1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Kesalahan2 Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Discussion in 'Lifestyle' started by cuere, Sep 30, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    cuere Silent Reader Members

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    84
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +55 / -0
    Paling tidak enak bila kita punya utang kartu kredit. Mengingat interest-nya saja rasanya tidak rela. Meskipun begitu, rasanya kita tidak dapat menghentikan penggunaannya. Begitu satu kartu sudah hampir lunas, kita langsung menggunakannya untuk berbelanja lagi. Makin lama, Anda juga makin berani membeli barang-barang yang lebih mahal, bahkan menggunakan kartu yang sama untuk ongkos dugem Anda. Setelah itu, karena satu kartu dirasa belum cukup, Anda menerima tawaran dari sales bank untuk membuat satu kartu kredit lagi. Akhirnya, utang-utang tersebut makin menjerat kita.

    Pada dasarnya, kesalahan dalam menggunakan kartu kredit berawal dari pertama kali Anda membuat kartu tersebut.

    1. Membawa lebih dari satu kartu di dompet.

    Kemungkinan untuk berbelanja lebih besar karena Anda merasa di-support oleh kartu yang berbeda. Padahal, dengan menggunakan banyak kartu Anda menjadi lebih sulit melacak pengeluaran Anda. Bila Anda mulai merasa berat dengan tagihan kartu kredit, lebih baik simpan saja kartu kredit di laci lemari Anda hingga tagihan benar-benar lunas.

    2. Meningkatkan limit kartu kredit, namun jarang menggunakannya.

    Sales kartu kredit kini sering menjual data base-nya ke pihak lain sehingga Anda sering kali menerima telepon dari berbagai bank yang menawarkan produknya. Seharusnya, Anda marah karena data Anda diperjualbelikan. Alih-alih, Anda malah terbujuk rayuan sales tersebut dengan menerima kartu baru dengan limit Rp 200 juta. Padahal, Anda hanya traveling saat mudik hari raya, Anda bukan tipe yang senang fine dining, belanja pun lebih sering kalap saat berada di factory outlet. Percayalah, bila kartu tersebut tak pernah dimanfaatkan, Anda hanya akan kerepotan menerima telepon dari pihak sales yang terus-menerus menawarkan program. Sampai ketika Anda tak bisa lagi menghindar, akhirnya Anda terpaksa menerima program yang tak Anda butuhkan itu.

    3. Hanya membayar minimum payment.

    Anda memiliki lebih dari tiga kartu kredit dan masing-masing jumlah tagihannya sama dengan gaji Anda. Katakan saja gaji Anda Rp 5 juta per bulan. Berarti tagihan ketiga kartu kredit Anda mencapai Rp 15 juta, dengan pembayaran minimum total sekitar Rp 1,5 juta. Bila setiap bulan Anda hanya sanggup membayar minimum payment ini, hitung saja berapa lama utang Anda akan lunas. Anda masih harus membayar interest sekian persen, yang nanti justru akan menambah jumlah tagihan Anda. Artinya, Anda harus membayar utang yang tidak Anda lakukan.

    Karena itu, bayarlah utang Anda lebih dari jumlah minimum yang harus dibayarkan. Setidaknya, 30 persen dari jumlah tagihan. Bila mendapat bonus, prioritaskan untuk melunasi utang Anda lebih dulu.

    4. Terlambat membayar kartu kredit.

    Selain terkena denda, Anda juga masih harus membayar bunga. Cara terbaik membayar kartu kredit adalah dengan membayar secara balance tagihan Anda sebelum tanggal penagihan. Sebab jika Anda membayar pada jeda waktu di antara transaksi belanja dan tanggal penagihan, Anda belum akan dikenakan bunga kartu kredit sehingga Anda akan terbebas dari bunga karena sudah membayar lunas kartu kredit sebelum tagihan dicetak.

    5. Mengambil pinjaman tunai untuk membayar kartu kredit.

    Hal ini sama saja dengan prinsip gali lubang tutup lubang. Anda melunasi utang dari satu tempat dengan berutang dari pihak lain. Ingat, bank umumnya memberikan pinjaman tunai dengan bunga yang cukup tinggi (di bank swasta asing, pinjaman di bawah Rp 25 juta dikenakan bunga di kisaran 27,5 persen (cicilan 36 bulan) hingga 36,54 persen (cicilan 12 bulan) per tahun. Utang Anda tak pernah lunas, dan Anda malah harus membayar sesuatu yang tidak Anda belanjakan.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    tomiero Post Hunter Veteran

    Joined:
    Oct 29, 2008
    Messages:
    3,464
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +7,234 / -0
    pindah lifestyle ya..lebih cocok di situ :em0100:

    cari pertamax di pom bensin bos
     
  4. Offline

    Selie Beginner Members

    Joined:
    Jul 21, 2009
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +40 / -0
    oke gan..... thx, nice inpo....


    sayang ga punya credit card....

    credit card : syetan....
     
  5. Offline

    tydushikari Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 29, 2009
    Messages:
    614
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +9,024 / -0
    dulu sempet pegen bikin cc

    tapi pas diliat2 jadi males amat, palingan dipake buat bli2 barang di internet....

    kalo kebutuhan sehari2 cukup pake kartu debet aja....
     
  6. Offline

    tydushikari Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 29, 2009
    Messages:
    614
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +9,024 / -0
    sori...repost

    jadi intinya mending pake kartu debet
     
    Last edited: Oct 1, 2009
  7. Offline

    NuRaider Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,866
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,517 / -0
    hari gini masih ada yang cari pertamax.. :haha:

    waduh gw pake 2 dan musti hati2 ni supaya ga kebablasan..

    Yang penting kontrol diri aja.. :awas:
     
  8. Offline

    krfor Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 12, 2008
    Messages:
    118
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +110 / -0
    Gw setuju ama bokap gw yang ga pernah mau punya kartu kredit karena itu

    adalah lingkaran setan cui...
     
  9. Offline

    gautama96 Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 7, 2009
    Messages:
    49
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    kartu kredit cukup membantu juga kok kalau dipergunakan dengan bijak, tapi memang godaan untuk tidak bijak lebih kuat
     
  10. Offline

    kazzel Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 6, 2009
    Messages:
    702
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +249 / -0
    Mending g pake daripada kebanyakan utang:takut:
     
  11. Offline

    saint_xaver Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 28, 2009
    Messages:
    346
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +17 / -0
    g mau pake kartu kredit, sistem yg mengerikan, klo dah telat bayar apalagi bayar bunganya ngeri banget, ckckck
    harus teliti banget klo mau memakai klo g mau sampe kena salah ky gt.
    nice info...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.