1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

di kubur 26thn kain kafan utuh dan harum

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by hamzzzs, Aug 22, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    hamzzzs Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 16, 2009
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    Dikubur 26 Tahun Jasad Masih Utuh
    Kain Kafan Sang Kiai Utuh & Harum Baunya

    Jakarta - Tiga bak berisi air dan potongan kayu ukuran 70 cm x 30 cm telah disiapkan anak-anak almarhum KH. Abdullah. Saat itu, Minggu 2 Agustus 2009, makam Kiai Abdullah akan
    dipindahkan lantaran di lokasi itu terkena proyek pelebaran Jalan Benda, Batu Ceper,
    Tangerang, yang mengarah ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

    Air yang ada di dalam bak itu rencananya akan digunakan untuk mencuci tulang belulang sebelum dipindahkan ke lokasi pemakaman yang baru. Sementara potongan kayu sengon sebanyak 9 potong diperuntukkan sebagai dinding pembatas jenazah di dalam liang lahat.

    "Saya sudah beberapa kali melihat proses pemindahan kuburan di Karet Bivak, Jakarta
    Pusat. Persiapannya memang seperti itu," kata Achmad Fathi, anak ketiga Kiai Abdullah.

    Namun semua perlengkapan itu akhirnya tidak terpakai. Soalnya, ketika makam yang berusia 26 tahun digali, pemandangan aneh terjadi. Jasad Kiai Abdullah ternyata masih utuh. Begitu juga dengan kain kafan dan kayu penutup jenazah. Tidak ada tanda-tanda bekas gigitan rayap atau binatang tanah di kafan maupun di kayu kamper tersebut.

    Sementara Mukhtar Ali, anak sulung Kiai Abdullah, yang mengangkat jenazah ayahnya dari liang lahat mengaku sempat kaget. Soalnya kondisi jenazah hampir sama seperti saat dikuburkan, 22 Oktober 1983 silam. "Kondisi jenazah persis sama seperti saat dikubur dulu.
    Hanya tubuhnya agak menyusut saja, dan rambutnya memutih" jelas Mukhtar.

    Mukhtar dan keluarganya semakin kaget, jenazah juga beraroma harum yang menyerbak. Wanginya, kata Mukhtar, tidak seperti parfum-parfum yang ada di toko-toko minyak wangi. Teriakan takbir pun langsung terdengar dari orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut.

    Yang juga dirasa aneh oleh keluarga, ribuan warga tiba-tiba berdatangan mengikuti prosesi pemindahan jenazah. Padahal keluarga tidak memberi pemberitahuan kepada warga maupun murid-murid Kiai Abdullah. Mereka tiba-tiba saja datang.

    "Awalnya pemindahan jenazah itu hanya dilakukan keluarga. Paling hanya 20 orang. Tapi nggak tahu kenapa tiba-tiba saat jenazah digali orang-orang sudah banyak berkumpul," ujar Mukhtar.

    Saking banyaknya orang yang datang, imbuh Mukhtar, mobil dan motor pelayat yang terparkir di sisi jalan Benda, panjangnya mencapai 5 kilometer sehingga membuat kemacetan yang luar biasa di jalan tersebut.

    Beberapa warga yang ditemui detikcom menuturkan, sebelum proses pemindahan jenazah, sebenarnya tanda-tanda keanehan sudah muncul terkait rencana pemindahan makam tersebut. Sebab saat alat berat

    ingin menghancurkan musala dan bangunan makam, tidak bisa berfungsi. Beberapa kali alat pengeruk dari mobil beko patah ujung kukunya.

    Karena kejadian itu, pihak kontraktor pelebaran jalan menunda pembongkaran yang rencananya akan dilakukan pada Januari 2009 itu. Pembongkaran baru bisa dilanjutkan awal Agustus setelah ada kesepakatan dengan keluarga. Salah satunya soal cara pembongkaran musala dan makam itu, yakni dengan hanya menggunakan palu dan linggis. Bukan pakai alat berat.

    Keluarga Kiai Abdullah sebenarnya menyayangkan kalau musala itu dibongkar. Sebab musala yang telah ada sejak puluhan tahun lalu itu sangat dibutuhkan warga setempat untuk beribadah.

    Musala yang berdiri di atas tanah wakaf itu sejak dibangun Kiai Abdullah tahun 1950-an sudah mengalami beberapa pemugaran dan pelebaran. Hingga menjadi semakin luas dan bangunannya menjadi permanen.

    Namun pada 2007, Pemkot Tangerang ternyata punya rencana melakukan pelebaran jalan Benda, Juru Mudi, Batu Ceper, yang berada di sepanjang Sungai Cianjane. Musala dan makam itu kebetulan berada di lokasi yang akan dijadikan akses jalan sehingga terpaksa harus digusur.

    Tanah yang akan digusur dihargai Rp 500 ribu per meter. Harga itu belum termasuk bangunan yang akan dibongkar. Tapi keluarga Kiai Abdullah menolak pemberian uang pengganti. Pasalnya , tanah tempat musala dan makam itu merupakan tanah wakaf yang tidak boleh diperjualbelikan.

    Pihak keluarga hanya meminta Pemkot membangun kembali musala di sekitar wilayah Juru
    Mudi, supaya warga setempat mudah kalau ingin beribadah. "Sepeser pun kami tidak menerima uang penggantian. Biaya pemindahan jenazah saja kami tanggung sendiri, sekalipun Pemkot sudah menawarkan" jelas Mukhtar, anak sulung Kiai Abdullah.

    Kini jenazah Kiai Abdullah dimakamkan di depan pekarangan rumah Achmad Fathi, yang berjarak hanya 15 meter dari lokasi pemakaman sebelumnya. Di areal pemakaman baru itu terdapat tiga makam, yakni makam KH Abudullah bin Mukmin, makam istri keduanya Maswani, serta makam putra keduanya yang bernama M Syurur.

    Rencananya, areal makam itu akan diperluas lantaran setiap hari banyak orang yang datang untuk berziarah, terutama setelah tersiar kabar jasad Kiai Abdullah masih utuh meski dikubur selama 26 tahun. Bahkan untuk memudahkan para peziarah, keluarga bermaksud membangun musala di samping areal makam.
     
    Last edited: Dec 31, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    kok bisa ya:???:
    padahal secara teori hal itu tidak mungkin,
    kasus yg menarik untuk dipakukan penelitian(kalaupun diperbolehkankeluarga almh)
     
  4. Offline

    corale Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 24, 2009
    Messages:
    259
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +119 / -0
    kl kyk gini beritanya, gw lebih percaya klo ada fotonya sih :onion-07:
    takut ini cuma cerita2 murahan anak kampung doank :onion-08:
     
  5. Offline

    blue_lionx Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2008
    Messages:
    4,372
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +32,138 / -0
    :siul:
    setuju ama corale...

    tapi emang ada banyak yang ga bisa dijelsin c,,

    dulu g pernah liet video bhikku yang habis dikremasi tulangnya jadi warna-warni.. :siul:
     
  6. Offline

    hard_liner Silent Reader Members

    Joined:
    May 30, 2009
    Messages:
    101
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +7 / -0
    Bro..
    didalam sejarah islam..emang banyak kasus orang2 sholeh yg mayat nya gak membusuk...
    panjang lah kalo di jelasin satu per satu...
    secara ilmiah emang susah untuk di jelasin itulah karunia Allah SWT...
    ini bukan cerita kacangan bro... berita ini juga masuk ke beberapa program berita stasiun tipi...gw liat sendiri di tipi...pas di angkat keliatan tuh kain kafan masih ada isinya, kayak ngangkat mayat baru......
     
  7. Offline

    trizno Lurking Around Founders

    Joined:
    Jun 4, 2007
    Messages:
    1,263
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +10,733 / -0
    ada thread yg mirip dgn ini
    http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=19446
    and maybe di indonesia juga masi banyak yg nga di publikasi kan ke umum

    heh.. hal ini ga mungkin di jadikan penelitian ilmiah d
    mereka mereka ini adalah orang suci . dan ini adalah bukti nyata bahwa Tuhan itu ada :)
     
  8. Offline

    gheega Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 14, 2008
    Messages:
    1,029
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +40,768 / -0
    gw percaya coz tuhan akan selalu menjaga bagi umatnya yg hafidz(sori klo slh nulis) qur'an. dan itu tertera d dlm qur'an.
     
  9. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,865
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    kalo cerita seperti ini sih,. hampir di setiap tempat/daerah ada,. tapi tidak semua benar

    di tempat gw juga ada cerita kek beginian,. cuma mayatnya cewe,. pas keluarganya yg lain ada yg meninggal jadi di kuburkan di lubang/kuburan yg sama (maaf bro di tempat gw tanah wakaf udah penuh, makanya timpa-timpaan), pas digali rupanya ntu mayat cewe yg udah di kubur lebih dari 10 tahun masih utuh, cuma kaga harum :siul:
     
  10. Offline

    Demongeot Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 18, 2009
    Messages:
    751
    Trophy Points:
    142
    Ratings:
    +1,665 / -0
    hem pernah denger sih cerita kayak gini berkali2
    tapi gak pernah tuh liat langsung
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.