1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Dampak buruk Susu+Daging terhadap Usus

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by shinminho, Oct 16, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    shinminho Senpai Veteran

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,202
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,814 / -0
    "Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya," ujar Prof Dr Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris: The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama. Padahal, katanya, susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia. Manusia seharusnya hanya minum susu manusia. Sebagaimana anak sapi yang juga hanya minum susu sapi. Mana ada anak sapi minum susu manusia, katanya.

    Mengapa susu paling jelek untuk manusia? Bahkan, katanya, bisa menjadi penyebab osteoporosis?
    Jawabnya: karena susu itu benda cair sehingga ketika masuk mulut langsung mengalir ke kerongkongan. Tidak sempat berinteraksi dengan enzim yang diproduksi mulut kita. Akibat tidak bercampur enzim, tugas usus semakin berat. Begitu sampai di usus, susu tersebut langsung menggumpal dan sulit sekali dicerna. Untuk bisa mencernanya, tubuh terpaksa mengeluarkan cadangan "enzim induk" yang seharusnya lebih baik dihemat. Enzim induk itu mestinya untuk pertumbuhan tubuh, termasuk pertumbuhan tulang. Namun, karena enzim induk terlalu banyak dipakai untuk membantu mencerna susu, peminum susu akan lebih mudah terkena osteoporosis.

    Profesor Hiromi tentu tidak hanya mencari sensasi. Dia ahli usus terkemuka di dunia. Dialah dokter pertama di dunia yang melakukan operasi polip dan tumor di usus tanpa harus membedah perut. Dia kini sudah berumur 70 tahun. Berarti dia sudah sangat berpengalaman menjalani praktik kedokteran. Dia sudah memeriksa keadaan usus bagian dalam lebih dari 300.000 manusia Amerika dan Jepang. Dia memang orang Amerika kelahiran Jepang yang selama karirnya sebagai dokter terus mondar-mandir di antara dua negara itu.

    Setiap memeriksa usus pasiennya, Prof Hiromi sekalian melakukan penelitian. Yakni, untuk mengetahui kaitan wujud dalamnya usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menjadi hafal pasien yang ususnya berantakan pasti yang makan atau minumnya tidak bermutu. Dan, yang dia sebut tidak bermutu itu antara lain susu dan daging.

    Dia melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/minuman yang "jelek": benjol-benjol, luka-luka, bisul-bisul, bercak-bercak hitam, dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang. Jelek di situ berarti tidak memenuhi syarat yang diinginkan usus. Sedangkan usus orang yang makanannya sehat/baik, digambarkannya sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan, dan segar.

    Karena tugas usus adalah menyerap makanan, tugas itu tidak bisa dia lakukan kalau makanan yang masuk tidak memenuhi syarat si usus. Bukan saja ususnya kecapean, juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat seperti daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus: menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.

    Karena itu, Prof Hiromi tidak merekomendasikan daging sebagai makanan. Dia hanya menganjurkan makan daging itu cukup 15 persen dari seluruh makanan yang masuk ke perut.

    Dia mengambil contoh yang sangat menarik, meski di bagian ini saya rasa, keilmiahannya kurang bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya, dia minta kita menyadari berapakah jumlah gigi taring kita, yang tugasnya mengoyak-ngoyak makanan seperti daging: hanya 15 persen dari seluruh gigi kita. Itu berarti bahwa alam hanya menyediakan infrastruktur untuk makan daging 15 persen dari seluruh makanan yang kita perlukan.

    Dia juga menyebut contoh harimau yang hanya makan daging. Larinya memang kencang, tapi hanya untuk menit-menit awal. Ketika diajak "lomba lari" oleh mangsanya, harimau akan cepat kehabisan tenaga. Berbeda dengan kuda yang tidak makan daging. Ketahanan larinya lebih hebat.

    Di samping pemilihan makanan, Prof Hiromi mempersoalkan cara makan. Makanan itu, katanya, harus dikunyah minimal 30 kali. Bahkan, untuk makanan yang agak keras harus sampai 70 kali. Bukan saja bisa lebih lembut, yang lebih penting agar di mulut makanan bisa bercampur dengan enzim secara sempurna. Demikian juga kebiasaan minum setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik. Minum itu, tulisnya, sebaiknya setengah jam sebelum makan. Agar air sudah sempat diserap usus lebih dulu.

    Bagaimana kalau makanannya seret masuk tenggorokan? Nah, ini dia, ketahuan. Berarti mengunyahnya kurang dari 30 kali! Dia juga menganjurkan agar setelah makan sebaiknya jangan tidur sebelum empat atau lima jam kemudian. Tidur itu, tulisnya, harus dalam keadaan perut kosong. Kalau semua teorinya diterapkan, orang bukan saja lebih sehat, tapi juga panjang umur, awet muda, dan tidak akan gembrot.

    Yang paling mendasar dari teorinya adalah: setiap tubuh manusia sudah diberi "modal" oleh alam bernama enzim-induk dalam jumlah tertentu yang tersimpan di dalam "lumbung enzim-induk". Enzim-induk ini setiap hari dikeluarkan dari "lumbung"-nya untuk diubah menjadi berbagai macam enzim sesuai keperluan hari itu. Semakin jelek kualitas makanan yang masuk ke perut, semakin boros menguras lumbung enzim-induk. Mati, menurut dia, adalah habisnya enzim di lumbung masing-masing.

    Maka untuk bisa berumur panjang, awet muda, tidak pernah sakit, dan langsing haruslah menghemat enzim-induk itu. Bahkan, kalau bisa ditambah dengan cara selalu makan makanan segar. Ada yang menarik dalam hal makanan segar ini. Semua makanan (mentah maupun yang sudah dimasak) yang sudah lama terkena udara akan mengalami oksidasi. Dia memberi contoh besi yang kalau lama dibiarkan di udara terbuka mengalami karatan. Bahan makanan pun demikian.

    Apalagi kalau makanan itu digoreng dengan minyak. Minyaknya sendiri sudah persoalan, apalagi kalau minyak itu sudah teroksidasi. Karena itu, kalau makan makanan yang digoreng saja sudah kurang baik, akan lebih parah kalau makanan itu sudah lama dibiarkan di udara terbuka. Minyak yang oksidasi, katanya, sangat bahaya bagi usus. Maksudnya, mengolah makanan seperti itu memerlukan enzim yang banyak.

    Apa saja makanan yang direkomendasikan?
    Sayur, biji-bijian, dan buah. Jangan terlalu banyak makan makanan yang berprotein. Protein yang melebihi keperluan tubuh ternyata tidak bisa disimpan. Protein itu harus dibuang. Membuangnya pun memerlukan kekuatan yang ujung-ujungnya juga berasal dari lumbung enzim. Untuk apa makan berlebih kalau untuk mengolah makanan itu harus menguras enzim dan untuk membuang kelebihannya juga harus menguras lumbung enzim.

    Prof Hiromi sendiri secara konsekuen menjalani prinsip hidup seperti itu dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, umurnya sudah 70 tahun, tapi belum pernah sakit. Penampilannya seperti 15 tahun lebih muda. Tentu sesekali dia juga makan makanan yang di luar itu. Sebab, sesekali saja tidak apa-apa. Menurunnya kualitas usus terjadi karena makanan "jelek" itu masuk ke dalamnya secara terus-menerus atau terlalu sering.

    Terhadap pasiennya, Prof Hiromi juga menerapkan "pengobatan" seperti itu. Pasien-pasien penyakit usus, termasuk kanker usus, banyak dia selesaikan dengan "pengobatan" alamiah tersebut. Pasiennya yang sudah gawat dia minta mengikuti cara hidup sehat seperti itu dan hasilnya sangat memuaskan. Dokter, katanya, banyak melihat pasien hanya dari satu sisi di bidang sakitnya itu. Jarang dokter yang mau melihatnya melalui sistem tubuh secara keseluruhan. Dokter jantung hanya fokus ke jantung. Padahal, penyebab pokoknya bisa jadi justru di usus. Demikian juga dokter-dokter spesialis lain. Pendidikan dokter spesialislah yang menghancurkan ilmu kedokteran yang sesungguhnya.

    Saya mencoba mengikuti saran buku ini sebulan terakhir ini. Tapi, baru bisa 50 persennya. Entah, persentase itu akan bisa naik atau justru turun lagi sebulan ke depan.

    Yang menggembirakan dari buku Prof Hiromi ini adalah: orang itu harus makan makanan yang enak. Dengan makan enak, hatinya senang. Kalau hatinya sudah senang dan pikirannya gembira, terjadilah mekanisme dalam tubuh yang bisa membuat enzim-induk bertambah.

    (Catatan Dahlan Iskan, Jawa Pos Edisi 15 Mei 2009)

    :thx:
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 2
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    garuq Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 18, 2009
    Messages:
    855
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +118 / -0
    artinya gak ada yang aman dong saat ini?
     
  4. Offline

    NoPerfect Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 11, 2008
    Messages:
    306
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +584 / -0
    masih meragukan kebenarannya atau tidak ^^

    masih ragu gw kebenarannya neh :)
     
  5. Offline

    jaimaru Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 7, 2009
    Messages:
    304
    Trophy Points:
    57
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9 / -0
    waduh berarti iklan2 susu yang berkalsium tinggi atau untuk mencegah osteoporosis
    bohong semua dung

    huh
     
  6. Offline

    Redd87 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 28, 2008
    Messages:
    2,429
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,923 / -0
    sama bro.. orang jaman dlu aj minum susu domba ato kambing tapi mereka life span nya panjang tuh.. kalo orang jaman sekarang lifespan mereka memendek kan gara2 junk food
     
  7. Offline

    MiniMaximA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +40 / -0
    Serius ni ? Minum susu malah membantu osteoporosis ? Gawat.
    Gw memang jarang si minum susu, sekali-sekali aja, 2 minggu sekali/dua kali, tapi ortu gw nganggap susu itu sangat penting. Mesti dikasi tau ini.
     
  8. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    :haha:
    sy sekarang sudah jarang minum susu sapi lagi, paling seminggu 1-3 kali..
    tu susu baru ada dampak buruk kalo dikonsumsi tiap hari kan:???: kalo sekali-duakali gpp kan:???:
    soalnya sy sendiri kalo memenuhi nutrisi yg tidak ada dlm makanan yg sy konsumsi, ya sy ngambilnya dari susu, praktis soalnya:haha:
     
  9. Offline

    silentwalker Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 18, 2009
    Messages:
    64
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    sebenernya yg bikin g sehat sih bukan makanannya tp banyaknya kimia yg tercampur didalam makanan tersebut yang bikin g sehat...

    ky susu sekarang yg pake segala macem tambahan dari bahan kimia alias g alami..:ehem:
     
  10. Offline

    Happybahbah Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 17, 2008
    Messages:
    1,792
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,372 / -0
    wele beneran tah ini?? :???:
    bahaya dunk soalnya gw termasuk paling suka dengan yg namanya susu.. :panda:
    tapi aneh masa minum susu malah membantu terjadianya osteoporosis?
    bukannya di kandungan susu memang banyak terdapat zat2 yg membantu
    memperkuat tulang..
    entah de ini bener atau nggak.. moga2 aj gak bener soalnya gw pencinta susu.. :haha:
     
  11. Offline

    prufessuer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    2,163
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,651 / -0
    waduh masa sih :swt:

    bukanny mencegah tuh :???:

    tp sumberny dari koran sih :kecewa:
     
  12. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    jelek jelek susu daging mah

    masih aja masuk 4 sehat 5 sempurna kan?

    konsumsinya aja mungkin yg jangan berlebih
     
  13. Offline

    sh3ld0n Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    1,017
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +7,044 / -0
    cukup masuk akal seh,anak sapi aja pas uda gede ga mau minum susu ibunya lagi,masa manusia malah mau minum susu yang bahkan anak sapi aja uda ga mau minum
    klo pas kecil emank perlu susu buat pertumbuhan n imunitas (dari ASI)

    tapi...BANYAK makanan ENAK pake SUSU :ngambek:
     
  14. Offline

    aquaphx Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 25, 2007
    Messages:
    803
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,558 / -0
    yuk kita jadi vegetarian hehe aku baru 80% sih..
    www.ivs-online.org Indonesia Vegetarian Society.
     
  15. Offline

    lubhbinka Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    252
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +20 / -0
    waaaaaaaaaaah, ane kan suka banget minum susu sama makan daging.......
    masa sih susu dan daging gag bagus gitu buat usus....
     
  16. Offline

    hapowkeyen Masih Cupu Gatotkaca

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    548
    Trophy Points:
    222
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +7,140 / -0
    sesuatu janganlah berlebihan tp juga jangan terlalu jadi pantangan,,,

    karena keseimbangan adalah sesuatu yang indah,,,

    hehe
     
  17. Offline

    dicky1b Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 4, 2009
    Messages:
    516
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +24 / -0
    mending dicampur aje makan daging sekalian makan sayur hehehe
     
  18. Offline

    misodeus Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 20, 2009
    Messages:
    1,393
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +971 / -0
    maksudnya semua yg terlalu itu gak baek....harus ganti2 terus makanannya...
     
  19. Offline

    Qiuubi Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 3, 2009
    Messages:
    159
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +397 / -0
    Aaaaa
    Tiap pagi minum susu
     
  20. Offline

    jouleputra Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    430
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +307 / -0
    susu itu sebenarnya bagus kok.....

    cuma harus di konsumsi secara benar..... hampir 80% penyakit itu berasal dari perut so jagalah kosumsi makanan anda sejak dini.....:awas:

    hidari junk food, perbanyak sayur, buah, dan minum air putih minimal 8 gelas per hari.... keep healthy....:piss:
     
  21. Offline

    andrekedua Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    140
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +12 / -1
    klo ane mah klo emang udah umur yah pasti meninggal juga kita...ngapain kita mesti takut terhadap sesuatu???
    semua ga baik dan jelek klo berlebihan...nah kita harus tau batas harus seimbang kata bro hapowkeyen mah...
    tapi pas pasti bagus dan mantab susu asli langsung dari sumbernya...hehehe....
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.