1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Ketika Jepang membuatku kehilangan nasionalisme

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by SuzukiRyo, Sep 4, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    SuzukiRyo Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    3,927
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,117 / -0
    Sebenarnya sudah sejak SMP kelas 1 aku menyukai lagu Jepang. Awalnya pada waktu SMP kelas 1, ada sebuah anime berjudul Digimon Adventure yang ditayangkan di Indosiar. Pada episode-episode awal, opening theme dari Digimon Adventure yang diputar di Indosiar masih menggunakan lagu aslinya yang berbahasa Jepang. Namun setelah beberapa episode, opening theme-nya ternyata diganti berbahasa indonesia. Setelah beberapa kali aku mendengarkan versi aslinya, begitu diganti lagu berbahasa indonesia aku merasa aneh mendengarnya. Lagu tersebut berjudul “Butter-fly” yang dinyanyikan oleh “Kouji Wada”. Aku tidak begitu hafal lirik aslinya sedangkan lirik berbahasa indonesia-nya seperti ini:
    Aku hampir menangis mendengar lagu ini karena entah mengapa aku merasa lagu ini jadi jelek. Sebenarnya bukan hanya di Digimon saja aku mulai suka lagu Jepang. Yang saat itu mempertahankan lagu aslinya salah satunya adalah Cardcaptor Sakura yang waktu itu ditayang di TPI. Sampai awal kelas 3 SMP, aku mendengarkan lagu Jepang dari beberapa anime yang ditayangkan di luar Indosiar. Hampir semua anime yang ditayangkan di Indosiar selalu diganti dengan lagu berbahasa indonesia. Untungnya berkat teman-teman dari forum mendesak stasiun tv untuk tidak mengganti theme song anime yang tayang sekarang seiring berkembangnya komunitas Jepang di indonesia.
    Kemudian saat kelas 3 SMP, temanku memberitahu bahwa ada sebuah acara di radio yang khusus memutarkan lagu-lagu Jepang, kebanyakan lagu-lagu anime. Kalau tidak salah acaranya di radio Swaragama yang waktu itu acaranya masih bernama Swaragama JPop. Saat itu sebenarnya aku menyukai lagu-lagu dari Westlife, Backstreet Boys, Linkin Park, bahkan beberapa band indonesia seperti Sheila on 7 dan lain-lain. Setelah mendengar lagu-lagu Jepang di radio tersebut, rasanya seperti berada di oasis di tengah-tengah gurun. Aku merasa lagu Jepang itu beda, unik, yang meskipun aku tidak mengerti lirik lagunya tapi aku mampu merasakan apa yang sebenarnya disampaikan dalam lagu itu.
    Di kelas 1 SMA, mulai muncul lagu-lagu Jepang di luar anime meskipun saat itu mungkin yang paling dikenal hanya Utada Hikaru dan L’Arc~en~ciel. Awalnya aku begitu membenci lagu dari L’Arc~en~ciel dan hanya ingin mendengarkan lagu-lagu anime tapi sejak speaker radio diganti dengan speaker besar akhirnya aku merasakan betapa kerennya lagu Jepang. Yang paling membuat aku “kesengsem” sama lagu Jepang adalah bass-nya. Selama ini bass hanya menjadi pengisi atau penutup kekosongan dari suara drum saja namun hampir semua lagu Jepang memiliki melodi bass begitu jelas dan mantab seakan-akan menyingkirkan fungsi gitar.
    Sampai kelas 3 SMA, hanya suara bass itulah yang membuatku begitu setia dengan lagu Jepang. Sampai pada suatu hari aku mengenal mbak El a.k.a budhe Tetsuko Himura lewat radio. Aku iseng bertanya dengan mbaknya cara dia mendapatkan lagu Jepang. Akhirnya aku diberi beberapa alamat website. Aku mencoba mencari sendiri di internet, yang saat itu pertama kalinya aku mengenal internet. Kemudian aku lebih mengenal lagi band-band Jepang hanya dari gambarnya, karena saat itu belum memungkinkan untuk mendownload video. Hanya dari gambar tersebut aku melihat bahkan bukan hanya lagunya, tapi penampilan mereka juga beda sekali dari band-band asal barat atau indonesia. Dari pakaian, gaya, potongan rambut, bahkan aku sampai tertipu karena ada sebuah band yang berpenampilan seperti perempuan.
    Tidak puas hanya melihat foto saja, aku datang dan mendaftar di Shimatta, salah satu komunitas Jepang pertama di Jogja. Dari mendaftar ke komunitas tersebut, aku dan 2 temanku mendapatkan 3 CD gratis berisi video clip atau PV (promotion video) dari beberapa band yang sudah kami kenal lagunya seperti Gazette, Kagrra, L’Arc~en~ciel, dan Dir en grey. Dan benar saja, masing-masing ternyata punya ciri sendiri dari penampilan mereka di PV tersebut. Dan lagi-lagi penampilan dari bassist mereka yang membuatku semakin suka lagu Jepang. Sejak saat itu, aku tidak lagi mendengarkan lagu selain lagu Jepang.
    Setelah masuk kuliah di AMIKOM Yogyakarta, aku mulai mengenal lebih banyak lagi lagu Jepang. Selain band, aku mulai mengenal penyanyi lain walaupun kebanyakan masih dari lagu-lagu anime juga. Salah satu yang mengubah hidupku adalah ketika aku mengenal sebuah band bernama ZONE. Meskipun terlambat karena saat aku mengenal ZONE ternyata band tersebut sudah bubar. ZONE, berbeda dengan band-band lain, band ini terdiri dari 4 orang cewek. Awalnya band ini adalah sebuah vokal grup (yang dikenal dengan grup idol) yang “dipaksa” memegang alat musik band di PV pertama mereka. Namun nampaknya pihak Sony Music tertarik dengan penampilan mereka dan memutuskan untuk mengotrak mereka di bawah salah satu label musik terbesar di Jepang tersebut. Pada 3 PV awal memang alat musik yang mereka pegang hanya sebagai aksesoris saja, namun kemudian mereka mulai serius untuk membentuk image baru yang mereka beri nama “bandol”, singkatan dari band idol. Kemudian sejak mengenal ZONE, aku menjadi fans beratnya dan hampir setiap hari mencari sisa-sisa keberadaannya di internet. Sampai suatu hari semuanya berubah.
    Aku sudah mulai bosan dengan lagu-lagu biasa, yang waktu itu aku hanya mendengarkan lagu dari L’Arc~en~ciel, ZONE, Kagrra, dan Gazette. Aku mencoba mencari-cari lagu lain diantaranya Sakamoto Maaya, Shimokawa Mikuni, Kawada Mami, ikimonogakari, dan lain-lain. Ketika aku sedang mencari lagu-lagu alternatif tersebut, aku teringat temanku yang begitu menyukai sebuah idol grup bernama Perfume. Aku yang penasaran mencari koleksi temanku, dan meng-copy beberapa lagu darinya. Sejujurnya, awal mendengarkan lagu dari Perfume, aku hanya suka 2 lagu saja yaitu “Electro World” dan “Love the world”. Aku tidak begitu tertarik dengan PV-nya. Tapi ketika aku menonton beberapa live performance-nya, aku seakan terhipnotis. Idol grup sebenarnya tidak begitu asing karena sebelumnya aku sudah mengenal dream, morning musume, dan lain-lain. Tapi Perfume benar-benar berbeda dengan grup idol lain. Komposisi lirik, pengaturan vokal, aransemen musik, koreografi, kostum, semua benar-benar tertata dengan baik dan sangat pas. Sejak mei 2008, aku sudah menjadi fans berat Perfume, yang bahkan lebih berat dari temanku sendiri yang lebih lama mengenal Perfume. Perfume sudah menjadi dopping, tiap bangun tidur harus mendengarkan lagu Perfume, sebelum keluar rumah harus menonton konser atau live performance Perfume, bahkan tiap menonton live atau mendengarkan lagunya aku pasti menirukan gerakan dance mereka. Meskipun teman-teman berkata aku aneh, gila, aku tidak peduli karena aku suka dengan Perfume. Lagipula, Perfume yang hanya terdiri dari 3 cewek, memiliki semua standart tipe cewek idealku meskipun aku agak terganggu dengan kostum yang dipakai nocchi.
     
    • Like Like x 4
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    Ibuju Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2009
    Messages:
    1,273
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +3,197 / -0
    rasa nasionalis me kan bukan dari lagu saja
    walopun suka lagu jepang tapi kalo siap
    membantu indonesia kan sama aja nasionalis me gde
    daripada dgr dangdut, dll , tapi suka buat onar+demo" g jelas+ kabur klo disuruh membantu indo
     
  4. Offline

    jamrong Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    289
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,063 / -0
    wah bang ini , masak menilai nasionalisme dari lagu dowank...kan nggak bisa begitu...itu tuh hanya gejolak napsu aja pengin lagu Jepang....nanti kalo dah bosan,pasti ganti deh lagu ke Inggris...terus pindah ke Italia ...terus pindah ke Somalia....Terus ke Amelia.....Lol
     
  5. Offline

    valr1st Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 30, 2009
    Messages:
    767
    Trophy Points:
    67
    Ratings:
    +180 / -0
    udah banyak kok ... heheh udah sejak sma gua suka berbau jepang skrg udah lulus kul and gawe pun maseh suka gua aja di komputer 70 persen itu J-music film mulai dari j-drama j-movie ampe anime udah nyantol di hardisk apalagi namanya tokusetsu kamen raider .... "thx to Idws untuk memberikan upload2an nya hehehhe"

    menurut gua seh wajar2 soalnya kalo diliad juga lagu2 kita tuh ga jauh temanya dan model lagunya seperti itu cinta lagi cinta lagi sehingga orang butuh kreasi yg lebih dan salah satunya adalah j-music

    sebenernya gua suka juga K-music or K-movie

    ini juga karena perfileman indonesi kurang menggigit ...

    apalagi skrg lagi trend yg namanya J-style or harajuku style...

    bahkan ada jenis band dikita yg ikut style J kan ^^

    jadi wajar seh kalo suka berbau J-style toj ga melarang kan
    cuma jgn lupain aja budaya kita
     
  6. Offline

    SuzukiRyo Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    3,927
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,117 / -0
    ^ cuma 70% ya...
    aku 100% lagu jepang ni di komputer. bahkan ga ada bau indonesia sama sekali kecuali tugas kuliah sama foto temen.
     
  7. Offline

    peter82 Post Hunter Veteran

    Joined:
    Jul 5, 2009
    Messages:
    3,527
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +39,391 / -0
    gk ngerti baca na bro ....ngantuk banget ni.... :onion-66: :onion-66:
     
  8. Offline

    ilcloud Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 2, 2009
    Messages:
    5,401
    Trophy Points:
    241
    Ratings:
    +7,306 / -0
    well, dari 640 GB harddisk gw, 440 GB jatah buat g, sisanya khusus buat adek gw...
    dari 440, 40 buat OS ama program n dokumen yang terkait ama kuliah...

    sisa 400...
    dari 400 99% isinya terkait ama j-entertainment, dari PV,anime, dorama, j-music, manga, game, VN, ampe doujin....
    tapi apa gw jadi gak suka indo?
    gw pikir jawabannya tidak, kesukaan gw ke jepang masih sebatas di j-entertainment aja, gw malah gak suka dengan banyak kebijakan pemerintah jepang karena gw kurang sepaham ama paham kapitalisme...
    meskipun gw akuin gw gak akan pernah cinta produk dalam negeri yang namanya sinetron....

    selama kita gak kelialangan diri kita sendiri sih gakmasalah, malah kalo mo lebih jujur, banyak juga diantara muggles yang ngerasa dirinya teramerikanisai, bahkan banyak yang kasusnya lebih parah....
    hmml, justru menurut gw sih nasionalisme seseorang gak bisa diukur dari hobi ato prefrensi pribadinya, tapi sejauh mana ato apa yang dia mau lakukan untuk negara...
    hmm, buktinya gw pengen banget debat ama kedubes malingshit perkara hubungan bilateral... (BT ama softnya sikap pemerintah :voodoo:)
     
  9. Offline

    chicken_little Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 21, 2009
    Messages:
    5,223
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +13,578 / -0
    wah, gw juga sekarang gak penah dengerin lagu Indo lagi semenjak mengenal J-Music..:hihi:
     
    • Like Like x 1
  10. Offline

    hananurnasari Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 21, 2009
    Messages:
    69
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +1 / -0
    Waduh... Ternyata Jepang masih ngejajah, yah...
     
  11. Offline

    KyleSteward Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    1,294
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +82 / -0
    Yah klo lagu didubbing seh emang rata2 jadi jeleklah. Mereka kan bikin nada, irama, dan lain2 ngepas ke bahasa mereka. Jadi klo diubah ke bahasa kita pasti berasa ga cocok iramanya.
    Gw setuju ama post om ilcloud di atas tuh. Anime, Lagu dll ga bisa jadi patokan buat nasionalisme.
    Lagipula memang kenyataankan klo di indo sehari2 hampir semua tayangannya kurang bermutu.
     
  12. Offline

    escafl0wne Post Hunter Veteran

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    3,206
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +3,176 / -2
    saia juga seneng kok denger lagu jepun:???:
    saia jg seneng denger lagu lokal:???:

    masalah selera itu tipikal
    yg penting siap bela negara:top:
     
  13. Offline

    lukechamber Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 10, 2008
    Messages:
    589
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +100 / -0
    beuh..!!!
    gpp kali dengerin Jepang...dengerin aja...
    u cuma lagi seneng aja kok...ntar klo dah bosen juga ganti lagi..lumrah..

    klo saya mah..tetep ROCK and ROLL 80 - 90's...its never dies.......

    VIVA...!!!
     
  14. Offline

    ~airiRin~ Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 7, 2008
    Messages:
    9,633
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,702 / -0
    Pertama hanya suka 1 jenis budaya Jepang. Lalu berlanjut suka dgn tipe budaya yg lain.
    Setelah tertarik dgn berbagai budaya populer Jepang, lama kelamaan akan merasa Jepang sebagai 2nd nationality.


    Pada akhirnya bisa saja berakhir seperti salah satu "friends" di Last.fm.
    Dia lebih Jepang dari orang Jepang sendiri. :ngacir:
    Musik 100% Jepang, acara tv [mungkin] 100% Jepang. Bahasa Jepang menjadi bahasa ke-2 setelah bahasa native dia, Jerman.
    Tinggal melihat apakah dia akan berganti kewarganegaraan dari Jerman ke Jepang atau tidak. :D


    Jangan dianggap serius. :bolakbalik: :D
     
  15. Offline

    allenwalkerint Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    1,242
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +3,229 / -1
    Tidak masalah............
    yang penting filternya
     
  16. Offline

    namie04 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    1,127
    Trophy Points:
    131
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,316 / -0
    wuih pengetahuan musik jepangnya dalem juga
    gw sih sekarang2 lagi dengerin yui ajah....
    yg penting penyanyinya kawai terus bisa nyanyi...
     
  17. Offline

    Kiddo Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    1,141
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +665 / -1
    entah kenapa liat post yg panjang gitu biasanya langsung gw close tab gw...

    tapi pas baca2 pertama gw jadi tertarik...dan ternyata pengalaman gw hampir sama dengan lo...mirip malah walaupun lo lebih "parah" dari gw hahhahahahaha XD

    keep up the good work bro :)

    nb : my 1st fave anime is digimon adventure as well..di indosiar jg loh nontonnya :lol:
     
  18. Offline

    SuzukiRyo Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    3,927
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,117 / -0
    Bela negara dah pasti, kan lahir juga di sini. Tapi entah kenapa sejak SMP cita2nya jadi warga negara jepang.
     
  19. Offline

    uzumakinovandi Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    396
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +327 / -0
    Jepang! hidup Jepang!!! jepang itu emang paling kereeen!!! soalnya org2nya kreatif semua... produknya g ngebosenin, dari game sampai kemana2!!!
     
  20. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    ah nggak juga kok bos, hobi dan kecenderungan seseorang tdk selalu membuat nasionalisme orang terkikis...

    gw termasuk salah satu orang peminat musik japs...koleksi gw bejibun... tapi jujur gw kurang suka dgn orang orang yg japs wannabe... selera boleh sama, wannabenya nggak deh ya... Indonesia masih punya budaya yg banyak untuk diapresiasi

    tapi itu tdk mengikis nasionalisme gw thd Indonesia tercinta...
    tiap gw kuliah, ngampus, niatan gw selalu dibarengi dgn...

    "saya kerja keras, saya belajar keras, mudah-mudahan ilmu yg saya dapat bisa digunakan untuk membangun bangsa ini"

    niatan gw, mengabdi kepada bangsa...

    rasa cinta tanah air sebenarnya harus ditanamkan sejak dini, generasi muda punya tanggung jawab untuk memajukan bangsa...
     
  21. Offline

    masuakal Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    4,511
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,650 / -0
    aju
    hmm ga suka tema lagu indonesia yang kebanyakan itu itu aja cari tema laen
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.