1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Geography & Astronomy Jepang: Hidup Mahal, Mati pun Mahal

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by blacksheep, Apr 26, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,600
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,963 / -0
    Sudah bukan rahasia kalau biaya hidup di Jepang mahal banget, sampai-sampai Jepang dinobatkan menjadi negara termahal didunia. Tapi masih banyak saja yang datang ke Jepang. Buat KoKiers Jepang, saya mau tanya, sampai kapan mau tinggal di Jepang? Sebelum memutuskan tinggal terus di Jepang atau kembali ke Indonesia, harus dipikirkan matang-matang. Kenapa?? Jawab sendiri ya ...
    Kali ini saya mau membahas tentang nasibnya orang mati di Jepang. Walaupun banyak orang Jepang yang mati bunuh diri, tapi jangan anggap mati itu murah di Jepang, mahall banget.
    Umumnya orang Jepang dimakamkan secara Budha, yaitu dengan dibakar, dan abunya akan dimasukkan ke dalam sebuah pot yang terbuat dari keramik. Tempat abu ini kemudian diletakkan di nisan kuburan bersama tempat abu anggota keluarganya yang telah meninggal sebelumnya. Selain terkait masalah keagamaan, cara ini juga dilakukan karena terbatasnya tanah yang dapat dijadikan lahan pemakaman di Jepang. Orang hidup saja berdesak-desakkan, apalagi orang yang sudah meninggal.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]

    Harga sebuah tempat pemakaman di Jepang berkisar antara 2 juta yen sampai 7juta yen, lebih mahal dari harga rumah ya, terus setiap tahunnya harus membayar biaya administrasi sampai 50 ribu yen. Ck ck ck…. Harga ini belum termasuk batu nisan yang harganya sampai jutaan yen pula. Tetapi setiap keluarga hanya butuh satu nisan yang dapat dipakai turun temurun. Tapi bagi orang kaya, ada juga yang memilih untuk memiliki nisan sendiri-sendiri.
    Selain itu, upacara kematian juga tak kalah mahalnya. Keluarga orang yang meninggal akan memanggil pendeta atau biksu untuk mengurus jenazah, mulai dari kremasi, mendoakan arwah, sampai memasukkan abu ke dalam nisan. Harga yang harus dibayar mencapai 2 juta yen. Walaupun ada sumbangan dari orang yang datang melayat, tapi tetap tidak akan cukup untuk membayar semua keperluan pemakaman, apalagi pemerintah hanya memberi uang duka 50 ribu yen, saking mahalnya, orang Jepang yang bukan Kristen pun mulai beralih menggunakan rumah duka yang harganya lebih murah.
    Mungkin ada KoKiers yang bertanya, buat anak-anak apakah tarifnya dibedakan? Beda, tapi tidak terlalu jauh beda harganya. Kalau anak-anak yang meninggal dibawah umur 16 tahun, dimakamnya suka diletakkan boneka-boneka gitu, terus didepan makamnya biasanya diletakkan sesaji berupa mainan dan makanan.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]

    Jepang terkenal dengan teknologinya yang hebat banget, yang bisa menikmati teknologi tidak cuma orang yang masih hidup, yang sudah meninggal pun bisa. Mungkin bingung kan, bagaimana caranya?
    Ada system QR codes, yaitu berupa bar code yang diletakkan pada batu nisan, yang jika di scan maka akan menampilkan data-data tentang orang yang dimakamkan disitu, bisa juga menyimpan video dan foto-foto.
    Ada pula penerapan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) ke rumah pemakaman. Setelah jenazah dibakar, abunya dimasukkan ke dalam pot maka pot tersebut akan disimpan di dalam gudang. Ketika akan melakukan sembahyang untuk orang yang sudah meninggal tersebut, cukup menggunakan kartu RFID maka melalui sistim yang ada, pot tersebut akan dikeluarkan dari dalam gudang ke altar tempat persemayaman. Dan jika sudah selesai, pot tersebut akan dibawa kembali ke dalam gudang. Wahh….. lihat disini nih http://elitechoice.org/tag/nichiryoku/

    [​IMG]

    Bagaimana nasib homeless dan orang yang tidak memiliki keluarga? Siapa yang akan membiayai pemakamannya? Biasanya homeless dan orang jalanan yang meninggal dunia, kremasinya akan dibiayai oleh negara, selanjutnya abunya akan disimpan di kuil berhubung tidak diketahui dimana nisan pemakaman keluarganya. Kasihan ya, ketika meninggal arwahnya tidak bergabung dengan keluarganya.
    Nah, KoKiers Jepang. Apa sudah dipikirkan matang-matang bakalan menghabiskan sisa umur di Jepang? Terbayang kan banyaknya uang yang akan dihabiskan jika harus menyelenggarakan upacara kematian? Oops, bukan menakut-nakuti loh
    http://community.kompas.com/index.php/read/artikel/2759
     
    Last edited: Apr 28, 2009
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    nanakitaro Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 13, 2008
    Messages:
    852
    Trophy Points:
    141
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,949 / -0
    waaa baru tau gw klo di jepang kek gitu
    biasa liat didorama kek pemakaman biasa ternyta :blink: mahalnya minta ampoennnnnn

    si mbee ada keinginan buat ke jepang ye?? :D
     
  4. Offline

    Lyco Senpai Staff on Hiatus

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,672
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,697 / -0
    weh di Jepang serba mahal
    matipun biayanya mahal :swt:
    mungkin karena tanah di Jepang terbatas yah
     
  5. Offline

    Shigeru Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 20, 2009
    Messages:
    2,034
    Trophy Points:
    162
    Ratings:
    +4,333 / -0
    Swt... mati aja mahal..
    mending kalo matinya terhormat
    kalo matinya kecemplung di got terus biaya mahal kan kyknya nga banget !
     
  6. Offline

    lusiana21 Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 12, 2009
    Messages:
    142
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +24 / -0
    Wah masih mending di Indonesia dunks. masih gratis kalo dimakamkannya di desa (kalo di jakarta udah bayar jg sich)
     
  7. Offline

    carl4704 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    1,385
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,713 / -0
    bener2 mahal y....
    memang dipandang dr segi manapun tinggal di jepang pasti boros banget...
    mungkin karena gaji di sana cukup gede y buat orang d sana, sampe2 buat orang yg udah meninggal sampe segitu mahalnya...

    tp menurut wa jepang tetep no 1...

    nipponichi...
     
  8. Offline

    Sandykun Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 17, 2009
    Messages:
    1,238
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,070 / -0
    Wah.. mahal banget yah.. gile dah..gak manusiawi harganya.. 2-7 juta yen bo... -.- (jangan2 lahir juga mahal. :D)

    Tapi kok banyak orang disana milih mati ya (a.k.a bunuh diri)??? haaahh. Jepang2..

    O iya, gimana kalo bukan orang buddhist???? Dimakamnya dimana???
     
  9. Offline

    doubledoank Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 31, 2008
    Messages:
    2,056
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,296 / -0
    kalo lahiran beda....nga gitu berat....

    di jepang lahiran di beri tunjangan sama negara.....apalagi di negara2 yang pertumbuhan penduduknya makin lama makin sedikit dan bahkan mulai minus....
     
  10. Offline

    Tanzmania Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 26, 2009
    Messages:
    964
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +10,483 / -0
    Cara plg gampang c tinggal d Jepang mati na d Indo az dah :D
     
  11. Offline

    Kurenai_Hotaru Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    1,106
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +3,685 / -0
    Di sana, karena segala hal mahal, mau ngga mau harus bekerja lebih keras. Saudara gw yg kuliah di sana udh ngalamin kerasny persaingan di dunia pekerjaan dan pendidikan Jepang, dan dia kapok hidup di Jepang. Bayangkan, bisa makan 3x sehari aja udh bersyukur di sana. Teman kuliahnya ada yg smp jual diri di ginza, udh gitu ada lagi yg lebih parah, smp berhutang sama Yakuza n dicariin ke kampus.

    Biasanya hal2 spt stress tidak punya pekerjaan, tidak msk sekolah yg diinginkan (utk kalangan pelajar), dipecat dari kantor, atau yg lebih parah lagi yg mengidap sindrom Hikkikomori menjadi alasan kenapa bunuh diri sgt lazim dan marak di Jepang.

    Dan lagi, Jepang menduduki peringkat 90 negara yg penduduknya tidak bahagia, sementara Indonesia mendapat peringkat 64.

    CMIIW :D
     
    Last edited: Apr 26, 2009
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 1
  12. Offline

    Urakai Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 25, 2009
    Messages:
    879
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +329 / -0
    hehe tambahin dung kata "layak" di judulnya.
    Jadi:
    "Hidup layak mahal, mati layak mahal"..
    kalo asal mati sih. geletakin aja di tengah hutan kosong kan jadi
     
  13. Offline

    -LichKing- Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 21, 2008
    Messages:
    441
    Trophy Points:
    57
    Ratings:
    +50 / -0
    gila mahal amat buat pemakaman doang, ampe bisa abis belasan juta yen belom biaya pertahunnya ckckck, nasib negara yang hampir seluruhnya pegunungan ahaah... dan gw liat di BBC katanya tanah 1m² di tokyo harganya sampe 1,2 juta US$ apakah itu benar?
     
  14. Offline

    roadscrappers Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 20, 2008
    Messages:
    705
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,551 / -0
    ouwww.... :eek:
    jadi pemakaman yg dempet2an & kecil2 kayak di pic tu bukan karna smata mata seni kebudayaan dari jepang ya?
    trnyata brhubungan dgn ekonomi juga... baru tau... :swt:
     
  15. Offline

    v3rt3x Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 15, 2009
    Messages:
    2,605
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,390 / -0
    sembodo amat, yg penting someday i'm surely will live in Japan yayyyy :haha:

    yang susah itu hidup, kl dah mati mah ga da yang susah lagi :hihi:
     
  16. Offline

    tivaro27 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2008
    Messages:
    1,228
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,810 / -0
    Bro, klo peringkat 1-10 negara nyang penduduknya tidak bahagia negara2 mana aja tuh? Indonesia peringkat 64 berarti lebih tidak bahagia ya? Pantesan banyak anak2 di Indonesia skrg mudah nyari jalan pintas buat mengakhiri hidupnya dewasa ini.
     
  17. Offline

    jung Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 17, 2008
    Messages:
    308
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +43 / -0
    Jadi yg murah di Jepang apa ya?

    Sudah bukan rahasia kalau biaya hidup di Jepang mahal banget, sampai-sampai Jepang dinobatkan menjadi negara termahal didunia. Harga sebuah tempat pemakaman di Jepang berkisar antara 2 juta yen sampai 7juta yen, lebih mahal dari harga rumah ya, terus setiap tahunnya harus membayar biaya administrasi sampai 50 ribu yen. (dari Blacksheep)

    Mahalnyaaaaa...
     
  18. Offline

    mr_ark Superstar Super Moderator

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    22,263
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +66,758 / -11
    Kalo gitu, hidup di jepang, entar pas mati dikubur di Indo :haha: jadi bikin surat wasiat biar mayatnya dikirim ke kampung halaman :hihi: kan ongkos jalannya lebih murah... tapi kalo nikahnya sama orang Jepang, lain cerita kali yak. :D
     
  19. Offline

    NuRaider Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,866
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,517 / -0
    nah klo ke Jepang nya cukup jalan2 aja deh..:P

    idupnya dan mati di tanah airku Indonesia ajah..

    :D
     
  20. Offline

    SE7EN Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 13, 2009
    Messages:
    2,380
    Trophy Points:
    147
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +886 / -0
    Indonesia masih the best dunk kyk gitu
    uang seimprit masih bisa makan 3x
    kuburan masih murah

    Kenapa abu-nya gak disimpen di rumah aja ya kyk di film2 kungfu China
     
  21. Offline

    roadscrappers Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 20, 2008
    Messages:
    705
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,551 / -0
    crita darimana bos punya uang seimprit bisa makan 3x sehari? :???:
    hoax itu mah. smua juga tau ga punya duit ya ga bisa makan.
    duit mepet=makan skali sehari kalo ngga ya ngutang dulu. tul ga?
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.