1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

kisah penjual tempe

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by rezpector, Jul 21, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    rezpector Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 3, 2010
    Messages:
    80
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +2,184 / -0
    Mungkin udah banyak yang post...tapi sekedar sharing aja buat motivasi

    Ada sebuah kampung di pedalaman Tanah Jawa. Di situ ada seorang perempuantua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe danmenjualnya di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.

    Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untukpergi menjual tempenya, tiba tiba dia tersedar yang tempenya yang diperbuat daripada kacang kedelai hari itu masih belum menjadi, separuh jadi. Biasaannya tempe beliau telah masak sebelum berangkat. Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyatalah memang semuanya belum masak lagi. Perempuan tua itu berasa amat sedih sebab tempe yang masih belum jadi pastinya tidak akan laku dan tiadalah rezekinya pada hari itu.

    Dalam suasana hatinya yang sedih, dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahawa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu diapun mengangkat keduatangannya sambil berdoa , "Tuhan , aku memohon kepadaMu agar kacang kedelai ini menjadi tempe. Amin"Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat yakin bahawa Tuhan pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itumenjadi tempe. Namun, dia termenung seketika sebab kacang tu masih tetap kacang kedelai. Namun dia tidak putus asa, sebaliknya berfikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh Tuhan. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya semula danberdoa lagi. "Tuhan, aku tahu bahawa tiada yang mustahil bagiMu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapatmenjual tempe kerana inilah mata pencarianku. Aku mohon agar jadikanlah kacang kedelaiku ini kepada tempe, Amin". Dengan penuh harapan dan debaran dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan tu. Apakah yang terjadi? Dia termangu dan hairan apabila tempenya masih tetap begitu!!

    Sementara itu hari pun semakin meninggi sudah tentu pasar sudah mulai didatangi ramai orang. Dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul. Walaubagaimanapun karena keyakinannya yg sangat tinggi dia meneruskan untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu.

    Perempuan tua itu pun berserah pada Tuhan dan meneruskan pemergian ke pasar sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak. Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi dalam perjalanannya kepasar. Sebelum keluar dari rumah, dia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. "Tuhan, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju kepasar, Engkau kurniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah tempe ini.Amin".

    Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya. Sesampai sahaja di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya. Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang mesti sudah menjadi. Dengan hati yg berdebar-debar dia pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempeyang ada. Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya masih belum menjadi!! Dia pun kaget seketika lalu menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya sudahmula merasa sedikit kecewa dan putus asa kepada Tuhan kerana doanya tidakdikabulkan. Dia merasakan Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan padanya, inilah satu-satunya sumber rezekinya, hasil jualan tempe.

    Dia akhirnya cuma duduk saja tanpa memamerkan barang jualannya sebab dia berasakan bahwa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh jadi. Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mulai kurang. Dia melihat-lihat kawan-kawan sesama penjual tempe, tempe mereka sudah hampir habis. Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan bahwa hari ini tidak ada hasil jualan yang bisa dibawa pulang. Namun jauh disudut hatinya masih menaruh harapan terakhir kepada Tuhan, pasti Tuhan akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahawa pada hari itu dia tidak akan dapat pendapatan langsung, namun dia tetap berdoa buat kali terakhir, "Tuhan,berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum menjadi ini.

    "Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita."Maaf ya, saya ingin bertanya, apa ibu menjual tempe yang belum menjadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum ketemu lagi."Dia termenung dan terkanget-kaget seketika. Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe, tidak pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum menjadi. Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita di depannya itu, cepat-cepat dia berdoa di dalam hatinya "Tuhan, saat ini aku tidak mahu tempe ini jadi lagi. Biarlah tempe ini seperti semula, Amin". Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Alangkah kagetnya dia, ternyata memang benar tempenya masih belum menjadi!

    Dia pun rasa gembira dalam hatinya dan bersyukur pada Tuhan. Wanita itu pun memborong habis semua tempenya yang belum jadi itu. Sebelum wanita tu pergi, dia sempat bertanya wanita itu, "Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?" Wanita itu menerangkan bahwa anaknya yang kini berada di Inggris ingin makan tempe dari desa. Dikarenakan tempe itu akan dikirimkan ke England, si ibu tadi membeli tempe yang belum jadi lagi supaya apabila sampai di Inggris nanti akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah jadi, nanti di sana tempe itu sudah tidak enak lagi dan rasanya pun kurang sedap. Perempuan tua itu pun keheranan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah dimakbulkan oleh Tuhan...

    Moral:
    Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan sewaktu berdoa,padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan dan apayang terbaik untuk diri kita.
    Kedua:. Sentiasalah berdoa dalam menjalani kehidupan seharian kita sebagaihambaNya yang lemah. Jangan sekali-kali berputus asa terhadap apa yangdipinta. Percayalah bahawa Tuhan akan mengabulkan doa kita sesuai denganrancanganNya yang mungkin di luar jangkaan kita.
    Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan


    ane kagak nolak jika dikasih GRP ma agan-agan IDWS-er
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    valr1st Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 30, 2009
    Messages:
    768
    Trophy Points:
    67
    Ratings:
    +181 / -0
    wah nais gan mangtab
     
  4. Offline

    suspect_zero Beginner Members

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    268
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +23 / -0
    bener bgt bro, karena Tuhan Maha Tau, sedangkan kita biasany cmn bs sok tau
     
  5. Offline

    sasrabahu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 26, 2010
    Messages:
    702
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +1,050 / -0
    sumpah mantep banget ceritanya kena dihati moralnya kena :top:
     
  6. Offline

    nicomart Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 20, 2010
    Messages:
    89
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    Tuhan tidak pernah meninggalkan kita ^^
     
  7. Offline

    khuma_putry Senpai Regional Leader

    Joined:
    Nov 7, 2009
    Messages:
    5,416
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114,486 / -8
    mantaf n :top:

    bisa ane petik dari cerita ini. kalau kita jangan mudah putus asa berdoa kepada Tuhan.

    dan Tuhan mempunyai Jalan laen untuk mendatangkan rejeki kepada Umat-Nya.

    dengan cara yang tidak d sangka-sangka.

    sekali :top: kisah yang sangat mendalam dan penuh makna
     
  8. Offline

    epin Beginner Members

    Joined:
    Apr 22, 2009
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    wuih mantep dah perjuangannya
     
  9. Offline

    ajijayanti Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 20, 2010
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,449 / -0
    Btw, ini kenapa bahasanya awak agak tak paham ya? tapi bagus walaupun bahasanya awak agak tak paham tapi secara garis besar awak paham lah.. dari yang gw ambil masak kita tetap harus berdoa dan berusaha walau sepertinya tidak ada jalan ya.. udah tau tempe belom jadi, kalo gw jadi dia gw udah gak ke pasar ongkang angkong kaki sambil maen PS kali,,
     
  10. Offline

    inumaru Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    1,799
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,004 / -0
    Agak kepanjangan gan..
    tapi intinya cukup lah..
    semuanya akan selesai dengan pasrah pada Tuhan..
    Amin..
    :maaf:
    :piss:
     
  11. Offline

    benih Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,282 / -0
    kadang kita sok tau ya kk

    padahal Tuhan memberi apa yang terbaik bagi kita

    :niceinfo:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.