1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Kopi kurangi resiko kanker kulit

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by vincentrevival, Aug 16, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    vincentrevival Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,522 / -0
    Ada berita gembira bagi para penggemar kopi. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, kopi menunjukkan tanda dapat mengurangi resiko kanker kulit dengan membantu membunuh sel-sel yang rusak yang berpeluang dapat berubah menjadi tumor.

    Temuan yang diterbitkan pada Senin itu, menunjukkan bahwa minum kafein secara wajar, atau bahkan menggunakan kopi di kulit, dapat berguna dalam menangkal kanker non-melanoma, diagnosis kanker kulit yang paling sering.

    Dengan menggunakan tikus yang secara genetik telah dipengaruhi untuk menekan produksi enzim protein, ATR, dalam tubuhnya, para peneliti membuktikan bahwa tikus itu mampu menangkis kanker bahkan

    bila terkena sinar ultraviolet.

    Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa minum sekitar satu cangkir kopi berkafein per hari memiliki efek menekan ATR dan memicu kematian sel yang rusak oleh sinar UV.

    Tikus itu pada akhirnya menderita kanker, namun itu terjadi setelah tiga pekan, dibandingkan dengan tikus yang normal, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Laporan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional.

    Setelah 19 pekan terpapar sinar ultraviolet, tikus yang direkayasa itu menunjukkan 69 persen lebih sedikit tumor dan empat kali lebih sedikit tumor invasif dibandingkan kelompok normal.

    Namun, efek perlindungan hanya selama itu, setelah lebih dari 34 pekan terpapar sinar ultra violet, seluruh tikus menderita tumor.

    "Akhirnya, jika anda memamar mereka dengan sinar ultra violet cukup lama, semua tikus akan menderita kanker sehingga hal itu tidak 100 persen memberikan perlindungan selamanya," kata Allan Conney, salah satu penulis, kepada AFP.

    "Sungguh, dengan hampir semua jenis karsinogen, pada akhirnya semua hewan akan menderita tumor," kata Conney, yang merupakan direktur dari Laboratorium Penelitian Kanker Susan Lehman Cullman di Universitas Rutgers, New Jersey.

    Conney dan timnya mampu mengkonfirmasi hipotesis mereka bahwa kafein -ketika dikonsumsi atau dioleskan pada kulit - bekerja dengan cara menghambat ATR. Sekarang mereka mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat bagaimana teori yang sama mungkin dapat juga bekerja pada manusia.

    "Kami ingin melihat apakah kafein memiliki efek pada manusia bila diberikan secara berkala," katanya.

    "Kafein mungkin menjadi senjata dalam pencegahan karena mampu menghambat ATR dan juga bertindak sebagai tabir surya serta langsung menyerap sinar UV yang merusak."


    Kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat, dengan lebih dari satu juta kasus baru setiap tahun, menurut Institut Kanker Nasional.

    Kanker kulit jenis non-melanoma, termasuk jenis sel basal dan sel skuamosa, adalah jenis kanker kulit yang paling sering didiagnosis dan sering dapat diobati jika terdeteksi di tahap awal.

    Penelitian sebelumnya telah menunjukkan peminum kopi cenderung memiliki resiko lebih rendah menderita kanker payudara, rahim, prostat dan usus besar, namun efek yang bermanfaat tidak terlihat pada orang yang minum kopi tanpa kafein.

    sumber : http://id.berita.yahoo.com/kopi-kurangi-resiko-kanker-kulit-025811316.html
     
  2. Offline

    vincentrevival Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,522 / -0
    Kafein menangkal kanker kulit

    VIVAnews - Banyak pro dan kontra seputar manfaat kopi. Namun nampaknya fakta terbaru tentang kopi akan membuat Anda tersenyum. Pasalnya kopi telah terbukti dapat melindungi Anda dari kanker kulit.

    Sebuah studi terbaru yang mencoba melengkapi studi sebelumnya menunjukkan bahwa kafein dapat menjadi senjata efektif dalam melawan kanker kulit. Diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, studi ini menjadikan tikus sebagai eksperimen yang dibagi dalam dua kelompok.

    Kelompok tikus pertama telah mengalami modifikasi gen untuk menghalangi protein tertentu yang disebut dengan ATR, dan kaya akan radiasi sinar ultraviolet (UV). Sedangkan, kelompok tikus kedua, tidak.

    Para peneliti menemukan bahwa kedua kelompok tikus masih bebas dari tumor setelah terkena paparan sinar UV selama beberapa lama. Namun, setelah 19 minggu terkena sinar UV, kelompok tikus pertama 70 persen lebih sedikit mengalami tumor dibandingkan kelompok tikus kedua.

    Penelitian ini membantu menjelaskan bagaimana kafein mampu menurunkan risiko paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan kanker kulit. Kafein mampu menghambat jalur kinase ATR, yang memainkan peran utama dalam merespon kerusakan DNA. Jika terserap tubuh, ATR mampu menghambat pembelahan sel dan memungkinkan perbaikan DNA daripada membiarkan sel yang rusak mati.

    "Mungkin terdengar baik, namun tidak semua perbaikan sukses dan beberapa sel mampu mengembangkan kanker," ujar Allan Conney, direktur Susan Lehman Cullman Laboratory for Cancer Research di Universitad Rutgers, dikutip YouBeauty.

    Penelitian ini mengidentifikasi bahwa jalur kinase ATR mampu dihambat oleh kafein sehingga sel yang rusak akan mati. Pada akhirnya, kemunculan sel kanker pun dapat dicegah. Namun, kafein tidak hanya menghambat protein penting ini. Kafein juga berfungsi sebagai tabir surya alami.

    Anda pun telah mendapatkan manfaat perlindungan sinar matahari dari secangkir kopi harian. Sebuah penelitian 2007 pada hampir 94 ribu wanita yang meminum kopi setiap hari, diketahui risiko kanker kulitnya 11 persen lebih rendah dibanding yang tidak. Sedangkan, wanita yang minum enam cangkir atau lebih setiap hari mengalami penurunan risiko sebanyak 30 persen.

    Walaupun rajin minum kopi, jangan pernah melewatkan tabir surya. "Aturan umum yang sama berlaku untuk Anda selalu mengaplikasikan tabir surya minimal dengan SPF 30. Dan carilah tabir surnya yang bisa melindungi kulit Anda dari sinar UVA dan UVB. Ulangi setiap dua jam walaupun hari sedang berawan, setelah berenang, atau sedang berkeringat," ujar dr. Howard Sobel, ahli kulit dari Manhattan. (umi)

    sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/241817-kafein-bisa-jadi-penangkal-kanker-kulit
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.