1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Kisah tentang hujan

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by shiroi_oujousama, Aug 18, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    Ku mau berbagi tulisan2 yang ku buat....kenapa judulnya hujan? karena ku suka sama hujan..xD~~....tp gk semuanya tentang hujan..cuma sebagian besar memang tentang hujan...selamat menikmati....^o^

    1st...

    Saat berjalan di bawah tetesan hujan kau akan menyadari bahwa ada yang hilang...
    Karena pada saat hujan...semua kenangan tersimpan..

    Saat hujan melihatmu berlari….
    Saat hujan mengenalmu…
    Saat hujan tertegun menatapmu…
    Saat hujan menyadari bahwa aku menyukaimu…
    Saat hujan melihatmu pergi dari hidupku…..

    Hanya hujan yang menghubungkan kita....
    Betapa pun banyaknya rasa sedih yang dirasakan saat melihat tetes hujan itu turun...
    Tetap hati ini berharap untuk dapat berdiri d bawah hujan....
    Karena itu satu-satunya penghubung kita...

    Apakah d sana kau juga merasakannya?
    Di tempat nun jauh d sana itu.................

    Melihatmu pergi.....
    Tak dapat ku miliki kau di sisiku....
    Seberapa pun besar keingainanku untuk itu....

    Saat hujan turun saat ini...
    Perasaanku menjelajahi kenanganku bersamamu....

    2nd...

    Saat ini hujan turun dengan derasnya. Seorang menunggu dengan sabar di dalam suatu toko es krim. Taptaptap...seorang anak perempuan berlari di luar, seluruh tubuhnya basah oleh tetesan hujan. Ketika sosok yang di dalam toko es krim itu melihatnya, ia dengan cepat mengeluarkan payungnya dan berlari ke arah anak perepmuan yang sedang berlari itu. Untuk melindungi anak perempuan itu dari deras hujan yang turun. " Raka..., " kata anak perempuan yang berlari pertama tadi.

    Raka : bodoh! kenapa kau berlari ke toko es krim ini tanpa menggunakan payung, Rin?
    dengan hati-hati, Ruka melepaskan jaketnya dan memakaikannya pada tubuh Rin yang gemetar kedinginan.

    Rin : karena aku telah membuatmu menunggu berjam-jam!! >.<

    Raka : baka!! aku akan terus menunggumu bahkan jika itu berarti aku harus menunggumu berjam-jam atau bahkan seluruh hidupku!! tapi, aku akan merasa marah padamu kalau kau sampai sakit karena hal ini!!..>.<

    Rin : baik..baik, aku...hachii!!! maaf...m(_ _)m

    Raka: lihat! kau sudah terkena flu sekarang!!! ayo, kita masuk ke dalam toko sekarang!!
    dan dengan perkataannya itu dia menarik Rin memasuki toko, mengajaknya duduk di dekat jendela, dan memesan secangkir coklat hangat untuk menghangatkan Rin yang kedinginan.

    Setelah beberapa menit berlalu,
    Rin : jadi.....kenapa kamu ingin bertemu denganku di sini?
    Raka : uhm...karena...

    Rin : karena?

    Raka: karena aku mau memberikan ini padamu.
    Raka menyerahkan sebuah kotak kepada Rin.

    Ketika Rin membukanya, dia melihat sebuah kalung dengan liontin berupa kunci...
    Rin : huh? sebuah kalung berbentuk kunci? untuk apa?

    Raka : hm....kunci itu adalah kunci ke dalam hatiku...dan aku memberikannya padamu...munkin terdengar klise....tapi, itulah yang kurasakan... hatiku yang selama itu selalu tertutup telah dibuka olehmu...dan selamanya hatiku hanya akan bisa dibuka untukmu...maka, maukah kau menerimanya? kunci untuk membuka dan memasuki ruang dalam hatiku?
    Raka menunjukkan kalung berliontinkan gembok yang dipakainya pada Rin.

    Rin : aku...um....apakah kau yakin kau mau memberikan kunci yang begitu berharga ini padaku? kau tahu, aku kadang bisa sangat ceroboh....bagaimana bila aku menjatuhkan kunci ini di suatu tempat?? dan bagaimana bila aku tidak bisa menemukannya? dan...kau tahu....um..aku tak seperti gadis kebanyakkan, aku mempunyai masalah pada ingatanku. kau tahu bahwa aku tak dapat mengingat suatu hal lebih dari 13 jam, kan? dan, besok saat aku bangun dari tidurku...mungkin aku telah melupakan tentang hal ini...

    Raka : itulah sebabnya aku memberikannya padamu dalam bentuk kalung, agar bisa kamu pake setiap hari. sehingga kau tak kan melupakan atau menghilangkannya. ^^. dan aku akan mengambil foto tentang hal ini kemudian meletakkannya di kamarmu, sehingga saat kau bangun esok hari, kau akan dapat mengingat hal ini. dan tentang kecerobohanmu, kurasa aku dapat menerimanya...^__^~

    Rin : apa kau yakin?

    Raka : ya, aku yakin. dan berhentilah bertanya hal yang sama berulang-kali!! jadi, apakah kau bersedia menerimanya?

    Rin : ya.....aku menerimanya...~^^~

    untuk sementara segitu saja dulu...nanti di tambah lagi....
    kalo tidak keberatan, di komen ya....^o^...sankyuu...
     
    Last edited: Aug 24, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    rubah Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    825
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +29 / -0
    yang cerita no2 mengharukan...
    kayak di anime-anime ajah...
     
  4. Offline

    blu3phant0m ^o^ Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 2, 2009
    Messages:
    2,255
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,515 / -3
    Ehm...
    nice aja lah..
    tp
    kok kyk na yang nomor 2 pernah liat pilem ya.., ya..
     
  5. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    @rubah....
    sankyuu da d baca..ma komen.. saia mmg suka anime..^^~

    @ blu3phant0m
    sankyuu da baca dan komen...um..film ya....mgkn krn cerita yg kek gitu itu uda byk yg punya..^^...kek fiftyfirstdate..misalna....^^;
     
  6. Offline

    blu3phant0m ^o^ Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 2, 2009
    Messages:
    2,255
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,515 / -3
    sama2,,
    di tunggu cerita2 lainnya...
    keep post...
     
  7. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    Salah satu cerita yang lainnya...selamat menikmati..^o^...

    3rd...

    Hari ini hujan menemui bumi dengan tetesan-tetesannya yang jatuh bagai jarum. Pada salah satu halte di sisi suatu jalan terdapat dua sosok yang sedang berlindung dari tetesan hujan. Sosok yang satu berambut pirang kecoklatan, memakai kaos berlengan pendek dan memegang sebuah buku berjudul Twilight di tangan kirinya.
    Sosok yang satu lagi berambut hitam panjang, memakai kaos berlengan panjang dengan gambar Mickey Mouse, dan memegang sebuah payung di tangan kirinya.

    Setelah beberapa saat berlalu, sosok berambut pirang kecoklatan itu berkata, "hei, Len..." Sosok yang dipanggil Yuri itu menengok padanya dan berkata, "ya, Runa?"

    Runa : "Len...,kau tahu kenapa aku benci hujan?"

    Len : "mmm...tidak.."

    Runa : "tak ingin kah kau tahu alasannya? aku begitu tidak menyukai hujan hingga berjalan dibawahnya pun aku tak mau....dan akibatnya, kita terjebak di halte ini...padahal kau membawa payung.."

    Len : "mmm...bagiku tak masalah untuk terjebak di halte....asalkan aku bersamamu..^__^"

    Runa : ">_<...uwah, dasar bodoh...jangan mengatakan hal-hal yang bisa membuat wajahku memerah seperti ini..."

    Len : "ahahaha....wink.gif sudahlah, jangan marah. mm...kau ingin mengatakan alasannya?"

    Runa : "aku...benci hujan karena........setiap kali aku sedih dan marah, hujan selalu turun. bagiku, itu seperti langit mentertawakan semua kesedihan dan kesusahan ku. aku merasa langit sedang mengejekku."

    Len : "hmm....kalau menurutku, kau salah, Runa. hujan yang turun setiap kali kau sedih bukan karena langit mentertawakanmu.."

    Runa : "masakah? bagiku seperti itu.."

    Len : "^___^ kau tahu Runa, hujan yang turun setiap kali kau sedih itu menandakan bahwa malaikat yang ada di langit juga ikut menangis bersamamu. tetesan hujan yang turun itu sebenarnya merupakan tetesan dari air mata para malaikat itu yang tak tahan melihatmu sedih. jadi, jika kau ingin hujan ini berhenti, jangan menangis lagi....dan jangan bersedih...^__^"

    Runa : "ah...benarkah itu...?"

    Len : "tentu saja. aku tak pernah berbohong padamu, kan? wink.gif lagipula, lihatlah bahwa saat hujan berhenti, akan muncul pelangi. pelangi itu ada agar kau bisa tersenyum lagi setelah kau puas menangis..^__^"

    kalo gk keberatn di komen ya...^^)/
     
  8. Offline

    SilverRegret Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +46 / -0
    ini.. cuman cerita kan? ga nyata kan?
    haha..
    anyws nice story..
     
  9. Offline

    blu3phant0m ^o^ Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 2, 2009
    Messages:
    2,255
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,515 / -3
    ==!
    dah jelas2 si TS menulis sharing tulisan2...
    kalo nyata mah sharing penglaman2


    nice story..
    tp entah kenpa saya gak dapet sense nya...
    maaf.. LOL
     
  10. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    @SilverRegret & blu3phantom...
    kl soal nyata apa ngga nya sih.....ada bagian yg nyata ada yg nggak..^^;
    makasih da mau baca dan komen.....
    gpp kl lom dpt sense nya..berarti ku masi kurang dalam penyampaian ceritanya...^^..
    ku masih harus banyak latihan lg bwt nulis...^^...
    sampai saat itu mohon bantuannya dengan kritik sama komennya ya...^__^)/
     
  11. Offline

    aquaphx Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 25, 2007
    Messages:
    803
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,558 / -0
    Rin: yaaa kirain kunci mobil atau kunci rumah.. byeee...

    hehe just kidding..
     
  12. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    @ aquaphx
    Ruka : kunci mobil ato kunci rumah? nanti ja kl da nikah...^^
    hahaha..^^~

    btw...ini cerita yg lain lagi...silakan menikmati..^o^...kl gk keberatan, di komen ya...^^

    4th...
    On 17th July

    “Hoi….Fressia, bangun!!“ suara Ruka terdengar di telingaku.
    “Hoam….(_ _)…aku masih ngantuk. Nanti aja ya bangunnya…,” kataku pada Ruka.
    “Fressia, ayo bangun donk, Princess…>.<..,” kata Ruka lagi.
    “Lima menit lagi……(_ _)…,” kataku masih mengantuk.
    “Uhm….oke kalo gitu, aku kasih kamu dua pilihan. Bangun sekarang atau aku akan membuat semua boneka mashimaro yang ada di kamarmu menghilang saat kamu bangun nanti…,” katanya.

    0.0….. Mataku langsung terbuka begitu mendengar perkataannya. Maka, aku pun langsung bangun untuk mencegahnya melakukan tindakan berbahaya itu pada mashimaro-mashimaro tersayangku >.<.

    Tapi, tidak ada siapa pun di dalam kamarku. Saat melihat sekelilingku, aku memperhatikan ada sebuah radio yang menyala dengan sebuah kaset terpasang di dalamnya. (o_O)…jangan bilang kalo yang tadi bangunin itu suara dari kaset rekaman ini…>.<. Huh, dasar Ruka! Awas kalau sampai ketemu nanti.

    Terdapat suatu VCD, dengan tulisan ‘Tonton Aku, Ruka’ di cover VCD-nya, tergeletak di sisi radio itu. Maka, aku pun memasang VCD itu di player dan di dalamnya terdapat Ruka yang melambaikan tangannya padaku.

    “Selamat pagi, Princess…(^__^)/…. Apakah tadi malam kau mimpi indah? Ku harap kau memimpikan Pangeranmu yang tampan ini..,(^o^)” kata Ruka dengan semua rasa narsisnya. “Princess, aku minta maaf karena aku membangunkanmu dengan cara seperti ini..m(_ _)m…habis kalo gak kayak gitu kamu pasti gak bakalan bangun. ^_^ ” kata Ruka sambil tersenyum. Aish, kalau dia tersenyum seperti itu, bagaimana bisa aku marah padanya \(>_<)/. “Oh ya, aku mau bilang kalo hari ini aku ada acara di gedung A dan aku ingin kau datang ke sini jam 12 siang nanti. Hm, semuanya sudah kusiapkan. Kamu hanya perlu bersiap-siap untuk pergi ke sini saja, oke? Kalau begitu, sampai jumpa di sini ya, Princess..^_^)/,” kata Ruka, mengakhiri rekaman di video itu.

    Aku pun menuju dapur untuk sarapan dan melihat di meja makan telah tersedia sarapan untukku. Sarapan itu berupa sebuah waffle berbentuk mashimaro dengan toping madu dan potongan buah stroberi di atasnya…yummy..^^~. Ruka memang pandai masak. Terdapat juga segelas susu dan sebuket bunga fressia di sisi makanan yang yummy itu. Di sisi buket bunga itu terdapat catatan seperti berikut,

    Fress, kamu tahu gak arti bunga Fressia itu apa? ^^. Arti dari fressia itu kekanakan dan tindak dewasa..(hal ini mirip denganmu, kan? xD~~). Uhm..tapi bunga fressia juga berarti kepercayaan. Aku ingin bilang bahwa apapun yang terjadi, aku akan selalu mempercayaimu. Oh ya, tadinya aku ingin menyiapkan secangkir kopi untukmu, tapi aku berubah pikiran, ku rasa susu lebih cocok untukmu. Sebab susu bisa menambah tinggi badanmu..^_~….

    From : Ruka.

    Uugh…aku akan melupakan tentang kekanakan dan tidak dewasa itu. Hm..Ruka manis sekali pagi ini dan hal ini membuatku terus-menerus tersenyum seperti orang bodoh saat sarapan tadi.

    Selesai sarapan dan kemudian mandi, aku menemukan sebuah mini dress berwarna putih dengan hiasan bunga di atasnya berserta sebuah catatan di lemariku. Bunyi catatan itu sebagai berikut,

    Hm…awalnya aku mau mempersiapkan sebuah gaun untukmu. Tapi, aku berubah pikiran dan kurasa baju ini lebih cocok untukmu.

    Ruka.

    Aku memperhatikan baju di hadapanku. Baju itu benar-benar indah. Pikiranku pun melayang pada saat aku mengenal Ruka di masa SMA dulu. Ruka adalah kakak kelas yang kukagumi. Dia pandai, hebat dalam olahraga, dan juga baik hati. Aku dan Ruka memulai semuanya dengan berteman dan bersahabat selama 4 tahun lamanya. Seiring bertambahnya hari, perasaan kagumku padanya berubah menjadi rasa suka. Hal ini membuatku takut karena aku tak ingin persahabatanku dengannya rusak. Tapi, pada akhirnya Ruka berkata bahwa ia menyukaiku, bukan sebagai sahabat. Ia mencintaiku. Maka, kami pun menjalani hubungan kami sebagai pasangan. Tanpa terasa kami telah berpacaran selama 4 tahun.

    Aku mengunci pintu apartment-ku dan turun ke lobby. Bersiap untuk memanggil taksi saat sebuah mobil berhenti di hadapanku. Pintunya terbuka dan Len keluar dari dalamnya. Ia memakai pakaian yang nampak seperti sopir. Oh ya, Len itu temanku dan Ruka. “Len? Kamu ngapain? Kenapa berpakaian seperti itu?” kataku menahan tawa. Dia menghela nafas dan berkata, “Aku berhutang sesuatu pada Ruka dan aku harus membayarnya dengan menjadi sopirmu hari ini. Jadi, ayo masuk ke dalam mobil, Fress. Kamu gak mau terlambat, kan?” Kemudian dia membukakan pintu mobil untukku. “Wah, pelayanan yang hebat, Len…,” kataku padanya sambil menahan tawa. “Huh, hanya untuk saat ini kok. Hanya saat ini saja,” katanya.

    Setelah perjalanan selama setengah jam, kami tiba di gedung A, tempat Ruka menungguku. Len membukakan pintu untukku dan menunduk dengan sopan. Saat aku masuk ke dalam gedung, aku memperhatikan bahwa gedung tersebut sepi dan kosong. Aku mulai mempertanyakan apakah Len membawaku ke tempat yang benar. Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku.

    “Aiah!! Aya! Kamu jangan mengagetkanku seperti itu donk!” kataku kaget. Dia hanya tertawa saja. “Aya? Kok kamu pakai baju kayak gitu?”tanyaku saat memperhatikan bahwa Aya mengenakan baju maid. Oh ya, Aya itu sepupuku. “Kalau kamu pake baju kayak gitu kamu jadi seperti pelayan,” kataku lagi. “Yep, untuk hari ini aku adalah pelayanmu, Princess. Nah, sekarang ayo ikut aku. Aku akan menunjukkan jalan ke tempat Ruka menunggumu,” katanya tersenyum dan memintaku mengikutinya. Aku mengikutinya dalam diam. Dan buatku, hal ini terasa aneh, karena biasanya dia itu cerewet sekali. Setelah beberapa menit, ia berhenti di depan sebuah frame yang tertutup kain putih. “Baca kertas ini dulu sebelum kau membuka kain penutupnya, oke? Good luck!” katanya sembari menyerahkan sebuah amplop padaku. “Tunggu, kau mau meninggalkanku sendiri?” tanyaku pada Aya. “Yap, kau harus meneruskan perjalanan ini sendiri. Tenang saja karena aku telah meletakkan banyak petunjuk padamu. Kamu gak akan nyasar. Ikuti saja petunjuknya, oke? ^_~” katanya tersenyum. Aku mengangguk dan membuka amplop yang diberikan Aya. Dalam amplop itu terdapat surat yang isinya sebagai berikut,

    Pertama melihatmu, kukira aku sedang melihat malaikat berjalan ke arahku. Hari itu kau telah mencuri hatiku, Fressia. P.S : buka kain penutupnya. ^^~.

    Aku mematuhi surat itu dan terkejut saat aku melihat gambar yang ada dalam frame tertutup kain putih ini. Frame itu penuh dengan foto-fotoku. Foto-foto saat aku masih kecil sampai saat aku lulus sekolah. Kapan Ruka mengambil semua foto ini? Tiba-tiba handphoneku berbunyi, ada pesan dari Aya : hoi, tutup mulutmu atau bakal ada nyamuk yang masuk ke dalam situ. Sekarang waktunya untuk pergi ke tempat berikutnya, Princess.

    Aku mencari petunjuk berikutnya dan menemukan tanda panah berwarna biru yang menuntunku ke sebuah ruangan yang gelap. Aku mengambil surat yang tertempel di dindingnya dan membacanya :

    Apa kau tahu mengenai semua hal kecil yang telah kau lakukan? Senyummu, tawamu, wajahmu saat kau ngambek, bahkan pandangan matamu yang kadang terasa dingin, semuanya telah mengisi hari-hariku selama 8 tahun. Fress, kamu benar-benar telah mencuri hatiku. PS: nyalakan lampunya. Tombol saklarnya ada di sebelahmu.

    Maka, aku menyalakan lampunya dan sesaat setelah lampunya menyala, aku tekejut melihat apa yang terdapat di dinding ruangan ini. Terdapat fotoku dalam berbagai ekspresi yang menutupi tiap dinding dalam ruangan ini. Ruka benar-benar telah menangkap setiap bagian diriku dengan kameranya.

    “Hebat, kan? Dia gak pernah melewatkan setiap bagian darimu, Fress. Dia selalu memperhatikanmu dari jauh,” tiba-tiba terdengar suara dari pintu yang terdapat di sisi lain ruangan ini. “Ken?”

    “Ayo, kita harus pergi ke tempat terakhir. Dia telah menunggumu di sana,” dan seperti Len dan Aya, Ken juga memakai baju pelayan. Oh ya, Ken itu adiknya Ruka. Aku pun mengikuti Ken. Ada banyak hal yang melintas di kepalaku saat ini, bahwa Ruka benar-benar menyayangiku.

    Kemudian, Ken berhenti di depan sebuah pintu. Ken kemudian berkata, “Kau beruntung memiliki seseorang yang benar-benar menyyangimu, Fress. Sekarang masuklah ke tempat ia telah menantimu. Oh ya, aku telah menyediakan sekotak tissue di pojok ruangan, kalau-kalau kau membutuhkannya.” Setelah itu Ken meninggalkanku sendiri. Aku menarik nafas dalam-dalam dan membuka pintuk dan berjalan memasukki ruangan itu.

    Ruangan ini remang-remang karena hanya diterangi oleh cahaya lilin. Lantai ruangan ini tertutup bunga dandelion dan mawar putih. Lilin-lilin itu membentuk suatu jalan dan aku mengikutinya. Lilin-lilin ini membawaku pada fotoku yang sangat besar. Foto tersenyumku yang terbuat dari ratusan….salah..ribuan foto abstrak, seperti foto mobil, langit, gunung. Aku tak dapat menahannya lagi dan air mata menetes dari mataku.

    Tiba-tiba terdengar dentingan suara piano dari sudut ruangan. Duduk di balik piano itu adalah Ruka yang menatapku dan memainkan lagu Since I Found You dari Christian Bautista.

    Saat ia selesai memainkan lagu itu, dia melangkah ke hadapanku dan tersenyum. Dia terlihat sangat tampan, dengan kemeja dan jas. Ia terlihat seperti seorang pangeran bagiku. Dia meraih tanganku dan tersenyum.

    “Delapan tahun. Sudah delapan tahun berlalu sejak pertama kita bertemu. Kita telah saling megenal satu dengan lainya, banyak yang telah kita lalui bersama. Setelah 8 tahun, aku menemukan sebuah fakta sederhana, bahwa aku tak dapat hidup tanpamu di sisiku. Kau adalah seseorang yang sangat berharga bagiku. Maka, saat ini aku bertanya padamu…,” kata Ruka dan ia berlutut di hadapanku. Ia mengeluarkan dia cincin dari sakunya. Aku tak dapat menahan diri lagi dan air mata membasahi pipiku dengan deras.

    “Fressia, maukah kau melalui sisa hidupmu bersamaku? Maukah kau menikah denganku?” tanyanya.

    Aku menatapnya dan berkata,”Bodoh! Kamu ngapain masih nanyain hal itu sih? Dan semuanya ini, kapan kau mengambil semua foto-foto itu coba??”

    “Hahaha…^_^…aku tak tahu, Fress. Tapi, kapan pun aku melihatmu, aku ingin mengambil fotomu. Dan bukannya lamaran yang romantis itu adalah keinginanmu? Ah, jangan mengangis, Fress,” katanya dan dia menghapus air mataku dengan lembut. Aku meraih tangannya dan menatapnya..

    “Ruka, mungkin aku tidak dapat menjadi seperti perempuan pada umumnya. Aku tidak sabaran, tidak pintar masak, dan kadang aku sulit untuk tersenyum. Tapi, percayalah padaku bahwa rasa sayangku padamu akan selalu bertambah tiap harinya. Aku akan mencoba memberikan semua kebahagiaan yang bisa kuberikan padamu. Aku akan mencoba mengumpulkan setiap bagian dari dirimu dan menyimpannya di hatiku seperti kau mengambil setiap bagian dari diriku. Aku ingin kau mengetahui hal ini, bahwa aku menyayangimu, Ruka. Kau pun adalah yang terpenting dalam hidupku,” kataku padanya dan kemudian memeluknya. Seteleh beberapa saat ia melepaskan pelukanku dan berkata,
    “Dan, itu artinya?”
    “Aish, dasar bodoh!” kataku dan memeluknya lagi. Kemudian berbisik di telinganya, “Aku bersedia…”
     
  13. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    5th...

    Jika aku ada di dekatmu,
    apa yang akan kau pikir tentangku?

    Akan tetapi,
    aku tak memiliki apa yang disebut dengan keberanian ...
    untuk dapat melakukannya...

    Saat kau harus pergi...
    Saat kau harus meninggalkan sisiku...
    Aku tak tahu bagaimana aku dapat merelakanmu...

    Hal ini terus menghantui pikiranku...
    Aku menyadari bahwa aku hanyalah orang bodoh
    yang hanya bisa memandangimu dari jauh saja...

    Hatimu berada di tempat yang di luar jangkauanku...
    Hati kita asing satu sama lain...

    Seperti orang bodoh saja…
    Aku bahkan tak dapat menyatakan bahwa aku menyukaimu…

    Karena aku takut akan apa yang akan terjadi diantara kita selanjutnya...
    Aku takut semua akan menjadi menyakitkan dan menyedihkan…

    Seandainya hatimu menghampiriku,
    Apa yang harus kulakukan..?
    Aku sungguh tak tahu…
    Meskipun ini adalah hal yang kuinginkan...

    Karena aku terlalu pengecut...
    Karena keberanian yang kumiliki hanyalah untuk memandangimu saja...
    Semua itu,
    ....hanya semua itu yang dapat kulakukan.....
     
  14. Offline

    gerarrdway Beginner Members

    Joined:
    Apr 20, 2009
    Messages:
    213
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +1,192 / -0
    Kebnykan muter fiftyfirstdate neh TSnya
    sama kaya gw,jd inget tante drew
    :haha:
    keep posting yah
     
  15. Offline

    boku Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 10, 2009
    Messages:
    3,087
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +53,860 / -0
    ini kykny jurus2 rayuan gombal juga kali nih:P
     
  16. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    @ gerarrdway
    hahaha...hooh..mgkn jg kbykan ntn fiftyfirstdate...:D

    @ boku
    howa..mgkn mmg gombal...tp ku pkr yg kek gt ada romantisnya...
    ku c maunya ada yg memperlakukanku kek gitu...:onion-16:
     
  17. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    6th....

    Kalian sering mendengar perkataan yang menyatakan bahwa kau tak tahu betapa berharganya sesuatu sampai kau kehilanganya. Kata-kata itu telah bergitu sering didengar, akan tetapi bukan berarti kata-kata itu akan selalu kita ingat, kan?

    Saat itu hari hujan dan udara terasa dingin. Aku malas-malasan duduk di bangku kelas. Teman sebangkuku adalah seorang anak perempuan. Wajahnya manis tapi ia tak pernah bersuara. Sepanjang kelas ia selalu menulis di secarik kertas. Dia hanya ada di sampingku saat sesi pertama pelajaran dan pada sesi-sesi selankutnya dia akan menghilang. Aku pun duduk sendiri. Aku tak peduli, karena aku terlalu malas untuk memikirkannya.

    Aku telah mengenalnya sejak hari pertama di sekolah. Kami selalu berada di kelas yang sama. Duduk di meja yang sama, itu karena nomor absent kami selalu berdekatan. Dulu ia sering tersenyum dan berbicara tentang banyak hal. Akan tetapi, saat ia kembali masuk sekolah pada tahun ini, nampaknya ia sudah lupa bagaimana caranya untuk berbicara. Dia tak lagi tersenyum, dia tak lagi menatapku, dia selalu duduk di bangkunya dalam diam dan menulis dalam secarik kertas. Kemudian dia akan pergi saat sesi pertama selesai.

    =====

    Sekarang sudah berlalu sejak saat itu. Hari-hari belakangan ini matahari terus bersinar dan cuaca terasa panas. Sudah satu bulan dia tidak masuk sekolah. Bagiku hal itu terasa aneh. Mungkin karena aku selalu melihatnya duduk di sampingku selama tiga tahun berturut-turut dan ketidakhadirannya sekarang terasa aneh bagiku.

    ”Permisi, apakah teman sebangkumu bernama Apple?” kata seorang anak perempuan menghampiriku.

    "Yep."

    Dia memberiku secarik kertas dan pergi. Pada kertas ini tertulis 111290…..apa yang harus kulakukan dengan angka-angka ini? Hmmm….angka-angka ini terdengar seperti kombinasi untuk membuka sesuatu.... Umm…satu-satunya kombinasi yang terpikir untukku adalah loker yang kami gunakan. Lockernya terletak di samping lokerku…meskipun aku tak pernah melihatnya menggunakannya.

    111290..*klik*….lockernya terbuka.

    Dalam loker tersebut, terdapat banyak catatan post-it (kertas kecil yang warnanya kuning dan biasa digunakan untuk menulis catatan-catatan kecil) memenuhi semua sisi dalam loker tersebut.

    Aku mengambil kertas-kertas itu satu per satu dan menempatkannya dalam map. Saat aku sampai di rumah, aku mengeluarkan kertas-kertas itu dari dalam map. Kuperhatikan setiap kertas memiliki nomor tertulis di dalamnya. Aku mengurutkannya berdasarkan angka-angka tersebut. Semuanya ada 111.


    1.
    Aku memulai semuanya hari ini. Menulis catatan untukmu. Kamu pasti merasa aneh mengenai kenapa aku tak berbicara lagi padamu, kan? Aku pun merasa hal ini aneh.

    2.
    Aku ingin pergi jalan-jalan dan bermain di Timezone hari ini. Tapi, aku tidak diijinkan karena keadaan sekarang sudah berubah.

    3.
    Apakah kau memiliki makna dalam hidupmu?


    Sampai 6 catatan terakhir, aku mulai mengerti makna di balik semua kertas-kertas catata ini…..atau tidak sama sekali…

    106.
    Aku hamper tidak masuk sekolah hari ini, yah, pikirku aku tak kan masuk. Tapi, sekarang aku ada di sampingmu yang sedang malas-malasan mendengar pelajaran.

    107.
    Mama memberitahuku bahwa aku harus mendengarkannya. Aku berkata padanya bahwa aku yang akan memutuskan apa yang akan kulakukan dengan hidupku tapi dia menangis.

    108.
    Aku benar-benar tidak masuk sekolah hari ini….aku ada di ranjangku, terlalu lelah untuk bergerak. Tapi, aku masih bisa memasukkan catatan ini dalam lokerku. Tidakkah kau bangga padaku?

    109.
    Apakah kau merasa aneh saat aku tak ada di sampingmu? Aku berbaring di ranjang lagi, mama tak mengijinkanku pergi. Dia menangis dan aku terlalu lelah untuk memintanya berhenti menangis…

    110.
    Aku tak tahu berapa banyak aku dapat menulis. Tapi sudah 110 catatan, kan? Artinya aku sudah menulis selama 110 hari! Cukup lama juga, kan?

    111.
    Kau pasti bertanya-tanya mengapa aku melakukan ini. Masalahnya, ….aku tak dapat memberitahumy sekarang. Tapi, mungkin besok atau lusa aku akan memberitahumu…


    Catatan itu berakhir seperti itu. Aku sama sekali tak mengerti….>.<.. Maka, aku pergi ke rumahnya dan mengetuk pintunya. Ibunya yang membukakan pintu.

    ”Maaf mengganggu….tapi, apakah Apple ada di rumah?”

    “Apple tidak ada di rumah sekarang…,”jawabnya dengan sedih.

    “Kapan dia kembali? Aku akan datang lagi…saat ia pulang…”


    “Maaf, tapi Apple tidak ada lagi….”

    “Tidak ada? Maksudnya? Memangnya dia pergi ke mana?”

    “Dia pergi ke tempat yang lebih baik….sekarang…dia ada di langit..”

    “Ap…hah?! Anda tidak serius, kan?”

    Aku tidak tahu kalau ia sudah….

    ……“Da-…dapatkah aku melihat kamarnya?”

    Dia mengangguk. Aku pernah ke sini sebelumnya. Aku pernah ke rumahnya, dulu. Aku tahu di mana kamarnya dan bagaimana keadaan di dalamnya. Tapi, kamarnya tak lagi terlihat seperti dulu. Ada banyak mesin di ranjangnya. Semuanya rapih. Pakaiannya masih ada dalam lemarinya. Tak nampak bahwa ia sudah tak lagi menempati kamar ini…

    Aku membuka laci lemarinya dan di dalamnya masih ada banyak catatan post-it.

    112.
    Mereka bilang aku tidak boleh meninggalkan rumah lagi. Maka, aku hanya ada di sini..sepanjang siang dan malam.. itu artinya aku tak boleh pergi sekolah lagi..dan itu artinya aku tak akan melihatmu lagi…

    113.
    Ini keajaiban, kan? Aku telah hidup selama 113 hari sejak aku mengetahui bahwa aku akan mati…

    114.
    Ku rasa ini akhirnya….aku tak tahu kalau kau menyadarinya tapi aku menyukaimu…karena kau selalu ada di sana untukku. Aku hanya tak ingin kalau semuanya nampak seperti aku akan pergi..maka aku menyembunyikannya….

    115.
    Terima kasih atas semuanya….
     
  18. Offline

    shiroi_oujousama Beginner Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    326
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +191 / -0
    7th...

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku membencimu.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka karena kau selalu bergantung padaku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka caramu menggigit bibir setiap kali ada sesuatu yang kau pikirkan.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka karena kamu sering memainkan rambutmu.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka caramu berbicara padaku yang selalu menggunakan nada yang lembut.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka karena kamu selalu menggenggam tanganku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka kenyataan bahwa tanganmu terasa pas dalam genggamanku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka kau yang sering memanggil namaku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tidak suka kenyataan bahwa senyummu membuat dadaku berdebar.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tak suka karena kau tak pernah marah padaku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tak menyukai kenyataan bahwa pelukanmu membuatku merasa hangat.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tak suka kau selalu berada di sisiku.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku marah padamu karena kau pada akhirnya pergi meninggalkanku dari dunia ini.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku tak menyukai kenyataan bahwa aku menyayangimu.

    Hei, apakah kau menyukaiku?

    Aku menyukaimu.
     
  19. Offline

    JiLL_DyiNgDreSS Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 24, 2009
    Messages:
    257
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +2 / -0
    wow .. update trus kk :top:
     
  20. Offline

    altaria Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    220
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +10,828 / -0
    buat Ts jgn marah ya...
    tapi pemilihan kata-kata yang dipakai kayaknya terlalu dibuat2 d...
    saran aja, sukur2 diikutin...
    mungkin pake kata2 yang lebih realistis....

    untuk cerita umumlah..tapi khan masih nunggu kelanjutan....
    sapa tau da kejutan nantinya...

    jgn marah ya..but its just my opinion...
    maybe everybody else can give two thumbs up...

    btw lanjutin terus ceritanya ya...ditunggu lho..
     
  21. Offline

    rebellpunk Silent Reader Members

    Joined:
    May 10, 2010
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    Is not riel...............
    Hahahahaha.............
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.