1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Other Hukum Kekekalan Logika (Logic's Constantine) Teori kekekalan logika

Discussion in 'Science and Technology' started by ayamgoreng, Sep 20, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ayamgoreng Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,361
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,298 / -0
    maap kalau repoxt

    logika awal manusia hanya "Ya" dan "Tidak". Dan dari "Ya" dan "Tidak" maka akan berkembang menjadi logika "Sebab-Akibat", "Aksi-Reaksi", "Mengapa-Karena", dll...

    Hukum Kekekalan Logika

    "Logika tidak bisa diciptakan dan tidak bisa dimusnahkan namun hanya berubah bentuk dan berkembang"

    Dibidang fisika kita mengenal kekekalan energi, sedangkan di bidang logika kita harus mengenal kekekalan logika. Logika manusia sudah ada sejak manusia itu dilahirkan di dunia ini. Dalam perkembangan manusia, logika akan terus berkonversi (berubah wujud) bahkan berkembang dari wujud asalnya.

    Saya akan menjelaskan dari tahap per tahap mengenai kekekalan logika.

    - Bayi

    Merupakan tahap paling dasar dari manusia. Dalam tahap ini, bisa dikatakan manusia berada pada tahap paling "bodoh". Contohnya saja bila kita menyodorkan susu ke si bayi, apabila si bayi lapar maka dia akan meminumnya namun, bila dia sudah kenyang dia akan menolak dengan menangis. Logika "Ya" dan "Tidak" berkembang disini. Dalam otak si bayi sudah tertera logika. Sebagai ilustrasi yang dipikirkan adalah "Jika saya lapar maka saya akan minum dan jika tidak lapar maka saya tidak akan minum." Logika "Ya" adalah dengan diam dan menerima susu. Sedangkan logika "Tidak" adalah dengan menangis (menolak).

    - Kanak-kanak

    Pada tahap ini, logika si anak sudah berkembang. Mengapa berkembang? Bukankah logika tidak bisa diciptakan? Darimanakah logika yang input ke anak?
    Ini merupakan konversi dari logika orang tuanya. Orang tuanya akan memberikan logika yang ada pada dirinya kepada si anak. Sehingga konversi logika orang tua masuk ke logika si anak. Hal ini menyebabkan logika awal si anak tidak hilang, namun berubah menjadi logika orang tuanya. Konversi logika tidak terjadi secara besar-besaran namun melalui proses asimilasi dan akulturasi logika yang lama. Sehingga, anak tidak bisa langsung berpikir seperti orang tuanya namun masih lugu dan masih ada logika awalnya yakni menangis dan sebagainya. Hal inilah yang membuat orang berpikir bahwa masa kanak-kanak harus dijaga dengan baik karena merupakan tahap perkembangan logika yang cukup pesat. Contoh logika kanak-kanak : "Jika saya melihat mama, maka saya akan mengucapkan kata "Mama" atau jika saya melihat papa, maka saya akan mengucapkan kata "Papa" dan jika tidak, maka saya hanya diam."

    -Anak-anak
    Proses konversi logika semakin pesat dengan lingkungan sekitar dan terutama dengan teman-teman bermainnya. Pada tahap ini asimilasi dan akulturasi logika sudah berkembang terus. Logika si anak bukan hanya dari logika orang tuanya melainkan dapat dari teman bermainnya. Ada pertanyaan : Jika begitu, bukankah logika si orang tua yang diberikan akan berkonversi lagi? Bagaimana kalau dia terpengaruh dengan logika temannya yang bertentangan dengan logikanya?

    Memang akan terjadi bentrokan logika. Namun, yang akan terjadi adalah pertentangan logika "sementara". Jika si anak menerima logika yang berbeda dengan logika awalnya maka dia tidak langsung berkonversi. Hal ini disebabkan karena logika yang diberikan oleh orang tuanya lebih kuat dibandingkan dengan logika temannya. Mengapa? Karena setiap harinya dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama dengan orang tua dibanding dengan temannya. Setelah terjadi pembentrokan logika, maka dia akan mempertanyakan logika tersebut. Maka, dia akan bertanya kepada orang tuanya, bolehkah begini papa? bolehkah begini mama?. Hal ini disebabkan si anak lebih percaya pada orang tuanya. Maka, bagi yang mempunyai anak, harap lebih memperhatikan anaknya karena banyak terjadi konversi logika."

    Dari penjelasan singkat di atas dapatkah anda mengerti konversi logika terjadi? Bisakah anda menarik kesimpulan dari beberapa fakta di atas?
    Coba anda kembangkan dari tahap-tahap tersebut ke tahap remaja dan dewasa. Bukankah akan sama dengan tahap-tahap tersebut?

    Kesimpulan :
    - Konversi logika terjadi melalui proses asimilasi dan akulturasi yang lama dan tidak mudah.
    - Konversi logika dimana logika awal berbentrok dengan logika yang akan diterima, akan lebih lama dan dipertanyakan kepada orang yang mengkonversikan logika awalnya.
    - Konversi logika menghasilkan norma dalam hidup.
    - Awal dari logika adalah logika itu sendiri dan akan terus berkembang dengan konversi.
    - Konversi akan gagal apabila logika awal lebih kuat.

    xumber = draide N3
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    rizzy Beginner Members

    Joined:
    Jun 15, 2009
    Messages:
    203
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +19 / -0
    sip k!!
    mskpun aga g ngrti c...
    maklum, bgn tdr
     
  4. Offline

    vxtiodl Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 18, 2009
    Messages:
    30
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +4 / -0
    Ternyata bunyi hk.kekekalan logika ampir sm kaya hk.kekekalan energi ya..
    Nice info..
     
  5. Offline

    anzhole Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 27, 2009
    Messages:
    54
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +15 / -0
    brarti bukti tuhan itu memang ada betul donk ....

    CMIIW :nongol:
     
  6. Offline

    sunny_taiyou Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 20, 2009
    Messages:
    751
    Trophy Points:
    142
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2,923 / -0
    menarik banget nih salut gw :top:
     
  7. Offline

    curiousboy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    396
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,240 / -0
    baru nyadar w...heheheh
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.