1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Demi Masa Depan Anak, Sekolah Bayar Sayur Mayur Diciptakan

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by doubledoank, Jul 16, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    doubledoank Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 31, 2008
    Messages:
    2,056
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,296 / -0
    [​IMG]

    Banyuwangi - Sekolah bayar sayur? Mungkin hal itu tak pernah terbayangkan di benak Anda. Namun hal itu nyata adanya dan diterapkan di lembaga pendidikan SD dan SMP Alam, Dusun Jenengsari Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

    Meski pagi menggelayut di langit Banyuwangi, namun tak mengurangi semangat Ifan Muzadi mengikuti hari pertama di sekolah barunya. Ifan merupakan salah seorang dari 30 siswa-siswi baru di SMP Alam. Remaja itu lahir 16 tahun yang lalu di tengah keluarga tak mampu di sebuah Desa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Masa depannya nyaris pupus lantaran kedua orang tuanya 'pasrah' dengan tingginya biaya pendidikan di negeri ini.

    Namun, secercah harapan untuk masa depannya itu masih ada. Di SMP yang kerap disebut sekolah sayur ini, biaya tak menjadi penghalang untuk mengenyam pendidikan yang layak. Yayasan Banyuwangi Islamic School (BIS), pengelola sekolah berkonsep lingkungan itu tak menetapkan biaya seperti SPP atau uang gedung untuk para siswanya.

    "Tak ada biaya apapun, bayarnya apa yang dipunya wali murid. Ada sayur.. ya sayur, ada tomat.. ya tomat tidak bayar pun tak mengapa," jelas Kepala Sekolah SD dan SMP ALAM, saat menemani detiksurabaya.com berkeliling komplek sekolahnya Muhammad Farid (35), Kamis (16/7/2009).

    Lantas dipakai untuk apa sayur mayur dari wali murid itu oleh pihak sekolah? Sayur mayur (atau lainnya) itu pun dimasak dan disajikan ke para murid yang selama menjalani pendidikan tinggal di asrama.

    Sekolah ini memang mewajibkan siswanya untuk tinggal di asrama baik putra dan putri. Di hari Sabtu dan Minggu, para siswa diberikan waktu untuk pulang ke rumah masing-masing. Praktis para siswa masuk kelas hanya 5 hari, Senin sampai Jumat.

    "Mereka pulang ke rumah pun membawa misi yakni, menularkan ilmunya ke SD asal mereka. Istilahnya mereka diajarkan untuk dakwah mulai dini," jelas Farid lagi.

    Nuansa perpaduan antara pondok pesantren dan sekolah formal sangat terasa di sekolah ini. Para pendiri dan pengurus sekolah Alam rata-rata menyelesaikan pendidikan sarjananya di Perguruan Tinggi Islam. Ruang sekolah di desain layaknya gubuk sawah. Tanpa sekat dan kursi. Saat belajar para murid lesehan di lantai bambu. Suasana santai penuh semangat kebersamaan, itulah yang tercipta.

    Menurut Farid, sekolah yang dikelolanya menerapkan sistem pembelajaran aktif. Para siswa dibiasakan untuk aktif dan mandiri dalam mempelajari dan mengkaji materi. Proses pembelajaran para murid akan didampingi seorang asisten atau tutor. Guru hanya berfungsi sebagai evaluator.

    Alhasil, dua angkatan yang sudah lulus dari sekolah Alam terbukti memiliki kemampuan lebih. Minimal kemampuan untuk berbahasa Inggris dan Bahasa Arab, menghitung cepat ala sempoa, serta melek teknologi. Sepertinya tak banyak sekolah yang 'berani' menerapkan sistem serupa, karena sistem tersebut banyak tantangan dalam
    penerapannya.

    "Sistem ini lebih menanamkan siswa untuk termotifasi belajar sendiri secara aktif dengan penuh kesadaran, tanpa ada paksaan. Jadi ada guru atau tidak ada guru, mereka akan tetap belajar. Tak mudah untuk melakukannya, tapi kami sudah buktikan itu," ungkap Farid panjang lebar.

    Tentu saja, keberadaan sekolah sayur itu menjadi pilihan bagi masyarakat. Baik dari kalangan bawah atau kalangan berada, di tengah kebutuhan akan pendidikan berkualitas dan murah. Apalagi, nilai-nilai Agama (Islam) menjadi penyimbang. Selain itu sekolah Alam tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dengan memberikan ijazah resmi bagi siswa yang lulus.

    Dari grafik jumlah siswa yang masuk ke sekolah ini, tiap tahunnya menunjukkan peningkatan. Grafik itu sekaligus menunjukkan jumlah anak bangsa, yang masa depannya terselamatkan dengan hanya membayar sayur mayur. Termasuk remaja asal Nusa Tenggara Timur bernama Irfan Muzadi.
    (fat/fat)

    sumber :http://surabaya.detik.com/read/2009/07/16/085507/1165939/475/demi-masa-depan-anak-sekolah-bayar-sayur-mayur-diciptakan

    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    saya senang sekaligus sedih membaca berita ini.........

    senang karena ternyata ada sekolah sangat memperhatikan pendidikan anak2 siswanya sehingga rela di bayar pake sayur sekalipun..........

    sedih karena ternyata pemerataan pendidikan di negara kita timpang........ samapai2 ada orang tua yang harus membayar SPP dengan sayur...........
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    cahyo_pwkm Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2008
    Messages:
    1,536
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +264 / -0
    mantap kebijakan pemerintah
    tak ada uang, sayur pun jadi
     
  4. Offline

    KyleSteward Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    1,294
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +82 / -0
    Klo masalah ekonomi ga merata, dimana2 pasti ada. Tapi jenis sekolah gini sebenernya bisa dicontoh. Bayaran sayur itu untuk makan murid2 jadi balik lagi ke anak anak mereka akhirnya. Bisa dibilang sekolah hampir ga terima apa2
     
  5. Offline

    swtmath Beginner Members

    Joined:
    Jan 8, 2009
    Messages:
    406
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +870 / -0
    iya memang masalah pendidikan sangat susah diselesaikan terutama di negara kita ini.
     
  6. Offline

    escafl0wne Post Hunter Veteran

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    3,206
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +3,184 / -2
    ini baru disebut 'pahlawan tanpa tanda jasa':haha:
     
  7. Offline

    moks Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 17, 2008
    Messages:
    1,337
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +19,468 / -0
    salut gw sama sekolah ini, bagus buat jadi contoh di daerah, jadi ga ada alesan ga ada biaya buat sekola...
     
  8. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,243 / -0
    sayang...knp blm di terapkan di seluruh indo....
     
    • Like Like x 1
  9. Offline

    CY_T_Anezaki Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 3, 2009
    Messages:
    2,154
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,698 / -0
    Sistem yg bagus buat anak seorang petani atau agrobisnis dan semua yg terkait sayur mayur
     
  10. Offline

    edoGawa Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 6, 2008
    Messages:
    703
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +201 / -0
    satu lagi sekolah yg patut dijadiakan acuan buat sekolah2 negeri yg laennya
     
  11. Offline

    parapara Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 17, 2008
    Messages:
    277
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +3 / -1
    ide yang cukup bagus tuh..
    jadi yang ortunya petani lgsung bisa bayar..
     
  12. Offline

    zart_zaku Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    1,189
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,048 / -0
    keliatannya cuma bisa diterapin di desa2 yang sumber penhasilan terbesarnya dari pertanian.
     
  13. Offline

    belanglicious Beginner Members

    Joined:
    Jul 14, 2009
    Messages:
    221
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +27 / -0
    habis itu sayurnya dikemanain?
    dijual lagi?
    kan ga mungkin sayur bisa buat beli kapur dan buku
     
  14. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    nice idea...
    seandainya ide2 semacam ini dikembangkan di seluruh indonesia, tentunya nanti ga ada lagi orang indonesia yg buta huruf.
     
  15. Offline

    moron Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 10, 2009
    Messages:
    664
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +26 / -0
    keren tak ad rotan, sayur pun jadi...:top:
     
  16. Offline

    achy Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 14, 2008
    Messages:
    1,298
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,323 / -0
    kalo kuliahan kaya gt bisa ga ya?
    :haha:
     
    • Like Like x 13
  17. Offline

    bl4ck_aca Silent Reader Members

    Joined:
    May 3, 2009
    Messages:
    137
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +12 / -0
    Wah terharu bgt aq ngedengernya...:((
    ternyata ada ya, sekolah seperti itu...
    Sekolah yang betul2 memperhatikan masa depan anak didiknya...

    ini seharusnya bisa menjadi contoh bagi sekolah yg lain...
     
  18. Offline

    reinmord Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 4, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +61 / -0
    apa sayurnya ga bakal busuk tuh??
     
  19. Offline

    eXcImEr Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    5,264
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +35,906 / -1
    ini lebih baik daripada sekolah yang maksa minta uang bangunan gede, padahal udah ada bantuan pemerintah, guru sekarang kebanyakan gaji udah besar masih matre, gak pantes nyandang pahlawan tanpa tanda jasa
     
  20. Offline

    namie04 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    1,127
    Trophy Points:
    146
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,316 / -0
    hebat itu yg nyiptain, pasti susah ngejalaninnya.
    hebat dah pokoknya. semongga langgeng itu sekolaan
     
  21. Offline

    taishou Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 18, 2009
    Messages:
    2,949
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +33,922 / -0
    setuju ma yg ini.. :top:
    mreka bekerja tulus-ikhlas tanpa berharap apa2.. :top:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.