1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Jangan Hiraukan Telinga Berdenging!!!!

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by rawing, Apr 22, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    rawing Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +136 / -0
    [​IMG]


    RADANG telinga dapat disebabkan oleh bakteri dan virus yang mengendap pada rongga telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Bisa juga karena Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Atas (ISPA). Kalau tiba-tiba telinga Anda berdenging, bisa jadi Anda menderita radang telinga.

    Menurut Dr Agus Subagio SpTHT, dari RS. Puri Indah, Jakarta Barat, radang telinga adalah peradangan yang terjadi pada bagian telinga luar (otitis external), telinga bagian tengah (otitis media), dan telinga bagian dalam. "Nyeri, rasa penuh di telinga, berdenging atau kehilangan pendengaran, hati-hati, bisa jadi Anda mengalami otitis (radang telinga). Jenis radang telinga yang umum adalah otitis media, yaitu infeksi pada telinga tengah serta otitis eksterna atau radang telinga luar," terangnya.

    Otitis media adalah peradangan dari telinga tengah. Peradangan ini sering kali dimulai dengan infeksi-infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dan selesma-selesma atau persoalan-persoalan pernapasan lainnya yang menyebar ke telinga tengah. Ini dapat disebabkan oleh virus-virus atau bakteri-bakteri yang menjadi akut atau kronis. Otitis Media akut biasanya timbul dengan cepat dan berdurasi pendek. "Otitis media akut biasanya berhubungan dengan akumulasi cairan di telinga tengah," imbuhnya.

    Otitis Media Kronik (OMK) yaitu peradangan telinga tengah yang gigih, secara khas bisa diderita selama sebulan. Ini berbeda dengan infeksi telinga akut (otitis media akut) yang biasanya berlangsung beberapa minggu. "Setelah infeksi akut, cairan mungkin tertinggal di belakang gendang telinga (tympanic membrane) yang mengendap sampai tiga bulan sebelum menghilang," jelasnya.

    Otitis media kronis mungkin berkembang setelah periode waktu yang berkepanjangan dengan cairan atau tekanan negatif di belakang gendang telinga. Otitis media kronis dapat menyebabkan kerusakan yang terus menerus pada telinga tengah dan gendang telinga. Dan mungkin ada aliran yang terus menerus melalui lubang pada gendang telinga. Otitis media kronis seringkali dimulai tanpa nyeri dan demam. Tekanan telinga atau telinga yang meletus dapat menjadi gigih untuk berbulan-bulan. "Adakalanya kehilangan pendengaran yang tidak kentara disebabkan oleh otitis media kronik," katanya.


    Gejala dan Penyebab

    Radang telinga tengah atau Otitis Media Akut (OMA) biasanya disertai demam dan telinga terasa penuh. Jika berlangsung dalam waktu yang lama, hingga menahun, akan berubah menjadi Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK), yaitu radang kronis telinga tengah dengan adanya lubang (perforasi) pada gendang telilnga (membran timpani). "Dan riwayat keluarnya cairan (sekret) dari telinga (otorea) lebih dari dua bulan, baik terus-menerus atau hilang-timbul," jelasnya.

    Adanya tekanan dari cairan yang terkumpul di dalam telinga tengah, tepatnya pada gendang telinga, akan menimbulkan demam tinggi, mual-mual, muntah, sakit kepala dan selera makan menurun atau hilang. Keluarnya cairan kental dari lubang telinga menandai robeknya gendang telinga akibat tekanan cairan yang sudah demikian kuat. Namun bila peradangan tersebut tidak disertai infeksi, bisa saja gangguan telinga ini hampir tanpa gejala. Atau gejalanya bisa berupa perasaan telinga seperti dipenuhi sesuatu. "Bila ada infeksi, yang biasanya berasal dari infeksi saluran napas bagian atas, gejala yang muncul mirip flu biasa," terangnya.

    Sedangkan radang telinga bagian luar disebabkan oleh infeksi. Misalnya karena bakteri dan jamur. Bisa juga non infeksi. Misalnya karena iritasi, exim di telinga, kecelakaan, dan trauma. Radang bagian tengah karena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Dan telinga bagian dalam karena penjalaran atau komplikasi dari radang telinga tengah. Infeksi di telinga bagian tengah ini bisa menyebabkan rusaknya struktur-struktur di bagian tengah telinga dan lama-kelamaan akan terjadi komplikasi dari radang telinga, si penderita bisa mengalami pusing berputar dan infeksinya akan menyebar hingga ke otak. "Radang telinga ini lebih banyak diderita oleh anak-anak, sekitar umur 5-10 tahun," katanya.

    Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK)
    , yaitu komposisi kronik telinga yang disertai perforasi membrane timpani dan keluar sekret secara terus-menerus atau hilang-timbul, biasanya disertai gangguan pendengaran. Sebagian besar OMSK merupakan kelanjutan dari OMA dan sebagian kecil disebabkan oleh perforasi membran timpani akibat trauma telinga. Gambaran klinis OMSK adalah keluar sekret dari telinga tengah. Gangguan pendengaran terjadi secara perlahan-lahan. Rasa sakit timbul bila sudah timbul komplikasi atau OMSK disertai OE. "Pada pemeriksaan fisik tampak membran timpani sudah perforasi," katanya.

    Untuk mendeteksi radang telinga dapat dilakukan dengan cara anemnesa, yaitu melihat gendang telinga dengan otoskop. "Selain itu, tes menggunakan garputala dan audiometri juga bisa digunakan. Alat tersebut berfungsi untuk mengetes ketajaman pendengarannya, OAE (oto akustik emation), dan BERA (brea respons audiometri)," jelasnya.


    Pengobatan

    Sesuai dengan jenis OMSK, pada tipe beningnya bila sekretnya progresif sebaiknya diberikan obat pencuci telinga H2O2 3 persen selama 2-3 hari disertai pemberian antibiotik atau penisilin. Bila sekret sudah berkurang tetapi belum kering, berikan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik dan kortikosteroid, antara 10-14 hari lamanya. Penderita OMSK tidak dianjurkan berenang. Bila dengan pengobatan secara konservatif sekret tidak kering, kemungkinan sudah terjadi mastoiditis kronis, sehingga dianjurkan untuk dioperasi. "Pada tipe maligna, pengobatan yang tepat dengan operasi," katanya.

    Pencegahannya

    Radang telinga bisa dihindari dengan cara menjaga pola hidup sehat dan rajin berolahraga. Usahakan supaya jangan sampai terjadi Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Karena itu diajurkan rajin rajin mencuci tangan karena ISPA mudah menyebar melalui tangan. Jangan membersihkan telinga dengan benda yang ujungnya keras. "Di samping itu, kurangi tingkat polusi udara terutama di dalam rumah dengan tidak merokok, perbaiki sarana sanitasi, gunakan air bersih, serta kecukupan ventilasi ruangan, memperbaiki daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, meningkatkan kebersihan diri dan jangan terlalu lama berada dalam air ketika berenang kalau tidak menggunakan pelindung telinga," jelasnya.

    sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2009/11/25/27/279204/telinga-berdenging-bisa-jadi-anda-menderita-otitis

    oya, sekedar nambahin aja niy!! ini tips dari gw sendiri karna gw udah ngalaminnya.. jangan terlalu sering bersihin telinga pake cotton bud yak... karena itu bisa buat cairan yg keluar dari telinga kita jadi kering, yg sebenernya fungsi cairan itu sebagai antibakteri.. gara2 terlalu sering bersihin pake cotton bud, telinga gw sempet infeksi ampe hampir sebulan.. bengkak & sakit banget rasanya!!
    so guys,
    jangan sering2 membersihkan telinga pake cotton bud!!!!!
    :awas:[​IMG]:awas:


    hayo..hayo.. kita sebarkan cendol2 ke saudara2 kita!!


    :panda::grp::grp::grp::grp::panda:
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    bloody_hound47 Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 8, 2010
    Messages:
    194
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3 / -0
    Jah bersiin kupingnya gimana donk, klo ga dibersihin malah numpuk atuh kotoran kupingnya ==a
     
  4. Offline

    lubhbinka Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    252
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +20 / -0
    ada koq cairan pembersih telingga yang dijual di pasaran, masukin tuh cairan ke telinga trus kotorannya keluar sendiri...
    ato pengen lebih aman lagi ke dokter THT aja, hhe
     
  5. Offline

    1nuy45h4 Beginner Members

    Joined:
    Aug 7, 2009
    Messages:
    273
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +24 / -0
    Ane pernah gak gak bersihin kuping selama 2 bulan, tapi kotoorannya tiba-tiba keluar dengan sendirinya...
    apakah itu wajar gan....?
     
  6. Offline

    finoeci Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,363
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,492 / -0
    Waduh...lama amat Bro 2 bulan?Kalo bisa bersihin teratur 2 minggu sekali aja Bro, yg ga bagus itu kan kalo terlalu sering yg bisa menyebabkan telinga terlalu kering, jadi gampang lecet dan iritasi, akibatnya bakteri ato kuman2 jadi gampang masuk lewat bagian yg iritasi itu, jadinya infeksi de nanti..
    tapi Kan ga bagus juga kalo gara2 takut jadi ga mau bersihin pake cotton bud, bisa2 numpuk minyak kpingnya jadi padet&bisa menghalangi fungsi pendengaran..
    Trus inget juga selalu gunakan cotton bud yg higienis ya Bro..
     
  7. Offline

    dhie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 19, 2009
    Messages:
    332
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +187 / -0
    waduh... 2 bulan ga dibersihin trus keluar sendiri? :???: itumah udah numpuk atuh gan kotoran kupingnya, udah kagak ada tempat lagi buat idup, keluar de...:lol:..
    btw, ane sering tu bersihin telinga, hampir tiap hari malah, bis gatel gan... wah, harus jarang2 nih...
     
  8. Offline

    ckdoubleyou Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 25, 2009
    Messages:
    2,248
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,010 / -0
    heeeeeee seyem juga nih
    gue pernah ke dokter THT gara gara sering bersihin telinga dalem pake cotton bud malah jadi masuk ke dalem kotorannya
    kalo mau pake alat khusus, bentuknya macem kayak sendok gitu
     
  9. Offline

    lalaland Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 20, 2009
    Messages:
    54
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +4 / -0
    IYAA..bener bgt, soalnya dokter THT gw jg pernah ngomong gitu, kbneran pasien sebelum gw kasusnya kyk ckdoubleyou.
    gara2 itu, dokternya nasehatin gw jg, "jgn bersihin telinga pke cotton bud, cotton bud itu bwt ibu2 klo mo make-up an, yg ada nanti kotoronnya makin kedalam."
     
  10. Offline

    BoA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    744
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +720 / -0
    Gw setuju bgt m kalimat terakhir na, "Jgn sering bersihin telinga pake cotton bud".. Pake korokan telinga yg dari kayu n ujung nya melengkeng ajah.. Lebih bersih n bikin telinga plong. Soal na klo pake cotton bud, takut na nti kapas2 na cotton bud nyangkut di tlinga n bikin infeksi..
     
  11. Offline

    cobel_witch Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    68
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +9 / -0
    Ehem numpang nambahin. Kotoran telinga (bahasa medisnya serumen) itu kan diciptakan untuk melindungi teliga dari debu dan hewan2 kecil yang bisa masuk ke telinga. Jadi biarin aja. Secara normal, kotoran telinga bisa keluar sendiri dari telinga. Tapi dlam beberapa kasus emang sering jadi keras dan perlu di 'kerok' keluar. Kalo kotoran keras, tetesin gliserin (bisa di beli di apotik) atau baby oil supa kotoran jadi lunak dan gampang di keluarkan. kalo bisa jangan pergunakan bahan2 yang kasar buat bersihin telinga kaya besi atau kayu karena bisa melukai dinding liang telinga. Luka ini yang menyebabkan peradangan. Kadang suka jadi bisul di telelinga. Sekarang kan ada cotton bud yang berspiral, yang sering buat bayi. Pake itu aja.
     
  12. Offline

    rawing Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +136 / -0

    nah.. nah.. ini gan yg gw maksud. bukannya ga boleh, tp jangan sering2 bersihin pake cotton bud!!
    thanx brader udah reply... taaapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii:grp::grp::grp::grp::grp::grp::grp:
    :hot:
     
  13. Offline

    rawing Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +136 / -0
    iyaaaaaaaaaaa.....:hahai: gw juga gitu! ternyata semakin sering kita bersihin, akan semakin kering & jadinya semakin gatal...:piss:
     
  14. Offline

    royal_h Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    1,015
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,665 / -0
    :maaf: wah saia termasuk yg rajin bersihin telinga pake cotton bud nih, terima kasih info nya
     
  15. Offline

    bluephoenix1 Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 5, 2009
    Messages:
    44
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    gue pernah baca artikel kesehatan tentang gimana kita merawat telinga...
    di situ ditulis klo sebenernya telinga kita itu udah ada sistem pembersih otomatis...
    klo kotoran di telinga kita udah menumpuk maka kotoran itu bakal keluar sendiri tanpa kita harus ngorek2 telinga kita...

    gue juga jarang bersihin telinga gue, tapi tiap beberapa hari pasti keluar sendiri kotorannya...:haha:
     
  16. Offline

    DanEEL Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    741
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +211 / -0
    ni info bakal ane sampein ke temen ane, soalnya dia rajin bersihin telinga sampe sering gatel² dan sakit katanya mngkin dampak karna cairan di dalam telinga berkurang ya?
    btw ane trmsk jarang bersihin telinga, prnh sih ngalamin keluar sendiri kotorannya.. tiba² kok geli² telinganya ehh taunya ada yg keluar [​IMG]
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.