulu masih belum ada alat2 berat+semen,tapi bangunannya megah2 getu...
    tapi cara buat+ilmunya koq hilang...apa salah cara sampein ilmunya ato gara2 yang lain yah...:???:
     
  16. Offline

    adizone Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 23, 2009
    Messages:
    30
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    itu semua bukti kalo grafik kecerdasan,pola pikir n kemampuan tubuh manusia tuh makin kesini makin berkurang..ada yg ngebayangin gimana cara mereka ngangkut kayu2 sepanjang2 itu ke tengah2 tebing yg tingginya ratusan meter??ato ga org yg bikin bangunan dengan memahat tebing (kaum nabi luth), dan berbagai bangunan megah kuno lainnya...justru kita sekarang makin dimanjakan oleh teknologi, ssehingga kemampuan tubuh n otak kita terus menurun (dulu org pergi kemana2 jalan kaki, sekarang enakan pake motor..dulu ngitung2 perbintangan etc ditalar..sekarang itung2 pake kalkulator or excel..wakakak..) gw jadi serem kalo kbanyakan teknologi untuk mmpermudah idup manusia ditemukan n diaplikasikan...mau kaya gimana anak2 kita ntar??untuk contoh liat film wall-e atau idiocracy...sorry bro..hanya pendapat..:piss::piss::piss:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.