1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Other Kematian ADOLF HITLER

Discussion in 'History and Culture' started by ihatetomatoes, Feb 27, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ihatetomatoes Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    162
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +500 / -0
    Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.
    Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut.
    Itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.
    Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua.
    Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia.

    Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku 'Bariloche Nazi', Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960.

    Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

    Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina.

    Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times -- Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

    Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.

    Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib.

    Makam NAZI di pedalaman Amazon


    ***
    Sebuah artikel mengejutkan telah lama beredar di sejumlah mailing list dan laman jejaring sosial. Artikel itu berisi versi lain cerita kematian diktator Jerman, Adolf Hitler. Dikatakan Hitler meninggal di Indonesia.

    Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar.

    Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

    Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya

    Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

    Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

    Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

    Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

    Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler.

    Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

    Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. "Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf."

    Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch.

    Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) -- yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman.

    Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi.

    "Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana.

    Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, "ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali."

    Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya 'Dolf', yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

    Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya.

    Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

    Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

    Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro. termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

    Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

    Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

    "Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

    Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

    Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

    Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. "Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia," kata dia.

    Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat 'sang Fuhrer' terus jadi misteri.

    [​IMG]
    :yareyare: :piss:
    sumber : http://www.matabumi.com/berita/mist...ternyata-dia-kabur-dan-meninggal-di-indonesia
     
    • Like Like x 4
    • Thanks Thanks x 4
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    r3dchick3n Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 1, 2009
    Messages:
    673
    Trophy Points:
    191
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +23,750 / -0
    whoa...:tkp3::tkp3:

    dlm cerita laen, disebutkan pula bahwa mesin ketik yg dipake bwt bikin naskah Proklamasi Kemerdekaan RI, mrpkan rampasan dari kapal NAZI Jerman yg "mampir" ke Indonesia.

    Hmm, bisa jadi, sbnrnya waktu itu, sang Fuhrer ada di kapaL tersebut....:malu2::malu2:
     
  4. Offline

    sting14 Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 19, 2008
    Messages:
    5,972
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +15,615 / -0
    gw baca artikle di koran dan idws..
    ada yang menyebutkan makam hitler di temukan di ngagel surabaya jatim..

    kalo ga salah inisialnya Dr. Posh...
     
  5. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    berarti benar bahwa sejarah telah direkayasa

    orang orang yg percaya teori konspirasi ternyata benar
    hitler mati bukan karena bunuh diri
     
  6. Offline

    ihatetomatoes Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    162
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +500 / -0
    barusan liat di tivi ada juga tuh beritanye..
    :piss: namanye ane lupa..
    bkan Dr.Posh,ane juga lupa inisialnye tadi:piss:
     
  7. Offline

    Zeroone Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 31, 2009
    Messages:
    103
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +25 / -0
    Bukanlah tidak mungkin seorang pemimpin komunis nazi bisa lari ke indonesia.
    Apabila itu benar hitler meninggal di surabaya, maka menjadi aib besar bagi bangsa Amerika(ketauan belangnya).
    Sejujurnya sih, amerika juga negara nga bener juga. Mao dibilang adolf nga bener juga nga, mao dibilang amerika bener juga nga.
     
  8. Offline

    nununu Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 24, 2010
    Messages:
    2,088
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +198 / -0
    wah, kalo makamnya ditemukan di Indonesia ini jadi penemuan besar.
    lalu gimana ?
    mau dibuatkan patungnya di deket makamnya ? kayak Obama ?
     
  9. Offline

    The_Next Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 23, 2009
    Messages:
    1,123
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +673 / -0
    Kittler ada dimana-dimana :haha:

    Awas lho.. dia bisa gentayangan... Yang benar yang mana nih bro :???:
    Kok wartawannya banyak bgt..:hot:

    Hari ini panas bgt..
     
  10. Offline

    deVnyx Post Hunter Veteran

    Joined:
    Jun 5, 2007
    Messages:
    2,917
    Trophy Points:
    171
    Ratings:
    +1,687 / -0
    wohohoho...

    mangstab nih infonya...

    penasaran.... emank hitler benernya mate di mana yah...
     
  11. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    bukti bahwa konspirasi dalam sejarah itu ada bro

    ga mungkin kan? orang gede sekaliber hitler bunuh diri
    untuk jadi seorang pemimpin apalagi seorang fuhrer, pasti dia sudah lewatin banyak rintangan, ga mungkin hanya karena dikepung dia di bunuh diri

    orang penting itu pasti punya rute rahasia buat kabur kalau menghadapi saat saat genting

    ga mungkin ga ada
    bung karno aja punya
     
    • Thanks Thanks x 1
  12. Offline

    ladai Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 31, 2009
    Messages:
    417
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +301 / -0
    Setidak2nya "keinginan" Hitler supaya mayatnya tidak dipertontonkan dan dipermalukan di depan publik jadi kenyataan... Enggak kayak Mussolini yg digantung terbalik di tengah kota....
     
  13. Offline

    Ntungntung_cool Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 4, 2010
    Messages:
    289
    Trophy Points:
    82
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +106 / -0
    Kematian Hitler hingga saat ini mungkin masih menjadi misteri. karena sewaktu bunuh diri dan tengkoraknya di temukan di Berlin, ntah kenapa Russia tdk mau membuka penyelidikan bersama sekutu mengenai tengkorak Hitler dan Eva B. gw masih inget tahun 1988 di koran kompas di beritakan banyak petinggi Nazi dan SS melarikan diri ke Amerika selatan (di beritakan juga Hitler ada dalam rombongan tsb), karena setelah Nazi kalah memang banyak petinggi Nazi dan SS yg melarikan diri lewat jalur diplomatik Vetican (yg memiliki kekebalan diplomatik pd saat pencarian oleh sekutu). tapi sampai saat ini rumor Hitler meninggal di south america masih juga rumor karena tidak ada nya bukti2 otentik mengenai jasad apalagi tengkoraknya.
     
  14. Offline

    nurend Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    6,972
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +65,606 / -0
    masih ada keturunan hitler ga?
    misal dari 'eva braun' yg balik ke jerman atau orang sunda yg jadi istrinya?
    tinggal tes DNA aja ama sisa kerangka di kuburan2 yg diduga makam Hitler

    tinggal liat mana yg cocok
    kan beres masalah
     
  15. Offline

    revenand Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 3, 2008
    Messages:
    236
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +169 / -0
    sejarah tanpa konspirasi memang kurang menarik ya! Palagi kalo semakin ditelisik, semua sejarah yang tertulis dalam buka tidak semuanya riil, melainkan oplasan untuk menutupi hal yang tidak ingin diketahui!
    Cukup menarik membaca kematian fuhrer ini, palagi nama indonesia pun di sebut! kalo diliat2 se emang kyaknya masuk akal kalo hitler lari sampe indonesia. soalnya ditemukan beberapa buku bahwa ada kaum jerman keturunan nazi yg menetap di indonesia! kalo ga salah ada makamnya gtu de! cuman lupa dmana! nanti coba ane post de!
     
  16. Offline

    audeh Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    1,648
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,093 / -0
    Hitler Meninggal Di surabaya

    Kalau ada yang menyimpan artikel koran klip dari "Pikiran Rakyat" tahun 1983, ada sebuah artikel menarik yang ditulis oleh Dokter Sosrohusodotentang pengalamannya bertemu dengan dokter Jerman tua bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar pada tahun 1960.

    Dokter Jerman tua memimpin rumah sakit terbesar di pulau pada waktu itu.
    Artikel mendapat begitu banyak perhatian orang, bahkan sinis dan kutukan.Cerita yang menarik dari artikel itu sendiri tidak mengenai karya Dr Poch di rumah sakit tetapi, itu adalah kesimpulan akhir dari artikel yang membuat setiap orang yang membacanya tertarik.

    Dokter Sosro terang-terangan menyatakan bahwa dokter Jerman tua yang ia bertemu dan berbicara dengan adalah Adolf Hitler mantan diktator Jerman yang memulai Perang Dunia II.
    Dia menyebutkan bukti seperti; dokter Jerman tidak bisa berjalan dengan normal lagi, ia selalu menyeret kaki kirinya ketika ia berjalan.Tangan kirinya selalu gemetar, dia memiliki kumis seperti Charlie Chaplin dan kepala botak.

    [​IMG]

    Kondisi yang mirip dengan Hitler di usia tua, karena ditemukan dalam semua buku yang menceritakan tentang otobiografi Hitler (terutama pada hari-hari terakhir hidupnya), atau pengakuan Sturmbannführer Heinz Linge mantan ajudan Hitler. Ada banyak bukti lain yang disebutkan oleh Dr Sosro untuk mendukung pemikirannya.

    Dr Sosro's iman yang dibangun sejak tahun 1960 tetap kuat dan tidak berubah bahkan sampai hari ini.Dia bahkan lebih pasti setelah ia memperoleh bukti-bukti lain yang mendukung temuan-Nya. "Semakin banyak orang terhadap saya, semakin aku bahkan akan bekerja lebih keras untuk mencari bukti-bukti lain". Kata dokter yang lahir di Gundih, Jawa Tengah pada tahun 1929 ketika ia bertemu di rumahnya di Bandung.
    Kalau kecurigaan itu benar, Dr Poch dan istrinya kemudianAdolf Hitler dan Eva Braun. Ketika Dr Sosro berbicara dengan Dr Poch pada tahun 1960 ia 71 tahun, sebagaimana sejarah mencatat bahwa Hitler lahir pada 20 April 1889.

    Poch dokter juga sangat misterius, ia tidak memiliki sertifikat Hak Guna Software Dokter sama sekali dan tampak seperti ia tidak mengerti masalah medis, kata Dr Sosro yang lulus dari Fakultas KedokteranUniversitas Indonesia yang ditugaskan di Pulau Sumbawa Besar ketika ia bekerja di rumah sakit kapal "Hope".

    Ketika ia pertama kali ditugaskan ke Pulau Sumbawa Besar dan bertemu dengan dokter Jerman tua dan istrinya, kecurigaannya adalah murni kebetulan.Namun kecurigaannya kemudian tumbuh menjadi keyakinan bahwa Dr Poch dan istrinya Hitler dan istrinya Eva Braun.

    [​IMG]

    Dr Sosro terus beberapa ceramah yang kebanyakan membantu kepadanya.Perhatian pada literatur tentang Hitler tumbuh besar dan setiap kali dia melihat gambar Hitler semakin dia yakin bahwa Dr Poch adalah Hitler. Ini terjadi pada 1960, dia sudah sejak lama meninggalkan Pulau Sumbawa Besar selama 20 tahun.

    Suatu hari salah satu keponakannya membawakan 15 edisi 1980majalah Zaman.Dalam majalah, ada sebuah artikel yang ditulis oleh Heinz Linge, mantan ajudan Hitler dengan judul "Real Life Story From The Last Days of a Dictator", yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Budi Cobalah Satria.
    Pada halaman 59 Linge menceritakan kisah tentang bunuh diri Hitler dan Eva Braun, yang tubuh mereka kemudian dikremasi. Dalam artikel Linge juga mengatakan tentang Hitler 's kondisi fisik pada saat itu; "beberapa orang di Jerman mengetahui bahwa Fuhrer menyeret kaki kirinya ketika ia berjalan; penglihatannya yang mulai kabur, rambut tidak tumbuh lagi kemudian, seperti perang berkecamuk dan Jerman semakin kalah, Hitler menderita saraf stiffs ".

    Ketika ia membaca artikel Dr Sosro menyadari bahwa gejala fisik yang mirip dengan apa yang ia lihat dan ditemukan dengan dokter Jerman yang lama. Dia menjadi lebih yakin setelah ia membaca buku biografi Hitler. "Mereka semua sama", kata ayah empat anak.

    Dalam artikel Heinz Linge juga mengatakan bahwa Hitler tangan kiri mulai menderita getaran pada saatpertempuran Stalingrad (1942 -1943) yang membawa bencana bagi tentara Jerman, dan Hitler menghadapi kesulitan untuk menyembuhkan tremor. Pada akhir artikel Linge menulis bahwa, "Aku senang bahwa Hitler makam dan tubuh tak pernah ditemukan".

    Dr Sosro kemudian mengingat beberapa percakapan antara dirinya dan Dr Poch yang keyakinan itu Hitler ketika ia mengunjungi rumahnya.Ketika dokter tua bertanya tentang pemerintahan Hitler ia memuji itu. Dia juga mengatakan tidak ada yang terjadi di Auschwitz, kamp konsentrasi yang terkenal di mana orang-orang Yahudi terbunuh.

    Dr Sosro berkata, "ketika saya bertanya tentang kematian Hitler, dia mengatakan bahwa dia tidak tahu karena pada waktu seluruh kota Berlin ada di kekacauan, dan semua orang mencoba melarikan diri dan menyelamatkan diri."Antara percakapan, Dr Poch mengeluh tentang getaran di tangan kirinya. Dr Sosro kemudian memeriksa ulnaris saraf. Tidak ada yang terjadi, hal yang sama ketika ia memeriksa tenggorokan. Dia membuat kesimpulan bahwa Dr Poch hanya menderita parkinson karena dia sudah sangat tua.

    Apa yang membuat Dr Sosro terkejut adalah ketika ia mengkonfirmasi prediksi bahwa Dr Poch menderita trauma psikologis. Ketika ditanya kapan gejala ini muncul, Dr Poch meminta istrinya dalam bahasa Jerman. Di mana dia menjawab,"Hal ini terjadi ketika tentara Jerman dikalahkan dalam pertempuran di dekat Moskow. Ketika Goebbels memberitahu Anda tentang bahwa Anda memukul meja berulang kali ".
    Apa yang berarti sekitar Goebbels adalah Joseph Goebbels menteri propaganda Jerman yang dikenal setia dan tertutup untuk Hitler. Istrinya juga menyebut Yesus beberapa kali dengan "Dolf", yang mungkin nama pendek Adolf.

    Setelah menerima banyak mengejek karena artikel, kehendak-Nya untuk memecahkan kasus ini semakin berani. Dia mengaku ia menerima informasi dari Pulau Sumbawa Besar bahwa Dr Poch telah meninggal di Surabaya. Beberapa tahun sebelum ia meninggal istrinya meninggalkan dia dan kembali ke Jerman. Dr Poch kemudian menikah lagi dengan Mrs S, seorang wanita sunda dari Bandung Jawa Barat, seorang pegawai kantor pemerintah daerah aa di Pulau Sumbawa Besar.

    Untuk menemukan alamat Mrs S yang sudah kembali ke Bandung tidak mudah dilakukan, kata Dr Sosro. Namun akhirnya ada seseorang yang bersedia memberikan alamatnya. Dia tinggal di daerah Babakan Ciamis. Pada awalnya Mrs S tidak bersedia terbuka mengenai hal ini.

    Namun, setelah terus perlahan-lahan membujuk, ia kemudian bersedia untuk berbicara tentang almarhum suaminya. Dia memberikan kepada Dr Sosro semua dokumen tertulis milik suaminya termasuk foto pernikahan mereka, lisensi mengemudi yang telah Dr Poch sidik jari di atasnya. Dari Mrs S diketahui bahwa Dr Poch meninggal pada tanggal 15 Januari 1970 at 19,30 am di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung. Ia dimakamkan keesokan harinya di desa Ngagel. Ia berusia 81 tahun ketika ia meninggal.

    Dalam salah satu dokumen tertulis ada satu buku saku usang yang mendukung iman selama ini. Di dalam notebook ada ratusan nama-nama asing yang tinggal di berbagai negara di seluruh dunia, ada juga tulisan-tulisan tangan yang sulit untuk dibaca. Dalam bagian lain dari buku catatan ada tulisan steno tangan, semua itu di Jerman. Meskipun tidak ada nama yang dimiliki notebook ini menunjukkan, diyakini milik mendiang suami Mrs S Dr Poch.

    Pada sampul buku catatan ada 2 kode; KepaD JR tidak. 35.637 dan 35.638,setiap angka yang ditandai dengan simbol biologis laki-laki dan perempuan."Karena itu, kemungkinan besar bahwa notebook ini milik dua orang, yang saya percaya adalah Hitler dan Eva Braun", kata Dr Sosro.
    Negara, alamat dan nama seratus ditulis dalam buku catatan, beberapa negara-negara tersebut adalah Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet.Dalam salah satu halaman ada tulisan jika diterjemahkan berarti: Organisasi buronan. Mr Oppenheim menggantikan Nyonya Kruger. 79 A / 1.Biaya perjalanan ke Amerika Selatan (Argentina).

    Di notebook juga ada satu nama yang sering disebutkan dalam sejarah mantan buronan Nazi, yang adalah Prof Dr Draganowitch, juga ditulis Draganovic. Bawah nama Draganovic ada tertulis Imigration Delegasi argentina da Europa - Genua Val Albaro 38. Terpisah di bawah itu, ada tertulis Vatikan. Dalam halaman lain disebutkan Draganovic, Kroasia, Roma melalui Tomacelli 132.

    Majalah Intisari pada edisi Oktober 1983 disebutkan tentang alamat Val Albaro dalam sebuah artikel tentang Klaus Klaus Barbie atau Altman mantan anggota Gestapo, polisi rahasia Nazi. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa Draganovic memiliki hubungan dekat dengan Vatikan Roma. Klaus Barbie ia membantu melarikan diri dari Jerman ke Argentina. Pada 1983, Klaus Barbie telah diekstradisi dari Bolivia ke Prancis, negara yang menghukum mati pada tahun 1947.

    "Masih banyak alamat dalam buku ini bahwa saya tidak berhasil memahami relevansinya dengan gerakan Nazi. Aku harus benar-benar hati-hati mengenai hal ini karena melibatkan banyak negara. Aku masih harus bekerja sangat keras untuk menemukan semua koneksi. Aku yakin nama-nama dalam notebook ini adalah buronan Nazi "; kata Dr Sosro.

    Ia mengaku bahwa ia kesulitan dalam menerjemahkan tulisan tangan normal steno bahasa atau tulisan tangan. Ketika ia meminta bantuan kepada penerbit buku steno Jerman ia menerima jawaban bahwa tulisan tangan steno di notebook Jerman tua yang belum digunakan selama lebih dari enam puluh tahun, sehingga sangat sulit untuk diterjemahkan. Namun, penerbit berjanji untuk menemukannya steno Gabelsberger ahli penerjemah. Kemudian ada balasan dari Jerman ke surat bersama dengan steno terjemahan bahasa Jerman secara berkala. Dr Sosro kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Judul dari tulisan-tulisan dalam catatan lebih atau kurang informasi singkat mengenai masing-masing sekutu dan perburuan oleh otoritas lokal pada tahun 1946 Salzburg, Austria.

    Dalam buku catatan itu disebutkan, "Kami, saya dan istri saya di Salzburg, 1945". Itu tidak mengatakan secara spesifik siapa yang "kita". Dalam notebook ini juga disebutkan pasangan tersebut diburu oleh CIC (layanan intelijen Amerika Serikat). Dasarnya itu adalah cerita tentang pasangan yang sudah menikah dikejar & diburu oleh aparat keamanan.

    Ada banyak singkatan ditulis dalam huruf besar yang menunjukkan rute pelarian kronologis pasangan ini, yang B, S, G, J, B, S, R. "Singkatan ini adalah kebiasaan Hitler ketika dia membuat catatan, sama persis seperti yang saya pernah membaca literatur lain ", kata Dr Sosro. Rute penyelamatan diri ini ditafsirkan oleh Dr Sosro sebagai; B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Beograd), S (Sarajevo), R (Roma).

    Dr Sosro menjelaskan bahwa Roma adalah kota Eropa terakhir di rute penyelamatan diri. Setelah itu, mereka melarikan diri dari benua ke tempat terpencil yang Besar Sumbawa Island, Indonesia. Dia mengutip salah satu tulisan steno di notebook: "Pada hari pertama Desember kami harus meninggalkan R untuk menerima surat paspor, dan kami berhasil meninggalkan Eropa". Dr Sosro berkata, "Ini sama dengan data yang ditemukan di Dr Poch paspor yang menyebutkan bahwa paspor dengan nomor 2624/51 diberikan di Roma. Notebook juga memiliki ratusan alamat, dengan nama Draganovic terhubung ke Roma.

    Tentang Berlin dan Salzburg ia menjelaskan dengan mengutip dari majalah Zaman edisi 14 Mei 1984. Dikatakan, sejarah mencatat bahwa pada tahun 1945, sebuah pesawat yang membawa surat-surat rahasia Hitler itu jatuh di timur Jerman. "Ini juga menunjukkan rute pelarian mereka", katanya lagi.

    [​IMG]

    yang disebutkan oleh Dr Sosro sebagai istri kedua Dr Poch? Dia mengatakan kepada Dr Sosro bahwa suatu hari ia melihat suaminya mencukur kumisnya seperti kumis Hitler.Ketika ia bertanya tentang hal itu, suaminya berkata kepadanya bahwa dia adalah Hitler dan berkata, "Jangan bilang siapa-siapa". Setelah membaca dan mendengarkan penjelasan Dr Sosro, ada sedikit hubungan antara satu sama lain. Namun masih terdapat banyak pertanyaan yang perlu ditanyakan kepadanya.

    Dr Sosro bahkan sudah membuat semacam buku disertasi yang menceritakan semua pendapatnya tentang Hitler dilengkapi dengan beberapa foto yang ia dapatkan dari Mrs S. Buku ini juga menceritakan pengalaman pribadinya setelah ia lulus dari Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia sampai dia ditugaskan di Bima, Kupang dan Sumbawa Besar. Dia telah mengusulkan karyanya untuk banyak penerbit tetapi masih belum menerima jawaban. "Saya tidak berniat melakukan ini semua karya-karya ini,saya hanya ingin menunjukkan bahwa Hitler meninggal di Indonesia",ujarnya tegas.

    Dr Sosro bukan satu-satunya orang yang memiliki teori tentang Hitler kabur dari Jerman ke negara lain, ada juga beberapa orang di dunia ini yang telah memberitahukan hal ini kepada media massa. Ada perubahan teori ini ada, karena ketika Hitler dan Eva Braun meninggal pada tahun 1945, tidak ada mayat yang dapat digunakan sebagai bukti.

    Ini adalah pekerjaan bagi para ahli di bidang ini untuk mengungkap segala sesuatu termasuk dokumen-dokumen legalitas yang dimiliki oleh Dr Sosrohusodo, Nyonya S dan makam di Ngagel yang disebut sebagai makam Dr Poch. Mungkin ahli forensik dapat memberikan penjelasan dengan melakukan penelitian DNA pada tulang. Itu semua kembali ke niat baik dari semua pihak.


    Sori kalo repost, silahkan bilang gw atau hubungi momod setempat :maaf:
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 2
  17. Offline

    DelQ Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    Repost sih sebenernya. Cuman inet lagi lambat, males ane mo search thread terdahulunya. wkwkwkwkkkk...
    Yg bawah ane moga2 mo nyariin. Hehe...
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  18. Offline

    audeh Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    1,648
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,093 / -0
    owh repost yah :kecewa:
    yo wes nunggu buktinya dlu nanti gw closed.
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  19. Offline

    DelQ Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    411
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    Ini nih, http://www.indowebster.web.id/showthread.php?75440
    Agak2 beda sih, tp intinya sama... Ga tau dah dianggep repost ato ngga.
    Apa kata si momod ato mimin yg baca aja...
    :piss:
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  20. Offline

    raynz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 10, 2008
    Messages:
    849
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +14,759 / -0
    jangan diclosed, di merged aja,, beda ko, walau intinya sama,,
    anggap menjadi khasanah pengetahuan dengan sudut pandang berbeda,,

    ane ga bisa ngomong apa2 soal ini
    secara harian rakyatnya juga belum liat edisi aslinya,,
     
  21. Online

    auli123 Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 2, 2008
    Messages:
    9,196
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +16,154 / -0
    oke gw merge aja ya
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.