1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

People Cu Chi: Terowongan Vietkong... Rambo sih lewat

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by anakbingung, Oct 11, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    anakbingung Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 9, 2009
    Messages:
    1,435
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +781 / -0
    [​IMG]
    [​IMG]

    Cu Chi Tunnel mungkin salah satu rahasia penduduk Vietnam Selatan di Distrik Cu Chi, wilayah kecil di barat daya Saigon (Ho Chi Minh) dalam perang melawan Amerika Serikat (AS). Lorong ini merupakan masterpiece strategi tentara gerilya penduduk desa itu yang anti-pendudukan tentara AS.

    Ide membuat lorong dan bunker di bawah tanah ini berawal dari tahun 1945, saat Vietnam masih dijajah Perancis. Saat itu para pejuang mempunyai ide menyembunyikan penduduk sipil di bunker bawah tanah, selain untuk tempat bersembunyi para gerilyawan.

    Pintu keluar masuk lorong yang dibuat sealami mungkin itu, hanya satu. Kelemahaannya, kalau pintu yang satu itu ketahuan, ya apeslah tertangkap musuh. Tak ada tempat untuk lari.

    Karena itu, ide untuk memperpanjang lorong dan memperbanyak akses keluar masuk pun dibuat. Nah, di Distrik Cu Chi, 70 kilometer barat daya Ho Chi Minh atau Saigon, sistem lorongnya mulai berkembang tahun 1948, di dua desa, Tan Phu Trung dan Phuoc Vinh An.

    Pada saat AS datang untuk membasmi paham komunis, dan menjadikan Saigon sebagai pangkalan militernya, tahun 1961, Cu Chi yang dekat dengan Saigon masuk daerah kolonisasi.

    Namun, penduduk desa yang menentang kolonisasi itu berprinsip untuk mempertahankan desanya, 'tak akan maju selangkah pun, dan tidak akan mundur selangkah pun'. Untuk bertahan, mereka akhirnya memilih untuk hidup di bawah tanah.

    Untuk tujuan pertahanan inilah sistem lorong ini berkembang dengan pesat. Fungsinya, untuk berlindung dari segala serangan bumi hangus AS seperti bom, dan paparan racun herbisida yang bisa membuat difabel fisik maupun mental. Di Cu Chi Tunnel inilah, gerakan bawah tanah (sebenar-benarnya bawah tanah) dirancang untuk memporakporandakan pertahanan musuh.

    Tak ada pilihan lain, penduduk di Distrik Cu Chi pun bahu membahu membuat lorong hand made ini. Dengan peralatan seadanya, kebanyakan peralatan bertani seperti pacul dan keranjang bambu karena penduduk Cu Chi yang agraris, mereka mengeduk
    sedikit demi sedikit lubang cacing tempat persembunyian itu.

    Ada yang mengeduk tanah, ada yang membuang tanah, dan ada yang berjaga-jaga di atas, kalau-kalau ada musuh. Jadilah, 5 desa yang semula di atas tanah, bedol desa ke bawah tanah.

    Lorong sempit mirip lubang cacing ini, berliku-liku dari atas sampai bawah. Lebarnya, kata Chau, cuma 60 sampai 80 centimeter. Tingginya, sama saja. Jadi harus merayap untuk masuk.

    Di ujung lubang cacing, 3 meter dari permukaan tanah, ada ruangan atau bunker untuk tinggal penduduk Cu Chi. Bunker satu dan yang lainnya saling berhubungan dengan lubang cacing pula. Melalui jalur itulah penduduk dan gerilyawan saling berinteraksi dan merancang strategi.

    Di atas pintu keluar lubang cacing itu, terdapat parit persegi panjang. Kira-kira dalamnya 2 meter. Parit di atas tanah yang ditutupi dengan jerami ini untuk tempat berkegiatan penduduk desa.

    Kalau musuh hengkang sesaat, penduduk pun keluar dan berkegiatan di parit ini, seperti sekolah, rapat, membuat senjata seperti senapan dan bom, bahkan melakukan operasi kedokteran.

    Cu Chi Tunnel juga punya akses keluar masuk sampai Sungai Saigon. Kalau keadaan kritis, gerilyawan bisa saja keluar di Sungai Saigon dan menyeberang ke daerah di seberangnya, Provinsi Binh Duong.

    Benteng bawah tanah ini sungguh membuat musuh kerepotan. Maklum, jalan masuknya yang banyak itu disamarkan dengan seresah-seresah daun dan tanah. Lokasi lorong dan bunker di tengah hutan karet dan bambu menambah sempurna penyamaran.

    Tak hanya itu, penduduk desa pun dengan cerdas memasang perangkap yang bisa membuat tentara AS putus asa. Perangkapnya sih sederhana saja, namun mematikan. Disamarkan dengan seresah-seresah daun, bless! Tentara musuh pun ambles dalam parit yang penuh ditanami bambu runcing atau besi runcing.

    Hasil perlawanan bawah tanah ini, baik saat kolonisasi Perancis dan AS, penduduk Cu Chi telah menembak mati 20 ribu tentara musuh, menghancurkan 5 ribu tank, menembak jatuh 256 pesawat, mengancurkan 22 kapal perang,dan memusnahkan pos militer 270 kali.
    [​IMG] [​IMG] [​IMG]

    Cu Chi (1): Ribuan Orang Hidup di Bawah Tanah

    HO CHI MINH, KOMPAS.com — Cu Chi amat dibanggakan orang Vietnam. Terowongan tikus ini menjadi simbol kejayaan dan kemenangan mereka atas Perancis, Pemerintah Vietnam Selatan, juga Amerika Serikat.

    Tak ada senjata hebat yang dimiliki Vietnam semasa perang. Kunci terbesar kemenangan mereka justru ada pada terowongan tersebut. Ini juga menjadi simbol frustrasi dan kekalahan Amerika dalam perang Vietnam.

    Cu Chi merupakan nama terowongan bawah tanah yang digali orang Vietnam semasa perang. Terowongan itu awalnya dibuat pada masa penjajahan Perancis. Perancis sendiri mulai menjajah Vietnam pada 1859. Pada 1941, mereka sempat menyingkir karena diusir Jepang. Namun, setelah kekalahan Jepang, Perancis kembali lagi. Sementara itu, Viet Minh (gerakan kemerdekaan) pimpinan Ho Chi Minh sudah menguasai Vietnam Utara dan melakukan perlawanan.

    Perang ini sampai 1954. Semasa itu, Perancis yang menguasai Vietnam Selatan melakukan kerja paksa. "Rakyat Vietnam seperti menghadapi buah simalakama. Menuruti kerja paksa akhirnya mati, menolak juga mati. Tapi, mereka sebagian besar akhirnya memilih menolak dan sembunyi. Maka, dibuatlah terowongan untuk bersembunyi dari Perancis dan kerja paksa," ungkap Hung Tran yang ayahnya tentara Vietnam.

    Setelah perang Viet Minh dan Perancis berakhir pada 1954, Amerika Serikat (AS) muncul. Mereka mendukung Perancis dan Pemerintah Vietnam Selatan yang republik. Maka, terowongan itu diperluas lagi oleh orang Vietnam, terutama yang prokomunis atau pemerintahan Vietnam Utara.

    Perang lawan AS semakin panas. Terowongan itu pun terus diperpanjang sebagai markas dan benteng Vietnam pro-Hanoi (Viet Minh). Karena perang terus berlangsung, maka terowongan juga terus diperluas dan diperpanjang, terutama pada 1966-1968, sampai akhirnya mencapai 250 kilometer. Sungguh luar biasa. Apalagi, di dalamnya hidup sekitar 10.000 orang Vietnam, tentara, dan keluarganya. Sebab, hanya dengan demikian, mereka lebih aman dari kejaran AS.

    Hebatnya, terowongan ini dibuat dengan cara manual, memakai alat-alat pertanian. Namun, hasilnya sangat luar biasa.

    Terowongan ini tak hanya panjang, tetapi juga dirancang sangat bagus dan strategis. Berpusat di daerah Cu Chi, Hoj Non, sekitar 70 kilometer di luar Kota Ho Chi Minh (Saigon), Cu Chi memiliki tiga saf. Saf pertama bertinggi 3 meter, saf kedua 6 meter, dan saf ketiga 10 meter. Banyak area yang menjadi tempat tinggal. Untuk menghubungkannya, dibuat terowongan kecil yang hanya bisa dilewati secara jongkok oleh orang-orang kecil seperti orang Vietnam.

    Di terowongan ini terdapat rumah sakit untuk merawat yang sakit, dapur, tempat sekolah, juga tempat membuat senjata. Tentara, wanita, dan anak-anak hidup di sini selama perang lawan AS.

    Jangan harap mudah menemukan tempat ini. Kalaupun bisa, paling hanya sebagian dan akan kehilangan bagian lainnya. Sebab, terowongan ini dibuat dengan pintu masuk amat kecil, hanya cukup untuk ukuran orang Vietnam yang kecil. Memang ada pintu-pintu cukup besar, tetapi sangat tersembunyi dan dijaga ketat.

    "Setiap sektor di terowongan dipimpin oleh empat orang. Mereka hanya menguasai sektornya saja. Dengan demikian, jika tertangkap, mereka tak bisa menjelaskan bagian lainnya. Hanya para pimpinan yang tahu detail peta terowongan bawah tanah itu," papar Hung.

    Setiap ruang di terowongan itu juga hanya dihubungkan terowongan amat kecil. Hanya bisa dilewati dengan cara jongkok. Bagi orang Vietnam yang dulu kecil-kecil, ini amat mudah. Bagi tentara AS yang besar dan tinggi, mereka jelas kesulitan, bahkan tak bisa masuk.

    AS amat kesulitan mencari dan mengatasi perlawanan Vietnam. Terowongan itu sering dibuat sampai ke bawah markas AS. Mereka muncul, senantiasa membuat teror. Oleh karena itu, tentara AS tak pernah dibuat aman.

    Beberapa kali AS berusaha menemukan dan menghancurkan terowongan ini, tetapi tak pernah berhasil. Padahal, AS sampai mengeluarkan senjata-senjata berat berupa bom-bom besar.

    "Terowongan ini dibuat dengan pertimbangan dan desain yang bagus. Mungkin AS bisa mengebom, tapi hanya bisa merusak lapisan atas. Lapisan lainnya tetap aman. Bahkan, AS pernah memasukkan zat kimia, tapi tetap saja gagal masuk ke bagian paling vital," ungkap Hung.

    Maka, AS tak pernah sukses melawan Vietnam. Bahkan, beberapa kali mereka terjebak oleh senjata-senjata rahasia Vietnam yang sederhana, tetapi berdampak besar. Bahkan, tank-tank AS pun sering bisa dilumpuhkan.

    Selama AS berada di Vietnam, Vietkong (orang Vietnam yang membela Vietnam Utara pro kemerdekaan) berada di terowongan itu, terutama Vietkong yang berada di Vietnam Selatan. Terowongan ini menjadi basis perlawanan terhadap AS. Jadi, AS harus menghadapi Vietkong dari terowongan, juga dari Vietnam Utara.

    Satu-satunya jalan agar selamat memang tetap tinggal di terowongan itu. Adapun makan-minum dan kebutuhan lain disuplai oleh para Vietkong yang menyamar. Selain itu, jika malam hari, sebagian keluar mencari makanan dan mencari senjata. Mereka juga punya tempat kerja untuk membuat senjata-senjata sederhana.

    Dari hari ke hari, Vietkong yang tinggal di terowongan itu makin banyak. Bahkan, puncaknya mencapai 10.000 orang, baik tentara gerilyawan, wanita, dan anak-anak. Terowongan itu juga dilengkapi lubang udara yang rapi dan bisa masuk secara menyeluruh. Sebagian lubang udara terdapat di gundukan tanah yang dibuat menyerupai sarang semut. Selain itu, lubang juga ada di bawah pohon-pohon yang tertutup akar.

    Akhirnya, pada 1975, AS menyerah dan memutuskan kembali ke negaranya. Vietnam pun merdeka, dan Vietkong yang hidup di terowongan pun keluar merayakan kemenangan itu.

    "Saya waktu itu baru berumur lima tahun. Tapi, saya masih ingat kemeriahan menyambut kemerdekaan itu. Waktu itu," ujar Hung.

    Baru tahun 1975 itu pula Vietkong yang tinggal di bawah tanah keluar secara bebas. Artinya, mereka hidup di bawah tanah sekitar 20 tahun. Sebuah rekor luar biasa. Ini berkat desain Cu Chi yang sangat bagus dan mengagumkan.

    Terowongan Cu Chi pun kini dirawat oleh Pemerintah Vietnam. Sebab, ini menjadi simbol kemenangan mereka atas AS, sekaligus simbol frustrasi dan kekalahan AS. Saat ini, Cu Chi justru menjadi obyek wisata yang menarik.
    [​IMG] [​IMG] [​IMG] [​IMG]

    Cu Chi: Ibu Bunuh Anak Sendiri karena Amerika

    HO CHI MINH, KOMPAS.com — Sebagai tempat komunitas Vietkong, terowongan Cu Chi memiliki banyak kisah. Salah satunya seorang ibu terpaksa membunuh anak sendiri di terowongan itu.

    Sepanjang Perang Vietnam antara tahun 1955 sampai 1975, Amerika Serikat (AS) selalu disulitkan oleh pola gerilya Vietkong. Sebab, mereka selalu bersembunyi di terowongan yang tak mungkin bisa dikejar tentara AS.

    Namun, tentara AS selalu berusaha menemukan terowongan demi terowongan, kemudian dihancurkan dengan bom. Beberapa kali, tentara AS memang berhasil menemukan dan sukses menghancurkannya. Namun, ternyata itu hanya sebagian kecil dari 250 kilometer terowongan yang dibuat Vietkong.

    "Tentara AS hanya mampu menghancurkan lapisan pertama terowongan itu. Selebihnya, mereka tak bisa menjangkau lapisan atau bagian lain. Sebab, AS benar-benar buta tentang peta terowongan itu," ungkap Hung Tran, seorang pengusaha wisata yang ayahnya tentara Vietnam.

    Namun, tak jarang pula bom yang diledakkan AS di sekitar terowongan cukup mematikan puluhan, bahkan ratusan Vietkong dan keluarganya. Namun, hanya wilayah itu yang hancur, tak sampai merambah wilayah lain. Sebab, terowongan itu sangat panjang dan luas.

    Suatu hari, AS mengerahkan pasukan terbesarnya untuk mencari dan menghancurkan terowongan Vietkong. Rupanya, ini juga diketahui para Vietkong sehingga mereka tetap bersembunyi di ruang-ruang bawah tanah.

    Di salah satu sektor ruang bawah tanah, ada seorang ibu yang akan melahirkan. Ibu tersebut bernama Lny. Sementara itu, tentara AS tepat berada di atas mereka.

    Karena sudah saatnya, anak itu terlahir pula. Seperti halnya bayi yang baru lahir, anak itu pasti menangis. Namun, sebelum anak itu bisa mengeluarkan suara, Lny memencet hidungnya agar tak menangis, sampai meninggal dunia.

    "Ini dia lakukan sebagai bentuk pengorbanan kepada negara dan komunitas Vietkong. Sebab, jika anak itu sampai menangis, maka tentara AS di atasnya akan mendengar sehingga sektor itu bisa dihancurkan dan akan ada puluhan atau bahkan ratusan korban jiwa," cerita Nhi Nguyen, wanita asal Mekong.

    Bayi Lny meninggal, tetapi komunitas Vietkong di sektor itu selamat. Sebab, tentara AS tak menemukannya. Lny sendiri, setelah sehat, akhirnya memutuskan menjadi tentara wanita melawan AS.

    Namun, setelah merdeka pada 1975, dia tak bisa ikut merasakan kebahagiaan seperti orang Vietnam lainnya. Sebab, Lny menjadi gila karena merasa berdosa kepada anaknya dan sangat kehilangan.

    "Lny ke mana-mana membawa boneka dan sering menangis. Namun, Pemerintah Vietnam merawat dan menghidupinya, juga menganggapnya sebagai salah satu pahlawan," cerita Nhi.

    Tak hanya itu kisah sedih seputar Cu Chi. Saking kesulitan dan mangkelnya, AS sering menyerang membabi buta ke wilayah-wilayah terowongan. Bahkan, ditengarai mereka juga menggunakan zat kimia.

    "Efek zat kimia sangat luar biasa. Sampai perang usai, masih berdampak karena sudah merasuk ke udara, air, dan tanaman," timpal Hung Tran.

    Karena itu, di wilayah Cu Chi akhirnya banyak anak yang lahir dalam keadaan cacat. Ini karena pengaruh sisa-sisa zat kimia dari senjata AS.

    "Pemerintah Vietnam menyediakan fasilitas pendidikan buat mereka dan menjamin penghidupannya. Yang bisa diajarkan untuk mandiri diberi berbagai pendidikan dan keterampilan sehingga nanti bisa mandir. Sementara itu, yang tak bisa mandiri dipelihara oleh negara," terang Nhi.

    Orang-orang Amerika sendiri kini sering berkunjung ke Vietnam untuk berwisata. Mereka kadang mengunjungi orang-orang yang terlahir cacat akibat kimia tinggalan AS tersebut.

    "Banyak orang Amerika yang sampai menangis sedih menyaksikan akibat dari serangan mereka pada masa perang. Mereka kemudian meminta maaf," ungkap Hung.
    [​IMG]

    Cu Chi: "Rambo"? Itu Omong Kosong

    HO CHI MINH, KOMPAS.com — Cerita Cu Chi terkadang mengingatkan film-film Perang Vietnam buatan Hollywood yang begitu beragam. Salah satun yang terkenal adalah Rambo, sampai dibuat secara serial.

    Rambo, yang dikisahkan sebagai tentara Amerika Serikat (AS) yang tangguh, mampu memorak-porandakan Vietnam. Dengan cara dan ketangkasannya, dia sering sendirian mampu menghancurkan atau melumpuhkan Vietkong.

    Bagi Amerika, Rambo seolah sudah menjelma menjadi pahlawan nyata dan menegaskan kemenangan Amerika. Padahal, itu hanya cerita fiktif, dan menurut orang Vietnam, Rambo merupakan kebohongan besar. Sebab, tak pernah ada tentara AS yang sebegitu hebat semasa Perang Vietnam.

    "Rambo? Oh, itu kebohongan. Itu hanya sebuah konsep Amerika. Kenyataannya, tak pernah ada tentara Amerika seperti itu. Justru mereka di sini selalu tak tenang dan resah karena serangan Vietkong bisa datang dari mana saja dan kapan saja," ungkap Hung Tran, seorang direktur sebuah agen wisata yang menguasai sejarah Vietnam.

    Menurutnya, memang sesekali tentara AS menghancurkan Vietkong. Namun, itu lebih karena kecanggihan senjata mereka. Amerika tak pernah benar-benar bisa melumpuhkan kekuatan Vietkong. Bahkan, menghancurkan terowongan Cu Chi yang menjadi benteng dan persembunyian mereka saja, Amerika telah gagal.

    "Bom dan bom sering menghujani daerah terowongan. Namun, itu hanya merusak lapisan atas atau sektor tertentu dan tak pernah bisa menghancurkan tempat-tempat vital. Sebab, sangat sulit menemukan sektor-sektor vital itu," ungkap Hung.

    Hung dan rakyat Vietnam lainnya merasa, merekalah pemenang perang lawan AS yang berlangsung dari 1955 sampai 1975 itu. Maka, mereka menganggap film-film Hollywood tak ada yang benar karena selalu berpihak kepada Amerika. Film-film itu hanya upaya Amerika menutup rasa malu karena kalah di Vietnam. Sebab itu, film-film itu tak boleh diputar di Vietnam.

    Nhi Nguyen punya cerita tersendiri. Wanita asal daerah Mekong yang pernah sekolah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta itu, melihat film Perang Vietnam buatan Hollywood di Yogyakarta. Di negerinya, dia tak pernah menyaksikan film seperti itu.

    "Saat itu saya menonton televisi di kos yang menampilkan film Hollywood tentang Perang Vietnam. Menyimak jalan ceritanya, saya geram sekali. Sebab, Amerika dikisahkan selalu menang dan berada di pihak yang benar. Rasanya ingin saya banting saja televisi itu," cerita Nhi.

    Hung merasa yakin, negaranya menang atas Amerika. Dia juga yakin tak ada seorang tentara AS yang begitu perkasa sendirian seperti halnya Rambo. Salah satu alasannya adalah terowongan Cu Chi. Terowongan ini begitu hebatnya dan menjadi kunci kesuksesan perlawanan Vietnam kepada AS.

    "Terowongan ini tak pernah bisa ditaklukkan siapa pun. Selain panjangnya 250 kilometer, struktur dan petanya rumit," ungkap Hung.

    Bahkan, lanjutnya, Amerika frustrasi, waswas, dan sering porak-poranda karena adanya terowongan itu. Bagaimana tidak, Amerika tak pernah bisa tahu kapan dan dari mana Vietkong muncul untuk menyerang. Sebab, lubang ada di mana-mana.

    "Vietkong menggali terowongan hingga di bawah markas AS. Kadang malam-malam hanya satu orang yang muncul dari tanah, kemudian menembak tentara AS. Ini membuat tentara AS tak pernah tenang setiap saat. Di saat tertentu, gerilyawan Vietnam bisa menyerang dan memorak-porandakan tentara AS atas bantuan terowongan itu," kisahnya.

    Di wilayah Cu Chi memang terdapat banyak bekas-bekas perang. Salah satunya sebuah tank Amerika yang hancur diserang Vietkong, saat mereka mencoba menyerang terowongan. Tank M41 itu hancur justru oleh barang-barang yang ditinggalkan Amerika. Tank tersebut sengaja dibiarkan di tempat aslinya untuk dibanggakan dan dipertunjukkan kepada pengunjung bahwa Vietnam pernah menghancurkan tank.

    "Tentara Amerika sering membuang tempat makan dari logam sembarangan. Itu diambil tentara Vietnam untuk diisi amunisi dan menjadi granat. Sementara itu, amunisinya kadang dari peluru bom yang tak meledak," ungkap Hung.

    Meski begitu, menurutnya, rakyat Vietnam tidak dendam kepada Amerika. Sebab, kini mereka sudah terbuka untuk bersahabat dengan negara lain.

    "Kami ingin bersahabat dengan negara mana pun. Sebab, perdamaian lebih nikmat daripada peperangan. Sekarang kami hanya berkonsentrasi membangun kehidupan lebih baik," terangnya.

    [​IMG]
    :lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol:

    Semoga thread saia bisa menambah wawasan teman2, dan terketuk pintu hatinya untuk memberikan sebagian GRP atau thanks ala kadarnya... :idwspiss:
     
    Last edited: Jan 19, 2011
    • Thanks Thanks x 7
    • Like Like x 6
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    Raestloz Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 5, 2009
    Messages:
    5,098
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +4,535 / -0
    :lol:

    wah rupanya ada yang begituan ya di Vietnam. Kirain cuma gara2 rawanya aja :haha:
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    N30 Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 4, 2009
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +87 / -0
    hebat banget ya vietnam bisa bikin kayak gituan & bisa bertahan di dalem terowongan yg sempit gitu, apa ngak sesak napas para tentara vietnam...?:hot:
     
  5. Offline

    Lyco Senpai Co Administrators

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,672
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,693 / -0
    ah lubang tikus Vietcong :lol:

    yag bikin susah buat US nyerang tentara Vietcong, lagian postur tubuh tentara US juga bakal kesulitan kalaupun berani ngejar di lubang-lubang sempit itu
     
  6. Offline

    pandakadabra The Mechanix Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 31, 2009
    Messages:
    1,662
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +8,950 / -0
    Strategi vietnam memang:top:

    Amerika terlalu meremehkan vietnam, mereka terlalu sombong.
    Bahkan penegetahuan Amerika tenteng vietnam = 0
    Makanya Amerika mengalami kekalahan terbesar'y sepanjang sejarah.

    Hebat'y lagi perang ini dijadikan Amerika sebagai mata pelajaran "Vietnam War" di negara'y.
    Sampe masuk kurikulum:haha:
     
  7. Offline

    Ibnu Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 19, 2009
    Messages:
    329
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,586 / -0
    anjrit bro yg fotonya rambo di bonus ancur banget :lol::lol:,but :niceinfo: gan
     
  8. Offline

    ayamgoreng Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    1,361
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,297 / -0
    hebattt terowongannya lbh kecil dr pd terowngan yg ada di gaza nyoo ~~!!!
    nice info :top:
     
    • Like Like x 1
  9. Offline

    kethil Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 27, 2009
    Messages:
    131
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +91 / -0
    Hebat banget tuh terowongan. salah satu bukti yang menunjukkan bahwa meskipun dengan persenjataan yang kalah, namun dengan taktik yang tepat dapat mengalahkan musuh yang lebih maju dan modern.
     
  10. Offline

    Chopsuey03 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 11, 2009
    Messages:
    709
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +133 / -0
    nih terowongan perasan kek di gamenya Vietcong 2 yang Rat tunnelnya minta ampun panjangnya sampe males namatin

    jadi bener2 ada toh?
     
  11. Offline

    MiniMaximA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +40 / -0
    Terowongan kayak gitu tinggal diasap aja banyak banyak, pasti bermatian orang orang di dalamnya.
    Wong jaraknya ke pintu keluar kejauhan, blom nyampe da mokad.
     
  12. Offline

    Arnez Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    329
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +86 / -0
    kaget gw liat spoiler yang terakhir :kaget:

    tapi jujur kasihan baca tentang lny, kalau di posisi seperti itu dilema banget pastinya :panik:
     
  13. Offline

    anakbingung Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 9, 2009
    Messages:
    1,435
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +781 / -0
    ya, tentara AS dulu emang suka ngasepin, malahan pake sampe pake bahan kimia dan memang bener banyak yg mati.. yg bikin salut, keinginan mereka utk trs maju ga bisa dihentikan sama bom asap kyk gitu. sampe akhirnya mereka berhasil mengalahkan tentara AS
    bayanginnya bikin saia terharu sm perjuangannya :terharu:
     
    Last edited: Jan 13, 2010
  14. Offline

    GondrongEdan Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    172
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +380 / -0
    seperti lobang jepang di kota bukittinggi ya,.? :???:
    cuma yg di bukittinggi tidak sepanjang yg di vietnam sampe 250km,. gila euy. :blink:
    dan ga sesempit yg di Vietnam :haha:
     
  15. Offline

    ordinary Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 7, 2009
    Messages:
    202
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +7 / -0
    hebat,,, membuat terowongan bawah tanah spanjang ratusan km, memukul telak pasukan AS lg.
    Rambo mah ga ada apa2nya, karakter itu dibuat untuk menutupi bahwa mereka itu sebenernya kalah perang.

    pada akhir perang vietnam, pasukan vietnam utara telah berhasil menaklukan sebagian besar wilayah vietnam selatan. pasukan AS kocar-kacir berusaha keluar dari vietnam sampai2 banyak alat2/perlengkapan militer yg sengaja ditinggalkan demi mengangkut personel mereka sendiri.
     
  16. Offline

    edodoe Beginner Members

    Joined:
    Sep 16, 2009
    Messages:
    247
    Trophy Points:
    86
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +14 / -0
    anjrit mantep banget dah vietnam, idup di bawah tanah sampe 20 taun! :top:

    spoiler yg terkahir kocak :lol:
     
  17. Offline

    keemchee Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,913
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,051 / -7
    terharu gw baca cerita ibu yg melahirkan itu:patahhati:

    emg sih disetiap perjuangan harus ada pengorbanan..
    ternyata ibu itu berpikir logika, lebih baik mengorbankan 1 demi menyelamatkan ribuan nyawa di dalam sana..
    walaupun pada akhirnya berdampak negatif bagi dirinya...:nangis:
     
  18. Offline

    anakbingung Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 9, 2009
    Messages:
    1,435
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +781 / -0
    ebatnya, sama pemerintah vietnam dia dijadiin pahlawan & dirawat sm negara :top:. kasian bgt dia sampe jadi gila :terharu:
     
  19. Offline

    wantek Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 29, 2008
    Messages:
    1,050
    Trophy Points:
    96
    Ratings:
    +274 / -0
    kayak mao matiin tikus diasepin, btw pernah nonton soal ini di trans TV kalo ga salah.
    emang sich situasi lagi perang tapi pake senjata kimia gitu ampe sekarang racunnya masih ada, kesian generasi selanjutnya tuh! pada kena kanker ama kelainan/cacat bawaan
     
  20. Offline

    valr1st Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 30, 2009
    Messages:
    767
    Trophy Points:
    67
    Ratings:
    +180 / -0
    iya gara2 itu amerika menciptakan smart bom ...

    ketika invasi ke irak .. irak menggunakan cara seperti vietnam bahkan lebih canggih dia membuat bungker besar
    tetapi smart bom adalah bom yg bisa dikendalikan oleh komputer sehingga layaknya remote kontrol

    huwaaa keknya amerika tidak mau kalah oleh hal seperti itu untuk ke 2 kalinya ^^
     
  21. Offline

    Animers Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    4,534
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +8,846 / -0
    yang maenin game FPS vietkong, medan pertempurannya kebanyakan di dalem2 terowongannyam emang bener itu di dalem udah kayak apartemen bawah tanah aja ,semuanya ada dari lobang tempat tidur, storage amunisi, WC pun pernah gw liat ada
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.