1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Trivia Fact about heroin

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by lyneard, Aug 16, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    lyneard Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    648
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +459 / -0
    Jarang yang tahu dan tidak menyangka bahwa Heroin salah satu jenis golongan Narkotika yang dilarang sebenarnya adalah nama produk dagang dari sirup obat batuk produksi Bayer, sebuah perusahaan farmasi besar dan ternama di Jerman. Bayer pertama kali mengembangkan Heroin pada tahun 1898 sebagai obat batuk sirup, Pengembangan dan penemuan ini tak luput dari andil dan peran besar seorang ilmuan yang bernama Heinrich Dreser (1860 - 1924) lahir di Darmstadt, Jerman, pada tahun 1860.

    Sepanjang kariernya di Bayer antara tahun 1897-1914 Dreser bertugas sebagai seorang peneliti dimana ia bertanggung jawab menguji keamanan dan kemanjuran produk obat baru. Pada masa tersebut Dreser memikul jabatan sebagai seorang Kepala Laboratorium. Yang mana jabatan tersebut memberikan wewenang dalam memutuskan apakah suatu obat layak dipasarkan atau tidak, bersama jabatan tersebut pulalah membawa Dreser pada penemuan Heroin yang sangat spektakuler sekaligus controversial.

    Heroin adalah hasil sintesis diasetilmorfin yang merupakan derivat senyawa morfin. Senyawa diasetilmorfin berbentuk kristal berwarna putih, tak berbau, dan berasa pahit adalah senyawa yang kemudian diketahui cukup berbahaya. Para ahli sains kemudian berlomba-lomba melakukan penelitian untuk mendapatkan obat. Penemuan diasetilmofin oleh ilmuwan Inggris, C. R. Wright, tahun 1874 memberi ilham pada Dreser untuk menciptakan obat baru yang tidak menimbulkan ketagihan tetapi tetap memiliki khasiat sama, yakni sebagai obat penenang (sedatif) dan penghilang rasa sakit. Setidaknya begitulah anggapan Dreser pada saat itu. Yang pada kenyataannya pada saat ini anggapan tersebut salah.

    Bayer adalah perusahaan yang pertama kali mensintesis diasetilmorfin menjadi heroin. Pada awal 1898, heroin buatan Dreser itu kemudian diujicobakan pada sejumlah katak dan kelinci di laboratorium. Dreser bahkan mengujicobakannya pada sejumlah pekerja di Bayer. Anehnya, para pekerja justru tak berkeberatan dan merasa senang dengan dilakukannya percobaan itu. Mereka menganggap bahwa obat baru temuan Dreser selalu membuat mereka merasa “heroik”.
    Heinrich Dreser, masih merasa belum puas dengan produk baru ciptaannya tersebut. Ia kemudian tertarik untuk mencoba pada dirinya sendiri. Sejumlah hasil mengejutkan ternyata mampu dirasakannya hingga dapat menyimpulkan bahwa produk itu sangat efektif untuk mengobati sejumlah penyakit yang berhubungan dengan pernapasan seperti bronkhitis, asma, dan tuberkulosis (TBC).

    Pada November 1898, Dreser mempresentasikan obat temuannya pada Kongres Naturalis dan Dokter Jerman. Ia mengklaim bahwa heroin 10 kali lipat lebih efektif dari obat batuk biasa, namun hanya mengandung sedikit bahan toksik. Obat batuk sirup baru itu juga diklaim Dreser sebagai obat yang lebih efektif dibandingkan morfin sebagai penahan sakit. Dreser menegaskan, obat tersebut sangat aman dikonsumsi walau agak kontroversi pada masa itu.

    Nama “heroin” sebagai obat batuk sirup pun kemudian diluncurkan secara resmi oleh Bayer dan mulai dipasarkan untuk khalayak ramai pada tahun 1898. Nama heroin diambil dari bahasa Jerman heroisch yang berarti heroik. Brand heroin yang didengung-dengungkan waktu itu yakni: “Heroin-sang penawar batuk”.

    Saking gencarnya Bayer melakukan pemasaran heroin ini, mereka kemudian memberikan contoh produk ini kepada para dokter. Akibatnya, tak sedikit dokter yang meresepkannya untuk para pasien mereka. Heroin pun kemudian berkembang secara luas di lingkungan medis tanpa menyadari bagaimana efek ketergantungan yang dihasilkan produk ini. Melihat fenomena pemasaran yang terus meningkat, Bayer pun terus meningkatkan produksinya dan menjual ke 12 negara lainnya di luar Jerman.

    Lama-kelamaan, keganjilan mulai tampak. Para dokter mulai mencatat banyak sekali permintaan pasien akan obat batuk sirup ini meskipun para pasien itu tak memiliki keluhan pada saluran pernapasannya. Sejumlah ilmuwan, dokter, dan para pakar kimia kemudian mendeteksi adanya kandungan obat keras di dalamnya. Mereka menyimpulkan bahwa diasetilmofin yang dikandung heroin mungkin tak seadiktif morfin, namun justru lebih hebat dari itu. Daya ketergantungan heroin dua hingga empat kali lebih kuat dibandingkan morfin! Saat memasuki metabolisme tubuh, zat aktif heroin langsung memasuki aliran darah dan merasuk masuk ke otak hingga menyebabkan sebuah euforia.

    Berkaca dari berbagai temuan ilmuwan itu, Bayer kemudian menghentikan produksi dan pemasaran obat batuk sirup heroin pada 1913. Lebih dari itu, Bayer langsung menghapus nama heroin pada daftar obat yang berhasil mereka temukan sekaligus menjadi catatan sejarah kelam bagi perusahaan terkenal itu. Peredaran heroin pun kemudian dilarang secara luas pada tahun 1924.
    =======================
    maaf klk repost...langsund del aja om mod....
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,243 / -0
    woh...asik tuh...heroin di jual sbg obat...hahaha...kecanduan kq obat batuk...:haha:
    tp br teu ane kl heroin dulunya sbgai obat batuk...nice info bro...:top:
     
  4. Offline

    stigermorgan Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 16, 2009
    Messages:
    481
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +9 / -0
    Wah gak nyangka heroin ternyata punya sejarah yang gemilang di dunia pengobatan meski akhir nya dilarang.
     
  5. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    nice inpo bro,. :top:

    ga nyangka gw jaman dulu kalo mau dapet heroin,. cukup pergi aja kedokter trus bilang: batuk ne dok, kasih obat kayak biasa deh biar fly dolo :haha:
     
    Last edited: Aug 16, 2009
  6. Offline

    meefuu Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 1, 2009
    Messages:
    183
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +117 / -0
    buseh. parah amed yak.. trus korban2 yg udah keaddict sama heroin gmn tu ya nasibnya.

    btw, nais inpoh gan :smiley_beer:
     
  7. Offline

    goblin89 Post Hunter Regional Leader

    Joined:
    Dec 18, 2008
    Messages:
    2,244
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +8,083 / -1
  8. Offline

    Kerrigan Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 12, 2008
    Messages:
    1,276
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +938 / -0
    wah ga nyangka, ternyata heroin tuh dulunya dipakai buat obat batuk
     
  9. Offline

    kofu Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 7, 2009
    Messages:
    154
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +304 / -0
    kalau berlebihan jadi lain jadinya :D
     
  10. Offline

    yo-ho Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 3, 2008
    Messages:
    29
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +35 / -0
    ksh sumbernya dong gan,biar terpercaya..
     
  11. Offline

    botay Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    783
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +83 / -0
    serem amat ksian bgt gara2 batuk jd kecanduan gtu...
     
  12. Offline

    biggerzandlongz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    943
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +277 / -0
    duh...uhuk2... batuk neh
    mau minum obat batuknya dunk..wkk
     
  13. Offline

    ryzqrd Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 4, 2009
    Messages:
    1,552
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +528 / -0
    kecanduan obat batuk..
    hmmm,.....
     
  14. Offline

    zelgadine Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 3, 2009
    Messages:
    1,024
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,517 / -0
    buset dah obat batuk?!?

    tp mmg betul sih dlm dosis tepat itu obat klo kebanyakan ya OD!!!
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.