1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Karbon Monoksida

Discussion in 'Science and Technology' started by MorningDawn, Aug 9, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    MorningDawn Beginner Members

    Joined:
    Feb 22, 2010
    Messages:
    393
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +48 / -0
    Pertama-tama sori kalo:repost:, langsung di del aja ya om mod....




    Karbon monoksida, rumus kimia CO, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Ia terdiri dari satu atom karbon yang secara kovalen berikatan dengan satu atom oksigen. Dalam ikatan ini, terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen.
    Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempurna dari senyawa karbon, sering terjadi pada mesin pembakaran dalam. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. Karbon dioksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan karbon dioksida. Walaupun ia bersifat racun, CO memainkan peran yang penting dalam teknologi modern, yakni merupakan prekursor banyak senyawa karbon.

    Karbon monoksida, walaupun dianggap sebagai polutan, telah lama ada di atmosfer sebagai hasil produk dari aktivitas gunung berapi. Ia larut dalam lahar gunung berapi pada tekanan yang tinggi di dalam mantel bumi. Kandungan karbon monoksida dalam gas gunung berapi bervariasi dari kurang dari 0,01% sampai sebanyak 2% bergantung pada gunung berapi tersebut. Oleh karena sumber alami karbon monoksida bervariasi dari tahun ke tahun, sangatlah sulit untuk secara akurat menghitung emisi alami gas tersebut.
    Karbon monoksida memiliki efek radiative forcing secara tidak langsung dengan menaikkan konsentrasi metana dan ozon troposfer melalui reaksi kimia dengan konstituen atmosfer lainnya (misalnya radikal hidroksil OH-) yang sebenarnya akan melenyapkan metana dan ozon. Dengan proses alami di atmosfer, karbon monoksida pada akhirnya akan teroksidasi menjadi karbon dioksida. Konsentrasi karbon monoksida memiliki jangka waktu pendek di atmosfer.
    CO antropogenik dari emisi automobil dan industri memberikan kontribusi pada efek rumah kaca dan pemanasan global. Di daerah perkotaan, karbon monoksida, bersama dengan aldehida, bereaksi secara fotokimia, meghasilkan radikal peroksi. Radikal peroksi bereaksi dengan nitrogen oksida dan meningkatkan rasio NO2 terhadap NO, sehingga mengurangi jumlah NO yang tersedia untuk bereaksi dengan ozon. Karbon monoksida juga merupakan konstituen dari asap rokok.

    Karbon monoksida pertama kali dihasilkan oleh kimiawan Perancis de Lassone pada tahun 1776 dengan memanaskan seng oksida dengan kokas. Dia menyimpulkan bahwa gas yang dihasilkan adalah hidrogen karena ketika dibakar ia menghasilkan lidah api berwarna biru. Gas ini kemudian diidentifikasi sebagai senyawa yang mengandung karbon dan oksigen oleh kimiawan Inggris William Cumberland Cruikshank pada tahun 1800.
    Sifat-sifat CO yang beracun pertama kali diinvestigasi secara seksama oleh fisiolog Perancis Claude Bernard sekitar tahun 1846. Dia meracuni beberapa anjing dengan gas tersebut, dan mendapatkan bahwa darah anjing-anjing tersebut berwarna lebih merah di seluruh pembuluh darah.

    Karbon monoksida sangatlah beracun dan tidak berbau maupun berwarna. Ia merupakan sebab utama keracunan yang paling umum terjadi di beberapa negara. Paparan dengan karbon monoksida dapat mengakibatkan keracunan sistem saraf pusat dan jantung. Setelah keracunan, sering terjadi sekuelae yang berkepanjangan. Karbon monoksida juga memiliki efek-efek buruk bagi bayi dari wanita hamil. Gejala dari keracunan ringan meliputi sakit kepala dan mual-mual pada konsentrasi kurang dari 100 ppm. Konsentrasi serendah 667 ppm dapat menyebabkan 50% hemoglobin tubuh berubah menjadi karboksihemoglobin (HbCO). Karboksihemoglobin cukup stabil, namun perubahan ini reversibel. Karboksihemoglobin tidaklah efektif dalam menghantarkan oksigen, sehingga beberapa bagian tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Sebagai akibatnya, paparan pada tingkap ini dapat membahayakan jiwa. Di Amerika Serikat, organisasi Administrasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja membatasi paparan di tempat kerja sebesar 50 ppm.
    Mekanisme bagaimana karbon monoksida mengakibatkan efek keracunan belum sepenuhnya dimegerti, namun hemoglobin, mioglobin, dan sitosom oksidase mitokondria diduga terkompromi (compromised). Kebanyakan pengobatan terdiri dari pemberian 100% oksigen atau terapi oksigen hiperbarik, walaupun pengobatan ini masih kontroversial. Keracunan karbon monoksida domestik dapat dicegah dengan menggunakan detektor karbon monoksida.


    Sumber dari : sini



    Kalo gak berkenan jangan di :bata: yah...
    Nah, kalo yang berkenan boleh:thx::grp:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    jendul08 Beginner Members

    Joined:
    Nov 17, 2009
    Messages:
    205
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +224 / -0
    yaaa,.. mau gimana lagi gan..
    CO udah terlalu banyak kita hirup sih, sehari2 kita pasti secara ga langsung menghirup gas yang dihasilkan oleh knalpot kendaraan,..
    apalagi ditambah merokok.. :rokok:

    yaa panteslah makin sini makin banyak yang meninggal muda. :muntah1:
     
  4. Offline

    thefallen Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 24, 2009
    Messages:
    49
    Trophy Points:
    7
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5 / -0
    seharusnya pabriknya tuh yang ditutup, bukan perokoknya dilarang ya gk, kan gk ada pembeli klo gk ada penjual...
     
  5. Offline

    nakamura197 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 30, 2009
    Messages:
    552
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +499 / -0
    dilematis memang satu pihak pabrik tersebut memperkerjakan banyak tenaga yang kalo ditutup mereka kehilangan pekerjaan dan juga skrg banyak lahan2 yang sudah beralih fungsi, kalo tetep dibuka, ngeracunin banyak generasi muda, embel2 disamping rokok gak bisa mempengaruhi orang
    Kembali lagi ke CO, jumlah ppm yang dihasilkan olah kendaraan umum jauh lebih besar dibandingkan rokok dan pabriknya, CO dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna yang melibatkan karbon dan oksigen, senyawa karbon didapatkan dari bahar bakar yang dipergunakan untuk menggerakkan mesin
    menurut penelitian, tidak ada satu mesinpun didunia ini yang menghasilkan efisiensi sampai 100%, paling maksimal hanya 90%, mesin2 mobil dan motor, memiliki efisiensi atara 40 - 50%, jadi bisa dibayangkan hasil gas CO yang keluar dari knalpot mobil2 tersebut
    Gas CO memiliki sifat yang beracun, bahkan tingkat reaksinya lebih tinggi ketimbang oksigen, jadi wajar aja ketika kita menghirup udara diluar, trus rada pusing, karena banyak gas CO yang secara tidak sengaja terhirup oleh kita
     
  6. Offline

    onefineday Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    570
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +24,124 / -0
    yang ngganggap ini kayaknya orang-orang yang tidak merokok yah,...
    kalo perokok, mana mau nyebut karbon monoksida polutan hahaha...
    :piss:
     
  7. Offline

    Hiei Beginner Members

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    213
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +3 / -0
    makanya , tinggal di desa :hehe:
     
  8. Offline

    sakuyaizayoi Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 10, 2010
    Messages:
    666
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +2,687 / -0
    > Karbon monoksida sangatlah beracun dan tidak berbau maupun berwarna
    udah banyak contoh kejadiannya di ancol,
    pas lagi ***** di dlm mobil tiba2 pingsan trus mati:em0100:
     
  9. Offline

    rahmat_5F Beginner Members

    Joined:
    Sep 17, 2009
    Messages:
    212
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +623 / -0
    ahaha iya juga gan, tapi klo menurut ane sih sah2 aja ngerokok asal jangan deket2 ane :hahai:
     
  10. Offline

    MorningDawn Beginner Members

    Joined:
    Feb 22, 2010
    Messages:
    393
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +48 / -0
    ane lebih setuju sama bro nakamura...
    kalo pabrik rokok ditutup, banyak angka pengagguran...
    jadi lebih baik perokok nya aja yang dilarang...

    sorry, no offense buat yang ngerokok... :piss:
     
  11. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,561 / -1
    yang lebih berbahaya lagi klo karbon monoksida sudah bereksi dengan air di udara...
    maka hasilnya bisa hujan asam dan bersifat merusak..
     
  12. Offline

    aareza Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 6, 2010
    Messages:
    759
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +142 / -0
    bukan perokok yg harus dipersalahkan, tapi budaya ngrokok yg harus disalahkan.
    tutup tuh pabriknya jadi jumlah perokok bener2 ditekan.
     
  13. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,561 / -1
    nanti yang punya pabriknya bangkrut dong.. :lol:

    masalah perokok dengan pabriknya adalah masalah dilematis bro..
     
  14. Offline

    Sniper_king Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 25, 2011
    Messages:
    1,286
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3,547 / -0
    setau ane klo gas CO bereaksi di udara dan bereaksi lagi dengan air hujan itu berbahaya

    bisa menyebabkan hujan asam klo gak salah :bloon:
     
  15. Offline

    luniaz39 Silent Reader Members

    Joined:
    May 10, 2011
    Messages:
    14
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    haduh sejak kapan rokok ngasilin CO yg sigifikan.. ada juga kalo dia ngasislin CO, yg ngereoko duluan langsung mati...(kontan belum abis sebatang juga dah pusing muntah)

    dan please2 sedikit bijak kalo nyamain asap roko sama CO, sama aja nyamain Mie instan sama sianida
     
  16. Offline

    lawrence3 Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 1, 2011
    Messages:
    96
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +6 / -0
    harusnya memang ada alat pengukur yang di taruh di tempat yang bisa dilihat oleh orang banyak, terutama di daerah yang rentan kelebihan toleransi maksimal karbon monoksida. Untuk area yang kelebihan karbon monoksida bisa di akali dengan memperbanyak tanaman yang bisa membantu menyerap karbonmonoksida...
     
  17. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,561 / -1
    hasil buangan kendaraan bermotor juga karbon monoksida..

    bahaya klo udara sudah tercemar gas ini..

    bisa sesak nafas.. :dead:
     
  18. Offline

    Di4m0nD Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 6, 2011
    Messages:
    704
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +88 / -0
    karbon monoksida kena air jadi hujan asam:bloon:
    tapi kan asap kendaraan menghasilkan CO, kok g jadi hujan asam:bloon:
     
  19. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,561 / -1
    kan bereaksi dengan air.. :swt:

    coba ajja persamaan kimia-nya.. :hmm:

    selain dengan CO juga bisa dengan Sulfur dioksida.. :iii:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.