1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Official Informasi Cara Menerbitkan Buku

Discussion in 'Fiction' started by om3gakais3r, Apr 30, 2012.

  1. Offline

    om3gakais3r Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,638
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,638 / -0
    Last edited: May 3, 2012
    • Thanks Thanks x 8
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    3clips3 Beginner Members

    Joined:
    May 7, 2010
    Messages:
    356
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +1,083 / -0

    Kriteria & Prosedur Pengajuan Naskah Novel Fantasi
    Per 1 Januari 2012​


    Kriteria naskah:

    1. Naskah harus karya asli
    2. Belum pernah dipublikasikan penerbit lain.
    3. Memiliki cerita yang unik dan tidak klise.
    4. Naskah ditulis dengan rapi (logis dan sistematis).
    5. Memiliki peluang pasar (marketabilitas) yang bagus.
    6. Tulisan utuh/padu (monograf), bukan kumpulan tulisan.
    7. Tidak menimbulkan kontroversi, terutama berhubungan dengan moral dan agama.
    8. Sertakan Sinopsis


    Prosedur Pengajuan Naskah:
    (Jika naskah telah memenuhi kriteria tersebut di atas)

    1. Surat pengantar. [Tips] Contoh Surat Pengantar ke Penerbit (Cover Letter)
    2. CV (Daftar Riwayat Hidup) dengan alamat lengkap nomor telepon yang dapat dihubungi.
    3. Naskah:
    4. Keseluruhan isi naskah.
    5. Berupa fotokopi (bukan asli/master), hard-copy atau print-out (redaksi belum melayani naskah via email jikapun ya redaksi lebih mendahulukan utk mengevaluasi naskah yg dikirim dalam bentuk hardcopy), diketik komputer (bukan ketikan mesin tik manual).
    6. Kirim ke:

    Redaksi Penerbit Mizan
    -U.p. Bpk. Andityas Prabantoro
    Dengan naskah minimal 80 halaman, spasi satu, font times new roman 12pt, A4.
    Alamat: Jl. Cinambo No. 135 (Cisaranten Wetan) Bandung 40294
    Telp. (022) 7834310

    Keterangan:
    1. Jangka waktu evaluasi naskah kurang lebih 3 bulan. secara bertahap akan kami upayakan agar maksimal respons dalam waktu 1 bulan.
    2. Konfirmasi/ pertanyaan tentang naskah bisa dilakukan setiap hari Jum’at via telepon ke 022-7834310/ dengan Mbak Dyah.
    3. Jika Redaksi menolak penerbitan naskah, akan kami kabari via surat atau telepon. Bahan naskah tidak akan dikirimkan kembali kecuali disertai perangko yang mencukupi.
    4. Apabila naskah layak terbit, kami akan kabari via surat dan telepon dan dillanjutkan dengan pembuatan Surat Perjanjian Penerbitan.

    sumber grup mizan fantasy
     
    • Thanks Thanks x 8
    • Like Like x 2
  4. Offline

    3clips3 Beginner Members

    Joined:
    May 7, 2010
    Messages:
    356
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +1,083 / -0
    Jangan ragu untuk mengirimkan naskahmu ke GagasMedia. Siapa pun yang mempunyai minat menulis bakal kita dukung deh! Nah, sebelum kamu mengirimkan naskahmu ke GagasMedia, cari tahu dulu persyaratannya.

    Berikut adalah dua kategori naskah yang bisa kamu kirimkan.

    1. Fiksi

    Syarat umum:

    - Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    - Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630​


    - Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan sekitar 4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

    Adapun jenis fiksi yang dicari adalah:

    - DOMESTIC DRAMA
    Mengungkap kehidupan rumah tangga, terutama bagi yang baru mulai berumahtangga, memang memiliki keunikan tersendiri. Saat ini, tidak jarang penulis yang membuat novel dengan latar belakang keluarga. Kamu juga bisa menulis kehidupan seperti itu. Berikut adalah ketentuan pengiriman naskah yang masuk dalam kategori domestic drama ini.

    Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
    (KODE NASKAH: DOMESTIC DRAMA—tulis di amplop naskahmu)

    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

    Jangan lupa untuk mengirimkan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    PLOT
    Sesuai namanya, novel-novel Domestic Drama bercerita tentang pasang surut dalam kehidupan pernikahan. Masalah-masalah yang dialami tokoh utama (suami-istri) tak jauh-jauh dari kehidupan rumah tangga lainnya: uang, karier, anak, kehidupan bermertua, tetangga, pendidikan anak, dsb. Pilih konflik yang membumi dan tidak mengada-ada.

    Sebaiknya mengambil latar belakang keluarga menengah ke atas. Konflik keluarga kelas atas biasanya berkutat di masalah skandal, which is bukan pilihan konflik yang sedang kita cari.

    What happens in family, stays in family. Jangan biarkan konflik dalam novel Domestic Drama-mu diselesaikan/dibantu orang yang bukan keluarga. Lebih baik lagi, jika tokoh utamanya sendiri yang menyelesaikan masalah rumah tangganya—yang, tentu saja, dengan segala pergumulan dan kesadaran diri.

    Konflik atau sub-konflik orang ketiga sebaiknya dihindari. Bukan saja klise, tapi outdated—alias kuno banget.

    KARAKTER
    Karakter-karakter pendukung Domestic Drama tak jauh-jauh dari lingkungan keluarga: anak, mertua, kakek, nenek, cucu, paman, bibi—bahkan mungkin, tetangga. Semua tokoh yang dilibatkan dalam Domestic Drama sebaiknya dipilih yang benar-benar membantu tokoh utama dalam menyelesaikan masalah pernikahannya.

    Newlyweds (pengantin baru) adalah topik favorit Domestic Drama. Bukan saja karena di fase inilah banyak sekali kemungkinan konflik yang bisa terjadi, tapi juga fakta bahwa pembaca romans GagasMedia yang mayoritas dewasa muda bisa dengan gampang ‘terlibat’ ke isi cerita. After the Honeymoon (Ollie) adalah contoh baik novel Domestic Drama bertema newlyweds.

    LAIN-LAIN
    Butuh inspirasi? Tonton serial-serial TV seperti Home and Away, Neighbours, Growing Pains, Family Ties, Six Feet Unders, dan Brothers and Sisters untuk mencari inspirasi.

    Sepanas apa sih baiknya adegan seksi di Domestic Romance?

    Untuk mempermudah bayangan level sensualitas di novel romance, GagasMedia memakai teori 12 Steps to Intimacy-nya Desmond Morris sebagai panduan. Fokus pembaca Domestic Drama bukan di adegan seks, Dahling. Ingat, untuk Domestic Drama ini, tingkat keintiman yang digunakan hanya sampai nomor 7.

    1. Eye to body (deskripsi kekaguman saat pertama kali melihat pasangan)
    Dari mata turun ke hati—begitulah cara paling simpel untuk menjelaskan level terendah dari sensualitas Desmond Morris ini. Contoh:
    “Daniel?” panggilnya lembut.
    Tapi laki-laki itu tak kunjung menoleh. Bahkan ketika Nadia berjalan pelan ke sofa empuk, tak jauh dari tempat laki-laki itu berdiri. Sosok tinggi dan atletis itu tetap di sana, bergeming seperti patung Yunani, dan membisu seperti batu. Sesuatu dari dalam diri Daniel membuat Nadia mendadak canggung. Dia lalu berdehem, sambil berusaha menawarkan perasaannya yang berdebar-debar.
    “Daniel?” Dia memanggilnya lagi.

    2. Eye to eye (saling bertatap mata)
    Momen indah saat kedua orang yang jatuh cinta itu saling menatap.
    “Aku senang kamu ada di sini,” kata Devon sungguh-sungguh. Sesaat, mata mereka bertemu di udara. Waktu berhenti untuk mereka berdua. Contoh:
    “Aku juga,” aku Aria, tak berani berkedip barang sedetik pun. Dia tak ingin melewatkan saat-saat indah ini... sebelum Daniel meninggalkan Indonesia.

    3. Voice to voice (percakapan romantis dengan pasangan)
    Obrolan romantis, dari hati ke hati, adalah favorit sebagian besar pembaca romance. Bahkan, beberapa mengenangnya sebagai quote yang tak terlupakan. Contoh:
    Alvin menarik napas panjang sebelum berkata, “Aku mencintaimu.”
    Sebelum Dewi bereaksi atas ucapannya barusan, laki-laki itu buru-buru menempelkan telunjuknya di bibir perempuan itu. Setelah jeda beberapa saat, Alvin baru melanjutkan, “Aku tak bisa menjamin akulah yang kau inginkan. Tapi aku berjanji menjadi laki-laki yang kau butuhkan.
    Dewi tak mampu berkata-kata. Matanya berkaca-kaca.
    Hand to hand (berpegangan tangan dengan pasangan)

    4. Sentuhan skin-to-skin (kulit bertemu kulit) dimulai sejak tahap ini. Dan cukup banyak juga cerita romantis dimulai dengan jabatan tangan. Contoh:
    Untuk pertama kalinya, sejak sisa siang itu, Kania merasa tenang. Dia membiarkan Hadi memanjakannya di tempat tidur; memperbaiki letak bantal sehingga dia bisa menyandarkan tubuh dengan nyaman, membuatkan segelas teh melati. Setelah meletakkan cangkir berisi cairan hangat itu di bawah lampu meja, Hadi menggenggam tangannya dengan lembut. Jari-jari panjang laki-laki itu merangkul jari-jarinya seolah menjanjikan perlindungan—sesuatu yang bisa dia percayakan pada Hadi.
    “Jangan mikir yang berat-berat dulu,” katanya, membelai punggung tangan Kania dan mengalirkan gejolak aneh di dalam dirinya. “Aku pengen kamu istirahat sepuasnya, biar pusingnya cepat sembuh.”

    5. Arm to shoulder (menyentuh bahu pasangan)
    Gestur romantis skin-to-skin masih berlanjut di tahap ini. Contoh:
    Christopher menyentuh bahu Rachel dan gelenyar panas dengan cepat menjalari lengan sampai ke kuku-kuku tangannya. Padahal katanya kuku jari tak bisa merasakan apa-apa.
    Rachel menggumam dalam hati, hanya karena Christopher tunangan kakaknya, bukan berarti dia kebal terhadap pesona laki-laki itu.
    “Sudah malam,” ujarnya lembut.

    6. Arm to waist (meletakkan tangan di pinggang)
    Bayangkan adegan dansa, pelukan mesra dari belakang, atau momen ‘kecelakaan’ yang membawa pembaca ke suasana intens antar tokoh utama. Contoh:
    Sejurus kemudian, Juliet menyesali kekeraskepalaannya. Menepis uluran tangan Romeo justru membuatnya terjerumus ke masalah yang lebih besar. Dia tergelincir di atas lantai marmer yang baru dipel itu dan laki-laki itu langsung sigap menangkap tubuhnya. Sesaat, Juliet merasa beruntung karena tak sampai mempermalukan diri di depan Romeo. Tapi merasakan lengan berotot laki-laki itu di pinggulnya adalah masalah besar.
    “Lepaskan!” perintahnya dengan suara gemetar. Menatap langsung mata cokelat Romeo mengisi daftar panjang kesalahannya sepanjang hati itu.
    “Tapi kamu nanti bakal jatuh.” Brengsek, dia tersenyum!

    7. Mouth to mouth (berciuman)
    Apa ini masih perlu dijelaskan? Semua yang berjiwa romantis tahu, berciuman dengan orang yang disayang akan menjadi kenangan terindah selamanya.... Contoh:
    Tora mencondongkan tubuhnya dan menekan bibirnya ke bibir Lidya. Tuhan, bibirnya lembut dan mengingatkannya pada es krim. Lembut dan adiktif. Dia menemukan sensasi dingin mint dari permen karet yang tadi dikunyah cewek itu. Pikiran warasnya hilang sesaat, terbius pengalaman baru yang ditemukannya bersama Nadia.
    “Apa kamu mikirin Gita saat nyium aku?” tanya Nadia setelah mereka menghentikan ciuman itu.
    Tora nggak menjawab. Dan, seperti bisa membaca pikirannya, Lidya menampar cowok itu.

    - MAINSTREAM ROMANCE
    Mainstream Romance merupakan kategori novel romance yang tokoh utama wanitanya sudah di-set sejak awal untuk berjodoh dengan tokoh utama laki-lakinya. Berikut adalah kriteria Mainstream Romance:

    Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
    (KODE NASKAH: MAINSTREAM ROMANCE—tulis di amplop naskahmu)


    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

    Jangan lupa untuk mengirimkan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    Seperti roller coaster, novel-novel Mainstream Romance membawa emosi pembaca naik-turun. Pokoknya, semuanya tentang cinta, cinta, dan CINTA!

    PLOT
    Ciri lain Mainstream Romance adalah pakem Star Cross-nya; artinya sejak awal tokoh utama perempuannya sudah di-set akan berjodoh dengan tokoh utama laki-lakinya. Tapi bagaimana kedua orang itu saling tertarik, jatuh cinta, dan memutuskan bersama... itu dia yang pembaca ingin tahu dari novelmu!

    Sebisa mungkin, hindari terlalu banyak kebetulan. Dan adegan tabrakan pas jalan berpapasan. C’mon... ada segudang cara lain yang bisa kamu pakai untuk mempertemukan pasangan di novel Mainstream Romance-mu ini.

    SETTING
    Optimalkan kekuatan cerita di chemistry antara dua tokoh. Ciptakan suasana yang intens dan romantis dengan deskripsi yang baik, dan jangan lupa: location, location, location. Setting tempat yang mendukung cerita akan menjadi nilai plus buat naskah kamu.

    Untuk nuansa romantis yang lembut pilih tempat-tempat ber-space luas, daerah pinggir kota misalnya. Sementara untuk Mainstream Romance bertema urban, pilih daerah perkotaan atau ciptakan lingkungan fiktif yang bisa mewakili lifestyle kehidupan perkotaan. Misalnya, perkantoran elite, kantor majalah high fashion, dsb.

    KARAKTER
    Biarpun ini kedengarannya sepele, pilihlah nama yang menggambarkan kepribadian karaktermu. Nama-nama ‘maskulin’ (misalnya: Bobby, Andres, Tora) mempermudah pembaca membayangkan se-macho apa karakter cowokmu. Sebaliknya, nama-nama ‘uniseks’ (misalnya: Andri, Dian, Alex, Kurnia, Aulia) akan jadi sangat membingungkan.

    Seperti halnya nama, pilih baik-baik profesi dan hobi karaktermu.

    LAIN-LAIN
    Teknik ini udah bukan rahasia lagi—saking seringnya dipakai di film-film romantis Hollywood. Pastikan semua konflik (utama, sub konflik) sudah selesai di bab kedua sebelum ending. Tutup cerita dengan satu bab yang menggambarkan seperti apa pasangan novelmu menjalani hari-hari penuh cinta mereka. Misal: kalo fokus cerita kamu tutup dengan lamaran, mungkin di bab terakhir (+ 5 halaman) kamu menhadiahkan pembaca cerita tentang momen romantis yang terjadi saat pernikahan. Quote-quote manis akan sangat membantu di bagian ini.

    Sepanas apa sih baiknya adegan seksi di Mainstream Romance?

    Untuk mempermudah bayangan level sensualitas di novel romance, GagasMedia memakai teori 12 Steps to Intimacy-nya Desmond Morris sebagai panduan. Ingat, untuk Mainstream Romance ini, tingkat keintiman yang digunakan hanya sampai nomor 9.

    1-7 (sama seperti di DOMESTIC DRAMA)

    8. Hand to head (menyentuh kepala pasangan)
    Belaian lembut di kepala terbukti bisa membuat nyaman pasangan lho! Contoh:
    Dua belas tahun harusnya cukup untuk melupakan Andi.
    Tapi saat laki-laki itu membelai lembut kepalanya, menelusuri riak rambutnya, Rania tiba-tiba merasa masa-masa penghukuman diri itu tak ada gunanya. Laki-laki itu akan terus menghantuinya, tinggal di dalam dirinya seperti jiwa kedua.
    Menyadari itu, air mata Rania menetes.
    “Kasih aku satu kesempatan lagi, Ran,” pintanya dengan nada memelas.
    Rania menggeleng pelan. “Aku bisa saja memaafkanmu, Di. Tapi membayangkanmu mengecewakanku lagi kedua kalinya... jujur, Di, aku nggak kuat.”

    9. Hand to body (menjelajahi tubuh pasangan)
    Kalau kamu pintar memainkan kartumu, kamu bisa membuat adegan biasa jadi sesuatu yang romantis. Contoh:
    Denyut nadi Ardian semakin cepat. Pakaian basah mereka tak mampu menghentikan gejolak di antara keduanya. Ardian menatap Risa, dan perempuan itu membalasnya dengan senyum tipis di bibir gemetarnya.
    “Semuanya bakal baik-baik saja,” kata Ardian, mencoba berpikiran positif. “Begitu tim SAR menemukan bangkai pesawat itu, mereka akan melakukan pencarian intensif, menyisir daerah ini. Kita akan selamat.”
    Risa meletakkan kepalanya di dada laki-laki itu sembari mempererat dekapannya. “Aku lebih takut dengan pertanyaan yang akan kita hadapi begitu mereka menyelamatkan kita nanti.”
    Sebelum Ardian mengatakan sesuatu, Risa melanjutkan, “Kamu pikir mereka nggak bakal bertanya-tanya, sedang apa perempuan bersuami berduaan saja dengan laki-laki muda ke pulau terpencil?”
    - CLASSIC ROMANCE
    Classic Romance identik dengan kehidupan cinta konvensional ber-setting masa lalu. Biasanya novel ini memiliki unsur budaya dan tradisi yang cukup kental. Berikut adalah kriteria pengiriman naskah Classic Romance:

    Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tuntunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
    (KODE NASKAH: CLASSIC ROMANCE—tulis di amplop naskahmu)​


    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.
    Contoh novel Classic Romance:

    Jangan lupa untuk mengirimkan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    PLOT
    Ada dua jenis romance yang masuk kategori Classic Romance: romance sejarah dan romance konvensional. Seperti namanya, romance sejarah mengambil setting waktu berabad-abad lampau. Romance konvensional ber-setting lampau dan tahun sekarang, tapi temanya sangat dekat dengan budaya dan tradisi Indonesia. Bayangkan kisah cinta terlarang keturunan kraton dan orang biasa, atau hubungan yang ditentang orangtua karena masalah marga.

    Saat mengerjakan novel Classic Romance, kamu tetap harus ingat: ini novel romance. Tetap perhatikan chemistry pasangan yang menjadi tokoh utama dan awasi baik-baik perkembangan cinta mereka.

    SETTING
    Konflik adat dan keluarga sangat kental di Classic Romance. Mainkan kreativitasmu untuk menciptakan setting yang memancing konflik kuat dan nggak mengada-ada, misalnya: acara keluarga besar yang memungkinkan clash antara cara pikir generasi muda dan generasi tua.

    Kekuatan di novel-novel seperti ini terletak di setting waktu dan tempat. Kamu harus bisa meyakinkan pembaca bahwa semua kejadian di novelmu terjadi di waktu dan tempat yang kamu tetapkan. Karenanya, kamu sebaiknya melakukan riset yang cukup dulu sebelum mengerjakan novel ini.

    DESKRIPSI
    Hati-hati saat mencecerkan fakta di novel Classic Romance-mu. Menyelipkannya sebagai deskripsi—apalagi sampai kebanyakan—bisa membuat novelmu berubah jadi semi non-fiksi dan, lebih buruknya lagi, kayak brosur! Menjadikannya sebagai bagian dialog kadang-kadang malah membuat si tokoh seperti tukang obat yang cerewet. Sekali lagi, hati-hati. Nggak sedikit penulis yang terpeleset di kecenderungan ini.

    LAIN-LAIN
    Hati-hati dengan penggunaan bahasa slang. Noni-noni di Batavia belum kenal istilah ‘sumpe lo’ atau ‘kepo banget sih lo’. Oke, emang lucu sih... tapi nggak bakal lucu kalo novelmu terbit dan ada pembaca yang menemukan kesalahanmu itu.

    Sepanas apa sih baiknya adegan seksi di Classic Romance? Bayangkan adegan-adegan romantis yang kamu temukan di kartun-kartun Disney (Cinderella, Snow White, you name it!).

    Untuk mempermudah bayangan level sensualitas di novel romance, GagasMedia memakai teori 12 Steps to Intimacy-nya Desmond Morris sebagai panduan. Ingat, untuk Classic Romance ini, tingkat keintiman yang digunakan hanya sampai nomor 7.
    (sama seperti di DOMESTIC DRAMA)
    - TEEN ROMANCE
    Teen Romance merupakan kategori novel romantis yang ceritanya ringan. Seperti halnya kisah cinta masa remaja kebanyakan. Berikut ini adalah kriteria Teen Romance:

    Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
    (KODE NASKAH: TEEN ROMANCE—tulis di amplop naskahmu)​


    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.
    Contoh novel Teen Romance:

    Jangan lupa untuk mengirimkan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    PLOT
    Mulailah novelmu dengan hal-hal ringan. Bisa jadi tokoh cewek dan tokoh cowokmu baru bertemu. Bisa jadi juga mereka berantem dan saling benci sebelum mengenal satu sama lain lebih jauh. Terserah.

    Buat pembaca bersenang-senang dengan plot novelmu. Jangan terlalu terburu-buru membuat tokoh-tokoh utamamu jatuh cinta, biaskan mereka menikmati perasaannya. Buai pembaca dengan pertemuan-pertemuan yang megesankan, kencan pertama yang canggung tapi berakhir menyenangkan, ciuman malu-malu... biarkan pembaca terbawa jauh ke dalam cerita cinta buatanmu.

    ‘Jadian’ memang ending Teen Romance pada umumnya, tapi bukan berarti kamu nggak bisa bermain-main dengan pakem ini. Ciptakan sub plot yang bikin penasaran atau tokoh-tokoh lain yang mendukung/menghalangi cinta mereka. Jadi, biarpun sudah kebayang ceritanya bakal berakhir bahagia, buat pembacamu ketagihan untuk terus membaca sampai halaman terakhir.

    KARAKTER
    Dunia sekolah dan kuliah adalah fokus utama Teen Romance. Usia tokoh utama di novel ini biasanya berkisar antara 18-24 tahun. Sedangkan untuk tokoh pendukung, pilih yang mewakili dunia di sekitar tokoh utama. Bisa jadi kepala sekolah, mantan, tetangga, orangtua, teman-teman, atau malah musuh bebuyutannya.

    Tokoh cowok di Teen Romance biasanya ganteng... tapi jangan buat dia jadi sempurna. Ciptakan karakter yang punya kelemahan, entah itu ketakutan pada hal tertentu, trauma, kebencian, dan dendam. Kekurangan membuat si tokoh terasa nyata.

    Meskipun Teen Romance pada dasarnya adalah cerita cinta, pembaca ternyata lebih fokus pada bagaimana akhirnya si tokoh cewek mendapatkan cinta cowok idamannya. Jadi, pikirkan baik-baik tokoh utama cewek di novelmu. Lakukan riset kalau perlu.

    Jangan terjebak di klise ‘cewek tomboy’ dan ‘cewek feminin’.

    Tokoh cewek yang sempurna akan membuat pembaca sulit bersimpati karena cewek seperti ini biasanya dianggap mudah mendapatkan segalanya.

    Dalam fiksi, baik tema maupun karakter memiliki fokus perhatian yang sama besarnya. Tapi, di Teen Romance, daya tarik sesungguhnya terletak di seberapa meyakinkannya tokohmu mewakili dunia remaja saat ini. Jadi, sebelum menulis, pastikan kamu sudah memiliki bayangan jelas tentang gaya hidup remaja, apa yang sedang mereka gandrungi, tontonan dan game favorit, hobi, dsb. Pelajari cara mereka bicara dan masalah yang sedang mereka hadapi.

    LAIN-LAIN
    Hati-hati dengan klise. Pacaran dengan anak band dan anak basket bukan hanya ‘biasa’ banget di Teen Romance, tapi juga kemungkinan sudah banyak dipakai penulis lain sebelumnya. Mulailah riset dan temukan ide-ide menarik untuk novelmu. Majalah remaja adalah salah satu sumber yang bagus untuk menggali ide.

    Teen Romance biasanya ditulis dari sudut pandang orang pertama atau orang ketiga, tapi beberapa novel bagus malah menggunakan sudut pandang orang kedua. Pilihlah yang menurut kamu paling cocok dengan gaya berceritamu.

    Adegan romantis di Teen Romance cenderung lembut dan manis. Hindari adegan-adegan vulgar yang nggak cocok dibaca anak sekolah.

    - CLIQUE*LIT
    Pergaulan dan pertemanan merupakan inti dari genre ini. Persaingan antargeng atau kelompok menjadi fokus tersendiri. Berikut kriteria pengiriman naskah CLIQUE*LIT:

    Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi, tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu, plus form pengiriman naskah ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
    (KODE NASKAH: CLIQUE*LIT—tulis di amplop naskahmu)


    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

    Jangan lupa untuk mengirimkan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    PLOT
    Tema besar Clique*Lit adalah pergaulan dan pertemanan. Jadi, plot yang kamu temukan di serial Glam Girls hanyalah sebagian kecil dari banyak sekali kemungkinan tema. Bisa jadi, novel Clique*Lit-mu bercerita tentang pergaulan anak-anak di asrama atau tempat kos. Atau, novelmu bercerita tentang sekelompok remaja yang melakukan study trip bersama. Atau, tentang perseteruan di antara anak-anak Klub Ilmiah Remaja (KIR). Have fun. Pikirkan cerita-cerita yang out of box.

    Sumber konflik di genre Clique*Lit berasal dari: ambisi, skandal, kebencian, dendam, kekecewaan, persaingan, dan pengkhianatan.

    Isu popularitas paling cocok untuk clique cewek (Glam Girls). Isu siapa yang lebih jago, lebih berani paling cocok untuk clique cowok (The Outsider, S.E. Hinton).

    Kunci memilih konflik apa yang muncul di novel kamu terletak di background tokoh utamamu. Semakin high class statusnya, konflik tokoh nggak jauh-jauh dari sesuatu yang scandalous—gosip, rahasia, aib, dsb.

    KARAKTER
    Anggota clique atau geng bisa dibeda-bedakan menjadi empat karakter menonjol:

    Karakter Alpha digambarkan sebagai sosok pemimpin clique. Tokoh yang seperti ini biasanya memiliki kelebihan yang sangat menonjol (misalnya: sangat pintar atau sangat kaya), goal-oriented, keras kepala, dan nggak mau kalah. Tokoh yang seperti ini bisa jadi adalah anak tunggal di keluarganya.
    Karakter Beta digambarkan sebagai sosok yang nggak selalu seide dengan Alpha, tapi nggak bisa berbuat apa-apa kecuali menuruti kemauan Alpha. Beta biasanya menghormati pendidikan, jadi tokoh ini dihormati karena intelegensianya. Tokoh Beta membuat banyak pertimbangan sebelum memutuskan sesuatu, paling mungkin terjebak rutinitas (karena melakukan segala sesuatunya secara sistematis). Tokoh Beta punya insekuritas tersendiri; misalnya nggak suka berada di tempat ramai, nggak percaya diri dengan tubuhnya, dsb.
    Karakter Theta adalah sosok follower sejati. Punya ambisi ingin seperti Alpha tapi nggak cukup berani untuk bersikap tegas. Biang gosip. Berpotensi sebagai backstabber.
    Karakter Floater adalah sosok yang gampang masuk ke clique manapun. Tokoh ini biasanya memiliki daya tariknya sendiri. Berasal dari keluarga public figure. Paling nyantai di antara semua karakter. Punya agenda sendiri, jadi nggak melulu merasa harus mengikuti maunya si Alpha.
    Masing-masing clique punya identitas sendiri. Entah itu gaya berpakaian, slang, bahkan tempat nongkrong. Pastikan clique di novelmu memiliki identitas.

    SETTING
    Selain karakter, setting adalah faktor yang penting kamu perhatikan. Sebelum memutuskan menggunakan setting (waktu & tempat) tertentu, pertimbangkan hal-hal berikut:

    Seberapa berpengaruh setting ceritamu dengan plot? (cara mengetes: ‘pindahkan’ ceritamu ke setting yang sama sekali berbeda. Misalnya, novel Glam Girls. Kalau Rashi and the clique dipindahkan ke sekolah negeri, apakah ceritanya akan berubah total? Novel ini bercerita tentang pergaulan dengan teman-teman dari negara berbeda dan juga gaya hidup remaja high class. Jadi, ya. Setting sekolah internasional terbukti berpengaruh sekali dengan plot.
    Seberapa banyak interaksi tokoh dengan setting yang kamu buat?
    Apakah setting-mu meyakinkan atau berkesan ‘tempelan’ saja? (solusi: kamu harus riset lagi supaya bisa menciptakan setting yang lebih baik)

    LAIN-LAIN
    Pastikan bahanmu cukup sebelum memutuskan untuk menulis novel Clique*Lit-mu. Kamu bisa belajar membuat plot Clique*Lit dari karya-karya sastra klasik seperti Shakespeare. Cari tahu lebih banyak tentang peer pressure di internet dan buku-buku di perpustakaan.

    2. Non Fiksi

    Syarat umum:

    - Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12. Kirimkan dalam bentuk print out (dijilid rapi) ke:

    REDAKSI GAGASMEDIA
    Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
    Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630​


    - Atau, kirimkan proposal naskah via e-mail ke redaksi@gagasmedia.net. Bila naskahmu menarik, redaksi akan menghubungimu untuk pembahasan lebih lanjut.
    - Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan sekitar 4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

    Kategori nonfiksi yang dicari:
    - Pengembangan diri (self improvement)
    - How to
    - Memoar-inspiratif
    - Lifestyle
    - Traveling
    - Pengetahuan populer


    Nah, jika kamu sudah menentukan kategori naskah yang akan dikirimkan, jangan lupa untuk menyertakan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini!

    sumber Gagas Media
     
    Last edited: May 3, 2012
    • Thanks Thanks x 7
    • Like Like x 1
  5. Offline

    3clips3 Beginner Members

    Joined:
    May 7, 2010
    Messages:
    356
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +1,083 / -0
    Kami selalu menerima naskah dari penulis untuk kami terbitkan, bila naskah tersebut kami nilai memenuhi standar penerbitan kami. Namun, maaf sekali, kami tidak bisa menerima naskah yang dikirimkan melalui e-mail, karena akan menyulitkan tim editor dalam melakukan penilaian naskah.

    Apabila Anda ingin menerbitkan naskah Anda, silakan kirimkan naskah tersebut ke alamat kami di
    PT Gramedia Pustaka Utama
    Gedung Kompas Gramedia Lantai 5
    Jl. Palmerah Barat 29-37
    Jakarta 10270

    Cantumkan jenis naskah Anda di sudut kiri atas. Fiksi/Nonfiksi. Remaja/Dewasa. Dll. Untuk memudahkan proses seleksi/pengkategorian.

    Naskah yang dikirimkan harus dalam bentuk print out, lengkap (tidak hanya cuplikan naskah).Sertakan pula sinopsis cerita.

    Tebal naskah untuk novel 100-200 halaman. (Bisa lebih asal jangan berlebihan)

    Untuk buku anak, lengkapi dengan contoh ilustrasi. Konsep cerita (terutama untuk buku berseri).

    Jenis kertas yang digunakan bebas, asal mudah dan enak dibaca. Ukuran font 12pt, dan spasi 1,5. Tema naskah juga bebas, selama tidak menyinggung SARA dan vulgar.

    Sertakan bersama naskah Anda, data diri singkat.

    Naskah sebaiknya sudah dijilid, agar tidak tercecer selama dibaca oleh tim editor kami.

    Setelah masuk ke meja redaksi, naskah akan dibaca oleh tim editor selama minimal 4-5 bulan. Naskah yang belum bisa kami terbitkan, akan kami kembalikan.

    Untuk keterangan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi 53650110 ext. 3511/3512 (redaksi fiksi/nonfiksi).
    Atau via e-mail: fiksi@gramediapublishers.com atau nonfiksi@gramediapublishers.com

    NB.: Kami tidak memungut bayaran apapun kepada penulis yang ingin menerbitkan naskahnya.

    sumber di sinihttps://www.facebook.com/note.php?saved&&suggest&note_id=465256956981&id=31334154922
     
    • Thanks Thanks x 8
    • Like Like x 1
  6. Offline

    NodiX Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 7, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +907 / -0
    ANDA BERMINAT MENGIRIM NASKAH?

    Serambi adalah penerbit buku untuk konsumsi umum.

    Naskah Fiksi
    Lini Gita Cerita Utama (GCU) menerbitkan karya fiksi dari dalam maupun luar negeri.

    Kami menerbitkan yang terbaik di genre:
    • Thriller/suspense/detektif,
    • Kisah-kisah cinta,
    • Humor/komedi, horor/gothic,
    • Fiksi sejarah,
    • Fiksi-sains/fantasi,
    • Memoar,
    • Fiksi populer,
    • dan lainnya.

    Jika Anda mempunyai naskah novel orisinal (bukan karya terjemahan) yang cocok untuk Serambi, silakan kirimkan:
    • Satu kopi naskah dalam bentuk print-out
    • Sinopsis (tidak lebih dari satu halaman)
    • Biografi ringkas penulis, termasuk biodata, riwayat pendidikan, dan karya yang telah diterbitkan

    Jika Anda ingin menerjemahkan sebuah novel asing untuk Serambi atau jika Anda memiliki sebuah naskah terjemahan, silakan kirimkan:

    • Sinopsis novel asing tersebut menurut Anda (tidak lebih dari satu halaman)
    • Biografi ringkas penulis asli
    • Biografi ringkas penerjemah, termasuk biodata, riwayat pendidikan, dan karya yang telah diterbitkan
    • Satu atau dua bab contoh naskah terjemahan berikut teks aslinya (untuk kami nilai kualitas terjemahannya)

    Kirim naskah Anda ke:
    informasi lebih lanjut: (021)-7199621

    Untuk mengetahui perkembangan naskah, bisa melalui no. diatas atau lewat email ditujukan kepada editor kami: sidik@serambi.co.id

    Kami tunggu naskah Anda.

    NB:

    Serambi tidak menerbitkan naskah bergenre teenlit ataupun chicklit.

    Redaksi tidak menerima naskah yang dikirim via e-mail.

    Sebelum memberikan pertanyaan, mohon dilihat juga pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan di bawah ini. Serambi tidak akan menjawab pertanyaan yang jelas-jelas sudah ada jawabannya.
    1. Berapakah honor yang penulis dapatkan jika naskah diterima dan diterbitkan? Serambi menggunakan sistem royalti, yang nantinya dihitung berdasarkan tarif royaltinya, harga dan jumlah buku yang terjual di pasaran.
    2. Alamat Serambi untuk mengirimkan naskah? Sudah jelas terpampang di atas.
    3. Bagaimana caranya mengetahui kejelasan status naskah saya? Jika setelah 3 bulan masih belum ada jawaban, silahkan layangkan email ke editor kami di sidik@serambi.co.id
    3. Saya masih pelajar/pemula dalam menulis naskah, bisakah saya mengirimkan naskah ke Serambi? Serambi melihat berdasarkan kualitas karya yang dihasilkan, jadi silahkan saja kirimkan naskah Anda.
    4. Genre yang Serambi terima apa saja? sudah jelas terpampang di atas.
    5. Bagaimana agar naskah saya diterima di Serambi? Ikuti saja persyaratan di atas dan yakinkan bahwa naskah yang dikirimkan, sudah yang terbaik dari apa yang bisa Anda hasilkan.
    6. Font yang dipakai untuk menulis naskahnya, dan jumlah halamannya? Bebas.

    sumber:
    http://cerita-utama.serambi.co.id/kirim-naskah
     
    • Thanks Thanks x 7
    • Like Like x 2
  7. Offline

    pwchinaga Beginner Members

    Joined:
    May 4, 2012
    Messages:
    313
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +40 / -0
    wah,sangat terbantu
    klau saia jadi Novelis suatu saat
    saya pasti teringat thread ini

    Copy ke WORD dulu
    Print.!!
     
  8. Offline

    Grande_Samael Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 18, 2011
    Messages:
    270
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +282 / -0
    saya juga klo uda berhasil bikin orifict mantap pasti teringat thread ini
     
  9. Offline

    yuinify_acritor Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 3, 2011
    Messages:
    56
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    mau numpang tanya , mudah-mudahan ada yang mau jawab

    kalo saya mau mencoba mengirimkan cerita berjenis fantasi apa ke serambi saja atau kah ada rekomendasi lainnya?
     
  10. Offline

    Grande_Samael Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 18, 2011
    Messages:
    270
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +282 / -0
    saya juga kurang paham, ga pernah kirim cerita sih... tapi kirim ke gramedia aja, kan uda terkenal tuh
     
  11. Offline

    NodiX Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 7, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +907 / -0
    mizan fantasi khusus untuk naskah bergenre fantasi, sedang serambi sma GPU setau saya genre umum
     
  12. Offline

    3clips3 Beginner Members

    Joined:
    May 7, 2010
    Messages:
    356
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +1,083 / -0
    agensi naskah

    indscript

    poor to me soalnya temannya udah full. . . :nangis:
     
  13. Offline

    mpoy Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 24, 2011
    Messages:
    10
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    Bisa juga nerbitin sendiri pakai jasa self-publishing macam nulisbuku.com & else press lho... dengan kekurangan dan kelebihan tersendiri dibanding coba nerbitin via penerbit besar :)
     
  14. Offline

    kilikme Members

    Joined:
    May 8, 2012
    Messages:
    1
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    uuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
     
  15. Offline

    kenji20th Beginner Members

    Joined:
    Mar 12, 2012
    Messages:
    419
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +1 / -0
    numpang tanya...klo ke mo kirim naskah cerita action action tuh kemana bagusny ???
     
  16. Offline

    aeroga Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 14, 2012
    Messages:
    649
    Trophy Points:
    82
    Ratings:
    +106 / -0
    permisi ane numpang nanya..
    ane mau ngirim karya ane ke Mizan Fantasi..
    tapi ane bingung karena syarat nya harus tulisan monograf..
    tulisan monograf itu apa yah..??
    ada yg bisa bantu saya..??
    terima kasih..
     
  17. Offline

    om3gakais3r Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,638
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,638 / -0
    satu cerita tamat, bukan kumpulan cerpen. :ngacir:
     
  18. Offline

    susatio Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 15, 2009
    Messages:
    633
    Trophy Points:
    162
    Ratings:
    +34,724 / -0
    numpang tanya, kalo misalnya novelnya berseri seperti harry potter itu ada penrbit yang mau menerima gak ya?
     
  19. Offline

    Heilel_Realz012 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 8, 2011
    Messages:
    812
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +820 / -0
    gk dicoba dulu (misal buku pertamanya) ke penerbit?
    klo di ACC kemungkinan ntar sekuelnya juga diterima.

    selain melalui penerbit besar, ada indie publishing kok.
    asal punya modal.
     
  20. Offline

    OchyClouds Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 17, 2012
    Messages:
    1,768
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +64,841 / -0
    Pengen banget nerbitin novel.
    kayaknya yang simple persyaratannya Gramedia... cuma nembusnya jangan2 lebih susah cos pasti bakal banyak yang ngirim kesana.
     
  21. Offline

    magisha Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 31, 2012
    Messages:
    63
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +23 / -0
    wah, jadi inget dulu pengen nerbitin novel tapi gak jadi karena gak tahu caranya. thanks gan infonya
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.